PETA IDEOLOGI TRANSNASIONAL DI INDONESIA

 

 

PENDAHLUAN

§  Pasca tahun 90-an, Berakhirnya perang dingin seolah-olah demokrasi liberal telah mendominasi era globalisasi, namun nyatanya konflik ideologi masih terus berlangsung

§  Pasca reformasi tahun 98an, Indonesia mengalami era keterbukaan sehingga semua ideologi yang ada di Indonesia mulai menampakkan diri.

 

 

 

Skema Operasi Kekuatan Neolib

Evolusi Gerakan kiri sejak 80-an

 

Ideologi Berbasis Agama

             Kelompok Sekuler :

           Islam terpisah dengan Negara / politik (kaum muslimin yang terpengaruh dengan paham Sosialis, Komunis, Liberal, Neo Liberal)

             Kelompok substantif :

           Misalnya NU dan Muhammadiyah (Islam dan Negara/politik saling berhubungan dan saling membutuhkan.  Negara Pancasila bukan Negara agama, bukan Negara sekuler tapi Negara yang beragama)

 

C.  Kelompok Islam Kaffah / Syumul / Negara Islam.
الدولة و الدين :  الاسلام

Kelompok ini dibagi 3:

              Da’wah/non kekerasan. Negara Islam akan terbentuk jika Islam menguasai ilmu pengetahuan/teknologi ( Said Nursi)

              Tadriji/Bertahap,

Ikhwanul Muslimin – Hasan Al Banna, Hasan Hudaiby
 

 

هدف : دعوة القران الشاملة الجماعة (الكافة )

إستراتجية :

- طريقة الصوفية

- جمعية الخيرية

- مؤسسة الإجتماعية

- حزب السياسي

 
Hizbut Tahrir – Taqyudin Nabbany
تثقيف – تفاؤل مع الامة – تسليم الحكم

 

 

 

Perbandingan gerakan Islam kaffah

 

          Tsauri/Revolusi

Pecahan Ikhwanul Muslimin yakni,
     Quthbiyah, Sayyid Qutb/Abdullah Azzam
     Tandzimul Jihad, Abdussalam Faraj
     Takfir wal Hijrah, Syukri Mustafa
     Jama’ah Islamiyah, Omar Abdurrahman
     Al Qaeda, Usama bin Ladin
 
Kelompok Tsauri di Indonesia:
 
      JI (Jamaah Islamiyah)
      JAT (Jamaah Ansharut Tauhid)
      MMI (Majelis Mujahidin Indonesia)
 

 

 

}  Pandangan yang menyebabkan seseorang termasuk kelompok ini dapat dilihat dari pemahamannya mengenai Syari’at Islam,  Khilafah Islamiyah dan Jihad

NILAI-NILAI ISLAM

Bagaimana NU (Islam Moderat)

}  Suara NU dalam pemilu relative tetap atau tidak meningkat

}  Tingkat keberagamaan, tinggi

}  Tingkat Pendidikan, rendah

}  Tingkat kesejahteraan, lemah

}  Rentan money politic,

}  Pengaruh Politik Kiai, merosot

 

Empat Pilar Penting NU

ž     Kalangan ulama pesantren beserta jaringannya

ž     Kalangan terpelajar dan intelektual yang sedang giat menekuni pemikiran keagamaan.

ž     Kalangan pengusaha

ž     Kalangan politisi yang tersebar di berbagai partai.

 

ž  Dua sektor yang terakhir inilah yang hingga sekarang belum banyak terkonsolidasikan.

Upaya Penguatan NU

       Dengan berbagai alasan tersebut, maka perlu dipertimbangkan perlunya NU merapatkan kembali barisan untuk memperjuangkan keutuhan Pancasila dan NKRI. Menurut hemat kami, NU harus mempunyai dua sayap yang sama pentingnya, yaitu:

  Memperkuat basis gerakan sosial keagamaan dan perekonomian, sebagaimana yang sekarang ini sudah berlangsung, terutama penekanan lebih besar pada penguatan ekonomi umat dan pendidikan yang lebih baik.

  Merintis kembali kekuatan politik NU sebagai manifestasi dakwah kebangsaan dan kenegaraan.

 

Upaya Penguatan NU

PETA SWOT NU

KOMITMEN NU KE DEPAN
Konteks Teror


}  Memperkuat wawasan wathoniah (Pancasila) dan Aswaja

}  Memperkuat pemahaman yang benar makna jihad, khilafah islamiyah, syariat Islam

}  Merangkul mereka yang terlanjur menjadi pendukung terror

}  Langkah represif diikuti persuasif terhadap kelompok radikal termasuk langkah edukasi

Konteks Da’wah

}  Peningkatan intensitas da’wah di Masjid & Musholla secara konsisten

}  Penguasaan media oleh da’i moderat

}  Penguatan jaringan Islam moderat transnasional