Kesimpulan

 

Dari pembahasan di atas, terdapat beberapa kesimpulan berkaitan dengan ta'arudul hadith yang dapat dijadikan pelajaran:

  1. Bahwa Ta'arud al-Hadith adalah dua hadith atau lebih yang secara lahiriah terlihat bertentangan dalam pernyataannya.

  2. Pertentangan dalam dalil-dalil syara' tersebut pada hakekatnya tidak terjadi karena dalil-dalil tersebut datang dari Allah.

  3. Dalam Istimbath al-Hukm, seorang mujtahid membutuhkan penguasaan Ilm Mukhtalif al-Hadith wa Musykiluh (Ilmu yang mempelajari Ta'arud al-Hadith)

  4. Dalam menghilangkan ta'arud al-Hadith terdapat metode Jam'u (mengkompromikan) dan Tarjih.

  5. Metode Jam'u dan Tarjih, membutuhkan beberapa persyaratan dan pertimbangan-pertimbangan tersendiri.