KATA PENGANTAR

Oleh: KH. Dr. Noer Iskandar al-Barsani. M.A.*)

 

 

 

Diskursus studi keislaman menurut jumhur ulama meliputi tiga aspek pokok, yakni aspek akidah, aspek syari’ah, dan aspek akhlak atau tasawuf. Ketiga aspek ini digambarkan seperti piramida, yaitu dua aspek dibawah mendatar dan satu aspek menjulang keatas.

Diskursus studi Islam pada awal penyiaran Islam di Indonesia oleh para ulama-da’i Islam abad ke-1 lebih bercorak sufistik, sehingga dengan wataknya yang toleran dan berbau mistik memudahkan penyiaran Islam diterima oleh masyarakat Indonesia, khususnya di tanah Jawa, yang masih banyak dipengaruhi oleh ajaran mistis agama Hindu.

Dibukanya Terusan Suez pada jaman penetrasi Belanda memberikan kemudahan akses kepada para sasta Indonesia untuk meneruskan menimba ilmu di Arab Saudi, yang di kemudian hari mereka populer disebut ulama Jawi. Setelah mereka pulang ke tanah air dan meneruskan penyiaran Islam serta mewarnai corak diskursus studi Islam dari sufistik menjadi fiqh-sufistik, maka di era ini mulai diperkenalkan studi yang bersifat logis-rasional. Secara umum, diskursus studi Islam masih berorientasi besar kepada akhlak/tashawuf sehingga melakukan penekanan kepada aspek pitisme daripada intelektualisme.

Seiring dengan dinamika perubahan jaman, corak rasional itu mulai bergerak maju, sehingga corak intelektualisme mulai menampakkan diri bersama dengan corak pitisme. Hal ini terlihat dalam karya buku yang disusun oleh siswa tamatan kelas 3 Aliyah Pondok Pesantren Lirboyo ini. Saya sendiri sangat apresiatif dan salut akan karya ini dan berharap ia akan menjadi contoh/pilot bagi kemajuan dan dinamika diskursus studi-studi keislaman di pondok pesantren di Indonesia. Dengan keterbatasan kami yang kebetulan sedang diganjar sakit, mudah-mudahan apresiasi saya ini menjadi saksi kebaikan karya ini di dunia dan di akhirat. Amin.

 

 

 

 

 

Purwokerto, 4 Juli 2005 M

 

KH. Dr. Noer Iskandar al-Barsani. M.A.

 

 

*) Mantan Anggota DPR/MPR RI dan Dosen FAI Unisma, Malang,

Pengasuh Pondok Pesantren al-Hidayah, Karangsuci, Purwokerto