Tinjauan Kritis Ayat-Ayat Mutashabihat

 

Membicarakan masalah pro dan kontra pendapat para ulama terhadap ayat-ayat mutashabihat adalah merupakan persoalan yang rumit. Diperlukan pendekatan takwil dan tafsir dan penguasaan semua ilmu pokok al-Qur'an untuk menilai pandangan dan pendapat para ulama berkaitan dengan ayat-ayat ini. Namun membiarkannya lewat begitu saja bukan merupakan solusi terbaik.

Penulis meyakini bahwa bentuk-bentuk tashbih memang sengaja digunakan Allah dalam sebagian kecil kalam-Nya. Dengan pola ini, Allah menjelaskan sesuatu yang konsepsional kepada kehidupan yang aktual. Bentuk semacam ini pula dipergunakan dalam al-Qur'an sebagai upaya mendekatkan penjelasan ajaran-ajarannya melalui ilustrasi yang mampu ditangkap akal dan indra manusia. Pola seperti ini sekaligus membuat susunan redaksi al-Qur'an jauh lebih indah, sehingga nikmat untuk dibaca, disimak dan dihayati sekaligus menjadi bukti bahwa al-Qur'an adalah bener-benar kalamullah. Sebagimana sikap yang telah ditunjukkan oleh golonganal-Mutawassitin terhadap ayat-ayat mutashabihat di atas.

Keyakinan bahwa segala sesuatu yang berasal dari Allah pastilah tidak mungkin tidak mengandung sebuah nilai dan hanya bersifat sia-sia. Ketersia-siaan ini justru akan menjadikan kita terjerumus dalam pandangan yang bersifat apatis dan acuh tak acuh. Dalam beberapa kesempatan, Allah malah "sengaja" memberikan ruang dan kesempatan pada manusia untuk berusaha sekuat mungkin menyingkap tabir-tabir rahasia yang memang sengaja ditutupi oleh-Nya. Terlebih-lebih dalam menyingkap dan mengungkap ayat-ayat yang tidak bersentuhan oleh akidah yang hanya didasarkan oleh adanya rasa ketakutan akan berbuat dosa karena menyalahi dari makna dan maksud sebenarnya.

Hanya saja penggunaan akal yang berlebih-lebihan dengan tanpa didasari oleh kemampuan yang mencukupi, tentu bukanlah perbuatan yang dianjurkan. Ijtihad tetap diperlukan dengan segala ilmu, syarat dan batasan-batasannya. Bukankah mengambil manfaat dan pelajaran dari segala yang masih bersifat "setengah terbuka", bukan dengan cara menduga-duganya? Keberagaman pendapat terhadap ayat-ayat mutashabihatjustru malah memberikan khazanah dan peluang yang semakin lebar pada manusia untuk selalu berusaha dan memacu dalam membuka rahasia-rahasia ayat-ayatmutashabihat.

< Back

Depan

Next >