MUKADDIMAH

 

Segala puji bagi allah yang maha agung dan mencipta. Sholawat serta salam semoga tetap terlimpahkan kepada Muhammad yang diutus untuk menyempurnakan akhlaq mulia. Dan juga keluarganya serta para shahabatnya, selagi pena peringkasan dan penerangan masih berjalan diatas lembaran – lembaran kertas.

            Ini adalah sebuah kitab ringkasan ilmu akhlaq, aku membuatnya untuk murid kelas satu sekolah al Azhar  dan aku menamainya dengan “ Taisirul Kholaq Fi ’ilmi Akhlaq ”. Lalu aku berkata: Hanya allah yang dapat menjaga dan hanya dengan kekuasaan allah, nikmat dapat menjadi sempurna.

            Ilmu akhlaq merupakan sebuah istilah dari kaidah - kaidah yang dapat digunakan untuk mengetahui baik / sehatnya hati dan semua panca indera. Prakteknya adalah bahwa ilmu akhlaq dapat menghias hati dan panca indera dengan akhlaq - akhlaq mulia dan dapat membersihkan hati dan panca indera dari akhlaq - akhlaq tercela. Dan hasilnya adalah hati dan pancaindera menjadi baik didunia dan beruntung dengan derajat yang tinggi di akherat.

 

 

 

( Penulis )

 

 

BAB TAQWA

Taqwa adalah melaksanakan segala perintah allah dan menjauhi segala larangan allah, baik dalam keadaan sepi maupun ramai. Taqwa tidak dapat sempurna kecuali dengan menghindarkan diri dari perbuatan - perbuatan jelek dan menghias diri dengan segala kebaikan. Taqwa adalah sebuah jalan, barang siapa menapakinya maka allah akan memberinya petunjuk dan penjagaan. Taqwa adalah sebuah jalan, barang siapa menapakinya maka beruntunglah dia.

Sebab - sebab dari taqwa sangatlah banyak, diantaranya adalah:

  1. Kesadaran manusia, bahwasannya dia adalah mahluk yang hina, dan tuhannya adalah sosok yang kuat dan mulia, tidak baik bagi yang hina untuk mendurhakai yang lebih mulia, karena nasibnya berada pada kekuasaannya.
  2. Selalu mengingat kebaikan - kebaikan allah kepada manusia dalam segala bentuknya, dan orang yang melakukan hal seperi itu maka tidak baik untuk mengingkari nikmatnya.
  3. Ingat akan mati, karena sesungguhnya orang yang tahu bahwasannya dia akan mati dan kelak tidak ada sesuatu dihadapannya kecuali sorga atau neraka, maka hal ini akan membangkitkannya untuk melakukan perbuatan - perbuatan baik semampunya. Diantara perbuatan - perbuatan baik adalah membahagiakan orang islam, melihatnya dengan mata kasih sayang, apalagi mereka telah lebih dulu berbuat baik kepada kita.

Adapun buah dari taqwa adalah bahagia di dunia dan akherat. Didunia dapat berupa kedudukan tinggi, nama baik dan panggilan, dikasihi manusia, karena orang yang bertaqwa itu akan dimuliakan oleh yang kecil /anak - anak dan dihormati oleh yang dewasa / tua dan semua orang yang berakal akan melihatnya sebagai sosok yang lebih dengan kebaikan - kebaikannya.

Adapun diakherat, maka dia akan selamat dari neraka, mendapatkan kebahagiaan dengan masuk sorga. Allah akan memuliakan orang - orang yang bertaqwa, sesungguhnya allah berkata kepada mereka:

” sesungguhnya allah bersama dengan orang - orang yang bertaqwa dan orang - orang yang berbuat kebaikan “.

 

BAB ADAB SEORANG GURU

            Guru adalah orang yang menunjukkan kepada murid tentang sesuatu yang dapat menjadikan keilmuan serta pemahaman murid menjadi sempurna. Maka disyaratkan bagi seorang guru adalah orang yang memiliki sifat - sifat terpuji, karena lemahnya jiwa seorang murid jika dibandingkan dengan guru, ketika guru berinteraksi dengan murid menggunakan sifat - sifat yang sempurna, maka muridpun akan menirunya.

            Oleh karena itu, wajib bagi seorang guru untuk bertaqwa, ramah, sabar,  supaya anak - anak menyukainya dan dapat mengambil pelajaran dari sikap guru. Seorang guru juga harus bijaksana dan tenang supaya dapat dijadikan panutan. Memiliki rasa kasih sayang kepada murid, mencintainya supaya besar perhatian murid kepada sesuatu yang disampaikan guru kepada mereka. Menasehati  mereka, mengajarinya tatakrama supaya budi pekertinya baik, tidak membebani mereka dengan pemahaman yang dapat menjadikan kecerdasan mereka berkurang.

BAB ADAB SEORANG MURID

            Bagi seorang murid, ada beberapa tata krama yang ditujukan bagi dirinya sendiri, tata krama hubungannya dengan gurunya, tata krama hubungannya dengan temannya. Adapun tata krama yang ditujukan bagi dirinya sendiri sangatlah banyak. Diantaranya adalah: meninggalkan ‘ujub, ramah dan dapat dipercaya supaya dapat dicintai dan dipercaya, tenang dalam tindakannya, enggan melihat sesuatu yang diharamkan, bersifat amanah terhadap ilmu yang telah disampaikan kepadanya, maka dia tidak akan mereka – reka jawaban yang tidak bisa.

            Adapun tata krama seorang murid dengan guru, diantaranya adalah meyakinkan diri bahwasannya keutamaan guru itu lebih besar dari pada kedua orang tua kepadanya, karena guru mendidik jiwanya, menundukkan diri dihadapannya, mengikuti pelajarannya dengan sopan dan memperhatikan apa yang diajarkan, tidak bergurau, tidak memuji guru - guru yang lain dihadapannya, karena ditakutkan sang guru akan salah paham bahwa ia telah menghinanya, tidak menjadikannya malu atas pertanyaan yang dia tidak tahu.

            Adapun tata krama seorang murid dengan temannya, diantaranya adalah memuliakan mereka, tidak menghina salah satu diantara mereka, tidak sombong terhadap mereka, tidak menertawakan mereka yang bodoh, tidak merasa senang ketika melihat temannya yang bodoh dimarahi oleh guru, karena sesunguhnya semua itu adalah sebab - sebab timbulnya kemarahan dan permusuhan.

 

 

BAB HAK - HAK KEDUA ORANG TUA

            Kedua orang tua merupakan sebab adanya manusia, jikalau tidak ada kasih sayang kedua orang tua, niscaya manusia tidak akan pernah tumbuh. Jikalau tidak ada rasa cinta kedua orang tua, niscaya tidak akan ada kenikmatan.

            Seorang ibu mengandung anak dengan susah dan melahirkannya dengan susah payah pula. Sedangkan ayah telah mencurahkan segala usahanya dalam melakukan sesuatu yang kemanfaatannya kelak kembali kepada anak berupa mendidik jasmani dan ruhani anak.

Maka wajib bagi anak untuk selalu mengingat kebaikan - kebaikan mereka berdua supaya dapat merasa berterima kasih atas kebaikan - kebaikan yang telah diberikan. Melaksanakan semua perintah kedua orang tua kecuali perintah dalam hal maksiat, duduk bersama kedua orang tua dengan tenang dengan tidak melihatnya seperti menyalahkan, tidak melukainya walaupun dengan perkataan “ ah “ , tidak memperpanjang perselisihan dengan keduanya, tidak berjalan didepan mereka kecuali untuk memuliakannya, mendoakan keduanya dengan kasih sayang dan ampunan, memberinya ajakan baik dan menghindarkannya dari perbuatan buruk supaya hal ini nantinya dapat menjadikan sebab keselamatan mereka dari api neraka, seperti halnya kedua orang tua merupakan sebab adanya manusia.

Allah berfirman :

“ Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik – bainya. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua – duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali – kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ ah “ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.”

            “ Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah : “ wahai tuhanku, kasihanilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil ”

            Dalam hal ini ibu lebih dikhususkan, karena adanya kebaikan yang lebih padanya, hal ini didasarkan pada sabda nabi Muhammad SAW:

            “ Berbuat baik kepada ibu atas bapak itu berbanding dua”.

 

BAB HAK - HAK KERABAT

            Beberapa kerabat seorang manusia adalah orang - orang yang memiliki hubungan keluarga dengan orang tersebut. Allah telah memerintahkan untuk menjalin persaudaraan dan melarang untuk memutusnya. Nabi Muhammad SAW bersabda, bahwasannya allah berfirman:

aku adalah arrohman dan aku menjadikan arrohim sebagai nama atas penyebutanku ( asmaku ), maka barang siapa menjalin persaudaraan maka aku akan menjalin hubungan dengannya dan barang siapa memutusnya, maka aku akan memutus hubungan dengannya”.

            Oleh karena itu, maka sebaiknya seseorang menjaga hak - hak saudaranya dan memenuhinya, maka tidak diperkenankan untuk melukai salah satu diantara mereka baik dengan perbuatan ataupun ucapan dan menghargai mereka. Ikut menanggung deritanya, walaupun berlarut - larut, menanyakan kabar diantara mereka, membantu memperoleh yang dikehendakinya ketika mampu,  menghindarkan mereka dari bahaya ketika mampu. Walaupun mereka tidak membutuhkan semua itu, maka wajib bagi kita untuk memperhatikan mereka secara lebih.

 

BAB HAK - HAK TETANGGA

            Tetangga adalah orang yang rumahnya berdekatan dengan rumahmu sampai dengan empat puluh rumah dari semua arah.

            Ada beberapa hak tetangga bagimu, diantaranya adalah menyapanya dengan salam, menjalin hubungan yang baik dengannya, membalas kebaikannya apalagi jika mereka mendahuluinya, membayar hutang kepadanya, menengoknya ketika sakit, memberinya ucapan selamat tatkala dalam keadaan senang, memberinya dorongan ketika tertimpa musibah, tidak meremehkan istri mereka walaupun ia menjadi pembantumu, menutupi aib mereka, menghindarkan mereka dari bahaya semampunya, menemuinya dengan senyum dan memuliakan.

            Nabi Muhammad SAW bersabda:

“ barang siapa beriman kepada allah dan hari akhir, maka muliakanlah tetangga. Dari ‘aisyah RA dari nabi Muhammad SAW bersabda tidakhenti - hentinya Jibril mewasiatiku tentang tetangga, sehingga aku menyangka akan mewariskan kepadanya.

 

 

 

 

BAB ADAB PERGAULAN

            Tata krama bergaul banyak sekali, diantaranya adalah menampakkan wajah berseri, bersikap lemah lembut terhadap kawan baru, bersikap tenang tanpa menunjukkan sikap sombong, diam ketika bergurau, memaafkan terhadap kesalahan, lapang dada, tidak menyombongkan diri dengan kedudukan dan kekayaannya, karena sesungguhnya hal itu merupakan sesuatu yang wajib disimpan dari perhatian manusia.

            Diantara adab pergaulan adalah menyimpan rahasia, karena sesungguhnya seseorang tidak akan berharga apabila tidak dapat menyimpan rahasia. Dikatakan oleh orang yang bersyair:

“ ketika seseorang tidak dapat menjaga tiga perkara, maka juallah dia walau dengan segenggam pasir, yaitu menepati janji supaya dapat dipercaya, bershodaqoh dan menjaga rahasia dalam hati”

 

BAB ADAB PERSAHABATAN

            Adalah sebuah bentuk jalinan kasih sayang dengan manusia dan merasa gembira ketika bertemu dengan mereka. Penyebabnya ada lima macam, yaitu:

  1. Agama

Karena sesunggunya kesempurnaan iman itu mewajibkan adanya kasih sayang.

  1. Nasab

Karena sesungguhnya manusia itu bersimpati kepada saudaranya dan mengasihi mereka, dan mereka akan mencegah adanya bahaya dari saudaranya. Seperti halnya yang telah disabdakan oleh nabi Muhammad solallau ‘alaihi wasallam ” Bahwa sesungguhnya kekeluargaan itu ketika bersatu, maka mereka akan saling mengasihi”

  1. Sepersusuan

Karena sesungguhnya orang yang mencintai seorang ibu yang menyusuinya, maka dia juga akan mencintai setiap orang yang tumbuh dari padanya. Berkatalah khalid bin Zaid bin Mu’awiyah: Mahluq allah yang paling aku benci adalah keluarga Zubair, sampai akhirnya aku memperistri diantara mereka, lantas mereka menjadi mahluq allah yang paling aku cintai

  1. Perbuatan baik

Adalah berbuat baik kepada manusia. Dikatakan oleh orang yang bersyair: