Ketentuan Prosentase Zakat

Zakat tanaman padi dengan kondisi tanah subur [irigasi lancar] dalam kitab fiqih sudah ditentukan10%. Apa dasar hukum kitab fiqih kok menentukan besaran 10%? Mohon penjelasan.
moch soleh rk, alil_afan@yahoo.co.id


JAWAB:

Dalam mencetuskan sebuah hukum para ulama mujtahid menggunakan salah satu dari empat macam dalil dengan berurut, yaitu 1. al-Qur’an 2. al-Hadits 3. Qiyas 4. Ijma’. Sedangkan mengenai dasar ulama fiqih menentukan zakat tanaman dengan kadar 10% yaitu menggunakan dasar Hadis . Redaksinya adalah:

فِيمَا سَقَتْ السَّمَاءُ وَالْعُيُونُ أَوْ كَانَ عَثَرِيًّا الْعُشْرُ وَمَا سُقِيَ بِالنَّضْحِ نِصْفُ الْعُشْر

Tanaman yang disiram dengan air hujan dan mata air, atau yang mengisap air dengan akarnya; zakatnya sepersepuluh. Sedangkan tanaman yang pengairannya dengan bantuan binatang (unta atau sapi) untuk mengangkut air, zakatnya seperdua puluh.” (HR. Al-Bukhari no. 1483)

Lihat: Fathul Bari, III/347; al-Hawi fil-Fiqh asy-Syafi’I, III/209-201

==
Abdullah Munawwir
Editor: A. Qusyairi Isma’iel