63- DOA UNTUK MINTA HUJAN

169- ǡ .

169. Ya Allah! Berilah kami hujan yang merata, menyegarkan tubuh dan menyu-burkan tanaman, bermanfaat, tidak membahayakan. Kami mohon hujan secepatnya, tidak ditunda-tunda.[189]

170- ǡ ǡ .

170. Ya Allah! Berilah kami hujan. Ya Allah, turunkan hujan pada kami. Ya Allah! Hujanilah kami,[190]

171- .

171. Ya Allah! Berilah hujan kepada hamba-hambaMu, ternak-ternakMu, beri-lah rahmatMu dengan merata, dan suburkan tanahMu yang tandus.[191]

 

64- DOA APABILA HUJAN TURUN

172- .

172.Ya Allah! Turunkanlah hujan yang bermanfaat (untuk manusia, tanaman dan binatang).[192]

 

65- BACAAN SETELAH HUJAN TURUN

173- .

173. Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah.[193]

66- DOA AGAR HUJAN BERHENTI

174- ǡ .

174. Ya Allah! Hujanilah di sekitar kami, jangan kepada kami. Ya, Allah! Berilah hujan ke daratan tinggi, bebe-rapa anak bukit perut lembah dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.[194]

67- DOA MELIHAT BULAN TANGGAL SATU

175- .

175. Allah Maha Besar. Ya Allah! Tampakkan bulan tanggal satu itu ke-pada kami dengan membawa keaman-an dan keimanan, keselamatan dan Islam serta mendapat taufik untuk menjalankan apa yang Engkau senang dan rela. Tuhan kami dan Tuhanmu (wahai bulan sabit) adalah Allah.[195]

68- DOA KETIKA BERBUKA BAGI ORANG YANG BERPUASA

176- .

176. Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala akan tetap, insya Allah.[196]

177- .

177. Ya Allah! Sesungguhnya aku me-mohon kepadaMu dengan rahmatMu yang meliputi segala sesuatu, supaya memberi ampunan atasku.[197]

69- DOA SEBELUM MAKAN

178. Rasulullah n bersabda[198]: Apa-bila seseorang di antara kamu mema-kan makanan, hendaklah membaca:

Apabila lupa pada permulaannya, hen-daklah membaca:

.

179. Rasulullah n bersabda[199]: Barang-siapa yang diberi rezeki oleh Allah berupa makanan, hendaklah membaca:

.

Ya Allah! berilah kami berkah dengan makan itu dan berilah makanan yang lebih baik.

Apabila diberi rezeki berupa minuman susu, hendaklah membaca:

.

70- DOA SETELAH MAKAN

180- .

180. Segala puji bagi Allah yang memberi makan ini kepadaku dan yang memberi rezeki kepadaku tanpa daya dan kekuatanku.[200]

181- [ ] .

181. Segala puji bagi Allah (Aku memujiNya) dengan pujian yang banyak, yang baik dan penuh berkah, yang senantiasa dibutuhkan, diperlukan dan tidak bisa ditinggalkan, ya Tuhan kami.[201]

71- DOA TAMU KEPADA ORANG YANG MENGHIDANGKAN MAKANAN

182- .

182. Ya Allah! Berilah berkah apa yang Engkau rezekikan kepada mereka, ampuni-lah dan belas kasihanilah mere-ka.[202]

72- BERDOA UNTUK ORANG YANG MEMBERI MINUMAN

183- .

183. Ya Allah! Berilah ganti makanan ke-pada orang yang memberi makan kepa-daku dan berilah minuman kepada orang yang memberi minuman kepadaku.[203]

73- DOA APABILA BERBUKA DI RUMAH ORANG

184- .

184. Semoga orang-orang yang ber-puasa berbuka di sisimu dan orang-orang yang baik makan makananmu, serta malaikat mendoakannya, agar kamu mendapat rahmat.[204]

74- DOA ORANG YANG BERPUASA APABILA DIAJAK MAKAN

185- .

185. Apabila seseorang di antara kamu diundang (makan) hendaklah dipenuhi. Apabila puasa, hendaklah mendoakan (kepada orang yang mengundang). Apa-bila tidak puasa, hendaklah makan.[205]

75- UCAPAN ORANG YANG PUASA BILA DICACI MAKI

186- .

186. Sesungguhnya aku sedang ber-puasa. Sesungguhnya aku sedang ber-puasa. [206]

76- DOA APABILA MELIHAT PERMULAAN BUAH

187- ǡ ǡ ǡ .

187. Ya Allah! Berilah berkah buah-buahan kami, berilah berkah kota kami, berilah berkah gantangan kami (sehing-ga di antara kami tidak sering mengu-rangi timbangan) dan berilah berkah mud kami.[207]

77- DOA KETIKA BERSIN

188. Rasulullah n bersabda[208]: Apabila seseorang di antara kamu bersin, hen-daklah mengucapkan:

(Segala puji bagi Allah),

lantas saudara atau temannya meng-ucapkan:

(Semoga Allah memberi rahmat kepa-daMu). Bila teman atau saudaranya mengucapkan demikian, bacalah:

.

(Semoga Allah memberi petunjuk kepa-damu dan memperbaiki keadaanmu.)

78- BACAAN APABILA ORANG KAFIR BERSIN KEMUDIAN MEMUJI ALLAH

189- .

189- (Semoga Allah memberi hidayah ke-padamu dan memperbaiki hatimu). [209]

79- DOA KEPADA PENGANTIN

190- .

190. Semoga Allah memberi berkah kepadamu dan atasmu serta mengum-pulkan kamu berdua (pengantin laki-laki dan perempuan) dalam kebaikan.[210]

80- DOA PENGANTIN KEPADA DIRINYA

191. Apabila seseorang di antara kamu kawin dengan seorang perempuan atau membeli pembantu, hendaklah meng-ucapkan:

.

Ya Allah! Sesungguhnya aku mohon ke-padaMu kebaikan perempuan atau pem-bantu ini dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya. Dan aku mohon perlindungan kepadaMu dari kejelekan perempuan atau pembantu ini dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya.

Apabila membeli unta, hendaklah me-megang puncak punuknya, lalu meng-ucapkan seperti itu.[211]

81- DOA SEBELUM BERSETUBUH

192- .

192. Dengan Nama Allah, Ya Allah! Jauhkan kami dari setan, dan jauhkan setan untuk mengganggu apa yang Engkau rezekikan kepada kami.[212]

82- DOA KETIKA MARAH

193- .

193. Aku berlindung kepada Allah dan setan yang terkutuk.[213]

83- DOA APABILA MELIHAT ORANG YANG MENGALAMI COBAAN

194- .

194. Segala puji bagi Allah yang menyelamatkan aku dari sesuatu yang Allah memberi cobaan kepadamu. Dan Allah telah memberi kemuliaan kepada-ku, melebihi orang banyak.[214]

84- BACAAN DALAM MAJELIS

195. Dari Ibnu Umar katanya adalah pernah dihitung bacaan Rasulullah n dalam satu majlis seratus kali sebelum beliau berdiri, yaitu:

(( )).

Wahai Tuhanku! Ampunilah aku dan terimalah taubatku, sesungguhnya Eng-kau Maha Menerima taubat lagi Maha Pengampun.[215]

85- PELEBUR DOSA MAJELIS

196- .

196. Maha Suci Engkau, ya Allah, aku memujiMu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, aku minta ampun dan bertau-bat kepada-Mu.[216]

86- DOA KEPADA ORANG YANG BERKATA: GHAFARALLAAHU LAKA

197- .

197. Begitu juga kamu.[217]

87- DOA UNTUK ORANG YANG BERBUAT KEBAIKAN PADAMU

198- .

198. Semoga Allah membalasmu de-ngan kebaikan.[218]

88- CARA MENYELAMATKAN DIRI DARI DAJAL

199- .

199. Barangsiapa yang hafal sepuluh ayat dari permulaan surah Al-Kahfi, ma-ka terpelihara dari (gangguan) dajjal.[219] Begitu juga minta perlindungan kepada Allah dari fitnah dajjal setelah tasyahud akhir dari setiap shalat.[220]

89- DOA KEPADA ORANG BERKATA: AKU SENANG KEPADAMU KARENA ALLAH

200- .

200. Semoga Allah mencintai kamu yang cinta kepadaku karenaNya.[221]

90- DOA KEPADA ORANG YANG MENAWARKAN HARTANYA UNTUKMU

201- .

201. Semoga Allah memberkahimu dalam keluarga dan hartamu.[222]

91- DOA UNTUK ORANG YANG MEMINJAMI KETIKA MEMBAYAR UTANG

202- .

202. Semoga Allah memberikan ber-kah kepadamu dalam keluarga dan hartamu. Sesungguhnya balasan me-minjami adalah pujian dan pemba-yaran.[223]

92- DOA AGAR TERHINDAR DARI SYIRIK

203- .

203.Ya Allah! Sesungguhnya aku ber-lindung kepadaMu, agar tidak menyeku-tukan kepadaMu, sedang aku mengeta-huinya dan minta ampun terhadap apa yang tidak aku ketahui.[224]

 

93- DOA UNTUK ORANG YANG MENGATAKAN: BAARAKALLAHU FIIKA

204- .

204. Semoga Allah juga melimpahkan berkah kepadamu.[225]

94- DOA MENOLAK FIRASAT BURUK / SIAL

205- .

205. Ya Allah! Tidak ada kesialan kecuali kesialan yang Engkau tentukan, dan Tidak ada kebaikan kecuali keba-ikanMu, serta tiada Ilah (yang berhak disembah) selain Engkau.[226]

95- DOA NAIK KENDARAAN

206- { . } .

206. Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah, Maha Suci Tuhan yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesung-guhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami (di hari Kiamat). Segala puji bagi Allah (3x), Maha Suci Engkau, ya Allah! Sesungguhnya aku menganiaya diriku, maka ampunilah aku. Sesung-guhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.[227]

96- DOA BEPERGIAN

207- { . } . : .

207. Allah Maha Besar (3x). Maha Suci Tuhan yang menundukkan kenda-raan ini untuk kami, sedang sebelumnya kami tidak mampu. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami (di hari Kiamat). Ya Allah! Sesungguh-nya kami memohon kebaikan dan taqwa dalam bepergian ini, kami mohon per-buatan yang meridhakanMu. Ya Allah! Permudahlah perjalanan kami ini, dan dekatkan jaraknya bagi kami. Ya Allah! Engkau-lah teman dalam bepergian dan yang mengurusi keluarga(ku). Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan dalam bepergian, pemandangan yang menyedihkan dan perubahan yang jelek dalam harta dan keluarga.

Apabila kembali, doa di atas dibaca, dan ditambah: Kami kembali dengan bertaubat, tetap beribadah dan selalu memuji kepada Tuhan kami.[228]

 

97- DOA MASUK DESA ATAU KOTA

208- . ǡ ǡ .

208. Ya Allah, Tuhan tujuh langit dan apa yang dinaunginya, Tuhan penguasa tujuh bumi dan apa yang di atasnya, Tuhan yang menguasai setan-setan dan apa yang mereka sesatkan, Tuhan yang menguasai angin dan apa yang diter-bangkannya. Aku mohon kepadaMu kebaikan desa ini, kebaikan penduduk-nya dan apa yang ada di dalamnya. Aku berlindung kepadaMu dari kejelekan desa ini, kejelekan penduduknya dan apa yang ada di dalamnya.[229]

98- DOA MASUK PASAR

209- .

209. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. BagiNya keraja-an, bagiNya segala pujian. Dia-lah Yang Menghidupkan dan Yang Mematikan. Dia-lah Yang Hidup, tidak akan mati. Di tanganNya kebaikan. Dia-lah Yang Ma-hakuasa atas segala sesuatu.[230]

 

99- DOA APABILA BINATANG KENDARAAN TERGELINCIR

210- .

210. Dengan nama Allah.[231]

 

100- DOA MUSAFIR KEPADA ORANG YANG DITINGGALKAN

211- .

211. Aku menitipkan kamu kepada Allah yang tidak akan hilang titipan-Nya.[232]

101- DOA ORANG MUKIM KEPADA MUSAFIR

212- .

212. Aku menitipkan agamamu, ama-natmu dan perbuatanmu yang terakhir kepada Allah.[233]

213- .

213. Semoga Allah memberi bekal taqwa kepadamu, mengampuni dosamu dan memudahkan kebaikan kepadamu di mana saja kamu berada.[234]

102- TAKBIR DAN TASBIH DALAM PERJALANAN

214- : ǡ .

214. Dari Jabir z, dia berkata: Kami apabila berjalan naik, membaca takbir, dan apabila kami turun, membaca tasbih.[235]

 

103- DOA MUSAFIR KETIKA MENJELANG SUBUH

215- . ǡ .

215. Semoga ada yang memperde-ngarkan puji kami kepada Allah (atas nikmat) dan cobaanNya yang baik bagi kami. Wahai Tuhan kami, temanilah kami (peliharalah kami) dan berilah karunia kepada kami dengan berlindung kepada Allah dari api Neraka.[236]

104- DOA APABILA MENDIAMI SUATU TEMPAT, BAIK DALAM BEPERGIAN ATAU TIDAK

216- .

216. Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan apa yang diciptakanNya.[237]

105- DOA APABILA PULANG DARI BEPERGIAN

217. Bertakbir tiga kali, di atas tempat yang tinggi, kemudian membaca:

. .

Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Kami kembali dengan bertaubat, beribadah dan memuji kepa-da Tuhan kami. Allah telah menepati janjiNya, membela hambaNya (Muham-mad) dan mengalahkan golongan mu-suh dengan sendirian.[238]

106- BACAAN APABILA ADA SESUATU YANG MENYENANGKAN ATAU MENYUSAHKAN

218. Rasulullah n apabila ada sesuatu yang menyenangkan, beliau membaca:

(( ))

(Segala puji bagi Allah yang dengan nikmatNya segala amal shalih sempur-na.)

Apabila ada sesuatu yang tidak disukai, beliau membaca:

(( ))

(Segala puji bagi Allah, atas segala keadaan.)[239]

107- KEUTAMAAN MEMBACA SHALAWAT

219- n: (( ))

219. Rasulullah n bersabda: Barang-siapa yang membaca shalawat kepada-ku sekali, Allah akan memberikan balasan shalawat kepadanya sepuluh kali.[240]

220- n: (( )).

220. Rasul n bersabda: Janganlah kamu menjadikan kuburanku sebagai hari raya, dan bacalah shalawatmu pa-daku, sesungguhnya bacaan shalawat-mu akan sampai kepadaku, di mana saja kamu berada.[241]

221- n: (( ))

221. Rasul n bersabda: Orang yang bakhil adalah orang yang apabila aku disebut, dia tidak membaca shalawat kepadaku.[242]

222- n: (( ))

222. Rasul n bersabda: Sesungguh-nya Allah mempunyai para malaikat yang senantiasa berkeliling di bumi yang akan menyampaikan salam kepadaku dari umatku. [243]

223- n: (( ))

223. Rasul n bersabda: Tidaklah se-seorang mengucapkan salam kepadaku kecuali Allah mengembalikan ruhku ke-padaku sehingga aku membalas salam-(nya). [244]

108- MENYEBARKAN SALAM

224- n: (( ǡ ǡ ))

224. Rasulullah n bersabda: Kamu tidak akan masuk ke Surga hingga kamu beriman, kamu tidak akan beriman secara sempurna hingga kamu saling mencintai. Maukah kamu kutunjukkan sesuatu, apabila kamu lakukan akan sa-ling mencintai? Biasakan mengucapkan salam di antara kamu (apabila berte-mu).[245]

225- : .

225. Ada tiga perkara, barangsiapa yang bisa mengerjakannya, maka sung-guh telah mengumpulkan keimanan: 1. Berlaku adil terhadap diri sendiri; 2. Menyebarkan salam ke seluruh pendu-duk dunia; 3. Berinfak dalam keadaan fakir.[246]

226- x: n: : (( ))

226. Dari Abdullah bin Umar z, dia berkata: Sesungguhnya seorang laki-laki bertanya kepada Nabi n, manakah ajaran Islam yang lebih baik? Rasul n bersabda: Hendaklah engkau memberi makanan, mengucapkan salam kepada orang yang kamu kenal dan yang ti-dak.[247]

109- APABILA ORANG KAFIR MENGUCAPKAN SALAM

227- : .

227. Apabila ahli kitab mengucapkan salam kepadamu, jawablah: Wa alai-kum. [248]

110- PETUNJUK KETIKA MENDENGAR KOKOK AYAM ATAU RINGKIKAN KELEDAI

228- ǡ .

228. Apabila kamu mendengar ayam jago berkokok, mintalah anugerah kepa-da Allah, sesungguhnya ia melihat ma-laikat. Tapi apabila engkau mendengar keledai meringkik, mintalah perlindu-ngan kepada Allah dari gangguan se-tan, sesungguhnya ia melihat setan.[249]

111- PETUNJUK APABILA MENDENGAR ANJING MENGGONGGONG

229- .

229. Apabila kamu mendengar anjing menggonggong dan mendengar keledai meringkik, mintalah perlindungan kepa-da Allah. Sesungguhnya mereka meli-hat apa yang tidak kamu lihat.[250]

112- MENDOAKAN KEPADA ORANG YANG ANDA CACI

230- (( ))

230. Ya Allah, siapa saja di antara orang mukmin yang kucaci, jadikanlah sebagai sarana yang mendekatkan diri-nya kepadaMu di hari Kiamat.[251]

113- APABILA MEMUJI TEMANNYA

231- n: (( : - - ))

231. Rasulullah n bersabda: Apabila seseorang harus memuji saudaranya, katakanlah: Aku kira Fulan .. dan Allah-lah yang mengawasi perbuatannya. Dan aku tidak akan memuji seseorang dihadapan Allah. Apabila seseorang mengetahui hendaklah berkata: Aku kira begini dan begini.[252]

114- BACAAN BILA DIPUJI ORANG

232- [ ]

232. Ya Allah, semoga Engkau tidak menghukumku karena apa yang mereka katakan. Ampunilah aku atas apa yang tidak mereka ketahui. [Dan jadikanlah aku lebih baik daripada yang mereka perkirakan]. [253]

115- BACAAN TALBIYAH

233- .

233. Aku memenuhi panggilanMu, ya Allah aku memenuhi panggilanMu. Aku memenuhi panggilanMu, tiada sekutu bagiMu, aku memenuhi panggilanMu. Sesungguhnya pujaan dan nikmat ada-lah milikMu, begitu juga kerajaan, tiada sekutu bagiMu. [254]

116- BERTAKBIR PADA SETIAP DATANG KE RUKUN ASWAD

234- .

234. Nabi n melakukan tawaf di Bai-tullah, di atas unta, setiap datang ke rukun aswad (tiang Kabah yang terdapat hajar aswad), beliau memberi isyarat dengan sesuatu yang dipegang-nya dan bertakbir. [255]

 

117- DOA ANTARA RUKUN YAMANI DAN HAJAR ASWAD

235- .

235. Wahai Tuhan kami! Berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan jauhkan kami dari siksaan api Neraka.[256]

118- BACAAN KETIKA DI ATAS BUKIT SHAFA DAN MARWAH

236. Ketika Nabi n dekat dengan bukit Shafa, beliau membaca:

. .

(Sesungguhnya Shafa dan Marwah ada-lah termasuk syiar agama Allah. Aku memulai sai dengan apa yang didahu-lukan oleh Allah.)

Kemudian beliau mulai dengan naik ke bukit Shafa, hingga beliau melihat Baitullah. Lalu menghadap kiblat, mem-baca kalimat tauhid dan takbir, serta membaca:

(( ))

(Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, Tiada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Tiada Tuhan yang ber-hak disembah selain Allah Yang Maha Esa, yang melaksanakan janjiNya, mem-bela hambaNya (Muhammad) dan menga-lahkan golongan musuh sendirian.)

Kemudian beliau berdoa di antara Shafa dan Marwah. Baliau membacanya tiga kali. Di dalam hadits tersebut dikatakan, Nabi n juga membaca di Marwah seba-gaimana beliau membaca di Shafa.[257]

119- DOA PADA HARI ARAFAH

237. Nabi n bersabda: Doa yang ter-baik (yang mustajab) adalah di hari Arafah, dan sebaik-baiknya apa yang aku dan para nabi baca, adalah:

.

(Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, Tiada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.)[258]

120- KETIKA DI MASYARIL HARAM

238- n ( ) .

238. Nabi n naik unta bernama Al-Qaswa hingga di Masyaril Haram, lalu beliau menghadap kiblat, berdoa, mem-baca takbir dan tahlil serta kalimat tauhid. Beliau terus berdoa hingga fajar menyingsing. Kemudian beliau berang-kat (ke Mina) sebelum matahari ter-bit.[259]

121- BERTAKBIR PADA SETIAP MELEMPAR JUMRAH

239- . .

239. Rasulullah n bertakbir pada setiap melempar tiga Jumrah dengan batu kecil, kemudian beliau maju dan berdiri untuk berdoa dengan menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangannya sete-lah melempar Jumrah yang pertama dan kedua. Adapun untuk Jumrah Aqa-bah, beliau melempar dan bertakbir, dan beliau tidak berdiri di situ, tapi langsung pergi.[260]

122- BACAAN KETIKA KAGUM TERHADAP SESUATU

240- .

240. Maha Suci Allah.[261]

241- .

241. Allah Maha Besar.[262]

123- YANG DILAKUKAN APABILA ADA SESUATU YANG MENGGEMBIRAKAN

242- n .

242. Nabi n apabila ada sesuatu yang menggembirakan atau menyenangkan-nya, beliau bersujud, karena syukur kepada Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi.[263]

 

124- BACAAN DAN PERBUATAN APABILA MERASA SAKIT PADA SUATU ANGGOTA BADAN

243. Letakkan tanganmu pada tubuhmu yang terasa sakit, dan bacalah: Bis-millaah tiga kali, lalu bacalah tujuh kali:

.

(Aku berlindung kepada Allah dan ke-kuasaanNya dari kejahatan sesuatu yang aku jumpai dan yang aku takuti.)[264]

 

125- APABILA TAKUT MENGENAI SESUATU DENGAN MATANYA

244- [ ] .

244. Apabila seseorang di antara kamu melihat dari saudaranya, diri atau har-tanya yang mengherankan, maka hen-daklah mendoakan berkah kepadanya. Sesungguhnya ain (kena mata) itu adalah benar.[265]

 

126- BACAAN KETIKA TAKUT

245- .

245. Tiada Tuhan yang berhak disem-bah kecuali Allah.[266]

 

127- BACAAN KETIKA MENYEMBELIH KURBAN

246- [ ] .

246.Dengan nama Allah, (aku menyem-belih), Allah Maha Besar. Ya Allah! (ternak ini) dariMu (nikmat yang Eng-kau berikan, dan kami sembelih) untuk-Mu. Ya Allah! Terimalah kurban ini dari-ku.[267]

128- BACAAN UNTUK MENOLAK GANGGUAN SETAN

247- ǡ ǡ .

247. Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, yang tidak akan diterobos oleh orang baik dan orang durhaka, dari kejahatan apa yang diciptakan dan dijadikanNya, dari kejahatan apa yang turun dari langit dan yang naik ke dalamnya, dari kejahatan yang tumbuh di bumi dan yang keluar daripadanya, dari kejahatan fitnah-fitnah malam dan siang, serta dari kejahatan-kejahatan yang datang (di waktu ma-lam) kecuali dengan tujuan baik, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih.[268]

129- ISTIGFAR DAN TAUBAT

248- n: (( ))

248. Rasulullah n bersabda: Demi Allah! Sesungguhnya aku minta ampun kepada Allah dan bertaubat kepadaNya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali.[269]

249- n: (( ))

249. Rasulullah n bersabda: Wahai manusia! Bertaubatlah kepada Allah, sesungguhnya aku bertaubat kepada-Nya seratus kali dalam sehari.[270]

250- n: (( ))

250. Rasul n bersabda: Barangsiapa yang membaca: Aku minta ampun kepada Allah, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Dia, Yang Hidup dan terus-menerus mengurus makhlukNya. Maka Allah mengampuninya. Sekalipun dia pernah lari dari perang.[271]

251- n: (( )).

251. Rasulullah n bersabda: Keadaan yang paling dekat antara Tuhan dan hambaNya adalah di tengah malam yang terakhir. Apabila kamu mampu tergolong orang yang zikir kepada Allah pada saat itu, lakukanlah.[272]

252- n: (( )).

252. Rasulullah n bersabda: Seorang hamba berada dalam keadaan yang paling dekat dengan Tuhannya adalah di saat sujud. Oleh karena itu, perba-nyaklah doa.[273]

253- n: (( ))

253. Rasulullah n bersabda: Sesung-guhnya hatiku lupa (tidak ingat kepada Allah) padahal sesungguhnya aku minta ampun kepadaNya dalam sehari sera-tus kali.[274]

130- KEUTAMAAN TASBIH, TAHMID, TAHLIL DAN TAKBIR

254- n: .

254. Nabi n bersabda: Barangsiapa yang membaca: Maha Suci Allah dan aku memujiNya dalam sehari seratus kali, maka kesalahannya dihapus sekali-pun seperti buih air laut.[275]

255- n: .

255. Rasulullah n bersabda: Barang-siapa yang membaca: Laailaaha illallaah wahdahu laa syariika lahu lahulmulku walahulhamdu wahuwa alaa kulli syaiin qadiir, sepuluh kali, maka dia seperti orang yang memerdekakan empat orang dari keturunan Ismail.[276]

256- n: : .

256. Rasulullah n bersabda: Dua kalimat yang ringan di lidah, pahalanya berat di timbangan (hari Kiamat) dan disenangi oleh Tuhan Yang Maha Pengasih, adalah: Subhaanallaah wabi-hamdih, subhaanallaahil azhiim.[277]

257- n: .

257. Rasulullah n bersabda: Sungguh, apabila aku membaca: Subhaanallah walhamdulillaah walaa ilaaha illallaah wallaahu akbar. Adalah lebih senang bagiku dari apa yang disinari oleh matahari terbit.[278]

258- n: (( )) : (( ))

258. Rasulullah n bersabda: Apakah seseorang di antara kamu tidak mampu mendapatkan seribu kebaikan tiap hari? Salah seorang di antara yang duduk bertanya: Bagaimana di antara kita bisa memperoleh seribu kebaikan (dalam sehari)? Rasul bersabda: Hen-daklah dia membaca seratus tasbih, maka ditulis seribu kebaikan baginya atau seribu kejelekannya dihapus.[279]

259- : .

259. Barangsiapa yang membaca: Subhaanallaahi azhiim wabihamdih, maka ditanam untuknya sebatang pohon kurma di Surga.[280]

260- n: (( )) : : (( ))

260. Rasulullah n bersabda: Wahai Abdullah bin Qais! Maukah kamu aku tunjukkan perbendaharaan Surga? Aku berkata: Aku mau, wahai Rasu-lullah! Rasul berkata: Bacalah: Laa haula walaa quwwata illaa billaah.[281]

261- n: : .

261. Rasulullah n bersabda: Perkata-an yang paling disenangi oleh Allah adalah empat: Subhaanallaah, Alham-dulillaah, Laa ilaaha illallaah dan Allaahu akbar. Tidak mengapa bagimu untuk memulai yang mana di antara kalimat tersebut.[282]

262- n: . : ǡ ǡ )) : .

262. Seorang Arab Badui datang kepa-da Rasulullah n, lalu berkata: Ajari aku dzikir untuk aku baca! Rasul n bersab-da: Katakanlah: Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. Allah Maha Besar. Segala puji bagi Allah yang banyak. Maha Suci Allah, Tuhan sekalian alam dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Bijaksana. Orang Badui itu berkata: Kalimat itu untuk Tuhanku, mana yang untukku? Rasul bersabda: Katakanlah: Ya Allah! Ampuni-lah aku, belas kasi-hanilah aku, berilah petunjuk kepadaku dan berilah rezeki kepadaku.[283]

263- n : .

263. Seorang laki-laki apabila masuk Islam, Nabi n mengajarinya shalat, kemudian beliau memerintahkan agar berdoa dengan kalimat ini: Ya Allah, ampunilah aku, belas kasihanilah aku, berilah petunjuk kepadaku, melindungi (dari apa yang tidak kuinginkan) dan berilah rezeki kepadaku.[284]

264- .

264. Sesungguhnya doa yang terbaik adalah membaca: Alhamdulillaah. Se-dang zikir yang terbaik adalah: Laa Ilaaha Illallaah.[285]

265- : .

265. Kalimat-kalimat yang baik adalah: Subhaanallaah, walhamdulillaah, wa laa ilaaha illallaah, wallaahu akbar, walaa haula walaa quwwata illaa billaah.[286]

131- BAGAIMANA CARA NABI n MEMBACA TASBIH

266- x: n .

266. Dari Abdullah bin Umar c, dia berkata: Aku melihat Rasulullah meng-hitung bacaan tasbih (dengan jari-jari) tangan kanannya.[287]

132- BEBERAPA ADAB DAN KEBAIKAN

267- - - ǡ ǡ .

267. Apabila kegelapan malam telah tiba -atau kamu masuk di waktu malam-, maka tahanlah anak-anakmu, sesung-guhnya setan pada saat itu bertebaran. Apabila malam telah terlewati sesaat, maka lepaskan mereka, tapi tutuplah pintu dan sebut nama Allah (baca: Bismillaahir rahmaanir rahiim). Sesung-guhnya setan tidak membuka pintu yang tertutup, ikatlah gerabamu (tempat air dari kulit) dan sebutlah nama Allah. Tutuplah tempat-tempatmu dan sebut-lah nama Allah, sekalipun dengan me-lintangkan sesuatu diatasnya, dan padamkan lampu-lampumu.[288]

 



[189] HR. Abu Dawud 1/303, dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Abi Dawud 1/216.

[190] HR. Al-Bukhari 1/224 dan Muslim 2/613.

[191] HR. Abu Dawud 1/305 dan dinyatakan hasan oleh Al-Albani dalam Shahih Abi Dawud 1/218.

[192] HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 2/518.

[193] HR. Al-Bukhari 1/205, Muslim 1/83.

[194] HR. Al-Bukhari 1/224 dan Muslim 2/614.

[195] HR. At-Tirmidzi 5/504, Ad-Darimi dengan lafazh hadits yang sama 1/336 dan lihat Shahihut Tirmidzi 3/157.

[196] HR. Abu Dawud 2/306, begitu juga imam hadits yang lain. Dan lihat Shahihul Jami 4/209.

[197] HR. Ibnu Majah 1/557. Menurut Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam Takhrij Al-Adzkar, lihat Syarah Al-Adzkar 4/342.

[198] HR. Abu Dawud 3/347, At-Tirmidzi 4/288, dan lihat kitab Shahih At-Tirmidzi 2/167.

[199] HR. At-Tirmidzi 5/506, dan lihat Shahih Tirmidzi 3/158.

[200] HR. Penyusun kitab Sunan, kecuali An-Nasai, dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/159.

[201] HR. Al-Bukhari 6/214, At-Tirmidzi dengan lafazh yang sama 5/507.

[202] HR. Muslim 3/1615.

[203] HR. Muslim 3/126.

[204] Sunan Abu Dawud 3/367, Ibnu Majah 1/556 dan An-Nasai dalam Amalul Yaum wal Lailah no. 296-298. Al-Albani menyatakan, hadits tersebut shahih dalam Shahih Abi Dawud, 2/730.

[205] HR. Muslim 2/1054.

[206] HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 4/103, Muslim 2/806.

[207] HR. Muslim 2/1000.

[208] HR. Al-Bukhari 7/125.

[209] HR. At-Tirmidzi 5/82, Ahmad 4/400, Abu Daud 4/308. Lihat pula Shahih At-Tirmidzi 2/354..

[210] HR. Penyusun-penyusun kitab Sunan, kecuali An-Nasai dan lihat Shahih At-Tirmidzi 1/316.

[211] HR. Abu Dawud 2/248, Ibnu Majah 1/617 dan lihatlah Shahih Ibnu Majah 1/324.

[212] HR. Al-Bukhari 6/141, Muslim 2/1028.

[213] HR. Al-Bukhari 7/99, Muslim 4/2015.

[214] HR. At-Timidzi 5/494, 5/493, dan lihatlah Shahih At-Tirmidzi 3/153.

[215] HR. At-Tirmidzi dan Imam hadis lain, lihat pula di Shahih At-Tirmidzi 3/153, Shahih Ibnu Majah 2/321, dan lafazh hadis tersebut menurut riwayat At-Tirmidzi.

[216] HR. Ashhaabus Sunan dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/153.

Dari Aisyah, dia berkata: Setiap Rasulullah n duduk di suatu tempat, setiap membaca Al-Quran dan setiap melakukan shalat, beliau mengakhirinya dengan beberapa kalimat. Aisyah x berkata: Aku berkata: Wahai Rasululllah! Aku melihat engkau setiap duduk di suatu majelis, membaca Al-Quran atau melakukan shalat, engkau selalu mengakhiri dengan beberapa kalimat itu. Beliau bersabda: Ya, barangsiapa yang berkata baik akan disetempel pada kebaikan itu (pahala bacaan kalimat tersebut), barangsiapa yang berkata jelek, maka kalimat tersebut merupakan penghapusnya. (Kalimat itu adalah: Subhaanaka wa bihamdika laa ilaaha illaa anta astaghfiruka wa atuubu ilaik). HR. An-Nasai dalam kitab Amalul Yaum wal Lailah, hal. 308. Imam Ahmad 6/77. Dr. Faruq Hamadah menyatakan, hadits tersebut shahih dalam Tahqiq Amalul Yaum wal Lailah, karya An-Nasai hal. 273.

[217] HR. Ahmad 5/82, An-Nasai dalam Amalul Yaum wal Lailah halaman 218, no. 421.

[218] HR. At-Tirmidzi 2035, lihat Shahihul Jami 6244, Shahih At-Tirmidzi 2/200.

[219] HR. Muslim 1/555. Dan dalam riwayat lain, dari akhir surah Al-Kahfi, Muslim 1/556.

[220] Lihat hadits no. 55 dan no. 56 dari buku ini.

[221] HR. Abu Dawud 4/333. Al-Albani menyatakan, hadits tersebut hasan dalam Shahih Sunan Abi Dawud 3/965.

[222] HR. Al-Bukhari dengan Fathul Baari 4/88.

[223] HR. An-Nasai dalam Amalul Yaum wal Lailah, hal. 300, Ibnu Majah 2/809, dan lihat Shahih Ibnu Majah 2/55.

[224] HR. Ahmad dan imam yang lain 4/403, lihat Shahihul Jami 3/233, dan Shahihut Targhrib wat Tarhib oleh Al-Albani 1/19.

[225] Ibnu Sunni h. 138, no. 278, lihat Al-Waabilush Shayyib Iibnil Qayyim, hal. 304. Tahqiq Muhammad Uyun.

[226] HR. Ahmad 2/220, Ibnus Sunni no. 292, dan lihat Al-Ahadits Ash-Shahihah, no. 1065.

[227] HR. Abu Dawud 3/34, At-Tirmidzi 5/501, dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/156.

[228] HR. Muslim 2/998.

[229] HR. Al-Hakim, menurut pendapatnya, hadits tersebut adalah sahih. Imam Adz-Dzahabi menyetujuinya 2/100, Ibnus Sunni, no. 524. Menurut Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Takhrij Adzkar 5/154: Hadits tersebut ada-lah hasan. Bin Baz berkata: Hadits itu diriwayatkan pula oleh An-Nasai dengan sanad yang hasan. Lihat Tuhfatul Akhyar, hal. 37.

[230] HR. At-Tirmidzi 5/291, Al-Hakim 1/538, dan Al-Albani menyatakan, hadits tersebut hasan dalam Shahih Ibnu Majah 2/21 dan Shahih At-Tirmidzi 2/152.

[231] HR. Abu Dawud 4/296 dan Al-Albani menyata-kan, hadits tersebut shahih dalam Shahih Abi Dawud 3/941.

[232] HR. Ahmad 2/403, Ibnu Majah 2/943, dan lihat Shahih Ibnu Majah 2/133.

[233] HR. At-Tirmidzi 2/7, At-Tirmidzi 5/499, dan lihat Shahih At-Tirmidzi 2/155.

[234] HR. At-Tirmidzi, lihat Shahih At-Tirmidzi 3/155.

[235] HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 6/135.

[236] H.R. Muslim 4/2086, Syarah An-Nawawi 17/39.

[237] HR. Muslim 4/2080.

[238] HR. Al-Bukhari 7/163, Muslim 2/980.

[239] HR. Ibnu Sunni dalam kitab Amalul Yaum wal Lailah, Al-Hakim, menurut pendapatnya, hadits tersebut adalah sahih 1/499. Al-Albani menyatakan, hadits terse-but sahih dalam Shahihul Jami 4/201.

[240] HR. Muslim 1/288.

[241] HR. Abu Dawud 2/218, Ahmad 2/367, dan Al-Albani menyatakan, hadits tersebut shahih dalam Shahih Abi Dawud 2/383.

[242] HR. At-Tirmidzi 5/551, begitu juga imam hadis yang lain, lihat Shahihul Jami 3/25 dan Shahih At-Tirmidzi 3/177.

[243] HR. An-Nasai, Al-Hakim 2/421. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih An-Nasai, 1/274.

[244] Abu Daud no. 2041, dihasankan oleh Al-Albani dalam Shahih Abi Daud 1/383.

[245] HR. Muslim 1/74, begitu juga imam yang lain.

[246] HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 1/82, dari hadits Amar z secara mauquf muallaq.

[247] HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 1/55, Muslim 1/65.

[248] HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 11/42, Muslim 4/1705.

[249] HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 6/350, Muslim 4/2092.

[250] HR. Abu Dawud 4/327, Ahmad 3/306. Menurut pendapat Al-Albani, hadits ini shahih, dalam Shahih Abi Dawud 3/961.

[251] HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 11/171, Muslim 4/2007, dan kalimatnya: Jadikanlah sebagai pembersih dan rahmat.

[252] HR. Muslim 4/2296.

[253] HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no. 761. Isnad hadits tersebut dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Adabul Mufrad no. 585. Kalimat dalam kurung tambahan Al-Baihaqi dalam Syuabul Iman 4/228 dari jalan lain.

[254] HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 3/408, Muslim 2/841.

[255] HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 3/476, maksud sesuatu adalah tongkat. Lihat Al-Bukhari dengan Fathul Bari 3/472.

[256] HR. Abu Dawud 2/179, Ahmad 3/411 dan Al-Baghawi dalam Syarh As-Sunnah 7/128. Al-Albani menyatakan, hadits tersebut hasan dalam Shahih Abi Dawud 1/354.

[257] HR. Muslim 2/888.

[258] HR. At-Tirmidzi dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/ 184. Al-Albani menyatakan, hadits tersebut adalah hasan. Lihat pula Al-Ahaditsush Shahihah lil-Albani 4/6.

[259] HR. Muslim 2/891.

[260] HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 3/583, 3/584 dan 3/581. Muslim juga meriwayatkannya.

[261] HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 1/210, 390 dan 414, Muslim 4/1857.

[262] HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 8/441, lihat pula Shahih At-Tirmidzi 2/103, 2/235, dan Musnad Ahmad 5/218.

[263] HR. Ashhabus Sunan, kecuali An-Nasai, lihat Shahih Ibnu Majah 1/233 dan Irwaul Ghalil 2/226.

[264] HR. Muslim 4/1728.

[265] HR. Ahmad 4/447, Ibnu Majah dan Malik. Dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami 1/212, dan lihat Zadul Maad 4/170, tahqiq Al-Arnauth.

[266] HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 6/181, Muslim 4/2208.

[267] HR. Muslim 3/1557, Al-Baihaqi 9/287, sedang-kan kalimat di antara dua kurung, menurut riwayat Al-Baihaqi 9/287. Sedangkan yang terakhir, kami ambilkan dari riwayat Muslim.

[268] HR. Ahmad 3/419 dengan sanad yang shahih, Ibnus Sunni no. 637, lihat pula Majmauz Zawaid 10/127 dan Takhrijuth Thahawiyah lil Arnauth 133.

[269] HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 11/101.

[270] HR. Muslim 4/2076.

[271] HR. Abu Dawud 2/85, At-Tirmidzi 5/569, Al-Hakim, dan menurut pendapatnya hadits di atas adalah shahih. Imam Adz-Dzahabi menyetujuinya 1/511, Al-Albani menyatakan hadits tersebut adalah shahih. Lihat pula Shahih At-Tirmidzi 3/182, Jamiul Ushul li ahaditsir Rasul 4/389-390 dengan tahqiq Al-Arnauth.

[272] HR. At-Tirmidzi dan An-Nasai 1/279 dan Al-Hakim, lihat Shahih At-Tirmidzi 3/183, Jamiul Ushul dengan tahqiq Al-Arnauth 4/144.

[273] HR. Muslim 1/350.

[274] HR. Muslim 4/2075, Ibnul Atsir berkata: Maksud Nabi n lupa, karena beliau senantiasa memperbanyak zikir, selalu mendekatkan diri kepadaNya dan waspada. Jadi, apabila sebagian waktu yang lewat tidak melakukan dzikir, maka beliau menganggapnya dosa. Kemudian beliau cepat-cepat membaca istighfar. Lihat Jamiul Ushul 4/386.

[275] HR. Al-Bukhari 7/168, Muslim 4/2071.

[276] HR. Al-Bukhari 7/167, Muslim dengan lafazh yang sama 4/2071.

[277] HR. Al-Bukhari 7/168, Muslim 4/2072.

[278] HR. Muslim 4/2072.

[279] HR. Muslim 4/2073.

[280] HR. At-Tirmidzi 5/511, Al-Hakim 1/501. Menurut pendapatnya, hadits tersebut shahih. Imam Adz-Dzahabi menyetujuinya. Lihat pula Shahihul Jami 5/531 dan Shahih At-Tirmidzi 3/160.

[281] HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 11/213 dan Muslim 4/2076.

[282] HR. Muslim 3/1685.

[283] HR. Muslim 4/2072. Abu Dawud menambah: Ke

tika orang Arab Badui berpaling, Nabi n bersabda: Sungguh dia telah memenuhi kebaikan pada kedua tangannya. 1/220.

[284] HR. Muslim 4/2073, menurut riwayatnya ada ke terangan: Sesungguhnya kalimat-kalimat tersebut akan

mencukupi dunia dan akhiratmu.

[285] HR. At-Tirmidzi 5/462, Ibnu Majah 2/1249, Al-Hakim 1/503. Menurut Al-Hakim, hadits tersebut adalah shahih. Imam Adz-Dzahabi menyetujuinya, Lihat pula Shahihul Jami 1/362.

[286] HR. Ahmad no. 513 menurut penertiban Ahmad Syakir, sanadnya shahih, lihat Majmauz Zawaid 1/297, Ibnu Hajar mencantumkannya di Bulughul Maram dari riwayat Abu Said kepada An-Nasai. Ibnu Hajar berkata: Hadits tersebut adalah shahih menurut pendapat Ibnu Hibban dan Al-Hakim.

[287] HR. Abu Dawud dengan lafazh yang sama 2/81, At-Tirmidzi 5/521, dan lihat Shahihul Jami 4/271, no. 4865.

[288] HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 10/88, Muslim 3/1595.