Dalil-Dalil
Bahwa Madzhab Al-Asyari
Ahlussunnah Wal-Jamaah

1. Mengikuti Mainstream Al-Jamaah

A. Bernama Golongan Jamaah

Apakah Wahhabi juga disebut Jamaah?

 

B. Mengikuti Ijma Ulama

C. Memelihara Kebersamaan dan Kolektifitas

Apakah Wahhabi menjaga kebersamaan dan kolektifitas di antara sesama mereka?

Wahhabi mengakui bahwa di kalangan mereka terjadi perpecahan sampai pada batas tabdi

Wahhabi mengakui bahwa di kalangan mereka terjadi perpecahan sampai pada batas tabdi

Salafi (Wahhabi) Indonesia Berantem Sesama Salafi

Salafi (Wahhabi) Indonesia Berantem Sesama Salafi

D. Mayoritas Umat Islam (al-Sawad al-Azham)

Sulthanul Ulama Izzuddin bin Abdussalam: Pengikut madzhab Hanafi, Maliki, Syafii dan orang-orang utama madzhab Hanbali, mengikut madzhab al-Asyari

 

 

Jaringan Madzhab Asyari di Dunia

Madzhab al-Asyari di Dunia

Mayoritas Umat Islam mengikuti madzhab al-Asyari

Mayoritas Umat Islam mengikuti madzhab al-Asyari

Mayoritas Umat Islam mengikuti madzhab al-Asyari

Mayoritas Umat Islam mengikuti madzhab al-Asyari

Mayoritas Umat Islam mengikuti madzhab al-Asyari

Mayoritas Umat Islam mengikuti madzhab al-Asyari

2. Mengikuti Ajaran Nabi SAW dan Sahabat

3. Pengayom dan Rujukan Umat Islam

Al-Hafizh Ibn Asakir al-Dimasyqi: Mayoritas ulama di berbagai penjuru menyebarkan dan mengikuti madzhab al-Asyari

Mayoritas ulama tafsir, hadits, fiqih, bahasa, sastra, sirah, sejarah dan lain-lain adalah pengikut madzhab al-Asyari

 

Pengakuan Wahhabi, bahwa ulama Asyairah menjadi rujukan umat

4. Mendapat Hidayah dari Allah dengan berjihad menggunakan ilmu dan pedang

Para pejuang Islam seperti Sultan Muhammad al-Fatih (penakluk Konstantinopel), Nuruddin Mahmud, Shalahuddin al-Ayyubi dan lain-lain adalah pengikut madzhab al-Asyari

Wahhabi menghalalkan darah dan harta benda kaum Muslimin

Pengakuan Wahhabi bahwa mereka mengkafirkan dan menghalalkan darah dan harta benda kaum Muslimin

Saudi Arabia, Negara Wahhabi