ebook pakdenono


 
MEMBONGKAR WAHABY-SALAFY
Kompilasi & Konversi Ke CHM Oleh Ibnu Isa Elbangkalany
Email : ibnuisa@mecca.com

Layout : Pakdenono.com

<BACK

DEPAN

NEXT>

.

 


Ibnu Abdil Wahhab Selain Wahahabiyah Kafir_Musyrik ! (2)

Tuduhan dan vonis pemusyrikan sepertinya bukan hal yang harus dianggap berat dan berbahaya oleh Ibnu Abdil Wahhb bahkan menurutnya ia adalah vonis yang sangat layak dan tepat untuk dialamatkan kepada siapa saja yang tidak sejalan dengan ajakannya, apalagi menentang dan membongkar kesahan dan kepalsuannya, tidak terkecuali para ulama yang tadinya bernaung di bawah satu mazhab dengannya, yaitu mazhab Hanbali.

Inilah kenyataan yang mesti dimengerti oleh semua umat Islam, khususnya para pengikutnya yang bisa jadi belum mengetahui hakikat ini.

Contoh Kedua:

Para Ulama Mazhab Hanbali Dan Selainnya Di Masa Syeikh Adalah Musyrikn!

Dalam banyak kali, para juru dawah dan Misionaris Wahhbiyah mengelak tuduhan pengafiran dari pimpinan mereka dengan mengatakan bahwa beliau tidak pernah melakukan vonis pengafiran muayyan, dengan menunjuk person/individu. Akan tetapi pembelaan itu menjadi sia-sia, dan hanya pembelaan tak berarti ketika tidak sedikit vonis pengafiran person itu ia jatuhkan kepada para ulama yang berselisih pendapat dengannya.

Di antara contoh vonis pengafiran person itu, adalah apa yang ia jatuhkan atas Syeikh Sulaiman ibn Sahm al Hanbali dan tidak ketinggalan juga ayahnya. Bahkan lebih dari itu, ia menuduhnya dengan penuh kepalsuan bahwa keduanya telah bersungguh-sunguh dalam memerangi agama.

Dalam surat yang ia layangkan kepada Syeikh Sulaiman ibn Sahm al Hanbali ia menuliskan:

 نَذْكُرُ لَكَ أَنَّكَ أنتَ و أبوكَ مُصَرِّحونَ بالكُفْرِ و الشرْكِ و النفاقِ! أنتَ و أبوكَ مُجْتَهِدانِ في عداوَةِ هذا الدينِ ليلاً و نهارًا أنَّكَ رَجُلٌ مُعانِدٌ ضالٌّ على عِلْمٍ، مُخْتارٌ الكفْرَ على الإسْلاَمِ! و هذا كتابُكُمْ فيهِ كُفْرُكُمْ

Kami mengingatkan untukmu, bahwa engkau dan ayahmu telah terang-terangan menampakkan kekafiran, kemusyrikan dan kemunafikan! Engkau dan ayahmu bersungguh-sungguh siang dan malam dalam memarangi agama ini Engkau adalah orang yang menentang kebenaran, tersesat padahal mengetahui kebenaran dan memilik kekafiran atas Islam dengan tanpa keterpaksaan. Inilah surat-surat kamu di dalamnya termuat kekafiran kalian. (Ad Durar as Saniyyah,10/31)

Dalam kesempatan lain, Syaikh Ibnu Abdil Wahhb mengatakan:

فَأَمَّا إبْنُ عبدِ اللطيفِ و ابنُ عفالِق و ابنُ مُطْلِق فَسَبَّابَةٌ للتوحيدِ! و ابنُ فيروز هو أقْرَبُهُمْ إلى الإسْلامِ!

Adapun Ibnu Abdil Lathf, Ibnu Afliq dan Ibnu Muthliq, mereka semua adalah para pencaci-maki ajaran Tauhid sedangkan Ibnu Fairz lebih dekat kepada Islam di banding mereka. (Ad Durar as Saniyyah,10/78)

Di sini perlu saya informasikan bahwa Ibnu Fairz ini adalah seorang alim bermazhab Hanbali, bertaqlid kepada Ibnu Taimiyah dan Ibnu Qayyim, seperti diakui oleh Syeikh Ibnu Abdil Wahhb sendiri. Namun demikian, ia tidak selamat dari kecaman dan bidikan panah beracum pengafirannya. Dan apabila seorang yang bermazhab Hanbali dan bertaqlid kepada Ibnu Taimiyah dan Ibnu Qayyim -yang tentunya banyak memiliki kesamaan dengan Ibnu Abdil Wahhb, sebab sama-sama bermazhab Hanbali dan terkagum-kagum dengan Ibnu Taimiyah dan Ibnu Qayyim juga masih tidak selamat dari pengafirannya, apa bayangan kita terhadap para ulama mazhab lain? Apa bayangan kita dengan kaum Muslimin dari mazhab lain?

Ya, apabila Ibnu Fairz ini belum diakui masuk Islam, ia hanya lebih dekat kepada Islam ketimbang tiga ulama lainnya, maka apa bayangan kita tentang saya dan Anda?! Mungkin akan divonis berada di dalam kubangan kamusyrikan dan kekafiran!

Bahkan ditempat lain, Syeikh Ibnu Abdil Wahhb menagaskan bahwa Ibnu Fairz ini telah:

كافِرٌ كُفْرًا أكبَرَ مُخْرِجًا عَنِ الملَّّةِ.

Kafir dengan kekafiran akbar yang mengeluarkannya dari agama Islam. (Ad Durar as Saniyyah,10/63)

Sekali lagi, apabila vonis pengafiran telah ia jatuhkan atas seorang pengagum pemikiran dan akidah Ibnu Taimiyah dan Ibnu Qayyim, lalu apa bayangan kita tentang sikap dan vonis yang akan ia jatuhkan ke atas para fakih bermazhab Malikiyah, Hanafiyah, Syafiyah, Ibadhiyah, Jafariyah? Ke atas kaum Shufi dan seluruh umat Rasulullah saw. yang tidak menerima ajakan Wahhbiyah?

Inn Lillahi wa Inn Ilaihi Rjin.

 


 

 

 

2

<BACK

DEPAN

NEXT>

2