MENGEMBANGKAN DATA
MENELUSURI REFERENSI
DALAM KARYA TULIS ILMIAH

MUHAMMAD IDRUS RAMLI

ADA DUA MODEL KARYA TULIS MEDIA

  KARYA TULIS POPULER

  KARYA TULIS ILMIYAH

MENGENAL KARAKTER model karya tulis

1. KARYA TULIS POPULER

Tidak rumit

Ringan

Bersifat hiburan

Bahasa gaul

Bahasa bebas

2. KARYA TULIS ILMIYAH

Rumit

Njelimet

Obyektif

Bahasa baku

Bahasan mendalam

Ada data

Ada referensi

KARYA TULIS POPULER

KARYA TULIS ILMIYAH

APA KARYA TULIS ILMIAH ISLAMI?

Yaitu sebuah aktivitas yang berupaya menyajikan pesan-pesan Islam melalui ranah media publikasi dalam formasi karya tulis atau artikel ilmiah.

STANDAR BAKU KARYA TULIS ILMIYAH

Standar baku karya tulis ilmiyah terletak pada suatu kaedah:

Apabila Anda menyampaikan data, maka Anda harus membuktikan validitasnya. Dan apabila Anda menyampaikan klaim (ketetapan suatu hukum), maka Anda harus mengajukan dalilnya.

 

Mengenal macam-macam referensi

Referensi atau rujukan data dalam sebuah karya tulis ilmiah, ada dua macam:

Al-Mashadir al-Ashilah (referensi primer)

Al-Mashadir al-Tsanawiyah atau al-Maraji (referensi sekurnder).

Ciri khas referensi primer

a) Dokumen dan kajian pertama yang dikutip berdasarkan riwayat terkait dengan objek kajian

b) Data tertulis yang ditulis oleh pengarang yang dipercaya dan berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang menjadi objek kajian

c) Data tertulis dari penulis yang semasa dengan kejadian

d) Data tertulis dari penulis yang menjadi pihak yang terlibat secara langsung dalam objek tersebut.

Ciri khas referensi sekunder

referensi sekunder (al-mashadir al-tsanawiyyah), yang disebut pula dengan al-maraji'. Yaitu sumber-sumber yang objek kajiannya merujuk terhadap referensi primer dengan memberinya analisa, kritik, komentar, merangkum dan lain-lain.

Referensi primer kajian tentang syiah

Referensi sekunder tentang syiah

Mengapa Penelusuran Referensi Menjadi Penting?

Penelusuran referensi menjadi penting dalam kajian ilmiah, karena referensi merupakan langkah kedua dalam sebuah kajian, setelah menentukan topik dan tema bahasan dalam sebuah kajian.

Dari mana mencari referensi?

Setidaknya ada 9 sumber dalam mengembangkan data dan referensi dalam karya tulis ilmiah.

1. Katalog Perpustakaan

2. Ensiklopedi Ilmiah (Al-mausuat)

2. Ensiklopedi Ilmiah (Al-Mausuat)

3. Daftar Referensi Buku Ilmiah

3. Daftar Referensi Buku Ilmiah

3. Daftar Referensi Buku Ilmiah

4. Jurnal Ilmiah

5. Referensi & Footnote Kitab Klasik Yang di-Tahqiq

 

6. Bertanya Kepada Ulama & Pakar

7. Katalog Penerbit & Toko Buku

8. Software & Cd Kitab

Maktabah Syamilah

Al-Jami al-Akbar

Dan lain-lain

 

9. Situs-situs di Internet

www.google.com

www.azahera.net

www.daraleman.org

http://al7ewar.net

www.soufia.org

www.waqfeya.com

www.aslein.net

www.al-mostafa.com

Dan lain-lain

10. Buku Bimbingan Kajian Ilmiah

10. Buku Bimbingan Kajian Ilmiah