Makan dan Salam Kristen

Pada Aula edisi Agustus 1993 halaman 38 kyai memberikan jawaban untuk seorang penanya bahwa makanan yang diberi orang Kristen halal bagi orang muslim. Begitu juga orang muslim tidak dilarang memberi salam kepada orang bukan Islam.

Sesuai dengan permohonan saudara penanya di akhir suratnya, maka menurut saya jawaban tersebut masih perlu dijelaskan.

  1. Makanan mereka (orang kristen) yang bagaimana yang dihalalkan? Sebab ada makanan dari sembelihannya dan ada yang tidak, seperti kue dan sebagainya.

  2. Ucapan salam yang mana? Assalamu'alaikum atau yang lainnya?

Jawaban:

  1. Yang kami maksudkan dengan makanan pemberian orang nasrani yang halal kita makan, ialah makanan yang jelas kesuciannya, seperti tempat memasak makanan tersebut tidak pernah kena najis dari babi atau lainnya. Bukan pula makanan dari sembelihannya. Sebab sembelihan ahli kitab yang halal kita makan adalah ahli kitab yang tidak musyrik sedang ahli kitab yang telah musyrik maka telah menjadi kafir, sebagaimana firman Allah dalam Al Quran surat Al Maidah 73 yang antara lain berbunyi:

    لَقَدْ كَفَرَ الَّذِيْنَ قَالُوا إنَّ اللهَ ثَالِثُ ثَلاَثَةٍ

    Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan, bahwa Allah adalah salah satu dari Tuhan yang tiga.
     

  2. Ucapan salam yang boleh kita berikan kepada orang non muslim yang jelas bukanlah Assalamualaikum karena mengucapkan salam kepada mereka itu, dengan salam seperti salam tersebut hukumnya haram. Jadi yang boleh adalah ucapan salam dengan bentuk lain.