JAWABAN UNTUK KECAMAN TERHADAP NABI SAW

 

Berikut artikel yang dikirimkan ke website kami (http://www.majelisrasulullah.org)

 

 

PENGADILAN IN-ABSENTIA "Nabi" MUHAMMAD Bin ABDULLAH ATAS KEJAHATAN KEMANUSIAAN

 

Mari kita mulai dengan :

1.      Karakter Muhammad. Dalam pendapat saya, seseorang yang menyatakan diri seorang rasulullah harus memiliki kualitas iman sbg berikut: cinta kasih, kejujuran, pandai menahan-diri dsb. Muhammad tidak mungkin seorang rasulullah karena ia licik, imoral, tidak etis, tidak memiliki kualitas kemanusiaan. Ia seorang pembunuh masal, seorang sex-maniac, pedophile yang tidak kenal malu, seorang pem-bunuh licik, seorang kepala perampok, schizophrenic narcissist, pembohong menjijikkan dan banyak lagi kekurangannya yang men-diskualifikasi-kanya sebagai seorang manusia baik – baik, apalagi seorang Rasulullah.

2.      Keberatan saya berikut mengenai pernyataan kerasulan Muhammad adalah : 2) Absurditas dan ketidakwajaran dalam Quran. Tidak mungkin sang pencipta alam semesta yang luar biasa ini adalah penulis yang menciptakan buku absurd itu. Apakah mungkin Allah begitu bodoh tentang fakta2 simpel dalam sains, nalar, matematik, sejarah dan bahkan tata bahasa seperti dinampakkan oleh sang penulis Quran? Mari kita membahas masalah satu per satu.

 

BAGIAN I

Muhammad sebagai pembunuh (assassin)

Saya menuduh Muhammad sebagai pembunuh, seseorang yang harus dicela dan dihukum dan oleh karena itu tidak pantas menyandang julukan rasulullah. Setelah anda membaca cerita2 dibawah ini, saya ingin anda MEMBUKTIKAN bahwa tuduhan saya ini salah. Daftar kejahatannya panjang. Namun saya tidak meminta anda membaca semuanya. Saya hanya memilih 4 dari cerita2 pembunuhan tersebut. Saya minta anda membaca keempat cerita tersebut, menegaskan kesahihan sumber beritanya dan lalu membela klien anda, Muhammad, dan buktikan ia tidak bersalah.

Saya tidak percaya bahwa baik-buruk begitu relatif sehingga kita tidak dapat menentukan bahwa membunuh seseorang karena ia tidak sependapat dengan kita adalah tindakan baik. Mungkin baik-buruk bagi manusia adalah relatif. Tetapi intelektualitas kita, terlepas dari ketidak-sempurnaannya, adalah satu2nya alat yang kita gunakan untuk menentukan mana yang baik dan mana yang buruk. Adalah TIDAK MASUK AKAL untuk mengatakan bahwa pembunuhan adalah OK karena kita manusia yang memiliki kelemahan dan tidak mengerti beda antara baik dan buruk. Cinta kasih juga kualitas manusia. Moralitas adalah topik lain lagi. Point-nya adalah bahwa seorang manusia yang tidak memiliki kualitas kemanusiaan ini tidak patut menyandang gelar manusia. Kami menyebut orang macam itu MONSTER dan bukan manusia.

Pertanyaan anda mengenai kejujuran adalah : kejujuran selalu diinginkan dan ketidakjujuran selalu tidak diinginkan (honesty is always desirable and dishonesty is always undesirable). Tidak ada pengecualian. Apa yang anda inginkan disini adalah moral relativism / moralitas yang relatif . Dengan kata lain, anda mengatakan kejahatan diperbolehkan kalau kebaikan adalah jalan yang terlalu panjang. Ini absurd, karena ini memperbolehkan orang untuk melakukan kejahatan sesuai dengan standar moralnya. Saya sama sekali tidak kaget akan filosofi anda. Anda hanya mengekspresikan filofosi Islam. Ini menunjukkan bahwa Islam memang agama yang moralitasnya relatif, yang mengijinkan ketidak-jujuran, pembunuhan dan kejatahan lainnya yang sesuai dengan moral para pengikutnya. Dibawah ini kutipan Iman Ghazali, akademisi Islam paling ternama: "Kalau mencapai tujuan dapat dimungkinan dengan berbohong, dengan menyembunyikan kebenaran, membohong diijinkan jika tujuan-nya diijinkan." (Ref: Ahmad Ibn Naqib al-Misri, The Reliance of the Traveller, translated by Nuh Ha Mim Keller , Amana publications, 1997, section r8.2, page 745). Berbeda dengan anda, saya tidak setuju dengan relativitas moral. Saya pengikut Prinsip Emas : "Jangan memperlakukan orang sebagaimana anda tidak ingin diperlakukan". Saya tidak ingin dibunuh, oleh karena itu saya juga tidak membunuh. Saya tidak ingin orang menjajah kota saya, merampok harta saya, memperbudak anak2 saya dan meniduri isteri saya. Saya juga tidak melakukan hal ini kepada orang lain. Saya tidak suka menjadi warga kelas dua, dihina dan diwajibkan membayar pajak (jizyah) karena ingin mempertahankan hak saya untuk mengikuti kepercayaan saya. Saya juga tidak memperlaku-kan orang lain demikian. Saya tidak ingin orang memukuli saya kalau saya tidak patuh. Oleh karena itu pula saya tidak memukuli isteri saya. Saya tidak suka dibohongi, dikibuli. Oleh karena itu saya merasa ketidak-jujuran adalah tidak baik dan tidak ada pengecualian yang sah. Melanjutkan pembahasan relativisme moral anda, anda juga mengatakan bahwa intelektualitas manusia adalah RELATIF sehingga tidak dapat mengerti prinsip2 keTuhanan. Anda menulis: ”Tuhan harus mengikuti nalar setiap manusia dan sanggup menjelaskan sikapNya tanpa menimbulkan keraguan, kalau tidak Ia sebaiknya diam2 saja.” Jawaban saya tetap sama.

Intelektualitas manusia mungkin tidak sempurna, namun merupakan satu2nya alat untuk membedakan baik dari buruk. Kalau tidak, bagaimana membedakan seorang penipu dengan seorang yg benar2 utusan Tuhan? Ada ribuan orang yang mengaku nabi. Bagaimana kita tahu mana yang benar? Bagaimana kita tahu bahwa Muhamad-lah benar2 rasulullah? Caranya? Gunakan otak! Yah, otak yang tidak sempurna itu. Jika kelakuan dan perkataan para "nabi" itu membuat otak kita bertanya2 maka kita tahu bahwa mereka itu tukang ngibul. Seperti kata Galileo ; JIKA TUHAN TIDAK INGIN KITA MENGGUNAKAN OTAK KITA, MENGAPA IA MEMBERIKANNYA KEPADA KITA ? Mengukur Quran dan tingkah laku Muhamad dengan otak/human intelligence kita, kita dapat dengan mudah menentukan kualitasnya sebagai pembawa pesan dari Tuhan. KECUALI anda berpendapat bahwa Tuhan memang begitu sinting sampai mengirim seorang bandit psychopath yang doyan sex dengan anak kecil untuk mengantar kita semua, umat manusia, ke jalan yang benar. Anda memberikan definisi tentang 'assassin'. Saya rasa anda bingung. Kita disini tidak membahas kebaikan dan kejahatan KORBAN, melainkan SANG PEMBUNUH. Pertanyaannya adalah apakah tindakan pembunuhan adalah tindakan yang PANTAS DILAKUKAN OLEH SEORANG RASULULLAH. Kesalahan seseorang harus ditentukan oleh pengadilan, tidak oleh seseorang yang merasa ia berhak membunuh orang lain karena tuduhan fitnah (misalnya). Anda memberi contoh tentara AS. Kalau tentara AS masuk rumah orang lain dan membunuhi penghuni, apakah mereka bisa dicap assassin, anda tanya. Jawaban saya ; YA! Tentara itu akan dituduh dengan 'war crime' dan harus diseret ke pengadilan. Tentara AS tidak memasuki rumah orang dan membunuh secara sembarang. Mereka mungkin memasuki rumah orang untuk mencari senjata atau menangkap musuh. Namun mereka tidak akan me-nembak sebelum ditembaki terlebih dahulu. Nah, bedakan dengan ekspedisi pembunuhan/ assassination Muhamad. Dari link2 yang saya berikan kami bisa membaca bahwa Muhamad mengirim seseorang untuk membunuh seorang lelaki tua berusia 120 tahun karena memperingati orang2 Medinah agar menjaga diri terhadap kebohongan Muhamad.

Ketika Asma binti Marwan, seorang penyair dan seorang ibu lima anak kecil mengeluh tentang pembunuhan brutal tersebut, Muhamad mengirimkan orang lain untuk mem-bunuh Asma dimalam buta, selagi ia di tempat tidur menyusui bayinya.

Mudah2an anda juga pernah membaca kasus Ka'b ibn Ashraf dan Abu Rafi. Inilah macam kejahatan yang dilakukan oleh Klien anda yang dianggap nabi dan diikuti secara buta oleh satu milyar orang. Dan lihatlah bagaimana ia mengejek siapapun dan bagaimana sang "allah" ciptaannya selalu siap dengan pujian bagi dirinya: "And surely thou hast sublime morals" (Q.68:4). (Dan anda memiliki moral mulia) ”Indeed in the Messenger of Allah you have a good example to follow" (Q.33:21). (Memang dalam rasulullah kau memiliki contoh yg bagus utk diikuti) We sent thee not, but as a Mercy for all creatures. (Q.21:107). (Kami mengirimkan kau sbg rahmat bagi semua mahluk) Verily this is the word of a most honorable Messenger, (Q.81.19) (Sesungguhnay inilah kata2 rasul yg sangat terhormat) Kami ingin menjelaskan fakta2 ini dan me-nelanjangi Muhamad, sehingga paling tidak kami dapat menyelamatkan Muslimin, korban utama kebohongan besar Islam ini dan menyelamatkan dunia dari kehancuran. Namun kami hanya bisa menyelamatkan mereka yang mau, mereka yang jiwa dan pemikirannya belum dirusak total oleh Islam. Namun mereka yang Islamnya sudah merasuk tidak dapat kami bantu. Seseorang yang membenarkan pembunuhan, mempertanyakan apakah kejujuran kadang2 baik dan telah tenggelam kedalam relativisme moral Islam sehingga tidak lagi dapat melihat kenyataan secara obyektif tidak dapat diobati lagi dengan nalar/logika (beyond reach of reason). Namun saya berterima kasih atas kejujuran anda (walaupun anda merasa ketidakjujuran kadang perlu) dan tidak membantah ke-otentik-an hadis dan sumber2 sejarah lain yang menunjukkan kejahatan yang dilakukan oleh Klien anda, Muhamad. Anda tidak mengajukan sumber2 sejarah lain dan nampaknya anda cukup puas dengan pembelaan anda bahwa pembunuhan, ketidakjujuran dan tindakan buruk lainnya, "kadang2 bisa meng-untungkan" dan kita manusia tidak sanggup membedakan antara satu dengan yang lain. Dan oleh karena itu Muhamad tidak dapat dikenakan tuduhan apapun. Dengan kata lain, anda mengejek kemampuan manusia untuk berpikir dan menggunakan nalar. Anda menyatakan bahwa karena manusia tidak sanggup mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk dan oleh karena itu setiap kejahatan yang dilakukan Muhamad sebenarnya dapat diartikan sebagai kebaikan.

Bukankah ini cara berpikir seorang pelaku kriminal? Ataukah Muhamad pengecualiannya? Menarik sekali pembelaan anda dengan meng-gunakan jalur pikir dan nalar/logika (commonsense and logic) untuk menentukan salah atau tidak salahnya Muhamad. Commonsense dan logic macam apa yang anda maksudkan? Apakah tidak jelas bagi anda bahwa pembunuhan bukan tindakan baik? Bahwa pedophilia tidak baik? Bahwa perampokan, pencurian dan pembudakan wanita dan anak2 adalah tidak baik? Terakhir, anda mengatakan: "Saya ingin tegaskan bahwa tugas saya tidak untuk membuktikan Klien saya tidak bersalah. Tujuan saya adalah untuk menunjukkan bahwa kesalahan-nya tidak dapat dibuktikan atau tidak dapat ditetap-kan tanpa keraguan (established beyond any doubt). Membuktikan tidak bersalahnya orang tidaklah mungkin mengingat waktu yang sudah berlalu." Saya tidak lagi perlu membuktikan kesalahan karena kesalahan itu sudah diakui. Cukup mem-baca sejarah dan hadis yang ditulis oleh para pengikut setia Islam untuk melihat bagaimana mereka membanggakan diri atas tindakan kriminal yang dilakukan nabi mereka. Sekarang terserah pada jury untuk membahas keputusan mereka. Ali Sina -----------------------------------------------------------

 Untuk sesi pengadilan berikutnya saya meng-undang anda untuk membantah tuduhan saya bahwa Muhamad adalah seorang yang gila wanita (a lecherous womanizer). Saya menyatakan bahwa mengingat kurangnya kualtias keimanannya ini, ia BUKAN seorang rasulullah. Ia hanyalah seorang pemimpin cult yg sukses dan brutal yang menipu pengikutnya agar mematuhi ambisi dan nafsunya. Dalam link2 berikut ini saya menyampaikan bukti – bukti Juwayriah.

http://www.faithfreedom.org/Articles/sina/Juwairiyah.htm Safiyah: the Jewish wife of Muhammad http://www.faithfreedom.org/Articles/sina/safiyah.htm Adoption in Islam and Muhammad's Marriage to Zainab Bint Jahsh.

http://www.faithfreedom.org/Articles/SKM/zeinab.htm Mariyah The Coptic Sex Slave of the Prophet http://www.faithfreedom.org/Articles/sina/mariyah.htm

 

18 November 2003 BAGIAN II Religion and Morality Humanity vs. Muhammad bin Abdallah Agama dan Moralitas Kemanusiaan vs. Muhammad bin Abdullah Dari Raheel Shahzad kepada Ali Sina Mr. Sina, Apabila menyelamatkan kemanusiaan merupakan tujuan anda, maka mengutuk atau menjelek2kan sebagian umat manusia, saya meragukan motivasi dan sikap mental anda sesungguhnya. Tentu saja anda dapat mengaku bahwa anda tidak puas dgn Islam karena Islam menyebarkan kebencian, namun bagaimana mungkin membasmi kebencian dengan kebencian yang lebih besar? Apakah ini tidak nampak seperti lingkaran setan; menyatakan perang terhadap sekelompok orang dengan tujuan menyelamatkan mereka? Bagaimana saya dapat percaya bahwa anda benar-benar ingin menyelamatkan umat manusia? Jika menyelamatkan saya dari cengkraman Islam tidak tercapai secara intelektual, bagaimana saya dapat percaya bahwa anda akan menyelamatkan orang lain dengan pesan anda? Muslim dimanapun akan menolak sebuah pesan dimana yang membawa pesan memiliki perilaku yang sama dengan orang yang ia tuduh. Untuk dapat menyelamatkan yang kurang intelek, bukankah lebih penting untuk meyakinkan para intelektual dulu? Katakanlah suatu saat proyek anda ini berhasil, maka pilihan apa yang anda tawarkan bagi sebagian besar umat manusia ini?.

Terlalu banyak pertimbangan untuk dapat ditulis di sini, oleh karena itu saya akan menggunakan contoh EFEK DOMINO: Seandainya pendapat anda mengakibatkan penolakan terhadap Quran, bukankah kita menghadapi dilema moral mengenai buku mana yang akhirnya benar-benar suci ? Bukankah Terdakwa juga dituduh telah berbohong maka hal ini juga akan mengakibatkan semua kitab sebelumnya menjadi tidak sah? AKibatnya, seluruh ajaran kemanusiaan secara fisik maupun rohani jadi diragukan dan akhirnya manusia akan tiba pada kesimpulan bahwa tidak ada yang namanya Tuhan.

Dan jika Tuhan sendiri menjadi subjek yang diragukan maka kebaikan dan kejahatan hanya dinilai melalui nilai-nilai moral manusia, sehingga manusia sampai pada RELATIVISME MORAL. Mereka yang berkuasa akan menjadi sewenang-wenang karena memiliki kuasa atas moral DAN karena tidak ada etika yang nyata dari yang maha kuasa. Manusia dapat berada pada posisi yang lebih rendah daripada hari ini. Karena mereka menyingkirkan pemikiran akan Tuhan, atau mem-biarkan penafsiran terbukan tanpa ada suatu kerangka yang nyata mengakibatkan kerusakan yang lebih besar daripada hari ini. Dan itulah yang menjadi kekhawatiran saya hari ini. Sebenarnya saya setuju dengan misi anda, namun caranya yang sangat berbeda. Maka dari itu belas kasih terhadap kemanusiaan dan pertimbangan berdasarkan suatu logika tidak boleh dimonopoli oleh mereka yang merasa diri sebagai Tuhan. Dan saya pikir kesimpulanmu di bagian 1 tidak memenuhi syarat ini, karena anda tidak mampu menjabarkan tindakan yang harus diambil atau bahaya apa yang harus dihadapi bila mengikuti pola pikir anda tersebut.

Pada suatu titik anda akan terpaksa mengadopsi Relativisme Moral, yang anda tolak sendiri di bagian 1. Karena tanpa relativisme ini, anda tidak memberikan pilihan apapun. Apabila pemimpin suatu misi menolak apa yang seharusnya ada untuk menjamin kelangsungan suatu dunia tanpa Tuhan, maka ini adalah penipuan. Pada akhirnya Moralitas Sesaat akan menjadi agama. Dan jaminan apakah yang anda berikan bahwa moral tidak akan ditolak atau berubah juga pada akhir-nya? Mereka yang mengikuti pola ketuhanan anda sepantasnya disebut “moralis.” Jika anda memang benar, Mr. Sina dan anda benar-benar mengharapkan orang meninggalkan Islam, anda harus menyiapkan suatu kode moral bagi orang yang berpihak kepada anda. Dan kode moral itu harus dipergunakan sebagai contoh, mengacu pada perintah sederhana, atau akan sangat sulit diterapkan. Jika anda membiarkan para pengikut anda untuk membela diri sendiri atau mengembangkan kode moral sendiri, apakah anda menjamin Iran tidak akan menerapkan “Hijab” terhadap warganya? Anggaplah mereka benar-benar membiarkan warganya memiliki kebebasan baik pikiran maupun tindakan, apa yang akan terjadi dengan mereka yang membelokkan kode moral anda? Anda tentu akan melarang mereka menolak kode moral yang mereka kembangkan secara bebas itu.

Mungkin anda tidak akan tersinggung, tetapi salah seorang dari anggota kelompok anda bisa tersinggung. Apa yang akan terjadi bila kode moral menjadi sangat bebas sehingga bertukar pasangan untuk semalam menjadi sesuatu yang lazim di suatu bagian dunia, bukan berdasarkan suatu kode moral, tetapi benar-benar suatu kebebasan, apakah hal tersebut wajar di mata anda? Itulah akibatnya bila Islam berhasil dihapuskan, diganti-kan oleh suatu agama baru yang aneh. Dan anda benar-benar tidak dapat mengharapkan orang-orang yang anda sadarkan untuk menerima ajaran lain selain moral yang menjadi ukuran. Hal ini berarti anda harus benar-benar mempercayai orang-orang tersebut dengan menganggap mereka semua adalah orang baik secara moral dan akal sehat.

Lantas mengapa moral mereka dianggap kacau hanya karena mereka menganut islam? Jika islam diganti nama menjadi moralitas, perubahan apa yang anda harapkan akan terjadi dan bagaimana cara menegakkan hal ini? Oleh karena itu saya menolak konsep anda dengan alasan: a) kasus anda tidak cukup kuat b) anda tidak mampu mengarahkan para juri atau penggugat secara jelas c) anda tidak menghargai aturan yang anda buat sendiri d) anda telah menuduh secara sepihak tanpa memberi kesempatan pembela dan juri mendengar kasusnya secara utuh. 

Dari ALI SINA Yth Mr. Shahzad, Sebagai Penuntut, saya yakin dengan temuan saya dan tuduhan yang saya ajukan pada Klien anda. Jika saya ragu, saya pasti tidak akan meng-ajukan tuntutan. Saya hadir untuk menuntut Muhamad dan tugas anda adalah untuk membelanya. Saya harus mendukung semua pernyataan dengan bukti. Terserah anda untuk membantah bukti saya dan mempertanyakan relevansi dan kesahihannya. Tentu saja anda juga harus memback-up pernyataan anda. Jika anda menuduh tentara Amerika melakukan kejahatan perang, dapatkah anda membuktikannya? Dapatkah anda mengajukan bukti dan saksi? Jika dapat, seharus-nya anda jangan membuang waktu di depan komputer. Anda seharusnya berada di PBB dan meminta pengadilan internasional untuk mendukung pernyataan anda. Anda menulis: Jika menyelamatkan umat manusia menjadi tujuan anda, maka mengejek dan mengutuk sebagian dari umat manusia menggoyahkan motivasi dan tujuan anda. Pernyataan anda diatas salah. Saya tidak me-ngutuki sebagian umat manusia. Saya menolak sebuah ideologi yang dianut oleh sebagian umat manusia. Apakah suatu ideologi menjadi benar dan sakral hanya karena banyak orang mempercayai-nya? Adakah batasan dimana masih boleh melaku-kan kritik dan batasan dimana kritik menjadi tabu? Haruskah kita berhenti mengkritik ideologi?.

Bagaimana dengan neo-Nazisme? Ribuan orang yang menganut ajaran ini dengan setia. Haruskah kita berhenti mengkritik Hitler karena takut me-nyinggung perasaan orang kulit putih? Ataukah kita hanya boleh mengkritik doktrin yang hanya me-miliki sedikit pengikut sedangkan yang pengikutnya banyak tidak boleh dikritik? Apakah ini kriteria yang anda maksud? Jadi apakah memang boleh mengkritik Islam pada waktu masih baru dan pengikutnya sedikit? Dari sejarah kita lihat bahwa Muhamad mengirimkan pembunuh untuk membungkam para pengkritiknya. Pada saat yang sama ia sendiri mengkritik dan menodai agama kaum Quraisy, Yahudi dan Kristen dengan mengatakan bahwa mereka telah meng-ubah agama mereka sendiri dan apa yang sekarang mereka percayai bukanlah agama yang masih asli. Jadi, pada prinsipnya Islam dan anda sendiri mengajarkan bahwa Islam sama sekali tidak boleh dikritik. Itukah intinya? Boleh mengkritik semua kepercayaan lain, tapi Islam jangan? Benarkah? Peraturan ini diterapkan di negara-negara Islam. Siapa saja yang berkata-kata melawan Islam dan Muhamad akan didakwa melakukan pelecehan dan akan diperlakukan secara mengerikan.

Namun di forum www.FaithFreedom.org kami mengkritik semua ideologi. Kami mempertanyakan semua kepercayaan. Sebagaimana inspirasi sang Budha, kami mencari pencerahan atas keraguan kami. Jadi, mengkritik Islam tidak sama dengan me-nyebar kebencian. Alquran sendiri yang menyebarkan kebencian : ”bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka” (9:5) ”Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali” (3:2 atau; “sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis” (9:2 Ayat-ayat itulah ayat penyebar kebencian. Per-kataan seperti itulah yang seharusnya dihenti-kan. Anda menulis: Jika menyatakan kejahatan seseorang menjadi motif satu-satunya, maka saya tidak yakin anda telah mempertimbangkan semua dilema yang akan terjadi pada umat manusia secara umum. Dalam pernyataan di atas anda mengimplikasikan bahwa kebenaran bukanlah menjadi pertimbangan anda. Anda lebih kuatir bagaimana kebenaran akan mempengaruhi umat manusia. Saya yakin bahwa kebenaran selalu lebih baik. Kebenaran hanya akan menyakiti perasaan kita untuk sementara saja.

Orang-orang senang dibohongi demi menghindari rasa sakit dan melepaskan kebohongan seperti ini tidaklah mudah. Saya berhasil melepaskan diri. Tetapi kebohongan benar-benar menghancurkan. Kepercayaan palsu sangatlah berbahaya. Contohnya paham Nazisme. Paham itu berdasar-kan kepercayaan palsu bahwa ras Aria berasal dari benua Atlantis yang hilang dan ras inilah yang memperkenalkan peradaban ke seluruh dunia. Kita melihat bahwa kepercayaan itu tampaknya baik-baik saja namun akibatnya sungguh luar biasa. Bayangkan mimpi buruk dan hilangnya begitu banyak nyawa atas kebohongan superioritas ras Aria. Hari ini kita menuju kepada suatu kehancuran akibat satu lagi kebohongan. Kebohongan yang dimaksud adalah Islam. Islam mengajarkan bahwa penganutnya lebih baik daripada para kafir. Kafir harus diperangi dan Islam harus menjadi yang terbesar di dunia, bahwa jika 10 muslim menghadapi 100 kafir, muslim akan menang karena Allah akan menolong mereka.

Bahwa pada akhirnya seluruh dunia akan menjadi muslim. Bila muslim mati dalam peperangan, mereka akan masuk surga dan mendapat hadiah bidadari yang banyak. Jika sebagian besar umat manusia mempercayai hal ini, ini namanya bom waktu. Sejujurnya, saya tidak melihat alternatif yang lebih baik selain daripada menjinakkan bom ini. Dan itulah misi dari Faith Freedom International. Kami mencoba menjangkau muslim sebelum terlambat dan mengatakan kepada mereka bahwa Islam itu palsu. Gambaran Umum. Anda mengajak para juri untuk melihat gambaran umum. Menurut anda menyadarkan orang akan palsunya Islam tidak penting karena ini hanyalah akan meninggalkan dunia tanpa agama. Dengan kata lain anda pikir lebih baik menganut suatu agama palsu daripada tanpa agama sama sekali. Anda memperkirakan kekacauan dan degradasi moral. Saya tidak setuju! Kita telah melihat bahwa RELATIVISME MORAL ADALAH CIRI KHAS ISLAM. Islam-lah yang menyetujui kejahatan apabila hasilnya menguntungkan Islam dan muslim. Relativisme moral artinya menghalalkan segala cara.

Namun, saya percaya bahwa moral itu relatif, tetapi bukan dari sudut pandang islam. Saya percaya moralitas relatif terhadap sejarah dan budaya. Dalam Islam, moralitas relatif terhadap kepenting-an Islam dan keinginan untuk menang dengan segala cara. Islam mengajarkan bahwa seseorang boleh melakukan kejahatan demi kepentingan Islam. Etika dalam Islam tidak mempedulikan benar atau salah, baik atau buruk tetapi mengacu kepada halal dan haram. Pada kenyataannya etika me-rupakan omong kosong dalam islam. Islam sama sekali tidak peduli terhadap etika. Diskusi me-ngenai etika tidak dikenal oleh “filsuf” islam. Etika yang menyetujui pelanggaran hak asasi manusia pasti tidak benar. Tetapi tidak dalam Islam. Islam tidak menghargai hak non-muslim dan karenanya HAK MEREKA TIDAK SAMA dengan hak para muslim. Wanita dalam Islam juga tidak memiliki hak yang sama dengan para pria muslim. Dalam Islam, hukum syariah menjadi acuan benar dan salah. Etika diturunkan dari kesadaran manusia dan the Golden Rule http://faithfreedom.6.forumer.com/viewtopic.php?t=73. Orang yang berakal sehat mampu membedakan benar dan salah mempergunakan Golden Rule sebagai parameter. Tetapi tidak dalam Islam. Benar dan salah mengacu kepada ucapan Muhammad.

Contohnya, etika mengajarkan bahwa memukul wanita itu salah. Dalam Islam, memukul istri itu halal. Berdasarkan etika, hukuman tidak boleh melebihi kejahatannya. Dalam Islam hukuman bagi pencuri kecil-kecilan adalah potong tangan. Islam juga mementingkan “dosa atas pikiran” (dosa karena berpikir bebas/beda [pentj]). Etika tidak mengenal ini. Individu dalam masyarakat etis memiliki kebebasan bertindak dan berpikir. Anda bebas berpikir, ber-tindak, dan berkata-kata selama tidak merugikan orang lain. Dalam Islam kebebasan ini tidak ada. Anda dapat dihukum berat dan bahkan dieksekusi karena mengkritik, menolak islam, melakukan hubungan seks di luar nikah, atau berperilaku homoseks. Dalam Islam, memukuli istri itu halal tetapi wanita diharamkan memperlihatkan rambutnya kepada orang lain. Poligami itu halal tetapi haram bagi wanita. Memiliki budak dihalalkan, namun diharamkan untuk memungut bunga pinjaman.

Halal untuk memperawani gadis 9 tahun (Aisyah, red.) tetapi haram bagi anak lelaki dan anak perempuan untuk bermain bersama.

Dihalalkan untuk memperkosa anak lelaki dan berperilaku pedofil tetapi haram bagi orang yang homoseks untuk berhubungan dengan sesama mereka yang tentu sudah dewasa. Hukum Syariah relatif ter-hadap apa yang dikatakan Syariah namun tidak relatif terhadap logika dan etika. Relativitas moral secara historis dan budaya me-rupakan topik yang berbeda. Diperlukan pemaham-an atas setiap kebudayaan dan tahapan sejarah serta setiap peradaban memiliki kode moral sendiri berbeda dengan peradaban lain. Apa itu moralitas? Manusia beragama percaya bahwa moralitas berasal dari agama dan bila agama kehilangan pengaruhnya, manusia akan menjadi immoral. Apakah moralitas merupakan produk agama? Apakah orang yang tidak beragama juga tidak bermoral?

Anda berkata bahwa tanpa agama orang akan tukar menukar istri. Saya pernah bercakap-cakap dengan seorang muslim muda yang berkeras bahwa jika tanpa agama orang akan melakukan incest dan tidak ada yang akan mampu menahan mereka untuk meniduri ibu mereka sendiri. Saya bertanya apakah dia bergairah terhadap ibunya dan apakah Islam satu-satunya pencegah dia meniduri ibunya? Dia tampak tersinggung. Bagian terbesar dari moralitas kita adalah naluri kita. Incest tidak dianut oleh peradaban manapun baik agamis maupun tidak. Tentu ada beberapa individu dengan perkembangan mental yang abnormal. Pada kenyataannya, kecuali Simpanse Bonobo di Zaire yang saling menggosokkan alat kelamin mereka untuk melambangkan ikatan sosial, tidak ada jenis kera lain yang berkembang biak melalui incest.

Biasanya para pejantan me-ngunjungi kelompok lain untuk mencari pasangan. Singa muda dipaksa meninggalkan kelompoknya untuk mencari pasangan singa betina di kelompok lain. Menariknya, pernikahan di antara anak-anak yang tumbuh bersama dalam suatu panti asuhan jarang terjadi atau bahkan tidak pernah terjadi, sekalipun anak-anak ini tidak ada yang memiliki hubungan darah. Namun beberapa issue moral tidak sejelas contoh di atas. Apa yang tergolong moral dan imoral tergantung pada waktu dan budaya. Bahkan bisa berbeda antara orang yang satu dengan yang lain. Apa yang dulu dianggap bermoral misalnya seribu tahun lalu menjadi immoral saat ini, demikian sebaliknya. Begitu pula apa yang dianggap bermoral di satu belahan dunia bisa dianggap sebaliknya di bagian dunia lain. Contohnya perilaku seks bebas. Banyak kebudayaan menganggap hal tersebut immoral. Tetapi ada juga kebudayaan yang menganggapnya sebagai norma.

Bagi kami, “yang berkiblat ke barat” memiliki beberapa partner secara bersama-sama merupakan hal yang immoral. Namun bagi muslim yang menganut poligami, hal tersebut adalah “anugerah Allah.” Di satu bagian dunia, wanita melakukan poliandri. Dalam suku Inuit, seorang pria akan menawarkan istrinya kepada tamunya untuk ditiduri. Perilaku mana yang immoral? Dan siapa yang menentukan hal tersebut? Apakah memperlihatkan bagian tubuh itu immoral? Di tengah hutan Amazon beberapa suku benar-benar telanjang. Apakah hal tersebut immoral? Bagi mereka itulah gaya hidup. Di beberapa negara Islam wanita diharuskan menutup semua bagian tubuhnya (seperti anak-anak yang main hantu-hantuan). Apakah itu moral yang baik? Jika hal demikian menjadi definisi moral, apakah wanita yang berpakaian sopan tanpa hijab termasuk immoral?

Bagaimana pula dengan wanita berbikini di pantai? Apakah mereka immoral? Jawaban ter-hadap pertanyaan-pertanyaan di atas bergantung pada siapa anda dan apa standar moral anda.

Mari kita lihat contoh lain: perbudakan. Apakah perbudakan itu immoral? Perbudakan dilakukan selama berabad-abad bahkan oleh orang yang paling religius. Muhamad bukan hanya memiliki budak tapi dia juga mengambil untung dengan cara memperjualbelikan manusia bebas sebagai budak. Apakah dia immoral? Jika ya, mengapa kita meng-ikuti seorang yang tidak bermoral dan jika tidak, mengapa sekarang kita mengutuk perbudakan? Bagaimana dengan perilaku pedophil? Kita semua tentu menolaknya dan menganggap hal tersebut sebagai suatu tindakan immoral. Tetapi pada waktu Muhamad melakukan hal tersebut terhadap anak perempuan berumur 9 tahun hal ini tidak dianggap immoral.

Bahkan ayah Aisyah secara rela menyerahkan anaknya menikah dengan Muhamad sesuai dengan permintaan Muhamad. Pada waktu itu tidak ada yang mengerutkan dahi. Pertanyaannya adalah, jika meniduri anak berumur 9 tahun tidak dianggap immoral, apakah berarti hal tersebut benar? Tidak semua yang dipandang ber-moral oleh masyarakat itu benar. Berhubungan seks dengan anak kecil mungkin dianggap wajar 1400 tahun yang lalu di tanah Arab, tetapi dulupun itu tetap tidak etis. Moralitas ditentukan oleh situasi, tetapi etika melampaui waktu dan ruang. Etika berakar pada logika. Moralitas dapat berbeda antar kebudayaan, dari waktu ke waktu dan dari orang per orang. Siapa yang berhak menentukan sesuatu itu ber-moral atau tidak? Seorang pria di Pakistan dapat menganggap bahwa pertemuan istrinya dengan sepupu laki-lakinya tanpa kehadiran orang ketiga sebagai tindakan immoral, menodai kehormatannya dan untuk memulihkan kehormatan, sang istri harus dibunuh. Baginya, pertemuan dua saudara adalah tindakan immoral tetapi membunuh dianggap baik-baik saja. Kita harus membedakan moralitas yang mem-bahayakan masyarakat dengan yang tidak. Apa yang membahayakan harus dianggap tidak etis dan dilarang. Perbudakan contohnya, melanggar kebebasan seorang manusia. Karena itu entah dilarang atau dipraktekkan oleh suatu budaya, hal tersebut tetap tidak etis. 1400 tahun yang lalu memiliki budak bukanlah tindakan immoral. Tetapi secara etika perbudakan itu salah dan hal tersebut melintasi waktu.

Bahkan sang nabi pun tahu bahwa perbudakan itu salah. Itulah sebabnya ia menyuruh para pengikutnya untuk membebaskan budak sebagai tindakan amal. Namun ia tetap menambah koleksi budaknya dengan menyerang kota demi kota dan menangkapi orang bebas untuk kemudian dijadikan budak. Menariknya, atas perkataan nabi, para muslim membebaskan budak ketika budak itu telah tua dan tidak mampu lagi bekerja.

Membebaskan budak pada waktu mereka masih muda adalah tindakan amal dan bermoral tetapi membebaskan mereka setelah tua tanpa tunjangan apapun sangat tidak etis. Sang nabi lupa menyatakan hal tersebut dan karenanya para mantan budak yang sudah tua menjadi pengemis di jalan sementara majikan mereka mendapat anugerah allah karena telah membebaskan budak sambil menghindarkan diri merawat budak yang telah tua; sekali me-rengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Hal yang seharusnya dilakukan adalah jangan memperbudak. Namun kekayaan Muhamad dan penguasa Islam justru berasal dari penjualan budak.

Sekarang saya akan menjawab kekuatiran anda mengenai tukar menukar istri. Saya menyebut hal tersebut sebagai perzinahan. Sekalipun dilakukan dengan sadar dan sama-sama suka. Pertanyaan anda adalah apa yang akan dilakukan oleh suatu masyarakat yang tidak beragama. Jawaban saya sama dengan jawaban Pierre Trudeau di hadapan parlemen Kanada. Dia berkata, “Negara tidak boleh mencampuri urusan kamar tidur penduduk.” Ia menyampaikan hal tersebut 30 tahun yang lalu dan pemerintah Kanada mendengarkan. Namun saya tidak pernah melihat orang-orang senegara saya menawarkan istri mereka kepada orang lain. Sejujurnya bukan urusan saya atas apa yang tetangga saya lakukan. Seperti yang dikatakan muslim: saya tidak mau terkubur bersama mereka. Lantas mengapa kita membahasnya?

Sekarang mari kita lihat negara Islam dimana pemerintah mengatur kehidupan pribadi penduduk-nya. Ibu-ibu yang memiliki anak diluar nikah dirajam batu sampai mati dengan cara yang paling sadis. Apakah itu yang disebut bermoral? Orang dicambuk karena meminum bir. Wanita dipukuli sampai berdarah karena selendang mereka tersingkap sehingga rambut mereka terlihat di muka umum. Tolong katakan kepada saya moralitas mana yang lebih baik? Sebagai penutup, kita harus membedakan antara apa yang immoral dan apa yang tidak etis. Masalah moralitas harus diserahkan kepada individu; masalah etika harus diajarkan di sekolah dan ditegakkan melalui hukum atau kode etik. Apakah berganti-ganti pasangan itu immoral atau tidak etis? Jawaban atas bagian pertama ber-gantung pada siapa anda. Jika anda berada dalam kelompok ultra liberal negara barat atau penganut Islam, mungkin hal tersebut bukanlah hal immoral. Ini berkaitan dengan selera, budaya dan didikan. Kita tidak boleh terpaku pada sisi moral saja. Apa yang dilakukan oleh orang dewasa di dalam kamarnya bukanlah urusan kita.

Pertanyaannya adalah: apakah hal tersebut etis? Jika berganti-ganti pasangan di-sah-kan misalnya melalui poligami, apakah hal tersebut tetap immoral? Mereka yang melakukannya mungkin tidak terlalu memusingkannya, tetapi hal tersebut tetap saja tidak etis. Pernikahan adalah institusi sosial yang pengaruhnya lebih luas daripada hanya kepada dua orang yang bersumpah setia. Bukan hanya anak-anak tetapi seluruh masyarakat akan “dipaksa” untuk mendukung keluarga yang ber-ubah jadi tidak berfungsi. Masyarakat harus mem-bayar biaya pendidikan anak-anak, makanan mereka, pakaian mereka dan juga menanggung akibat atas sampah masyarakat yang kemungkinan besar akan dihasilkan oleh keluarga yang berantakan tadi.

Poligami harus dilarang bukan karena immoralitasnya, sesuai dengan uraian kita tadi bahwa hal tersebut adalah masalah individu, tetapi karena poligami itu tidak etis. Hal tersebut membahayakan anak-anak dan masyarakat. Apa yang disebut moral tidak bisa didefinisikan dengan mudah. Moral religius terlihat tidak etis lagi. Apa yang kita anggap bermoral berlawanan dengan agama.

Poligami, perbudakan, pengorban-an hewan, perkawinan dengan anak kecil dan lainnya tidak termasuk hal immoral dalam islam. Tapi wanita yang bepergian sendiri, tidak memakai hijab atau memasuki lift bersama seorang lelaki asing disebut immoral. Karena itu moralitas harus diserahkan kepada masing-masing dan bisa berubah-ubah. Namun masalah etika harus didefinisikan. Nilai-nilai etis berdasarkan logika dan Golden Rule. Keduanya bersifat universal dan tidak akan berubah secara intinya, apa yang melukai orang dan mengganggu hak mereka itu tidak etis. Pada kenyataannya, binatangpun memiliki hak dan suatu masyarakat yang etis harus melindungi dan menghargai binatang. Moralitas islam adalah moralitas yang tak lagi kompatibel dengan nafas jaman sekarang. Masyarakat patriarki menerapkan kode moral terhadap wanita yang memberikan kendali kepada para pria atas istri mereka. Moralitas agama (islam) tidak berasal dari surga. Hal tersebut hanya menggambarkan rasa takut dan sifat posesif para pria yang menciptakan aturan tersebut.

Islam mewajibkan hijab (jilbab). Apakah hal ini berkaitan dengan ketakutan Muhamad sebagai orang yang mulai tua dalam mengendalikan para istrinya yang masih cantik dan melindungi mereka dari mata pria muda yang dianggapnya sebagai saingan? Dia terus menerus menekankan pentingnya kepatuhan terhadap suami. Apakah ini ada hubungannya dengan kenyataan bahwa sebagian besar istrinya adalah anak remaja yang masih berjiwa pem-berontak sehingga harus dikendalikan?

Moralitas adalah sesuatu yang pribadi dan sesuatu yang seharusnya diajarkan oleh para orang tua kepada anak-anaknya. Tetapi moralitas sejati tidak berasal dari doktrin dan kepercayaan kuno. Sangat menyedihkan bahwa ada yang membuat moralitas menjadi tawanan agama. Sangat absurd me-maksakan moralitas dari suatu budaya yang telah lalu terhadap masyarakat modern saat ini. Moralitas diperoleh dari kesadaran manusia dan kepekaan rohani/bathin. Semakin kita dewasa, tindakan kitapun semakin baik. Kita tidak hidup dalam moralitas demi kerakusan atau ketakutan akan hidup setelah kematian. Kita berlaku moral karena moral meningkatkan kehidupan kita. Moralitas harus menjadi bagian kehidupan kita, sama seperti pengetahuan menjadi bagian dari diri kita. Moralitas sejati tidak pernah bertolak belakang dengan etika. Etika sangat sedikit dipengaruhi agama. Seperti kata Gandhi, etika adalah persoalan ekonomi. Pertanyaannya adalah dimana kita akan meng-investasikan energi kita untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Jika anda menginvestasikan energi dalam kenikmatan seksual anda akan mem-peroleh hasil yang sementara. Jika anda meng-investasikannya di dalam hal-hal yang berarti anda akan mendapatkan kepuasan yang lebih besar. Hidup dalam moral yang baik tidak berarti meng-hilangkan kenikmatan. Hidup tanpa rasa syukur bukanlah hidup. Semua merupakan pilihan. Apa yang kita pilih sebagai kesenangan kita? Itulah pertanyaan yang penting. Seseorang yang meng-investasikan energinya dalam melayani kemanusiaan mendapat kepuasan yang lebih besar daripada orang yang berkubang dalam pencarian kesenangan duniawi. Tetapi sekali lagi ini adalah pilihan pribadi, didasar-kan pada kematangan dan pemahaman spiritual. Moralitas tidak seharusnya dipaksakan oleh otoritas yang lebih tinggi seperti negara atau agama. Moralitas yang dipaksakan bukanlah moralitas. Seseorang yang menjalani hidup dalam moral karena takut pada neraka bukanlah orang yang bermoral karena ia tidak memilih perilaku tersebut secara bebas. Rasa takut dan kerakusan -- merupakan metode dalam agama tradisional -- yang dipakai sebagai insentif untuk memaksa orang menerima sistem moral tidak akan membuat suatu masyarakat yang bermoral. Tidak seorangpun dan tidak satu agamapun yang mampu memaksakan moralitas kepada orang lain. Pemaksaan sistem moral tidak etis.

Agama yang mengancam pengikutnya dengan api neraka atau memancing mereka dengan janji-janji surga tidak akan menjadikan pengikut yang bermoral. Cemeti dan wortel memang berhasil dalam melatih binatang tetapi tidak dalam mendidik manusia.

Hanya orang yang dapat memilih secara bebas dapat disebut sebagai orang yang bermoral. Seorang yang bermoral memilih untuk hidup baik karena hal tersebut memberinya kepuasan. Orang yang jujur puas dalam perilaku jujurnya. Ia akan memilih disiksa daripada harus berbohong atau menipu. Moralitas kita berhubungan langsung dengan kematangan spiritual. Jika kita bertumbuh secara spiritual; pengetahuan, kontribusi kepada masyarakat dan bekerja untuk perdamaian akan memberikan imbalan yang jauh lebih besar daripada berkubang dalam kepuasan sensual. Tidak ada yang salah dengan kepuasan sensual. Tetapi kita mendapatkan kepuasan lebih, dalam melakukan sesuatu kepada masyarakat dibanding-kan dengan memuaskan diri kita sendiri.

Agama primitif memperlakukan anda seperti anak kecil (kalau bukan binatang). Mereka ingin me-maksakan sistem moral yang sudah kadaluarsa dengan mengancam pengikutnya dengan api neraka dan menyuap anda dengan surga untuk menerima moralitas kuno dan kadang tidak etis.

Entah anda hidup bermoral karena rasa takut dan kerakusan ini atau karena anda mendapatkan kepuasan dengan berperilaku moral, tetap saja ditentukan oleh kedewasaan dan kepekaan rohani. Moralitas keagamaan tidak diturunkan dari langit. Moralitas keagamaan merupakan moralitas orang jaman kuno, cara pandang mereka dan (dalam kasus islam) tipu daya. Kita tidak membutuhkan moralitas orang jaman dulu sama seperti kita tidak membutuhkan teknologi, ilmu, dan pengobatan mereka. Moralitas mereka harus dikubur bersama dengan tulang mereka. Manusia modern harus membentuk moralitas sendiri. Moralitas harus ber-kembang sama seperti perkembangan pengetahu-an dan kesadaran manusia. Moralitas baru tidak berarti immoral. Artinya keluar dari masa kegelapan ketidakpedulian dan mem-bangkitkan generasi yang lebih bertanggung jawab.

Manusia tidak lagi dapat dibelenggu dengan rasa takut dan ancaman di kehidupan setelah kematian. Ilmu pengetahuan telah memberi cahaya terhadap absurditas konsep agama dan meng-goncang fondasi dari kepercayaan yang dipegang teguh leluhur kita.

Hari ini kita harus mendidik anak-anak kita dengan kesadaran. Mereka harus belajar bahwa umat manusia itu satu. Sama seperti orang tua kita mengajarkan kebohongan agama dan kita mempercayainya. Kita dapat mengajar anak-anak kita kebenaran dan mereka akan percaya. Kita tidak perlu berbohong dan menakut-nakuti anak kita dengan api neraka untuk mendidik moral, cinta kasih dan perilaku mereka. Metode seperti itu tidak pernah berhasil. Sejarah manusia menjadi saksinya. Jika kita mencintai anak kita, mereka juga akan belajar mencintai. Jika kita jujur, secara moral dan etika mereka akan belajar jujur. Kita dapat mem-bangun manusia yang lebih baik dengan ber-perilaku manusiawi sekarang ini. Tetapi pertama-tama kita harus mengajar mereka cinta kasih.

Nah, ini cinta kasih ala Muhamad sehubungan dengan mereka yang non-muslim: Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan me-nolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman, (9:14) Seperti yang anda lihat, dasar kepercayaan Islam sangat tidak etis dan immoral.

Kita tidak dapat me-nyembuhkan umat manusia sampai kita mem-buang kanker-nya. Kanker ini telah mencapai titik berbahaya yang akan membunuh kita. Pilihannya hanya umat manusia atau Islam. Umat manusia tidak akan memiliki masa depan selama penyakit ini tidak diobati. Islam harus dimusnahkan sekarang. Besok akan terlambat. Bagaimana dengan agama lain: Saya sadar bahwa banyak orang yang tergantung pada agama dan hidup bagi agama tanpa percaya pada Tuhan yang berpribadi dan janji pada kehidupan setelah kematian. Saya ingin menekan-kan bahwa peperangan saya ini tidak dilakukan terhadap seluruh agama. Saya lihat anda menarik kesimpulan bahwa menolak Islam berarti menolak seluruh agama yang ada, Tuhan dan kemudian moralitas. Tidak demikian! Saya bukan seorang yang religius dan tidak membutuhkan satu agama untuk hidup secara etis dan bermakna. Saya percaya hidup saya cukup bermakna dan usaha saya untuk mempersatukan umat manusia serta merintis jalan menuju perdamaian dengan meng-hancurkan penghalang terbesar menuju perdamaian (islam) adalah pengabdian terbesar yang dapat saya lakukan.

Namun, memang banyak orang yang membutuh-kan agama dan saya menghargai itu. Perlawanan saya hanya tertuju kepada Islam. Bukan karena Islam adalah agama, justru karena ISLAM BUKAN AGAMA. Islam adalah politik yang di-bungkus dengan agama.

Islam merupakan alat dominasi dan penaklukan. Islam memakai agama sebagai topen untuk menelusup dan menaklukkan. Jika orang meninggalkan Islam, mereka bisa me-milih satu dari berbagai agama yang ada, atau memilih seperti saya yang tidak beragama. Jadi tidak perlu panik. Kekosongan karena meninggal-kan Islam akan segera terisi karena ada banyak agama dan filosofi di dunia ini. Banyak muslim yang meninggalkan Islam dan mereka pasti dapat memberi tahu anda bahwa mereka sekarang lebih berbahagia. Jika Islam mati, doktrin kebencian akan mati pula. Sama seperti membuang sel kanker. Hal ini berarti kebebasan bagi muslim dan suatu kesempatan baru untuk mengasihi seluruh umat manusia. Mereka akan memiliki kebebasan untuk merangkul saudara saudari mereka dalam kemanusiaan dan kasih sayang. Tidak ada lagi muslim lawan kafir. Tidak ada lagi "kita" lawan "mereka". Hal ini akan menjadi kelahiran baru bagi umat manusia seutuhnya. Kita akan menjadi satu, berbagi planet yang sama. Planet satu-satunya untuk hidup! Tidak ada lagi selain bumi yang mampu menampung manusia. Planet yang kecil ini, permata biru yang menggantung di tengah semesta yang kelam dan dingin adalah satu-satunya rumah kita. Jangan hancurkan demi suatu kebohongan.

Jika anda harus memiliki agama, mengapa memilih agama yang penuh kebencian?! Salam, [Ali Sina] ------------------------------------------------------------

 

Nov 20, 2003 BAGIAN III PEMERKOSAAN (Bagian 1) Dari Raheel Shahzad kpd Ali Sina Anda menulis: Untuk kesempatan sidang selanjutnya, saya meng-undang anda untuk membantah tuduhan saya bahwa Terdakwa/Muhamad adalah pemimpin bejat (termasuk terlibat dalam tindakan PEMERKOSA-AN). Saya menuduh derajat moralnya rendah sehingga ia tidak mungkin seorang nabi yang dikirim dari Atas. Ia hanyalah seorang pemimpin sekte yang kejam, yang memanfaatkan orang-orang bawahannya untuk memenuhi nafsu dan ambisi pribadinya.

Mr Sina, ini hanyalah masalah interpretasi yang sebenarnya merupakan inti kasus ini. Jadi untuk anda sampai pada kesimpulan sebelum menjelas-kan kedudukan kasus dengan jelas dan tidak hanya berdasarkan artikel2 simplistik dari sana sini, atau berdasarkan material yang ditolak oleh sebagian besar Muslim, tidaklah bijaksana. Kita akan membahas tuduhan anda satu-persatu. Anda menulis: Dalam link2 berikut ini saya sampaikan tuduhan saya dengan cukup bukti. – Juwayriah.

http://www.faithfreedom.org/Articles/sina/Juwairiyah.htm - Safiyah: isteri Yahudi Muhamad http://www.faithfreedom.org/Articles/sina/safiyah.htm - Adopsi dalam Islam dan perkawinan Muhamad kepada Zainab Bint Jahsh.

http://www.faithfreedom.org/Articles/SKM/zeinab.htm - Mariyah, Budak Koptik Muhamad http://www.faithfreedom.org/Articles/sina/mariyah.htm - Propaganda seorang apologist/liberalis: jawaban langsung.

http://www.faithfreedom.org/Articles/abulkazem/reply_to_apologist.htm 

Tolong semuanya dibaca. Saya telah lakukan itu. Menikah berkali2 dalam masyarakat jaman ini merupakan problem moral dan banyak muslim tidak mempraktekkannya. Mereka punya akal sehat untuk membedakan apa yang harus diikuti dan apa yang tidak diterima oleh standar masyarakat kini. Kebanyakan negara Islam yang maju juga tidak memperbolehkan perbudakan. Amerika mengakhirinya 140 tahun yang lalu, meskipun ini tetap terjadi dan dilakukan oleh kaum Kristiani. Akibatnya masih dirasakan oleh kaum Afrika-Amerika sampai saat ini, namun akan makan waktu lebih lama lagi untuk menghilangkan akar2 rasisme. Nilai moral berubah. Begitu pula dalam Islam. Muslim mampu menyadarinya. Maka, daripada saya meminta maaf (seperti yang dilaku-kan orang pada artikel ke-5),

Saya benar – benar percaya bahwa sang nabi telah menikah 12 kali, mungkin juga lebih, seperti banyak ditemukan dari beberapa sumber yang tak jelas. Dan diapun menikahi seorang budak, mungkin lebih dari satu. Thomas Jefferson juga mempunyai budak. Saya menduga bahwa semua bapak pendiri Amerika mempunyai budak. Namun sekarang apa yang bisa kita lakukan? Hanya karena Jefferson dan Washington tidak mengaku sebagai nabi, maka Muhamad harus dianggap sebagai orang yang memiliki moral yang lebih tinggi? Pertanyaan saya adalah, mengapa? Apakah 1400 tahun lalu ada peraturan bahwa menikah beberapa kali adalah tidak bermoral? Mempunyai budak pada 1400 tahun lalu adalah kejam? Apakah perbudakan 200 tahun yang lalu

006/10/14 23:42rasulullahSURGA ISLAM

http://www.guardian.co.uk/saturday_review/story/0,3605,631332,00.html Umumnya dipercayai bahwa jika Muslim mati syahid, akan menikmati pahala seksual ketika sampai di surga. Study baru menunjukkan mereka bakalan kecewa. Ibn Warraq Report | The Guardian Special report: religion in the UK. - Saturday January 12, 2002 .

 

PESTA SEX DI SURGA ISLAM.

 

Di bulan Agustus 2001, saluran televisi Amerika CBS menyiarkan wawancara dengan aktifis Hamas Muhammad Abu Wardeh, yang merekrut peledak bom bunuh diri untuk meledakkan bom di Israel. Abu Wardeh dikutip berkata: “Aku jelaskan pada dia bagaimana Allah akan membalas para martir yang mengorbankan jiwanya untuk tanahnya. Jika kamu menjadi martir, Allah akan memberi kamu 70 perawan, 70 istri dan kebahagiaan abadi.” Sebenarnya Wardeh telah merugi-kan para jihad yg di-rekrutnya karena pahala yang se-benarnya di surga untuk para martir adalah 72 perawan. (Lihat; Surah Al-Rahman [55], ayat 72). Sejak 11 September 2001, berita-berita telah mengulang-ulang cerita tentang peledak bom bunuh diri dan ganjaran mereka di surga, dan cendekiawan Muslim beserta apology (pembela) Islam di Barat pun telah berulangkali mengatakan bahwa bunuh diri dilarang dalam Islam. Bunuh diri (qatlu nafsi-hi) tidak dirujuk sama sekali di dalam Qur’an tapi memang telah dilarang dalam Hadist, yang merupakan kumpulan perkataan dan tindakan Nabi dan dirujuk kembali kepadanya melalui rangkaian saksi-saksi yang dapat dipercaya.

Hadist mencakupi apa yang dilakukan di hadapannya yang tidak dia larang, dan bahkan juga apa yg dikatakan dan dilakukan pengikutnya. Tetapi jurubicara Hamas itu menggunakan istilah yang benar untuk martir (shahid) dan bukan peledak bom bunuh diri, karena mereka yang meledakkan diri sendiri hampir tiap hari di Israel dan mereka yang mati pada tanggal 11 September. Mati untuk tujuan yang paling mulia, Jihad, yang merupakan tugas keagamaan yang ditetapkan dalam Quran dan hadith sebagai perintah Tuhan, dan dilakukan untuk tujuan memajukan Islam. Walaupun bunuh diri dilarang, mati shahid dipuji di mana-mana, dipersilakan, bahkan dianjurkan: “Dengan bersama Dia di tangan siapa aku serahkan hidupku, Aku inginkan dibunuh di jalan Allah; lalu aku akan dibawa hidup kembali dan dibunuh lagi di jalanNya…”; Nabi berkata, ‘Tidak ada seorangpun yang telah masuk Surga yang akan mau kembali ke dunia ini walaupun dia ditawari apapun, kecuali para martir yang berkeinginan untuk kembali ke dunia ini dan dibunuh lagi 10 kali demi kehormatan yang akan diberikan kepadanya’.” [Sahih Muslim, chapters 781, 782, The Merit of Jihad and the Merit of Martyrdom].

Apakah ganjarannya di surga? Surga islam digambarkan dengan detail-detail sensual di Quran dan Hadist; contohnya dalam Sura 56 ayat 12 -40 ; sura 55 ayat 54-56 ; sura 76 ayat 12-22. Saya akan kutip terjemahan terbitan Penguin yang diterjemahkan oleh Dawood tentang sura 56 ayat 12- 39: "Mereka akan berbaring di dipan yang bertahtakan emas dan permata, berhadap-hadapan, dikelilingi anak-anak muda yang tetap muda yang membawa gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman anggur termurni (yang tidak akan membuat kepala mereka pening ataupun mabuk; dengan buah-buah pilihan mereka sendiri dan daging burung yang mereka inginkan. Dan akan jadi milik mereka houri (bidadari) bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan baik: sebagai balasan dari apa yang telah mereka kerjakan….Kami ciptakan para houri (bidadari) dan menjadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta bagi golongan kanan….”

Perlu diperhatikan bahwa kebanyakan terjemahan, bahkan dari para ulama Muslim sendiri seperti A Yusuf Ali dan Muslim British (UK) Marmaduke Pickthall, men-terjemahkan dari kata jamak bahasa Arab Abkarun sebagai perawan-perawan, seperti halnya kamus dari John Penrice. Saya tekankan fakta ini karena banyak Muslim yang malu karenanya dan berkeras bahwa telah ada kesalahan dalam terjemahan, bahwa “perawan-perawan” mestinya diganti dengan “malaekat-malaekat”. Dalam sura 55 ayat 72-74, Dawood menterjemahkan kata “hur” dalam bahasa Arab sebagai “perawan-perawan”, dan konteksnya jelas bahwa perawan adalah terjemahan yang tepat: “Perawan-perawan bermata jeli dipingit di dalam rumah (Nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?) yang tidak pernah disentuh oleh manusia dan tidak pula oleh jin.” Kata “hur” disebut empat kali dalam Qur’an dan biasanya diterjemahkan sebagai “gadis bermata jeli”.

Dua hal yang perlu diperhatikan. Pertama, tidak disebut di manapun dalam Quran tentang jumlah sebenarnya para perawan yang tersedia di surga, dan kedua, gadis-gadis bermata jeli tersebut tersedia bagi semua Muslim, tidak hanya bagi para martir. Dalam Hadist kita dapatkan rujukan tentang 72 perawan: di dalam Hadist yang dikumpulkan oleh Al-Tirmidhi (meninggal tahun 892 CE) dalam Book of Sunan (volume IV, chapters on The Features of Paradise as described by the Messenger of Allah [Prophet Muhammad], chapter 21, About the Smallest Reward for the People of Paradise, (Hadith 2687).

Hadist yang sama juga dikutip oleh Ibn Kathir (meninggal tahun 1373 CE ) dalam tafsir Qurannya tentang Surah Al-Rahman (55), ayat 72: "Nabi Muhammad ter-dengar berkata, “Hadiah balasan terkecil bagi orang-orang di surga adalah tempat tinggal di mana ada 80,000 budak dan 72 istri, beratapkan mutiara, aquamarine dan ruby, selebar jarak antara Al-Jabiyyah [di Damaskus] dan Sana’a [Yaman]’.” Pembela Islam modern berusaha mengurangi peranan dari bukti-bukti tentang materi dan implikasi seksual dalam gambaran-gambaran tersebut, tetapi, seperti yang dikatakan dalam Encyclopaedia of Islam, bahkan ahli-ahli agama Muslim yang orthodoks seperti al Ghazali (meninggal 1111 CE) dan Al-Ash’ari (meninggal 935 CE) telah “mengakui kenikmatan seksual di surga”. Kenikmatan seks itu digambarkan secara gamblang dan mendetil oleh Al-Suyuti (meninggal 1505 CE), penulis tafsir Quran dan polymath. Dia menulis, “Setiap kali kita tidur dengan seorang houri (bidadari yg disediakan Tuhan di surga surga), kita dapatkan dia seorang perawan. Di samping itu, penis (alat kelamin laki2) dari orang-orang terpilih tidak pernah melembek. Ereksi abadi; perasaan yang kamu rasakan tiap kali berhubungan sex (di surga) sangatlah sedap dan di luar dunia ini dan jika kamu merasakannya di dunia ini kamu akan pingsan. Setiap orang terpilih (Muslim) akan menikahi tujuh puluh houris, di samping wanita-wanita yang dia nikahi di bumi, dan mereka semua akan punya vagina (alat kelamin perempuan) yang sedap.”

Satu alasan mengapa Nietzsche membenci ajaran Kristen adalah bahwa ajaran Kristen membuat seks menjadi sesuatu yang “rawan dosa” (bahkan hanya memandang dan berkeinhginan dlm hati pun sudah berdosa), sedangkan Islam, menurut banyak orang, adalah pengumbaran seks yg dilegitimasi oleh allah (sex-positif). Tidak dapat kita bayangkan seorang bapa gereja menulis dengan gairahnya tentang seks di surga seperti yang dilakukan al-Sayuti, mungkin kecuali St Augustinus sebelum menjadi Kristen.

Tetapi pastilah menyebut Islam sebagai seks-positif adalah menghina semua perempuan Muslim, karena seks dipandang hanya dari sudut pandang lelaki; seksualitas perempuan diakui tetapi dilihat sebagai sesuatu yang harus ditakutkan, ditekan, dan perkerjaan setan. Satu lagi teks yang berpengaruh terhadap gambaran surga di Quran adalah hasil karya Ephrem, orang Syria [306-373 CE], Hymns on Paradise, yang ditulis dalam bahasa Syria (Syriac), salah satu dialek Aramaic dan bahasa Kristen Timur, bahasa Semitik yang berhubungan dekat dengan bahasa Hebrew (Ibrani) dan Arab.

Secara alamiah ini merujuk pada buku yang paling mengesankan yang pernah ditulis tentang bahasa dalam Quran, dan jika terbukti benar, barangkali merupakan buku yang paling penting yang pernah ditulis tentang Quran. Buku karya Christoph Luxenberg, Die Syro-Aramaische Lesart des Koran, yang hanya dapat diperoleh dalam bahasa Jerman, baru diterbitkan lebih dari setahun yang lalu, tetapi telah mendapat sambutan meriah, terutama dari kalangan cendekiawan yang menguasai beberapa bahasa Semit di Princeton, Yale, Berlin, Postsdam, Erlangen, Aix-en-Provence dan the Oriental Isntitute di Beirut. [pada konteks Indonesia; Buku Luxenberg tsb diulas di majalah Newsweek 28 Juli 2003, namun karena itu Newsweek dilarang beredar oleh fatwa MUI karena dianggap membantu upaya – upaya mempermalukan islam. Fatwa MUI ini menjadi laporan utama Majalah Gatra No.37 Tahun IX – 2 Agustus 2003].

Luxenberg berusaha menunjukkan bahwa banyak hal yang tidak jelas (tersembunyi) dalam Quran dapat dimengerti jika kita baca kata-katanya dalam bahasa Syriac dan bukan Arab. Kami tidak dapat menjabarkan secara detil metodenya, tetapi dengan cara ini Luxenberg bisa (dengan konsekwensi kekecewaan para Muslim lelaki yang bermimpi tentang kenikmatan seks di surga nanti) menghapuskan perawan-perawan bermata jeli yang dijanjikan kepada Muslim di sura XLIV.54; LII.20, LV.72, and LVI.22. Analisis Luxenberg, yang berdasarkan Hymns of Ephrem, menghasilkan “buah anggur putih” yang “jernih bagaikan kristal” dan bukan perawan bermata jeli (houri). Luxemberg berkata bahwa dalam konteks ini jelas bahwa adalah makanan dan minuman yang ditawarkan, bukan gadis-gadis atau bidadari perawan houri.

Dalam bahasa Syriac, kata ‘hur’ adalah bentuk feminin jamak dari kata sifat yang berarti putih. Sama juga halnya, anak muda bagaikan mutiara dalam sura-sura seperti LXXVI.19 adalah juga hasil salah membaca ekspresi dalam bahasa Syriac yang berarti anggur (atau minuman) yang didinginkan, yang akan dinikmati orang-orang adil, tidak seperti minuman mendidih yang dijanjikan kepada orang kafir dan terkutuk. Karena hasil karya Luxenberg ini baru saja diterbitkan, kita harus menunggu penelaahannya secara ilmiah sebelum bisa memberi pendapat. Tetapi jika analisa dia benar, para peledak bom bunuh diri, atau tepatnya, calon martir yang ber-jihad, akan lebih baik meninggalkan kebudayaan kematian mereka, dan lebih baik ber-konsentrasi mendapat seks 72 kali di dunia ini, kecuali jika mereka lebih suka anggur putih atau anggur dingin sesuai selera mereka di dunia setelah ini.

http://www.faithfreedom.org/oped/skm51109.htm Why I Left Islam

MENGAPA AKU TINGGALKAN ISLAM By: Syed Kamran Mirza (2005/11/09) Beberapa di antara para pembela Islam modern sering mencoba menipu orang-orang barat bahwa Islam adalah agama yang sangat sederhana dan Islam tidak pernah menggiurkan kaum Muslim dengan kenikmatan erotik di surga. Tidak ada kebohongan yang melebihi kebohongan Islam yang satu ini. Mari kita teliti fakta-fakta mengenai surga Islam ini. Jika kita mangadakan research tentang surga dari kelima agama terkenal di dunia, inilah yang akan kita dapatkan: Judaisme (Yahudi) dan Kristen berbicara tentang surga tetapi tidak menggambarkan apa yang ada di dalamnya. Hindu berbicara tentang surga dan menggambarkan beberapa kenikmatan materi dunia, tetapi tidak lebih jauh dari itu. Agama Buddha tidak percaya tentang hidup setelah kematian, dan tidak punya neraka atau surga. Mereka percaya neraka dan surga ada di dunia ini. Tetapi Islam secara tegas menggambarkan beberapa bentuk surga (setidaknya ada 8, dengan bermacam-macam status / kelas) penuh dengan kerakusan keduniawian dan nafsu birahi dan kenikmatan erotis yang tidak akan dapat ditolak kebanyakan manusia.

Muslim berdoa dengan taat setidaknya lima kali sehari, bahkan ada yang berdoa sepuluh kali sehari, naik haji ke Mekkah untuk mendapatkan tiket menuju kebahagiaan penuh nafsu birahi di surga. Sewaktu masih kecil, aku bertanya pada imam di masjid bagaimana sebenarnya surga yang diberikan Allah kepada semua muslim yang memuja Allah dengan sholat lima kali sehari dan berpuasa sebulan. Imam itu menjawab: “Setelah mati, kamu akan dibangkitkan lagi sebagai seorang pemuda sehat berusia 25 tahun. Di surga kamu akan diberi bidadari-bidadari cantik dan pemuda-pemuda, minuman anggur dan banyak makanan. Kamu akan muda selamanya, kematian dan penyakit tidak akan pernah mengenamu lagi.” Semua Mullah Islam, Maulana, Ustadz dan kyai, semua Jihadis dari Kashmir dan Palestina, kelompok teroris Osama bin Laden dan semua Muslim yang mudah ditipu, percaya dengan penuh semangat semua janji surga islam itu.

Allah Islam dan Nabi Muhammad sering menjanjikan pengikut Islam dengan surga penuh nafsu birahi dan kenikmatan erotika dalam berbagai jenis yang akan kita baca nanti di essay ini. Di dalam Quran terdapat ratusan ayat seperti itu, dan terdapat banyak hadist yang sahih mengenai houri dan minuman anggur dan seks bagi muslim-muslim yang saleh. Kenyataannya adalah bahwa; Mitos (takhyul), Seks dan Kekejaman adalah tiga tonggak utama Islam. Di bawah ini adalah beberapa contoh janji ilahi dari Ayat-ayat Quran (Terjemahan dalam Bahasa Inggris oleh Maolana A. Yousuf Ali, terjemahan dalam Bahasa Indonesia oleh Kerajaan Arab Saudi Kementerian Urusan Keislaman, Wakaf, Dakwah dan Penyuluhan) yang men-janjikan Surga dengan para bidadari, Seks dan Anggur bagi Muslim yang saleh: Quran (52:17-20): “They will recline (with ease) on thrones arranged in ranks. And We shall marry them to Huris (fair females) with wide lovely eyes.” “There they shall pass from hand to hand a (wine) cup, free from any Laghw….”

[52:17-20] Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan, mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka; dan Tuhan mereka memelihara mereka dari azab neraka. (Dikatakan kepada mereka): "Makan dan minumlah dengan enak sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan", mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli.

Quran (37:40-4?): …they will sit with bashful, dark-eyed virgins, as chaste as the sheltered eggs of ostriches. [37:40-48] tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa). Mereka itu memperoleh rezeki yang tertentu, yaitu buah-buahan. Dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan. di dalam surga-surga yang penuh nikmat, di atas takhta-takhta kebesaran berhadap-hadapan. Diedarkan kepada mereka gelas yang berisi khamar dari sungai yang mengalir. (Warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum. Tidak ada dalam khamar itu “alkohol” dan mereka tiada mabuk karenanya. Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya.

Quran (44:51-55): Yes and we shall wed them to dark-eyed houris (beautiful virgins). [44:51-55] Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman, (yaitu) di dalam taman-taman dan mata-air-mata-air; mereka memakai sutera yang halus dan sutera yang tebal, (duduk) berhadap-hadapan, demikianlah. Dan Kami berikan kepada mereka bidadari. Di dalamnya mereka meminta segala macam buah-buahan dengan aman (dari segala kekhawatiran),

Quran (55:56-57): In them will be bashful virgins neither man nor Jinn will have touched before. Then which of the favours of your Lord will you deny? [55:56-57] Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Quran-(55:72): “Hur (beautiful, fair females) guarded in pavilions;” [55:72] (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah. Quran (78:31-32): “As for the righteous, they surely triumph. Their gardens and vineyards and high-bosomed (pointed breast) virgins for companions, truly overflowing cup” [78:31-32] Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan, (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur Quran (78: 33-34): “And young full-breasted (mature) maidens of equal age, and a full cup of wine.” [78:33-44] dan gadis-gadis remaja berdada montok* yang sebaya, dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman). *terjemahan versi Kerajaan Saudi Arabia menghilangkan kata “voluptuous” yang seharusnya ada dalam versi terjemahan Yusuf Ali, Pickthal dan Shakir seperti yang terdapat dalam http://www.usc.edu/dept/MSA/quran/078.qmt.html 078.033 YUSUFALI: And voluptuous women of equal age; PICKTHAL: And voluptuous women of equal age; SHAKIR: And voluptuous women of equal age;

Quran (55:57-58): “Then which of the blessings of your lord will you both (jinn and men) deny? (In beauty) they are like rubies and coral”. [55:57-58] Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.

Quran (56:35-38: “ …we created the houris and made them virgins, loving companions for those on the right hand….” [56:35-38] Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya, (Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan,

Quran (55:70-77): “In each there shall be virgins chaste and fair….dark eyed virgins sheltered in their tents whom neither man or Jinn have touched before…” [55:70-77] Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik, yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah. Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin. Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.

Quran (56:22-24): “And (there will be) Huris with wide, lovely eyes (as wives for the pious)” [56:22-24] Dan (di dalam surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan baik. Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan. Quran (56:35-36): “Verily , We have created them (maidens) of special creation. And made them Virgins.” [56:35-36] Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, Quran (55:56): “Wherein both will be Qasirat-ut-Tarf (chaste females restraining their glances, desiring none except their husband) with whom no man or jinni has had tamth before them.” [55:56] Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.

Quran (2:25): “And give glad tidings to those who believe and do righteous good deeds, that for them will be Gardens under which rivers flow (Paradise)……….and they will be given these things in resemblance (i.e., in the same form but different in taste) and they shall have therein Azwajun Muhtahharatun (purified mates and wives) and that they will have abide therein forever”. [2:25] Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: "Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu." Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalam-nya ada istri-istri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.

Quran:(47:15): “The description of Paradise which the Muttaqun have been promised (is that) in it are rivers of water the taste and smell of which are not changed, rivers of milk of which the taste never changes, rivers of wine delicious to those who drink, and rivers of clarified honey……….” [47:15] (Apakah) perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka.....? Hadist-hadist Sahih: Tema utama dari Jihad adalah: Jika seorang muslim Jihad berhasil keluar hidup-hidup dari perang, mereka pasti mendapatkan gundik-gundik dan harta rampasan yang berlimpah. Tetapi jika mereka gagal (mati), mereka pasti akan masuk ke surga penuh bidadari, minuman anggur dan hidup di lingkungan yang paling mewah. TIRMZI, vol. 2 halaman 138:

Setiap lelaki yang masuk surga akan diberi 72 bidadari; tidak peduli pada umur berapa dia mati, ketika dia masuk surga dia akan menjadi seorang berumur 30 tahun dan tidak akan tambah tua. Lelaki di surga akan diberi keperkasaan yang sama dengan keperkasaan seratus orang lelaki. Pemuda: Dalam sura: (52:24) Allah berjanji akan menyediakan pemuda-pemuda rupawan laksana berlian berkilauan untuk penghuni surga islam. Mullah-mullah licik di negara barat akan berkeras bahwa anak-anak (lelaki) muda itu ada di surga untuk menyediakan minuman kepada penghuni surga yang saleh dan bukan untuk berhubungan seks dengan martir Beuin homeseksual Jihadi.

Mereka juga akan berkeras bahwa Quran tidak mengatakan bahwa anak-anak muda itu akan digunakan untuk partner seks. Benar. Tetapi Quran juga tidak mengatakan apa yang seharusnya dilakukan martir-martir dan muslim yang saleh dengan bidadari cantik bermata jeli, berbadan singset, berdada montok dan berkulit putih! Orang tua anda mengawinkan anda dengan seorang gadis muda jelita dan orang tua anda juga tidak pernah mengatakan apa yang seharusnya anda lakukan dengan istri anda bukan?

Alasan yang diberikan Mullah-mullah licik itu rasanya tidak masuk akal. Saya tidak setuju bahwa tujuan penyediaan anak-anak (lelaki) muda di sana hanyalah untuk dijadikan pelayan.

Pelayan bisa saja seorang dewasa dan bukan anak muda yang selamanya muda yang berkilau bagaikan mutiara, bukan? The Sex Market of Heaven (Islamic brothel) .

 

SURGA ISLAMI: PASAR SEX BEBAS

 

Allah telah mengatur bagi muslim-muslim yang saleh acara seks non-stop yang tidak akan terganggu di surga islam karena mereka hanya akan sibuk selama bermilyar-milyar tahun jika diberi seks dan minuman anggur yang tidak terbatas (masing2 lelaki mendapat jatah 72 perawan). Inilah hadiah dari Allah yang maha pengasih buat mukmin yang mebunuh dan meyiksa musuh Allah.

Dalam hadist-hadist, Nabi Muhammad memberi pengikut-nya pilihan terakhir akan pasar seks terbuka di surga di mana akan ada batas jumlah partner seksnya. Wanita-wanita akan dipajang seperti di pasar buah. Hadith: Al hadiths, Vol. 4, Page-172, No.34: Hozrot Ali (r.a) meriwayatkan bahwa Rasul Allah berkata,

“Di surga ada satu pasar terbuka di mana tidak ada pembelian ataupun penjualan, tetapi ada lelaki dan perempuan. Jika seorang lelaki menginginkan seorang perempuan cantik, seketika itu dia bisa menyetubuhinya sesuai nafsunya.”

Di pasar seks terbuka di surga ini, mudah sekali dibayang-kan kegiatan macam apa yang terjadi di sana. Misalkan suatu hari, satu orang Muslim yang saleh, yang solat lima kali sehari dan sudah naik haji ke Mekkah, masuk ke surga Islam. Dia memutuskan untuk mengunjungi pasar terkenal ini, dan ketika tiba di sana dia melihat kakek buyutnya, kakeknya, ayahnya, anaknya, pamannya dan juga saudara-saudara-nya lelaki semuanya juga sedang mengunjungi rumah bordil Islam yang juga disebut sebagai pasar seks surga (Gang Dolly di Surabaya, tidak ada apa2nya!). Mereka semua terangsang melihat bidadari-bidadari cantik berdada montok, bermata jeli dan berkulit putih. Kakek buyutnya lalu menyuruh semua keturunannya ikut menikmati kenikmatan rasanya para bidadari. Maka mulai dari kakek buyut, kakek, ayah, anak, paman, keponakan, saudara-saudara, mereka semua mulai berpesta orgy (pesta sex massal) bersetubuh di depan satu sama lainnya. Dapatkah anda membayangkan ini semua? …allahuakbar!!!

Gambaran tentang Bidadari (Houri): Quran (78:33); Houris adalah perempuan yang selalu muda, bermata jeli dan berdada montok. MISHKAT, (volume three Says on pages 83-97): Jika seorang bidadari memandang ke bumi dari tempat tinggalnya di langit, semua jarak di antaranya akan dipenuhi cahaya dan bau harum. Wajah seorang bidadari lebih cemerlang daripada cermin, dan seseorang bisa melihat bayangannya sendiri di pipi bidadari. Sumsum tulang keringnya dapat dilihat mata. TIRMZI, volume two (p 35-40): Bidadari adalah wanita muda tercantik dengan badan tembus pandang. Sumsum tulang-tulangnya kelihatan sebagaimana garis-garis dalam mutiara dan batu mirah. Dia terlihat bagaikan anggur merah di gelas putih. Dia berwarna putih dan bebas dari cacat fisik biasa perempuan seperti menstruasi, menopause, kencing dan berak, hamil dan kekotoran-kekotoran lainnya.

Bidadari adalah seorang gadis berusia muda, berpayudara besar (montok) yang bulat menantang, dan tidak berayun-ayun. Bidadari-bidadari tinggal di dalam istana dengan sekelilingnya yang megah. Di bawah ini ada hal-hal yang lebih menakjubkan lagi yang akan menunggu muslim mukmin di surga islam menurut buku dari Imam Ghazzali yang berjudul Ihya Uloom Ed-Din. Buku ini dianggap paling penting setelah Qur’an oleh orang Islam Sunni. Volume 4, Halaman-4.430 “Menurut Nabi Muhammad (SW) bidadari-bidadari di surga adalah wanita-wanita murni – bebas dari menstruasi, kencing, berak, batuk dan anak-anak. Bidadari-bidadari ini akan menyanyi di surga tentang kemurnian Ilahi dan memuja – kamilah bidadari-bidadari tercantik dan kami disediakan untuk suami-suami terhormat. Muhammad berkata bahwa penghuni surga akan mempunyai kekuatan seksual 70 lelaki. Dia berkata, “Seorang penghuni surga akan punya 500 bidadari, 4,000 wanita lajang dan 8,000 janda. Setiap dari mereka akan terus memeluk dia sepanjang hidupnya di dunia.” P-4.431 Muhammad berkata, “Jika penghuni surga ingin punya anak lelaki, akan dia dapatkan. Masa tinggalnya dalam rahim, disapih dan masa mudanya akan berlalu pada saat yang sama.” Muhammad berkata, “Penghuni surga tidak berjenggot dan tidak berbulu. Mereka berwarna putih dan mata mereka digambar dengan khol. Mereka akan jadi pemuda berusia 33 tahun. Mereka akan setinggi 60 cubits dan selebar 7 cubits.

” Kesimpulan: Jelas sudah dari Quran dan Hadist sahih bahwa surga Islam penuh nafsu birahi dan ketamakan duniawi, yang di-rancang sendiri oleh si Muhammad untuk memancing Arab Beduin untuk mengikuti dia dalam perampokan, pem-bunuhan dan pemerkosaan Arab-arab pemuja berhala dan orang lainnya yang menolak untuk percaya agama Allahnya yang aneh itu. Muhammad adalah seorang yang cerdas, terkejam dan terlicik di antara umat manusia. Dia sangat tahu bagaimana caranya mewujudkan mimpi narcisistik-nya, dia perlu membangkitkan gairah kaum Bedouin yang buta huruf dan pengembara Arab yang miskin untuk bersatu dan bertarung melawan musuhnya kaum pemuja berhala dan Yahudi. Dia sangat mengerti apa yang akan menjadi hal/barang paling menarik bagi Arab-arab itu. Dia tahu orang Arab pada dasarnya adalah seks maniak dan pencinta anggur, yang memang begitu menurut sejarah.

Di lingkungan padang pasir Arab, air adalah salah satu komoditas paling berharga yang tidak akan dapat ditolak orang Arab yang mana pun. Gambaran kenikmatan surgawi yang dengan pintarnya diciptakan Muhammad (yang dia contek dari agama lainnya seperti Zoroastrian dan Hindu) tidak melupakan hal-hal paling penting dan menarik untuk menarik kaum Bedouin Arab. Bahkan kenyataannya, Arab-arab Bedouin pengembara yang miskin dan buta huruf itu menjadi terpesona oleh gambaran surga penuh nafsu birahi yang dipenuhi oleh bidadari, anggur minuman, makanan dan kemewahan hidup. Tenaga pendorong terpenting dibalik kegilaan mereka adalah rampasan perang: persetubuhan dengan gadis-gadis muda pemuja berhala yang mereka taklukkan, anggur dan barang-barang duniawi lainnya yang tidak dapat mereka mimpikan seumur hidup. Karena itu menjadi tentara-tentara yang tidak takut mati dan mau segera mati untuk mencapai surga yang tak terbayangkan itu di akhirat nanti. Inilah kunci utama kemenangan demi kemenangan Muhammad atas Arab pemuja berhala. Tidak diragukan lagi, Muhammad menggunakan taktiknya yang paling licik untuk menciptakan hukuman yang paling berbahaya dan kejam di neraka Islam-nya yang aneh, yang menyebabkan pemuja berhala Arab panik dan menyerah.

Rasa takut akan api neraka dan kerakusan tak terhingga akan kenikmatan nafsu birahi surgawi adalah hal terpenting yang menyebabkan pemuja berhala Arab menjadi jinak terhadap rencana Muhammad untuk mem-bangun Islam. Bahkan sampai sekarang, rasa takut yang sama terhadap api neraka dan kerakusan yang sama akan surga bernafsu birahi masih merupakan hal terpenting yang menyebabkan hampir 1 milyar orang bukan hanya tertaklukan, tetapi bahkan kehilangan rasa kemanusiaan dalam bentuk apapun. *** The Truth Will Set You Free KEBENARAN AKAN MEMERDEKAKAN KAMU Di-dedikasikan bagi Sang Kebenaran

 

JAWABAN HABIB MUNZIR

Dengan ini saya gembira dan sangat menyambut hangat artikel kiriman anda, Maaf saya tak punya waktu untuk menulis artikel 19 halaman menjawab semua tuduhan anda pada Nabiku Muhammad Rasulullah saw. Saya akan jelaskan satu persatu kealpaan anda, dan saya akan berbicara dengan logika :

1.   Anda mengatakan Nabi Muhammad saw adalah licik, pembunuh massal, sex Maniac, kepala perampok.

Saya Jawab:

Kejujuran beliau saw sudah dibuktikan dimasa kehidupan beliau oleh ribuan manusia, orang yg hidup dan menyaksikan kelahirannya, pertumbuhannya jauh sebelum beliau saw menyampaikan wahyu, dan juga setelah beliau saw menyampaikan wahyu, kejujurannya, kebenarannya, penyantunnya, kasih sayangnya, diakui oleh seluruh masyarakat di zamannya, bahkan musuh musuhnya, bahkan kaum yahudi, bahkan kaum nasraniy, bahkan kaum munafik sekalipun masih menyaksikan hal itu.

 

Saya ingin satu bukti ucapan seorang nasrani atau Yahudi di zaman beliau saw yg mengatakan Muhammad saw adalah pembohong, sex maniac, pembunuh massal?, tentunya ini hanyalah ucapan orang orang badwi dusun, munculkan satu bukti dari ucapan musuh musuh beliau saw saat di zamannya yg dari kalangan berpendidikan..?, apakah kaum nasrani saat itu kesemuanya bungkam? kemana para pendeta dan kalian?, apa yg mereka kerjakan saat itu?, mereka yg menyaksikan kehidupan Muhammad saw malah beriman kepadanya, apakah mereka beriman kepada seorang pembunuh massal?, beriman pada seorang sex maniac?, beriman pada seorang pembohong?, bila anda membenarkan pernyataan ini maka seluruh pendeta nasrani dan Yahudi sudah jadi bodoh sejak sebelum kebangkitan Muhammad saw.., umpatan umpatan ini hanya muncul dari kalangan Badui dan kalangan orang bodoh di zaman itu dan orang bodoh di zaman sekarang.

 

Sejarah menjelaskan tak satupun dari pendeta nasrani menentang dan memerangi Muhammad saw, bahkan Abisina Kaisar Najasyi yg beragama Kristen ketika datang utusan Muhammad saw kepadanya yaitu Jakfar bin Abi Thalib ra, yang saat itu kaisar Najasyi juga sedang bersama Amr bin Ash (sebelum keislamannya), Amr bin Ash berusaha mempengaruhi Kaisar Najasyi bahwa Muhammad ini pendusta, (tentunya Amr bin Ash saat itu masih dari kalangan badui gurun yg berpegang dg adat jahiliyah membunuh anak wanita yg lahir dll), ia berkata kepada kaisar Najasyi : “Coba Tanya pada utusan Muhammad saw apa yang ia ucapkan atas Isa bin Maryam..!”, maka ketika dijawab oleh jakfar bin abi thalib ra dengan lantunan surat Maryam.., maka runtuhlah Kaisar Najasyi, ia beriman pada Muhamad saw dan masuk islam bersama para pendeta penasehatnya, hingga tak lama kemudian ia wafat maka Rasul saw melakukan shalat gaib untuknya (shalat gaib = shalat jenazah untuk orang yang wafat dari kejauhan), dan ini adalah pertama kalinya shalat ghaib dilakukan oleh Rasul saw dalam islam (Shahih Bukhari).

 

Demikian pula kunjungan utusan Muhammad saw kepada Heraklius Kaisar Byzantium, maka ketika Heraklius mendengar penjelasan mengenai agama Muhammad saw ia melemparkan beberapa pertanyaan untuk menguji kebenaran agama ini, maka pada akhirnya ia berkata : “sungguh Muhammad saw adalah Nabi, kalau aku punya kesempatan maka aku akan berkunjung kepadanya, akan kucuci kedua sandalnya dan ia (Muhammad saw) akan menguasai wilayahku ini” (Shahih Bukhari),

maka mendengar ucapan ini maka hiruk pikuklah para hulubalang kerajaan dengan pro kontra, maka Kaisar Hiraklius membatalkan niatnya untuk masuk islam namun ia SESEKALI TIDAK MENCELA MUHAMMAD SAW. Bahkan membebaskan muslimin tinggal dan berkembang di wilayah kekaisarannya.

 

Demikianlah Muhammad saw dihadapan para intelektual dan raja raja Nasrani, umpatan dan cacian hanya muncul dari badui badui gurun pasir yg picik pemikirannya, semua orang yg berwawasan dan berjiwa mulia menerima Muhammad saw dan mengakuinya sebagai orang suci, walaupun tidak kesemuanya mereka beriman. Pastilah dua kekaisaran besar ini didukung ribuan pastor yg bodoh, begitulah secara logika anda, dan logika kami bahwa raja raja Nasrani itu berbudi baik, bijaksana, dan tentunya mereka itu bermoral tinggi.

 

Datang kepada beliau saw seorang pendeta yahudi, dan mengujinya seraya berkata : “aku ingin bertanya padamu 3 pertanyaan, bila kau mampu menjawabnya maka aku masuk islam, karena tak ada yg tahu jawaban ini kecuali nabi. Lalu ia bertanya dan nabi saw menjawabnya dengan benar, seraya beriman dan masuk islam.(Shahih Bukhari)

 

Saat hari kelahiran sang nabi saw di kota Makkah, maka keesokan harinya bertertiaklah seorang Yahudi di kota madinah, seraya berkata : “wahai orang orang yahudi.. telah lahir nabi akhir zaman, karena semalam telah terbit bintang yg menandakan kelahiran Nabi Muhamad saw..!” (Mustadrak ala shahihain Juz 3 hal 554, Tahdzib attahdziib juz 2 hal 116)

 

Inilah kejadian kejadian yg ditunjukkan Allah swt untuk membenarkan kebangkitan Nabiku Muhammad saw, demikian pula terbelahnya bulan yg disaksikan oleh banyak orang, terjadi di Makkah, bahkan setelah datang kafilah kafilah dari luar Makkah merekapun melihat bahwa bulan di malam itu terbelah, mereka melihatnya dari luar kota Makkah yg sangat jauh dari Makkah, dan sebagian besar saksi mata adalah orang kafir. (sirah Ibn Hisyam, dan rujuk firman Allah swt  (QS Al Qamar 1).

 

Allah menunjukkan kebangkitan nabi nabi Nya dengan munculnya mukjizat, demikian pada Musa as, demikian pada Isa as, demikian pada Ibrahim as, demikian pula pada Sayyidina Muhammad saw. Bukan hanya cukup dengan otak dan logika, jelaslah kebangkitan Muhammad saw dengan mukjizat itu tidak bisa dipungkiri, disaksikan oleh sahabatnya dan musuh musuhnya, mereka yg beriman dan mereka yg kufur sama sama menyaksikan kebenaran dari Allah swt, justru logika diciptakan untuk memahami bahwa kejadian kejadian Mukjizat para Nabi itu mustahil terjadi dengan sihir terkuat sekalipun, kecuali oleh kekuatan Tuhan, sihir mana dapat membelah lautan?, sihir mana dapat membelah bulan?, sihir mana dapat membuat Ibu suci melahirkan tanpa ayah?, disinilah logika dituntut untuk berperan.

 

Logika yg bertentangan dengan ayat tuhan adalah logika dangkal, logika mana dapat memecahkan rahasia sebutir sel mani dapat tumbuh menjadi manusia yg berfikir, berbicara, makan, minum, menjadi raja, penyiksa, dermawan, ahli bahasa, seniman, dlsb, adakah logika dangkal dapat menerimanya?, justru Logika dituntut berfikir dg pikiran yg murni dan berakal sehat untuk mengakui kekuatan pencipta dengan itu semua.

 

Saya menantang anda dengan kekuatan logika anda, bisakah anda dan seluruh alam semesta menciptakan seekor lalat dari ketiadaan..??, tidak ada kemampuan science dan keahlian dapat menciptakan sesuatu dari ketiadaan, berarti logika dan kemampuan akal dan keahlian yg anda miliki dan seluruh keahlian yg ada dialam semesta belum menjangkau penciptaan seekor lalat sekalipun.

 

Lalu akanlah logika seperti ini akan mengukur dan menerka Allah?, kecuali menyungkur sujud penuh pengakuan bahwa hanya Dialah yg Maha Mampu membelah lautan yang memang milik Nya, dan hanya dialah Yang Maha Mampu menciptakan manusia tanpa kehamilan (Adam dan Hawa).

 

Dan satu hal yg ingin saya tanyakan, apakah anda hidup dengan keinginan anda sendiri?. Adakah anda lahir dari perut ibu anda karena anda yg ingin lahir kedunia?, anda lahir kedunia tanpa keinginan untuk lahir, Tapi Dia yg memilihkan untuk anda lahir kedunia, Dia yg menentukannya, Dia yg memiliki anda,

 

Adakah anda mampu menciptakan makanan dan minuman dari ketiadaan?, anda hanya hamba lemah yg tergantung kepada Nya setiap kejap untuk diberi oksigen, makan, minum, karena anda tak mampu menciptakan oksigen, makanan, minuman, semua itu anda tak mampu membuatnya sendiri, hanya meminjam milik Nya, meminjam Bumi yg milik Nya, makan dari makanan yg diciptakan Nya, minum dari air yg diciptakan Nya, anda diciptakan Nya dari bekas kucuran air nafsu ayah dan ibumu, lalu masuk ke alam rahim dalam bimbingan Tunggal Nya, sebagaimana disabdakan oleh Nabiku Muhammad saw : “Penciptaan manusia itu 40 hari sebagai air mani, 40 hari sebagai gumpalan darah, 40 hari sebagai gumpalan daging, lalu barulah terbentuk tubuhnya” (Shahih Bukhari hadits No.3036, 3154, 6221). Dan ini diakui oleh Ilmu kedokteran!

 

Tunjukkan padaku ilmu kedokteran mana yg dipelajari oleh nabiku Muhammad saw 1400 tahun yg silam mengenai hal ini?, mengapa beliau saw mengetahui ini?, inilah logika akan berbicara bahwa ini benar benar wahyu ilahi!, inilah pembuktian secara Logika bahwa Muhammad adalah Rasulullah saw, boleh tunjukkan padaku ilmu kedokteran yg mana yg membantah ini?,


2.   PEMBUNUHAN, Muhamad nabi pembunuh.

Saya Jawab:

Mengenai pembunuhan, saya yakin anda mempercayai kebenaran, maka dalam menegakkan kebenaran dalam kehidupan ini mestilah ada yg dibela dan mestilah ada yg ditindak, demikian logika berbicara, dan bila anda tidak setuju dengan pembunuhan yg dilakukan Nabiku Muhammad saw, ketahuilah bahwa seluruh Nabi nabi adalah pembunuh, Musa as memerangi ummatnya sendiri yg kufur (saamiriy, Qarun, fir’aun), Isa bin maryam memerangi pembangkangnya, Daud as, Sulaiman as, dan semua para Nabi, mestilah ada yg beriman kepadanya, dan ada yg mendustakannya.

 

Bila ada seorang manusia terkena penyakit menular, dan akan menularkan virus yg membahayakan banyak orang misalnya, apa yg dilakukan kalian di Negara barat sana?, mereka membunuhnya!, kenapa?, membahayakan kesehatan ummat manusia, dan pembunuhan itu adalah bentuk logika yg sehat!. Demikian pula para penyebar fitnah atas firman Tuhan, mesti dibunuh, karena mereka akan membuat orang lain menjadi kufur pada tuhan, dan kufur pada tuhan jauh lebih berbahaya dari sekedar penyakit menular, karena orang yg sakit menular walaupun menjijikkan bisa saja diampuni tuhan, namun orang yg kufur pada Allah swt berarti mereka musuh Allah swt.

 

Dan ocehan anda mengenai Moral itu runtuh dari otak anda bila disebelah anda saat ini berdiri seorang manusia yg terjangkit virus berbahaya yg bila ia bernafas lagi maka ia akan menularkan milyaran virusnya pada anda dan jutaan manusia, Niscaya anda akan mengambil pisau dan menusukkannya tanpa ampun dan membunuhnya, karena anda ingin selamat dan ingin menyelamatkan ummat manusia. Sampai disini Logika pembunuhan anda akui bukan…??

Lalu siapakah Hitler..?, abdi gereja, lalu siapakah kelompok Ku Klux klan?, para abdi gereja yg membantai para orang lemah dari kelompok kulit berwarna, mereka abdi gereja, lalu siapa fidel kastro?, abdi gereja, lalu siapa alcapone?, abdi gereja.., lalu apakah semua itu kurang bukti bahwa di agama anda pun malah lebih banyak biang teroris..?, pembantai, penyiksa, pembunuh missal.

 

Namun Nabiku Muhammad saw tidak semudah itu membunuh, beliau saw sangat baik dan tidak sembarang membunuh, dilarang membunuh wanita dalam peperangan, dilarang membunuh anak anak, dilarang memukul wajah, dilarang menyerang orang yg tak bersenjata.., demikian indahnya ajaran Nabiku Muhammad saw!, dan demikian dangkalnya pemahaman anda.

 

Mengenai peristiwa Ashma binti Marwan bukanlah perintah Rasul saw, namun perbuatan Umair bin Adiy ra, karena wanita jahat itu terus memfitnah nabi saw agar orang orang membencinya, maka berkata umair bin Adiy ra kepada dirinya : “kalau nabi saw selamat dari perang badr maka aku bersumpah untuk membunuh Ashma binti marwan dari bani umayyah!”, maka iapun membunuhnya, lalu melaporkannya pada rasul saw dan Rasul saw menenangkannya, demikian kejadian pd th 2 hijriyah (Isti’ab Juz 3 hal 1218, Tabaqat Kubra juz 2 hal 27, Al Ishaabah juz 4 hal 721, Assiirah Annabawiyyah Juz 6 hal 49).

 

Wajar saja wanita ini dibunuh karena ia menentang agama Allah, tak beda dengan Fir’aun, Tsamud, dan semua penentang agama Allah lainnya, tak dibedakan apakah ia wanita lemah atau ia raja wibawa, yg dibedakan adalah kadar bahaya fitnahnya pada agama Allah, sebagaimana kalian di barat bila melihat orang yg terjangkit virus berbahaya langsung membunuhnya, atau melihat orang pelaku bom bunuh diri, pasti langsung membunuhnya, walaupun ia ibu menyusui 70 anak sekalipun, dan kalau bom itu disembunyikan diperutnya niscaya manusia seperti kalian tidak sungkan sungkan merobek perutnya hidup hidup demi mengeluarkan bom itu, bukankah demikian..?, sampai disini Logika pembunuhan wanita anda akui sebagai hal yg mesti bukan?.


3.   Mengenai ucapan Imam Ghazali rahimahullah, tentang dusta

Saya Jawab:

Bukan bermakna dusta adalah boleh, namun menolong nyawa seseorang bila harus dengan dusta maka itu boleh, dan anda mengatakan bahwa Islam mengajarkan bohong, bila datang seorang pembunuh yg ingin membunuh anak dan istri anda misalnya, kebetulan anak anda ada dikamar, anda tidak bersenjata dan tidak punya kesempatan berbuat apapun selain berbohong atau jujur, apakah anda menunjukkan kamarnya?, Demi menyelamatkan nyawa anak dan istri anda anda mengakui bahwa bohong itu wajib!,

 

Dan bila ada orang ingin membunuh istri atau anak anda, sedangkan anda menyembunyikan mereka disuatu tempat untuk menghindari kejaran para pembunuh, lalu orang2 yg ingin membunuh keluarga anda itu bertanya pada teman teman anda tentang dimana persembunyian istri dan anak anda, apa yg anda harapkan?, apakah anda berharap mereka jujur?, anda akan mengemis pada teman anda agar mereka berbohong!, anda akan memusuhi mereka bila mereka jujur bukan??, jadilah berbohong itu anda wajibkan!, inilah kiyas Imam Kami yg Mulia, Imam Ghazali rahimahullah.


4.   Mengenai Jizyah

Saya Jawab:

Jizyah adalah pembayaran pajak bagi orang yg non muslim, hal ini adalah suatu keadilan, karena muslimpun membayar pajak, bahkan lebih banyak, berupa zakat tijarah, zakat fitrah, zakat harta, zakat pertanian, zakat peternakan, yg bila dijumlahkan jauh lebih besar daripada Jizyah, hak anda dilindungi, sebagaimana ketika seorang Muslim menampar seorang yahudi karena ia mengatakan Musa lebih mulia dari Muhammad saw, maka nabiku Muhammad murka dan menegur keras muslim itu! (Shahih Bukhari).

 

Kejadian lainnya ketika baju besi Ali bin Abi Thalib ra dicuri oleh seorang Yahudi, maka Ali kw mengadu kepada Umar bin Khattab ra sebagai Khalifah saat itu, maka Umar ra tahu betul bahwa Ali kw tak mungkin berdusta, namun hukum syariah mesti ditegakkan, maka Umar ra bertanya mana saksi kalian?, Yahudi membawa dua orang saksi, dan Ali kw membawa kedua putranya hasan dan husein sebagai saksi, maka Umar ra tertunduk malu seraya berkata : “maaf wahai Ali, anak tidak bisa dijadikan saksi mata”, maka Ali kw berkata : “apakah kau tolak kesaksian cucu Rasulullah saw?”, maka Umar ra tertunduk seraya berkata : “hukum syariah mengatakan bahwa baju besi ini milik yahudi”, maka Ali kw menerima keputusan dan pergi, maka menangislah sang yahudi seraya berkata : “belum pernah kutemukan hukum agama yg membela keadilan pada orang yg lain agamanya dengan mengalahkan kesaksian cucu nabi mereka, aku masuk islam!”. (Sirah Ali bin Abi Thalib kw).

 

Inilah adab kami terhadap mereka yg non muslim, dan sampai disini semua logika akan menerima, dan hujatan busukmu runtuh!

1.      LOGIKA

Saya Jawab:

Seorang anak yg tidak tahu bahwa bara api itu membahayakan, maka logika sang anak, bahwa benda merah itu indah, maka ia ingin memakannya, inilah logika manusia!, manusia tak tahu apa apa sebelum membuktikannya, Nah.. kasih sayang Allah swt adalah memberitahu kita sebelum kita membuktikannya, dan itulah islam..!, seperti kasih sayang Ibu yg melarang anaknya mendekati bara api. Logika yg anda pakai, adalah menelan bara api itu dulu untuk membuktikan bahwa larangan tuhan itu benar!, sempit sekali logika anda, sedangkal inikah logika orang kafir di barat??

 

2.      MEMUKUL ISTRI

Saya Jawab:

Mengenai menyiksa istri diperbolehkan dalam islam itu adalah kebodohan anda dalam hukum syariah kami, karena Allah swt berfirman dalam surat Al Qur’an : “bila kalian risau atas istrimu yg terus berbuat jahat dan pengingkaran maka nasihatilah ia, (bukan memukulnya), bila ia masih terus melakukan kejahatannya maka jangan menyetubuhinya, (jangan memukulnya), dan bila ia masih juga dalam kejahatannya maka pukullah ia, bila ia taat maka jangan kalian sesekali kalian terus menyakitinya, sungguh Allah Maha Tinggi dan Maha Dahsyat kekuatan Nya” QS Annisa 34)

Dan jika kalian risau kekacauan diantara keduanya maka datangkanlah perwakilan keluarga suami dan perwakilan saudara suami, jika mereka menginginkan kebaikan maka Allah swt akan merestuinya, sungguh Allah Maha Mengetahu dan Maha Jelas bagi Nya segala sesuatu (QS Annisa 35)

Jelaslah justru makna ayat ini adalah melindungi hak wanita, maaf, Negara barat adalah Negara terbesar penyiksaan suami terhadap istrinya!!, dalam islam hak istri dilindungi, misalnya istri kita terus mencaci kita, atau terus memarahi dan memaki maki mertuanya misalnya, maka tidak boleh dipukul sebelum dinasehati..!, bila masih saja tak menurut maka jangan dipukul, tapi cukup dg jangan disetubuhi..!, alangkah lembutnya hukum Allah swt!, apalah artinya teguran dengan tidak mengumpulinya?, bukankah ini sangat lembut?, lalu bila ia masih juga tidak taat dan terus berbuat kemungkaran, maka barulah boleh kau memukulnya” (QS Annisa 35),

Rasul saw menjelaskan makna PUKULLAH adalah “FADHRIBUUHUNNA GHAIRU MUBARRIH”, yaitu pukullah ia dengan tanpa membahayakan seperti bengkak, atau berbekas”. (shahih Muslim hadits no.1218, Shahih Ibn hibban hadits No.2809). dan demikian pula diriwayatkan dalam Tafsir Imam Qurtubi, Tafsir Imam Ibn Katsir, tafsir Imam Attabariy, dan seluruh tafsir lainnya.

Betapa indahnya ajaran ini, bahkan dalam memukulpun Rasul saw melarang untuk memukul sampai berbekas, maka merupakan sekedar teguran belaka!, bahkan Allah mengancam pada ayat itu, “Janganlah kalian terus menyakitinya, sungguh Allah Maha Tinggi dan maha besar kekuatan Nya”, maksudnya Maha Mampu menyiksa kalian dengan sebab perbuatan kalian bila jahat terhadap istri. Tunjukkan padaku ajaran undang undang mana dimuka Bumi ini yg melindungi istri seindah ajaran Muhammad saw..???


7.   POLIGAMI HALAL BAGI PRIA DAN HARAM BAGI WANITA.

Saya Jawab:

Sudah kita fahami bahwa jumlah wanita kini semakin banyak dari pria, maka muncullah hukum poligami dalam islam, dari Allah swt tentunya, hingga wanita wanita akan terbimbing oleh kaum lelaki, dan kaum lelaki akan teredam nafsu amarahnya, nafsu merebut kekuasaan, nafsu mengalahkan lelaki lainnya, karena ia dibebani tanggungjawab sebagai suami untuk membimbing istri istrinya, bukankah tanggung jawab istri adalah mengikatnya untuk tidak menghamburkan uang dan waktunya sembarangan?, lalu bagaimana bila mempunyai dua rumah tangga?, tiga rumah tangga?, empat rumah tangga?, bukankah ini akan membuatnya semakin terikat dari berbuat kejahatan?, karena ia harus mendidik anak anaknya, menyekolahkan mereka, membimbing istri istrinya dalam tuntunan islam, ia akan sibuk berkhidmat pada rumah tangganya dan tak punya waktu kumpul terbahak bahak dengan teman temannya sambil mabuk dan mengkonsumsi narkotika, berjudi di café café seperti Bule kafir di barat.

 

Lihat kesempurnaan ajaran Islam yg sangat sesuai dengan keadaan zaman, pengingkaran terhadap poligami berarti mendukung banyaknya wanita yg tak bersuami, banyaknya wanita yg melacur, wanita penghibur dll, karena wanita wanita itu tak mendapatkan suami, suami yg membimbingnya pada kemuliaan, hal ini muncul sebab pengingkaran manusia pada hukum Allah, mereka bagaikan anak yg menelan bara api lalu menjerit menyalahkan ibunya..!, ibunya tak bersalah karena telah melarangnya, demikian Allah swt menjadikan kasih sayang Ibu sebagai cermin kita pada kasih sayang Yang Maha Menciptakan seluruh kasih sayang pada setiap jiwa ibunda.

 

Jumlah wanita lebih banyak dari pria, dan diwaktu yg bersamaan dg munculnya ajaran Muhammad saw yg memperbolehkan berpoligami. Sesuai bukan?, Jelaslah bahwa ajaran Muhammad saw adalah ajaran yg paling sempurna mengatasi masalah bertambahnya jumlah wanita daripada pria di masa kini!, dan tak ada jalan lain untuk menyelesaikan masalah ini kecuali dengan ajaran Allah yg disampaikan Nya pada Muhammad saw.

 

Beri aku solusi dari logika kalian, bagaimana mengatasi jumlah wanita yg semakin banyak dari pria dengan melarang poligami..?, apakah dibunuh?, kalian akan mengacaukan ekosistem dunia, kalian perusak dan pembuat kerusuhan, dan didalam islam poligami dibolehkan, dan bukan diwajibkan, ini menunjukkan bila mereka merasa mampu berpoligami maka boleh, bila mereka takut tidak adil maka cukup satu (QS Annisa-3).


8.   PERBUDAKAN

Saya Jawab:

Perbudakan dalam islam diharamkan kecuali adalah dari kalangan kafir yg membangkang dan memerangi islam, mereka yg memerangi islam jika mereka kalah maka semua tawanan dibebaskan dari penjara dan dijadikan budak, diberi makan, diberi tempat tinggal, dinikahkan, diberi hak nikah dengan budak lainnya, bila tuannya ingin menikahinya maka ia bebas, budak dalam islam bukanlah budak yg kalian kenal, dalam islam perbudakan adalah mendidik orang orang kafir agar mengenal shalat, puasa, zakat dll, mereka tinggal serumah dg muslimin, dan penyiksaan terhadap budak dihukumi dengan hukum yg keras dalam syariah islam, demikianlah cara islam mendidik musuh musuhnya agar mengenal ajaran islam, dibiarkan musuh musuhnya tinggal dan makan dirumah mereka, seraya menyaksikan ibadah shalat dan hukum hukum islam, dan mereka dapat bekerja selain membantu tuannya, mereka dapat mengumpulkan uang yg kemudian akan membeli kebebasannya atau langsung dibebaskan oleh tuannya, mereka boleh memeluk islam atau boleh tetap dalam kekafirannya.

Adakah ajaran dimuka bumi yg memperbolehkan musuhnya makan dan minum dirumahnya?, bagaimana ajaran kalian terhadap musuh musuhnya?, dipenjara, disiksa, itulah cara kalian terhadap musuh musuh kalian, dan lain dengan cara kami, musuh musuh kami tinggal serumah dengan kami, makan bersama kami, belajar Alqur’an dg kami, dan bila ia ingin tetap dalam kekafirannya maka kami tak punya hak memaksanya masuk islam walaupun ia tinggal dirumah kami! Betapa agungnya ajaran Muhammad saw..!



9.   Halal Memperawani Wanita Usia 9 Tahun (Rasul Saw Manikahi Aisyah Ra)     

Saya Jawab:

Mengenai hal ini, adalah kekhususan untuk sang Nabi saw, beliau saw berbeda dengan kita, sebagaimana kesaksian beliau saw tidak makan dan minum berhari hari, ketika para sahabat mengikutinya maka beliau saw melarangnya, dan berkata : “sungguh aku tidak sama dengan kalian, aku diberi makan dan minum oleh Allah” (Shahih bukhari), demikianlah Mukjizat para nabi, demikian Mukjizat Isa bin maryam as yg menghidupakan orang mati, demikian pula Mukjizat Musa as yg merubah tongkatnya menjadi ular, maka memperawani seorang wanita dalam konteks orang awam adalah menyetubuhinya dg syahwat, namun berbeda dengan Rasulullah saw, Allah swt menciptakan aisyah untuk istri nabi Nya, tentunya Dia Maha Luhur dari segala kekejian dan kebiadaban, karena seluruh ucapan sang nabi saw adalah perintah Allah swt : “Tiadalah ia berbicara dari hawa nafsunya, tetapi merupakan wahyu yg diwahyukan oleh Allah swt” (Annajm 3-4).

Aisyah ra adalah seorang wanita yg cerdas dan jenius, Nabi saw membutuhkan seorang wanita yg jenius dan cerdas untuk menyampaikan risalah pada kaum wanita, maka Jibril as mewahyukan agar beliau saw menikahi aisyah ra.

 

Dengan Logika yg sempurna, dan hati yg beriman kami mempercayai bahwa Maryam as adalah wanita suci yg bukan pendosa apalagi pezina, namun merupakan perintah Allah swt. Dengan hati suci dan iman, kami kaum muslimin mempercayai bahwa Isa bin Maryam adalah anak suci dan sesekali bukan anak zina, namun merupakan perintah Allah swt. Dengan kesucian dan Iman, kami kaum muslimin mempercayai bahwa Muhammad saw menikahi Aisyah dan istri istrinya bukan karena nafsu, namun merupakan perintah Allah swt.

 

Tuduhan anda dengan logika bahwa Muhammad saw bernafsu birahi dan sex maniac karena menikahi banyak wanita dan wanita dibawah umur, berarti anda berlogika pula bahwa Maryam as adalah pelacur biadab yg berkedok wanita suci, Dan Isa bin Maryam adalah anak haram jadah dan bukan putra suci, demikianlah logika kotor berbicara, demikian logika busuk menilai, bagaimana wanita hamil tanpa ayah..?, lalu anak apakah itu..?, bukankah anak haram dari hasil zina lalu kalian mengakuinya sebagai tuhan..??, adakah logika lebih bodoh dari ini..?,

 

namun anda dapat membandingkan mana logika sempurna dan mana logika jahat.


10. SORGA ISLAM

Saya Jawab:

Saya punya cerita singkat, Seorang Raja besar yg kaya raya, mendengar kabar bahwa ada sekelompok orang yg berbuat mulia di negeri seberang, mereka bekerja tanpa pamrih demi ketaatan pada rajanya, mereka jadikan siang dan malamnya merupakan bakti pada rajanya, mereka bersabar menghadapi segala kesulitan seraya tak perduli pada rintangan kemiskinan, bahkan saat mereka mendapat kekayaanpun mereka tetap tak lupa bakti pada rajanya, maka sang Raja menulis surat : “kepada Rakyatku yg kumuliakan, sungguh kalian telah berbakti kepadaku, niscaya bila masa bakti kalian selesai kelak, akan kujamu kalian dengan 100 macam masakan termahal, 1000 ayam kalkun akan kuhidangkan demi menyambut kalian, 100 pelayan akan melayani kalian, kubangunkan untuk kalian Villa villa mewah yg setiapnya berisi 100 kamar yg mewah”.

 

Nah.. ketika kelompok itu datang, apakah mereka akan menelan 100 macam makanan??, atau 1000 kalkun akan dilahap??, atau akan merasakan 100 kamar dalam villanya masing masing??, ada diantara mereka yg sudah senang dengan bisa berkumpul bersama keluarganya dan menggunakan beberapa kamar saja, ada yg makan dua suap lalu meninggalkannya demi berkumpul dengan sang Raja dan menteri menteri mulia, ada yg memilih duduk bersama ayah ibunya ditepi pantai, tanpa perduli dengan 100 pelayan.. Hal ini mudah dan logis saja, masalahnya adalah ucapan sang Raja yg sangat ingin memuliakan tamunya, dan mengirim surat kepada calon tamunya dengan pelbagai persiapan dan jamuan.

 

Nabi Muhammad saw menjelaskan bahwa orang yg beramal karena takut pada neraka, maka itu adalah ibadah para budak, karena taatnya hanyalah karena takut, dan barangsiapa yg beramal karena ingin surga, maka itu amalan para pedagang, karena diotaknya hanya ingin untung, dan barangsiapa yg beribadah karena ingin dekat dengan Allah, itulah orang orang yg merdeka. Ketiga kelompok ini tetap dimuliakan oleh Allah swt, namun tentunya yg paling mulia adalah yg beribadah karena tak menginginkan apa apa selain kedekatan pada Nya swt, banyak pula teriwayatkan hal seperti ini dari kalangan sahabat Radhiyallahu ‘anhum, mereka merindukan Allah swt, dan Allah merindukan mereka, sebagaimana sabda Rasul saw : “Barangsiapa yg merindukan perjumpaan dg Allah maka Allah merindukan perjumpaan dengannya” (shahih Bukhari)

 

Namun Nabi kami Muhammad saw berdoa dengan ketiga tiganya, karena beliau saw tahu bahwa tidak semua ummatnya akan mampu mencapai derajat tertinggi, ada di ummatnya yg memang ibadahnya karena takut pada neraka, ada yg ibadahnya karena ingin surga, ada yg ibadahnya karena Ingin dekat dg Allah swt, maka beliau diajari oleh Allah swt untuk berdoa dengan ketiganya,

Dan di sorga kelak para lelaki dan wanita diperindah oleh Allah swt, maka para lelaki tidak lagi membutuhkan bidadari, karena istri mereka dipercantik oleh Allah swt.

Dan disorga adapula Wildan mukhalladun, yaitu pria pria yg bagai mutiara sebagai pelayan, maka para wanita bisa memerintah mereka namun para wanita tidak menghendaki dan bersyahwat pada mereka, karena suami suami dan pria ahli sorga lebih diperindah oleh Allah swt.

 

Anda ini hanya mencari cari kesalahan saja agar orang islam benci pada agamanya, padahal dalam kitab kalian pun ada yg lebih jorok :

Bible (INJIL) perjanjian lama YEHEZKIEL 23:1-21, Surat 23 : ayat 2). ”Hai anak manusia, ada dua orang perempuan, anak dari satu ibu. 3). Mereka bersundal di Mesir, mereka bersundal pada masa mudanya; di sana susunya dijamah-jamah dan dada keperawanannya dipegang – pegang. 4). Nama yang tertua ialah Ohola dan nama adiknya ialah Oholiba. Mereka Aku punya, dan mereka melahirkan anak-anak lelaki dan perempuan. Mengenai nama-nama mereka, Ohola ialah Samaria dan Oholiba ialah Yarusalem. 5). Dan Ohola berzinah, sedang ia Aku punya. Ia sangat berahi kepada kekasih-kekasihnya, kepada orang Asyur, pahlawan-pahlawan perang, 6). Berpakaian kain ungu tua, bupati-bupati dan penguasa-penguasa, semuanya pemuda yang ganteng, pasukan kuda.  7).    Ia melakukan persundalannya dengan mereka, semuanya orang Asyur pilihan; ia menajiskan dirinya dengan semua orang, kepada siapa ia berahi dan dengan berhala-berhalanya.  8). Ia tidak meninggalkan persundalannya yang dilakukannya sejak dari Mesir, sebab pada masa mudanya orang sudah menidurinya, dan mereka memegang dada keperawanannya dan mencurahkan persundalan mereka kepadanya.  9). Oleh sebab itu Aku menyerahkan dia ke dalam tangan kekasih-kekasihnya, dalam tangan orang Asyur, kepada siapa ia berahi.  10). Mereka menyingkapkan auratnya, anak-anaknya lelaki dan perempuan ditangkap dan ia sendiri dibunuh dengan pedang. Dengan demikian namanya dipercakapkan di antara kaum perempuan sebab hukuman telah dijatuhkan atasnya. 11). Walaupun hal itu dilihat oleh adiknya, Oholiba, ia lebih berahi lagi dan persundalannya melebihi lagi dari kakaknya.  12). Ia berahi kepada orang Asyur, kepada bupati-bupati dan penguasa-penguasanya, kepada pahlawan-pahlawan perang yang pakaiannya sangat sempurna, kepada pasukan kuda, semuanya pemuda yang ganteng.  13).  Aku melihat bahwa ia menajiskan diri; kelakuan mereka berdua adalah sama.  14).  Bahkan, ia menambah persundalannya lagi: ia melihat laki-laki yang terukir pada dinding, gambar orang-orang Kasdim, diukir dalam warna linggam,  15). pinggangnya diikat dengan ikat pinggang, kepalanya memakai serban yang berjuntai, semuanya kelihatan seperti perwira, yang menyerupai orang Babel dari Kasdim, tanah kelahiran mereka.  16). Segera sesudah kelihatan oleh matanya ia berahi kepada mereka dan mengirim suruhan kepada mereka ke tanah Kasdim.  17). Maka orang Babel datang kepadanya menikmati tempat tidur percintaan dan menajiskan dia dengan persundalan mereka; sesudah ia menjadi najis oleh mereka, ia meronta dari mereka.  18).  Oleh karena ia melakukan persundalan dengan terang-terangan dan memperlihatkan sendiri auratnya, maka Aku menjauhkan diri karena jijik dari padanya, seperti Aku menjauhkan diri dari adiknya.  19).  Ia melakukan lebih banyak lagi persundalan sambil teringat kepada masa mudanya, waktu ia bersundal di tanah Mesir.  20).  Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda.  21).  Engkau menginginkan kemesuman masa mudamu, waktu orang mesir memegang-megang dadamu dan menjamah-jamah susu kegadisanmu.  [YEHEZKIEL 23:1-21].


ALKOHOL:
Sebuah nasehat yang tidak baik di dalam kitab Tuhan (?)!
Alkohol direkomendasikan lebih baik dari air!
(b) "Janganlah lagi minum air saja, melainkan tambahkanlah anggur, berhubung pencernaanmu terganggu dan tubuhmu sering lemah." (lnjil - 1 Timotius 5: 23).

Apa yang dikatakan para peminum alkohol yang anonim?
(c) "Alkohol adalah perbuatan syaitan kata ...." (Al-Qur'an - Al-Maidah 5: 90).
06. Kemurtadan: "Anda harus" membunuh orang yang murtad
6.KEMURTADAN:
"... Janganlah engkau merasa sayang kepadanya (orang yang murtad); janganlah mengasihani dia dan janganlah menutupi salahnya." "Tetapi bunuhlah dia: Pertama-tama tanganmu sendirilah yang bergerak untuk membunuh dia ...." (Injil -Bilangan 13: 8,9).
8.ANAK HARAM:
Di dalam Injil perkataan ini hanya dinyatakan tiga kali
(a) "Seorang anak haram janganlah masuk jemaah Tuhan, bahkan keturunannya yang kesepuluh pun tidak boleh masuk jemaah Tuhan." (Injil - Ulangan 23: 2)
(b) "Dan seorang anak haram akan tinggal di Asdod ...." (Injil - Zakharia 9: 6).
(c) "Tetapi jika kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak haram " (Injil - Ibrani 12: 8).

PERTENTANGAN
di dalam Injil
(a) "Tuhan menghasut Daud ... " (Injil - 2 Samuel 24: 1) atau "setan membujuk Daud ....." (Injil - 1 Tawarikh 21: 1).
(b) 700 atau 7000? "penunggang kuda" atau "pejalan kaki".... ? (Injil - 2 Samuel 10: 18 vs 1 Tawarikh 19: 18)
(c) Sulaiman memiliki 2000 kamar mandi atau 3000 kamar mandi? (Injil - 1 Raja-raja 7: 26 vs 2 Tawarikh 4: 5).
(d) Sulaiman memiliki 4000 atau 40.000 kandang kuda? (Injil - 2 Tawarikh 9:25 vs 1 Raja-raja 4:26)
(e) Apakah Saul meminta petunjuk dari Tuhan atau tidak meminta petunjuk? (Injil - 1 Samuel 28: 6 vs 1 Tawarikh 10: 13-14).
(f) Tidak ada seorang pun yang telah naik ke sorga" (Injil - Yohanes 3: 13).
Bertentangan dengan: "Elia naik kesorga" 2 Raja-raja 2: 1 l, "Henokh naik ke sorga", Kejadian 5: 24.
(g) Yesus tidak kehilangan seorangpun dari murid-muridnya. (Injil - Yohanes 18: 9)
Bertentangan dengan: "Dia hanya kehilangan seorang. (Injil - Yohanes 17: 12).
(h) "Semua berdosa." (Injil - 2 Tawarikh 6: 36) Bertentangan dengan: "Setiap orang yang lahir dari Allah; tidak berbuat dosa Iagi ..." (Injil - 1 Yohanes 3: 9).

11. Daud: Seorang laki-laki yang sesuai hati Tuhan
11.DAUD:
Seorang laki-laki yang sesuai hati Tuhan
Berbuat zina dengan istri Uria yang bernama Batsyeba: (a) "Sesudah itu Daud menyuruh orang mengambil dia (Batsyeba). Perempuan itu datang kepadanya, lalu Daud tidur dengannya (berhubungan seksual) ..." (Injil - 2 Samuel 11: 4).
(b) "Daud dengan jahat menyebabkan kematian Uria, suami Batsyeba." (Injil - 2 Samuel 11: 6-25).
(c) "Daud tanpa malu-malu menari dalam keadaan telanjang, lihat indeks dengan judul Nabi, tetapi telanjang."

TUHAN:
Kualitas yang tidak pantas bagi Tuhan
(a) Tuhan bersuit (?) (Injil-Yesaya 5: 26, 7: 18, Zakharia 10: 8).
(b) Tuhan mengaum (?) (Injil - Yesaya 42: 13, Yeremia 25: 30).
(c) Tuhan mencukur (?) (Injil - Yesaya 7: 20).
(d) Tuhan mengendarai kerub." (Injil - 2 Samuel 22: 11).
(e) "Tetapi Roh Tuhan telah meninggalkan Sau1, dan sekarang ia Tesalonika 2: 11).
18. Kontradiksi lebih lanjut
"Aku (Tuhan) ingat apa yang dilakukan Amalek kepada orang Israel (400 tahun yang lalu) .... Pergilah sekarang, kalahkan orang Amalek, tumpaslah segala apa yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. bunuhlah semuanya, laki-laki atau perempuan, kanak-kanak maupun anak yang masih menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai." (Injil - 1 Samuel 15: 3).
Incest (Perzinahan): Tipe-tipe perzinahan di dalam Injil
20.INCEST:
"Hubungan seksual antara dua orang yang mempunyai hubungan yang sangat dekat." (Kamus New Collins). Contohnya, antara ayah dan anak perempuannya, anak laki-laki dan ibunya, ayah dan menantu perempuannya, kakak laki-laki dan adik perempuannya, dan lain sebagainya.
Perzinahan di Dalam Kitab Tuhan (?) Antara Seorang Ayah dan Anak Perempuannya:
(a) "Pada malam itu mereka (kedua anak perempuan Lot) memberi ayah mereka (Lot) minum anggur; lalu anak perempuan yang lebih tua berhubungan seksual dengannya. Keesokan harinya berkatalah sang kakak kepada adik-nya: "Tadi malam aku telah tidur dengan ayah; Sebaiknya malam ini kita beri dia minum anggur lagi; masuklah engkau untuk tidur dengan dia, sehingga masing masing kita akan mempunyai anak dari ayah kita.
Demikianlah pada malam itu juga mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu anak perempuan yang lebih muda berhubungan seksual juga dengan ayahnya; ....
Dengan cara ini mengandung kedua anak Lot itu dari ayah mereka." (Injil - Kejadian 19:33-36 / Dalam buku aslinya Kejadian 19: 33-35).

Dari "Good News Bible in Today's English"
Pada Injil versi yang lebih lama, seperti versi King James dan Katholik-Roma, "Hubungan Seksual" dengan samar dilukiskan dengan "Menyambung Keturunan Dari Ayah Kita."
Perzinahan Antara Ibu dan Anak Laki-lakinya:
(b) "Ruben (anak laki-laki tertua Yakub), pada saat ayahnya tidak ada, berhubungan seksual dengan Bilhah, gundik ayahnya ...." (Injil - Kejadian 35: 22).
Pada Injil versi yang lebih lama, kata "berbaring" digunakan untuk melukiskan "Hubungan Seksual". Perzinahan Antara Mertua dan Menantu Perempuan-nya:
(c) "Ketika Yehuda melihat dia (Tamar, menantu perempuannya), disangka dia seorang perempuan sundal, karena ia menutupi mukanya.
Lalu berpalinglah Yehuda mendapatkan perempuan di tepi jalan itu serta berkata: "Marilah, berapa bayaranmu, "
(ia tidak tahu bahwa perempuan itu menantunya). Perempuan itu bertanya, "Apakah yang akan kau berikan kepadaku?" (untuk berhubungan seks dengan saya) Jawabnya: "Aku akan mengirimkan kepadamu seekar anak kambing dari anak kambing dombaku."
Perempuan itu berkata: "Asal engkau memberikan tanggungannya, sampai engkau mengirimkannya kepadaku. "
"... Lalu diberikannyalah semua itu kepadanya, lalu ia berhubungan seks dengannya, dan karenanya perempuan itu mengandung" (Injil - Kejadian 38: 15-18)

Dikutip dari Good News Bible
Dari hubungan zinah antara ayah dan menantunya ini, lahirlah anak kembar yang kemudian menjadi nenek moyang Yesus Kristus. Lihat Matius 1: 3:
"Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar .. "
Perzinahan dan Perkosaan Antara Kakak Laki-laki dan Adik Perempuannya:
(d) "... dan berkata kepadanya: (Tamar, adiknya, jangan campur adukkan dengan Tamar pada "(c)" di atas) "Marilah tidur dengan aku (berhubungan seks denganku), adikku. "
"Tetapi gadis itu berkata kepadanya, "Tidak kakakku (Amnon, salah seorang anak laki-laki Daud), jangan perkosa aku ... "
"Tetapi Amnon tidak mau mendengarkan perkataannya, dan karena ia lebih kuat darinya, diperkosanyalah dia (adiknya), lalu tidur dengan dia." (Injil - 2 Samuel 13: 10-14).

Perkosaan dan Perzinahan Secara Keseluruhan Antara Anak Laki-laki dan Ibunya!
(e) "Maka dibentangkanlah kemah bagi Absalom (anak laki-laki raja Daud) di atas Sotoh, lalu Absalom melakukan hubungan seksual dengan gundik-gundik ayahnya di depan mata seluruh Israel. "
"... di depan mata semua orang" dalam versi King James diterjemahkan menjadi "di depan mata seluruh Israel. "Hal ini sesuai dengan janji Tuhan kepada raja Daud:
"Beginilah firman Tuhan. Bahwasanya malapetaka akan Kutimpakan ke atasmu (Daud) yang datang dari kaum keluargamu sendiri: Aku akan mengambil istri-istrimu di depan matamu dan memberikannya kepada orang lain (pada kenyataannya oleh anak laki-lakinya sendiri); orang itu akan tidur (melakukan hubungan seksual) dengan istri-istrimu di siang hari (dengan semua orang melihat kejadian tersebut).
Sebab engkau telah melakukannya secara tersembunyi (dengan Bath Sheba, istri Uriah), tetapi Aku akan melakukan hal itu di depan seluruh Israel secara terang-terangan." (Injil - 2 Samuel 12: 11-12).
Anda dapat menerka darimana majalah "Penthouse" dan "Playboy" mendapatkan inspirasinya. Darimana lagi kalau bukan dari kitabnya yaitu kitab ini?
(Variasi tipe-tipe perzinahan lainnya dapat dilihat pada Imamah 18: 8-18, 20: 11-14 dan 17-21).

. YESUS:
Mu'jizat Pertamanya di Dalam Kitab Suci Injil dan Al-Qur'an:
"Mengubah air menjadi anggur dalam pesta perkawinan di Kana." (Injil - Yohanes 2: 9).
Dia menyebut ibunya "Perempuan" Yohanes 2:4
sama seperti ketika dia menyebut seorang wanita pelacur, "... Hai perempuan, dimanakah mereka para penghukum?" (Injil - Yohanes 8: 10).
"Pangeran Kedamaian," membanggakan bahwa dia tidak mendatangkan kedamaian di bumi tetapi api dan pertentangan!
"Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah Aku harapkan, api itu telah menyala!" (Injil -Lukas 12: 49).
"Kamu menyangka bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan." (Injil - Lukas 12: 51).
(Yesus) Bukan Tuhan! Yesus tidak akan membiarkan setiap orang memanggilnya god (Tuhan), meski menggunakan huruf "g" kecils, bahkan meski memanggilnya "good" (baik).
"Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata, 'Guru yang Baik, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?' …"
Jawab Yesus; "Mengapa engkau memanggilku guru yang baik, hanya satu yang baik Yaitu Tuhan." (Injil - Matius 19: 16-17)

Kekuatan Bukan Miliknya (Yesus) Sendiri:
 "... Aku mengusir setan dengan kuasa Allah .... " (Injil - Lukas 11: 20).
(d) "... Lalu Yesus menengadah ke atas(ke arah sorga) dan berkata, "Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku.
Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini me-ngelilingi Aku, Aku mengatakannya (dengan keras), supaya mereka percaya, bahwa Engkau-lah yang telah mengutus Aku.
Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras, "Lazarus, marilah keluar!"
Orang yang telah mati itu datang keluar .... " (Injil -Yohanes 1l: 41-44')
Jadi siapa yang memberikan kehidupan kembali kepada Lazarus? Jawabannya adalah "Tuhan!" Karena Tuhan mendengar permohonan Yesus, "selalu!".

Dasar Keimanan Yesus Adalah Rasa Benci:
"Jikalau seseorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapaknya, ibunya, istrinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku." (Injil - Lukas 26).
Kontradiksi Pietrus dan Yesus Dalam Hal Yesus Sebagai "Satu-satunya Jalan":
"Kata Yesus kepadanya, 'Akulah jalan, kebenaran hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku'. "(Injil - Yohanes 14: 6).

PEMBUNUHAN MASAL:
Di tangan bangsa Yahudi
(a) "Maka sekarang bunuhlah semua anak laki-laki di antara anak-anak mereka, dan juga semua perempuan yang pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu bunuh. "
"Tetapi semua orang muda di antara perempuan yang belum pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu biarkan hidup bagimu." (Injil - Bilangan 31: 17-18).
Dan bangsa Yahudi menyelamatkan untuk diri mereka 32.000 perawan, ayat 35; lihatjuga ayat 40.


(b) "Tetapi dari kota-kota bangsa itu yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kau (bangsa Yahudi) biarkan hidup apa pun yang bernafas." (Injil - Ulangan 20: 16).
(c) "Mereka (bangsa Yahudi) menumpas segala sesuatu yang di kota itu, baik laki-laki maupun perempuan, baik tua -maupun muda, bahkan lembu, domba dan keledai, dengan mata pedang." (bahkan keledai pun tidak disisakan!) (Injil -Yosua 6: 21).
(d) "Dia (Yosua) tidak membiarkan apapun tetap hldup." (Injil Yosua 10: 28)

ONANISME:
"Penarikan penis dari vagina sebelum ejakulasi" (Kamus "New Collins"). Istilah medisnya -"Coitus Interruptus"
"Lalu berkatalah Yehuda kepada Onan (Adik Er), 'Hampirilah istri kakakmu itu, kawinlah dengan dia .... ' Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti (tidak dapat membawa namanya), sebab itu setiap kali ia menghampiri (berhubungan seksual dengan) istri kakaknya itu (Tamar), ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan (nama) kepada kakaknya." (Injil - Kejadian 38: 8-9).

POLIGAMI:
Sulaiman yang bijaksana mempunyai 1000 istri dan gundik:
(a) "Ia (Sulaiman) mempunyai 700 istri dari kaum bangsawan dan 300 gundik; istri-istrinya itu menarik hatinya (daripada Tuhan)" (Injil - 1 Raja-raja 11: 3).
(b) Ibrahim mempunyai istri lebih dari satu; dan juga Israel (Yakub) dan Raja Daud.
Tak ada satupun perkataan yang mencela pernikahan poligami di dalam kitab Injil.

NABI (TETAPI TELANJANG):

Jika yang seperti itu adalah para pendeta, Tuhan mem-berkahi jemaah tersebut -
(a) "Setelah ia (Nuh) minum anggur, mabuklah ia, dan ia telanjang dalam kemahnya." (Injil - Kejadian 9: 21 ).
(b) "Ia (Saul) pun menanggalkan pakaiannya, dan ia pun juga kepenuhan di depan Samuel. Ia rebah terhantar dengan telanjang sepanjang hari dan malam itu. Itulah sebabnya orang berkata: Apakah juga Saul termasuk golongan Nabi?" (Injil - 1 Samuel 19: 24).
(c) "... Betapa raja orang Israel (Daud), yang menelanjangi dirinya pada hari ini di depan mata budak-budak perempuan para hambanya, merasa dirinya terhormat pada hari ini, seperti orang hina dengan tidak malu-malu menelanjangi dirinya!" (Injil - 2 Samuel 6: 20).

(d) "Berfirmanlah Tuhan: `"Seperti hambamu Yesaya berjalan telanjang dan tidak berkasut tiga tahun lamanya … tua dan muda, telanjang dan tidak berkasut dengan pantatnya kelihatan, suatu penghinaan bagi Mesir." (Injil -Yesaya 20: 3-4)
42. Perkosaan: Anak laki-laki memperkosa saudara perempuannya, dan seorang anak laki-laki memper-kosa ibunya
42. PERKOSAAN:
Anak laki-laki memperkosa dan berbuat zina dengan saudara perempuannya -
(a) "Tetapi Amnon (salah seorang anak Daud) tidak mau mendengarkan perkataannya (Saudara perempuannya: Tamar), dan sebab ia lebih kuat darinya, diperkosalah dia, lalu tidur (berhubungan seksual) dengan dia." (Injil - 2 Sa-muel 13: 14).

Seorang anak laki-laki berzina dan memperkosa ibu-nya!
(b) "Maka dibentangkanlah kemah bagi Absalom (anak laki-laki Daud yang lainnya) di atas Sotoh, lalu Absalom menghampiri (melakukan hubungan seksual dengan) gundik-gundik ayahnya (istilah yang sama dengan "istri", lihat Keturah pada indeks) di depan mata seluruh Israel. "
(Injil - 2 Samuel 16: 22).

PERBUDAKAN:
Disetujui Tuhan -
"Kamu harus membagikan mereka (para budak) sebagai milik pusaka kepada anak-anakmu yang kemudian, supaya diwarisi sebagai milik; kamu harus memperbudakkan mereka untuk selama-lamanya ...." (Injil - Imamat 25: 46).

WANITA:
Dilarang berbicara di dalam gereja -
(a) "... Sebab tidak sopan bagi perempuan untuk berbicara dalam pertemuan jemaat." (Injil- 1 Korintus 14: 34-35).
(b) "Untuk memotong tangan perempuan yang menolong suaminya." (Injil - Ulangan 25: 11-12).
(c) "Suami akan berkuasa atas istrinya." (Injil - Keja-dian 3: 16).
"Pemimpin seorang perempuan adalah seorang laki-laki." (Injil - 1 Korintus 11: 3).
"Seorang laki-laki dapat menjual anak perempuannya." (Injil - Keluaran 21: 7).

Baiknya anda tidak usah mencela agama lain, Islam adalah agama Allah swt, dangkalnya pemahaman manusia tak mampu menjangkau seluruh kemuliaannya, namun orang yg berakal akan bisa memilih mana kitab yg mengajarkan persundalan, mana kitab yg menjanjikan sambutan hangat sang maha pencipta.

 

Nabi Dawud as dalam Alqur;an :

 “Dan bersabarlah (wahai Muhammad saw) atas kecaman mereka, ingatlah hamba Ku Dawud, yg diberi kekuatan dalam ibadah, dan ia sangat banyak beribadah” (QS Shaad 17).

Nabi Sulaiman as dalam Alqur;an :

 “Dan kami memberi kefahaman pada sulaiman, dan kesemua kami beri kenabian (Sulaiman dan Dawud as) dan ilmu pengetahuan (wahyu), dan kami tundukkan (pada sulaiman as) bersama Dawud as gunung gunung, mensucikan Allah bersama burung burung, sungguh Aku Mampu melakukannya” (QS Al Anbiya 79)

 

 “Dan Kuanugerahi untuk Dawud (diberi anak) Sulaiman, (ia) sangat mulia dan ia sangat berbakti dan beribadah” (Shaad 30).

 

Bagi kami Injil adalah kitab suci dan kami beriman padanya, namun tentunya bukan injil yg sudah diubah ubah dg kabar persundalan (perzinahan) tuhan dengan maria.

 

Artikel anda membangkitkan semangat kami dan menjadi cambuk bagi kami untuk semakin giat mengenalkan masyarakat islam tentang kemuliaan Muhammad Rasulullah saw.., anda turut membangkitkan kami agar lebih tak mengenal lelah untuk berdakwah.

Wassalamu 'alaa manittaba'al huda (Dan Salam Sejehatera bagi mereka yg mengikuti Hidayah Allah)