Masalah Pertama

1.   Apakah ketentuan kehormatan masjid atau serambi masjid masih berlaku pada lahan parker tersebut?

2.   Jika masih bagaimana hokum renovasi seperti dalam deskripsi masalah?

Klarifikasi Masalah.

Tafsil: Bila Semua tanah diwakafkan untuk masjid, bagaimana? Bila tanah diwakafkan untuk kemaslahatan, bagaimana ?

Jawab:

1.   Tabir: 1. Kitab Bughyatul Mustarsyidin:

2. Al Mugni:

1.                                      - ( 12 / 239)

.

.

2.                                      - ( 12 / 471)

( ) ( ) : ( ) : ( ) ( ) .

3.   Harus diperjelas ketentuan serambi masjid

-         Ada kalanya serambi tidak melalui proses wakaf dan tidak diketahui oleh halayak umum.

-         Adakalanya status serambi masjid dahulunya merupakan wakaf mushala.

4.   Masalah Rahabah,:

-         Hukum rahabah dihukumi masjid, maka muthlak tidak diperbolehkan.

: 96

() ...... . ..

-         Bila sudah menjadi masjid, dan hendak dilengkapi dengan bangunan lain untuk kemaslahatan masjid, maka dapat menggunakan Qaul Al Mugi fi Syarkh Al Kabir

- ( 12 / 239)

: : .

.

.

Kesimpulan Jawaban:

Terdapat Tafsil:

1.   Hurmatil masjid tetap berlaku dengan segala ketentuanya. Bila Hukum rahabah dihukumi masjid, maka muthlak tidak diperbolehkan.

: 96

() ...... . ..

 

- ( 12 / 239)

: : .

.

.

 

2.   Pertanyaan:

1)   Bagaimana hokum kerja wanita keluar negeri seperti dalam deskripsi masalah?

2)   Jika tidak boleh, bagaimana ketentuan fiqih sehingga boleh?

3)   Jika semua kebutuhan keluarga telah ditanggung istri, suami tidak kerja, apakah cukup menggugurkan kewajiban suami dalam member nafkah?

Jawaban Pertanyaan Pertama:

1.   Haram, karena pada umumnya wanita yang bekerja keluar negeri tidak aman dari fitnah, maka hukumnya tidak boleh.

Dan boleh bila aman dari fitnah.

2.   Marah kerja diluar rumah:

-         Boleh, bila aman dan dapat izin dari wali atau wali.

-         Makruh, bila ditakutkan fitnah

-         Haram, bila tidak aman dari fitnah atau diduga tidak aman dari fitnah

- ( 5 / 103)

- ( 4 / 92)

(: ) ǡ : : : : : ɡ : (: ) (: )

- ( 4 / 378)

. ( ) . . ( )

 

Pertanyaan Kedua: Sudah terjawab

Pertanyaan ketiga: Jika semua kebutuhan keluarga telah ditanggung istri, suami tidak kerja, apakah cukup menggugurkan kewajiban suami dalam member nafkah

Jawab: Tetap tidak gugur kewajiban dari suami.

Tabir: Nihayat Zain.

 

- ( 4 / 92)

: : .

ޡ ǡ ǡ ɡ ̡

- ( 19 / 427)

( ) ( ) ( ) ( ) ( ) ( ) .