Tanda-tanda Kiamat


iii. KESIMPULAN


Penciptaan Alam SemestaTentu saja, Allah melampaui ruang dan waktu, sedangkan manusia terikat oleh keduanya. Kenyataan yang gamblang ini berarti bahwa masa lalu, masa kini, dan masa depan hanyalah satu waktu saja dalam pandangan Allah. Dalam pandangan-Nya, segala hal berawal dan berakhir dalam satu saat. Mulai dari penciptaan dunia ini hingga Hari Pengadilan, segala hal telah ditakdirkan oleh Allah, sampai ke masalah yang sekecil-kecilnya. Setiap kejadian, dari yang paling kecil hingga yang paling besar, telah dicatat dalam sebuah kitab yang disebut “Lawh Mahfuzh” (Kitab Induk).

Setiap kejadian, dalam setiap rincian yang sekecil-kecilnya, beserta waktu dan tempatnya, sudah terkandung di dalam takdir yang telah ditetapkan oleh Allah. Di dalam al-Qur’an, fakta ini dinyatakan dalam firman-firman berikut: “Untuk tiap-tiap berita (yang dibawa oleh rasul-rasul) ada (waktu) terjadinya dan kelak kamu akan mengetahui.” (Q.s. al-An’am: 67). Waktu ini telah ditetapkan dengan tepat sehingga “ia tak dapat ditunda ataupun diajukan sesaat pun.”

Tentu saja, saat di mana tanda-tanda Hari Akhir dan Akhir Zaman akan tiba telah ditentukan dalam pandangan Allah hingga ke detik terakhirnya. Selama berabad-abad, orang-orang beriman yang benar-benar tulus keimanannya kepada Allah telah mengamati terjadinya tanda-tanda Hari Akhir dengan penuh perhatian dan antisipasi, dengan mengetahui bahwa apa yang sedang mereka amati itu adalah perjalanan takdir yang sedang berlangsung. Mereka telah mempertimbangkan dengan sangat hati-hati tanda-tanda di dalam al-Qur’an dan hadis-hadis, dan telah berupaya untuk mempersiapkan diri dalam menyambut kekacauan dan penderitaan dari periode pertama Akhir Zaman. Demikian pula, mereka pun telah memiliki hasrat yang kuat untuk hidup di Zaman Keemasan yang diberkahi.

Ayat-ayat al-Qur’an dan hadis-hadis yang ditelaah di seluruh buku ini telah menyajikan dengan jelas sejumlah fakta mengenai janji-janji Allah. Periode di mana kita hidup adalah salah satu kurun waktu di mana sejumlah besar dari tandatanda as-Sa‘ah (Hari Kiamat) tersebut sudah terjadi. Dunia pada hari ini menyaksikan, untuk pertama kalinya dalam sejarah, terpenuhinya dengan jelas janji-janji ilahi ini, satu demi satu. Sungguh, ini adalah perkembangan paling penting semenjak masa Nabi Muhammad saw. Mengabaikan, menafikan, atau membantah tanda-tanda ilahi ini adalah suatu kerugian yang sangat besar.

Maka, dapat kita pahami bahwa abad ke-21 menandai awal dari suatu era yang sama sekali baru dalam sejarah dunia.

Janji Allah tentu saja adalah benar. Tak seorang pun yang dapat mengubah janji-Nya atau mencegah terlaksananya janji itu. Sebagaimana dalam segala hal, kata terbaik dan terindah dalam perkara ini dinyatakan dalam al-Qur’an:
 

Katakanlah: “Segala puji bagi Allah, Dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kebesaran-Nya, maka kamu akan mengetahuinya …” (Q.s. an-Naml: 93).
 

 

Versi online dari buku-buku Harun Yahya yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sedang dalam persiapan.
Untuk sementara Anda dapat mengunjungi halaman Download untuk mendownload versi teks atau pdf yang tersedia dari buku-buku tersebut
© Harun Yahya Internasional 2004.
Hak Cipta Terpelihara. Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan dengan mencantumkan sumber situs web ini
info@harunyahya.com