85- PELEBUR DOSA MAJELIS

196- .

196. Maha Suci Engkau, ya Allah, aku memujiMu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, aku minta ampun dan bertau-bat kepada-Mu.[1]



[1] HR. Ashhaabus Sunan dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/153.

Dari Aisyah, dia berkata: Setiap Rasulullah n duduk di suatu tempat, setiap membaca Al-Quran dan setiap melakukan shalat, beliau mengakhirinya dengan beberapa kalimat. Aisyah x berkata: Aku berkata: Wahai Rasululllah! Aku melihat engkau setiap duduk di suatu majelis, membaca Al-Quran atau melakukan shalat, engkau selalu mengakhiri dengan beberapa kalimat itu. Beliau bersabda: Ya, barangsiapa yang berkata baik akan disetempel pada kebaikan itu (pahala bacaan kalimat tersebut), barangsiapa yang berkata jelek, maka kalimat tersebut merupakan penghapusnya. (Kalimat itu adalah: Subhaanaka wa bihamdika laa ilaaha illaa anta astaghfiruka wa atuubu ilaik). HR. An-Nasai dalam kitab Amalul Yaum wal Lailah, hal. 308. Imam Ahmad 6/77. Dr. Faruq Hamadah menyatakan, hadits tersebut shahih dalam Tahqiq Amalul Yaum wal Lailah, karya An-Nasai hal. 273.