PUASA

 

Puasa adalah menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa selama sehari penuh dengan niat yang ditentukan.

Syarat Puasa

Syarat wajib puasa ada 3: islam, baligh dan mampu melakukan puasa.

Rukun Puasa

Rukun puasa ada 2: niat berpuasa pada hati, adapun melafadzkan hukumnya sunat. Lafadznya adalah sebagai berikut :

Saya niat berpuasa besok hari untuk memenuhi kewajiban bulan romadhon tahun ini, karena mengharap ridho alloh taala.

Syarat niat yaitu : niat pada malam hari (sebelum terbitnya fajar), kalau tidak pada malam hari puasanya batal, dan mengkhususkan puasa: yaitu puasa ramadhan dan setiap hari harus niat (alias tidak boleh dalam satu bulan hanya diniati dengan satu kali.

Rukun puasa yang kedua adalahmenahan dari segala hal yang membatalkan puasa mulai terbitnya fajar sampai tenggelamnya fajar.

Hal-Hal Yang Membatalkan Puasa

Hal-hal yang membatalkan puasa ada 10: masuknya sesuatu pada lambung atau kepala dengan sengaja, mengobati (memasukkan obat) pada qubul dan dubur, muntah dengan sengaja, wathi pada farji dengan sengaja, keluar mani sebab bersetubuh, haid, nifas, gila dan murtad

Kesunatan Puasa

Orang yang berpuasa disunatkan melakukan 3 hal : menyegerakan puasa, mengakhirkan sahur, dan meninggalkan perkataan yang jelek.

Keringanan Puasa

Bagi orang yang bepergian jauh (83 KM) atau sakit diperbolehkan untuk tidak melaksanakan puasa tapi wajib mengqodo puasa yang ditinggalkan.

Bagi orang tua yang sudah tdak mampu melaksanakan puasa atau orang sakit yang sudah tidak bisa diharapkan sembuhnya wajib mengeluarkan fidyah ( makanan pokok sesuai dengan daerahnya masing-masing sebanyak 6 ons untuk tiap harinya )

Bagi orang yang hamil dan menyusui boleh untuk tidak berpuasa. Jika tidak berpuasa karena mengkhawatirkan dirinya sendiri maka wajib baginya mengqodho. Dan jika mengkhawatirkan si janin atau bayinya maka wajib baginya mengqodho dan membayar fidyah 6 0ns.