Buku Panduan

Santri Baru

Dalam berlayar di samudra ilmu Pondok Pesantren

 

 

Cetakan IV

 

 

Kode etik santri

Sebagai Syarat, Panduan Hidup

Di Ponpes Assalafiyyah

Cetakan I :

Kode Etik Kamar : Syarat, panduan, hidup

di komplek PP Assalafiyah

Oleh: Ilzamul wafiq, dkk

Free copy@ 2007

Cetakan II :

(Edit dan tambahan)

Buku Panduan Santri Baru

PP. As Salafiyyah Mlangi

Oleh: Team LitBang

Assalafiyyah Press@2009

Cetakan III :

(Tambahan&penyempurnaan)

Buku Panduan Santri Baru

PP. As Salafiyyah Mlangi

Oleh: Team LitBang

Assalafiyyah Press@2010

Cetakan IV :

Buku Panduan Santri Baru

Dalam berlayar di samudra ilmu Pondok Pesantren

Oleh: Team LitBang

Assalafiyyah Press@2010

 

Rounded Rectangle: Dilarang Memperbanyak melebihi sepuluh eksemplar tanpa menyertakan surat izin penggandaan Buku ini.
izin memperbanyak yang sah dapat diperoleh dari persetujuan pimpinan PonPes-Assalafiyyah Mlangi Yogyakarta.

 

 

 

 

 

 

 

KATA PENGANTAR

, , . ,

Kita sebagai generasi Negeri ini, tentu mempunyai tugas untuk mengisi kemerdekaan dengan belajar. Kita disisi lain adalah santri yang bangsa ini berharap besar, agar kelak kitalah yang menjadi penggerak bangsa. Kemana lagi bangsa ini menaruh harapan, jika tidak kepada Lembaga Pendidikan seperti Pesantren dan Madrasah - Madrasah.

Selanjutnya, buku yang anda pegang ini berisi gambaran dinamika proses Tholabul Ilmi di Pondok Pesantren Assalafiyyah kita yang tercinta ini.

 

Visi dan Misi Pondok Pesantren Assalafiyyah

Visi : Menjadi lembaga tafaqquh fiddin yang diharapkan mampu menjadi salah satu sarana terwujudnya izzul islam wal muslimin ala ahlis sunnah wal jamaah.

Misi : Melaksanakan program pendidikan agama, dawah, dan pengembangan masyarakat sesuai dengan kontek kekinian masyarakat.

Marilah dengan Ikhtiyar yang maksimal, kita lakukan hal yang terbaik demi Akhirat dan Dunia kita nanti.

Yogyakarta, 24 Syawal 1431 H

Team, 03 Oktober 2010 M

TUJUAN DAN PERSEMBAHAN

 

Buku ini dibuat dari point hasil nokta nokta Rapat Evaluasi Ponpes Assalafiyyah yang diikuti team atas perwakilan kamar dan masuk sebagai Komisi Pengembangan, organisasi, pendidikan PonPes sampai dengan pelaksanaan Sidang Pleno yang dilaksanakan pada Liburan Romadhon dan Syawal 1428 H.

Buku ini bertujuan dan dipersembahkan untuk :

 

q  Panduan gambaran Nyantri di pondok ini, bagi Anda Santri Baru.

q  Cerminan Prilaku bagi Santri yang sudah Kerasan /santri telah menetap.

q  Perenungan bagi Santri yang sudah lama dan bagi santri yang telah berencana untuk Pamitan berpisah dari Pondok tercinta ini, agar dapat memberi pengarahan, tauladan dan pendampingan bagi teman-teman santri semuanya.

 

 

 

 

 

SAMBUTAN PENASEHAT

DAN SEJARAH SINGKAT

 

Puji Syukur pertama Alhamdulillah. Marilah jangan lupa untuk sering bersolawat kepada Nabi kita S.A.W. Sudah lama sekali ada rancangan buku panduan santri, tapi baru beberapa tahun ini direalisasikan. Pada kesempatan ini saya hanya akan menyampaikan sedikit tentang sejarah Pondok Pesantren kita.

Pondok pesantren Assalafiyyah didirikan oleh KH.Mashduqi (Haji beliau- Amanah, bersamaan haji Putranya, KH. SujaI sekalian pada Tahun 1990 ). Beliau putra seorang Naib asal mlangi yang bertugas di wilayah Gunung Kidul. Naib tersebut bernama Ky. Zaid yang memperistri Fatimah dari dusun Jolok Dlingo Bantul. Sang Naib tinggal didusun itu sampai wafat.

KH. Mashduqi memperistri Zaenab, putri pamannya sendiri di mlangi yang bernama Ky. Slamet. Sejak menikah beliau tinggal di rumah mertuanya.

Dorongan kondisi riil dihadapi KH. Mashduqi di rumah mertua adalah semakin banyak santri yang mengaji pada beliau. Padahal beliau bertugas pokok mendidik masyarakat Mlangi.

Kondisi itu menarik perhatian mertuanya. Sang mertua (Ky. Slamet) mendirikan sebuah bangunan untuk kepentingan tersebut di sebidang tanah seluas 900-an m2. Lokasi tanah itu terpisah dari tempat tinggalnya yang kemudian dikenal dengan sebutan langgar kidul. Sebutan ini sebagai paduan sebutan langgar lain di sebelah utaranya (langgar lor, PP. Al-Miftah).

Atas dorongan adanya penamaan langgar lor, langgar kidul disebut Pondok Pesantren Assalafiyyah didirikan pada tahun 1932. Pondok ini memperoleh sertifikat atas inisiatif Departemen Agama bernomor E-8431 tertanggal 9 Pebruari 1984. Kemudian pada pendataan Pondok Pesantren yang aktif terkordinasi mendapat No. Statistik 510.3.34.04.1024.

Demikian sejarah singkat berdirinya Pondok kita. Sudah banyak buku terbitan dan skripsi mahasiswa dari berbagai Universitas yang mengulas tentang Pondok kita. Kalian bisa mencarinya sendiri.

Kepada Team penyusun buku panduan santri baru ini, sangat saya ucapkan terima kasih, semoga manfaat buku ini selau mengalir.

 

Yogyakarta, 24 Syawal 1431 H

H. Abdullah Hasan

SAMBUTAN PIMPINAN

 

Syukur Alhamdulillahirobbil aalamiin, solawat salam semoga selalu tercurah pada beliau Nabi agung Muhammad S.A.W. Alhamdulillah, pondok kita sudah semakin tertata mulai dari sistem administrasi dan pendidikan khususnya.

Memang sudah lama sekali ada usulan buku panduan, agar perjalanan dinamika pondok yang baik ini terekam dalam buku. Frekuensi pergantian generasi dipondok kita semakin cepat, kalau tidak ada buku semacam ini dikhawatirkan nuansa kehidupan pesantren kita akan berubah tajam.

Ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus pondok dan para Qore, yang selama ini telah mencurahkan banyak tenaga dan fikiran demi berlangsungnya kegiatan di pesantren tercinta ini. Semoga Alloh membalas kebaikan kalian semua.

Sekaligus mewakili keluarga Ndalem, saya berpesan kepada seluruh santri dan Anda santri baru untuk memperhatikan dengan seksama apa yang ada dalam buku ini, demi barokah ilmu kalian.

Yogyakarta, 24 Syaban 1431 H

H. Noor Hamid Majid

TUJUAN OUTPUT SANTRI

PP. ASSALAFIYYAH

 

Tujuan Umum :

1.    Lahirnya masyarakat dan santri yang sadar peran sebagai makhluk sosial yang beradab dan beragama

2.    Lahirnya santri-santri yang memiliki semangat pengabdian agama melalui peran diniyah dan ijtimaiyyah secara profesional.

Tujuan Khusus :

1.    Lahirnya santri yang memiliki kedewasaan ilmu (aalim), kedewasaan prilaku (amil), kedewasan wawasan, mampu membaca kondisi dan perkembangan masyarakat (aqil) dan kedewasaan sikap (arif)

2.    Lahirnya santri yang yang memiliki skill pengembangan masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan sosial mereka

3.    Lahirnya santri yang memiliki keteladanan tinggi bagi masyarakat yang menjadi mitra pengabdiannya.

 

 

 

 

JANJI SANTRI

(Sesuai surat Pernyataan)

 

  1. Akan mentaati semua peraturan dan ketentuan dalam bidang pendidikan,administrasi dan infaq, serta kesantrian, baik yang sedang berlaku maupun yang akan berlaku di Pondok Pesantren Assalafiyyah.

 

  1. Bersikap sopan dan selalu berpakaian rapi yang sesuai dengan ajaran salafushshalih.

 

  1. Akan selalu menjaga dan melestarikan kebersihan dan keindahan pondok.

 

  1. Akan selalu menjaga nama baik Pondok Pesantren Assalafiyyah dan tidak membuat keributan atau melakukan tindakan yang melanggar etika kepesantrenan.

 

  1. Selama menjadi santri akan menyampaikan aspirasi melalui saluran yang telah ditentukan secara kekeluargaan dan penuh tanggung jawab.

 

6.       Bersedia menanggung segala akibat atau menerima sanksi baik secara admisintratif maupun secara yuridis. Apabila saya melanggar janji atau membuat pernyataan yang tidak benar, seperti yang tertera pada butir 1 sampai dengan 6 di atas.

 

 

 

 

D A F T A R I S I

JUDUL.. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1

Kata Pengantar. . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. 3

Tujuan dan Persembahan. . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . .. 4

Sambutan Penasehat. . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . 5

Sambutan Pimpinan. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 7

Tujuan Output santri . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . .. . . . 8

Janji Santri. . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . 9

Daftar isi. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . .10

Kelengkapan kamar. . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .11

Dinamika Pesantren . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 12

A.            Wudlu & sholat. . .. . . . . . . .. . . . . . . . . 10

B.            Pakaian Sholat dan mengaji. . .. . . 3

C.            Mengaji. . . . . .. . . . .. . . . . . . . . . . .. 3

D.            MenerimaTamu... . . . . . . . . . . . . . . . . . 4

E.            Mandi & Olah Raga. . . . . . . . . . . . . . . .. 4

F.            Piket & kebersihan. . . . ... . . . . . . . . .. 4

G.            Tata Tertib. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. 4

H.            IN (dibaca :IeEn) dan Pisowanan. . . .. . 5

I.              Sowan Bpk Kyai . . . . .. . . . . . . . . . .. 4

J.             Sopan santun. . .. . . . . . . . . . . . . . . . . 5

K.            Makan dan jajan. . .. . . . . . . . . . . .. . . . . 4

L.             Menemui santri Putri.. . . . . . . . . . . . . . . 6

M.           Puasa dan Tirakat. . . . . . .. . . . . . . 20

N.            Kegiatan da Ngaji Extra. . .. . . . . . . . . 10

O.            Syukuran, Slametan dan Mayoran. . .. . . 6

P.            Karya Santri.. . . . . .. . . . . . . .. . . . . . . . 10

Q.            Lomba.. . . . . . . .. . . . . . . .. . . . . . . . . . 20

R.            Fasilitas. . . . . . . . .. . . . . . . .. . . . .. . .. 20

S.            Kehilangan & Ghosob . .. . ... . . . . . . . . 10

T.             Penemuan Barang . . . . . .. . . . . . . . . . 20

U.            Cukur dan Berkelahi . . . .. . . . . . . . . 20

V.            Koperasi dan kitab . . . . . .. . . . . . . . . . 20

W.           Listrik . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . 20

X.            Strika . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . .20

Y.            Komputer. . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . 20

Z.            Wartel HP. . . . . .. . . . . . .. . . . . . . . . . 20

 

PENUTUP. . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .11

KELENGKAPAN KAMAR

 

Setidaknya kamar memiliki kelengkapan-kelengkapan sebagai berikut :

1.    Tata tertib kesepakatan kamar yang tertulis(tertempel)

2.    Buku kamar, administrasi dan jadual piket(tertempel)

3.    kolom berita acara (bisa diisi pengumuman, mini mading dll)

4.    fasilitas pokok kamar seperti lemari dan sejenisnya

5.    Peralatan kebersihan

6.    Peralatan masak dan menyajikanya sesuai dengan keperluanya.

 

Tiap Kamar sudah tersedia rak sandal dan sepatu. Anda wajib memiliki sandal sendiri. Tetaplah untuk menempatkan sandal/sepatu anda pada rak bagianya.

Usahakan jangan sampai netes ketika membawa sandal atau sepatu basah(tangkebke dulu).

 

Dilarang ada Aquarium dan sejenisnya. Karena mengambil air bukan haknya dan dapat mengotori kamar.

Kompromikan bila ada masalah di kamar dengan seluruh penghuninya, termasuk Pembina kamar.

 

DINAMIKA PESANTREN

DI KOMPLEK ASSALAFIYYAH PUTRA

 

Terutama bagi anda kang! Yang santri baru, harus mengetahui atau setidaknya mau dan berusaha mampu mengikuti dinamika/berjalanya kehidupan terutama di kamar anda dan Pondok. Seluk-beluk menjalani hidup di tempat mengaji pesantren kita dapat disimak A sampai Z seperti apa yang tertulis setelah ini.

 

A.    Wudlu & sholat

Kalau wudlu di kolah wudlu jangan sampai air kumur dimasukan kekolah lagi, untuk membasuh kaki cukup di kolam basuhan kaki atau dengan Gayung jangan sampai memancrat-tidak mengambil di kolah wudu untuk basuh kaki dengan tangan sehingga muncrat, gampangya lihat! santri yang sudah kerasan.

Ikutilah lar-laran untuk menjaga hafalan bait yang biasanya dilakukan sebelum jamaah dan sewaktu akan ngaji. Berusahalah anda untuk selalu solat berjamaah dengan teman bila tertinggal jamaah mushola.

Bagilah sajadah anda pada sebelah anda jika dia tidak membawa, sedangkan anda belum bertakbir. Ketika sholat jamaah sudah usai, jangan sampai anda cepat-cepat bubar, tapi wiridlah dahulu selanjutnya baru bubar jika orang di belakang anda sudah pergi.

Jangan sekali kali bubar lewat tempat sujud depan orang yang masih wirid, lebih lebih orang itu senior, pengurus atau bahkan qori kita. Boleh lewat depan orang yang masih wirid bila jaraknya agak jauh, dengan cara merundukan badan dan tangan kanan lurus kearah bawah.

 

B.    Pakaian Sholat dan mengaji

Intinya memang sopan, tapi untuk standar ponpes bila sholat, mengaji, sowan, ke kantor adalah menggunakan baju dan sarung serta peci. Jadi tidak boleh pakai kaos dan atau celana.

Wajib memakai peci atau topi ketika pergi ke luar Pondok misal sekolah atau lainya dan tidak boleh memakai kaos oblong(tak berkrah). Seperti ini juga berlaku ketika Anda pergi mandi atau kebutuhan warung. Sepulang bepergian cepatlah Anda berganti sarung, jangan berlama-lama memakai bawahan celana.

Demikian juga cara berpakaian tadi perlu dijaga, jika kelak anda bertamu ke Pondok (walaupun anda alumni/bukan santri aktif lagi).

 

C.   Mengaji & Belajar

Setelah anda terdaftar sebagi santri Assalafiyyah maka akan di tes dan masuk kelas sesuai hasil test. Anda akan mengisi KRT(Kartu Rencana Taallum), mintalah panduan kepada teman sekelas anda. Sering-seringlah melihat draft kurikulum pendidikan PP. Assalafiyyah sebagai acuan belajar anda.

Saat awal mengaji, berusahalah mengenali santri yang sekelas sehingga bisa diikuti mengaji meliputi jadual dan tempat.

Ingat! hanya satu jam wajib belajar setiap hari, yaitu pada jam 23.00 s/d 24.00 setiap malam kecuali malam Jumat. Belajarlah bersama teman anda. Mintalah bimbingan kakak kelas bila menemui kesulitan.

 

D.   Menerima Tamu

Bila ada tamu sementara kantor kosong. Perlu sekali untuk mempersilahkannya disamping mencari pengurus, langkah awal temui dulu dan persilahkan duduk(jika perlu). Kenalan dan tanyakanlah apa keperluanya, bila hanya seputar informasi- berikan semampu anda dan jika keperluanya berkait dengan keperluan diluar jangkauan anda carilah pengurus atau qore yang ada. Apabila keperluanya sowan Bpk Kyai, maka hubungilah pihak Ndalem(Ibu nyai) langsung atau lewat santri Khidmah ndalem. Suguhlah setidaknya minum yang tersedia dikantor atau anda mencarikan/membeli bila perlu. Hati hatilah dengan tamu yang sudah terlihat kurang sopan. Anda harus tetap waspada.

 

E.    Mandi & Olah raga

Santri mandi di Kolam pemandian, yaitu kolam milik Ponpes Assalafiyyah sebelah sungai di arah timur pondok (Kamar mandi di pondok hanya untuk Tamu dan Qori yang kebetulan tidak punya waktu untuk mandi ke kolam Pemandian).

Usahakan berpakaian mengaji ketika pergi mandi/mencuci ke kolam pemandian. Jangan Kaos Oblong!

Dilarang membuang sampah ke kali, tapi buanglah ke tempat sampah yang ada di areal pemandian, setelah terkumpul selanjutnya akan dilakukan pembakaran.

Untuk bermain olah raga hanya diperbolehkan setelah kerja bakti atau pada jam 07.00 s/d 11.00 dihari minggu dan setelah pengajian Toriqoh bubar atau jam 08.00 s/d 11.00 dihari Jumat.

 

F.    Piket & kebersihan

Tentunya Piket & kebersihan merupakan hal yang lazim kita ketahui. Jadi sebagai santri harus tahu apa yang harus di kerjakan atau seharusnya bagaimana. Kalau di kamar berarti bersih-bersih dan sejenisnya yang intinya agar kamar terlihat rapi dan bersih. Begitu juga piket yang berhubungan dengan pondok yang sudah terjadual kelompok dan sekup wilayah yang di kerjakan.

Berusahalah untuk menjaga kebersihan mulai membuang sampah pada tempatnya, terutama anda yang merokok, agar mengusahakan asbak atau sementara dengan kertas, setelah selesai tentu buang ketempat sampah. Ikutilah kerja bakti masal (biasanya hari minggu) dan besih rapikan bagian kerja anda.

 

G.   Tata Tertib

Dikamar ada kesepakatan yang serupa tata tertib seperti aturan pakai fasilitas kamar dan kegiatan di dalamnya, begitu juga di pondok. Sangat perlu mengetahui apa kewajiban dan larangan santri dalam tata tertib pondok. Untuk mengetahuinya anda bisa membaca dan merenungi Tata Tertib Pondok yang ada (menempel) di dinding pondok baik di dalam maupun di luar ruangan.

 

H.   IN (dibaca :IeEn) dan Pisowanan

Setiap santri yang pulang kerumah dan kembali lagi ke pondok, etikanya adalah membawa IeEn yaitu berupa oleh-oleh makanan untuk seluruh anggota kamarnya, bagi anggota yang tidak hadir akan di beri jatah di tempat tertentu atau bisa jadi di lemarinya.

Pisowanan (umumnya berisi pokok Gula&Tehh) yang di bawa sebagai oleh-oleh ketika sowan kepada bapak kyai. Oleh-oleh pisowanan itu bisa berupa hasil pertanian daerah asal atau dari pasar dan toko, banyak juga yang berupa menu kelangenan.

 

I.      Sowan Bpk Kyai & Kenal keluarga ndalem

Saat yang tepat untuk sowan adalah bada jamaah zduhur dan asar dengan mengikuti pulangnya bpk kyai ke Ndalem. Matur-lah(katakan) Bapa puniko Bade sowanpada Bp Kyai, bila yang imam solat bukan Bpk Kyai maka untuk sowan bisa menghubungi santri yang Khidmat di Ndalem.

Biasanya Bp Kyai akan bertanya tentang diri anda, alamat dan seputar famili. Anda bersikap pasif di awal, toh akan di tanya, baru ketika ada sela sela panjang Matur-lahkulo bade izin wangsulmisalnya.

Bila sowan dengan waktu yang mendesak, maka bisa memohon bantuan pengurus atau santri yang Khidmat di Ndalem.

Sangat perlu bagi santri untuk mengenal guru-gurunya terutama yang dari Ndalem. Termasuk keluarga Ndalem juga perlu kita kenal agar tidak salah sikap.

 

J.    Sopan, Berkendara & Santun

Setiap santri harus berlaku sopan baik ucapan mapun tindakanya, mengucap salam bila baru atau akan pergi jauh lebihlebih di pintu kamar, bila memanggil santri yang lebih tua atau senior dengan sebutan Kang, bila kepada Pengurus dan Qori dengan sebutan Pak. Jangan berbicara sampai mengganggu suasana kondusif untuk belajar baik dikamar maupun ruang belajar lain. Merundukan badan dan tangan kanan lurus kearah bawah ketika lewat di hadapan orang yang duduk sambil berkata nuwun sewuatau permisi atau klamitatau cukup mit-mit bila terburu-buru dan baik bila di akhiri kata kang atau Pak sesuai orang yang dilewati.

Bila keluar masuk membawa sepeda/motor, santri harus turun matikan mesin dan tuntun di area pondok dari atau menuju parkiran. hindarilah merubah sepeda/motor menjadi tidak standar. Santri janganlah menggembor-gemborkan mesin sehingga mengganggu Ndalem dan tetangga.

Mengertilah anda, bahwa tidak semua santri bisa leluasa, tapi kadang ada santri yang kehabisan sangu, paksakan diri anda untuk menyantuni mereka atau memberi pinjaman sangu sebatas kemampuan yang anda miliki, tetapi berhati hatilah dalam hal pinjam meminjam, itu akan aman bila ada saksi dan catatan.

 

K.    Makan dan jajan

Begitu juga harus sopan ketika makan, Bacalah basmalah dan pastikan jika ada santri di sampingnya maka dia mendengar. Jangan lupa towo(untuk informasi permisi dalam makan)misal ayo maem kang nanti di jawab monggo-monggo/yo kono intinya tidak cuek!.

Perhatikan! walaupun berjajan dikoperasi/kantin, anda tetap bertata krama makan (awas!! Santri jangan makan/minum dengan tangan kiri, sambil berdiri, apalagi berjalan dan berlari ).

Bila santri terpaksa membeli makanan di warung luar pondok, maka tidak boleh Ngiras (makan di tempat beli), bungkus - bawalah dan nikmati di Pondok. Ingat juga menu jangan yang mahal, wajar saja pada umumnya.

 

L.    Menemui santri Putri

Bila ada keperluan bicara/bertemu dengan santri, maka bisa memanggilnya pada jam 17.00 maghrib atau 22.00 23.00 lewat AiPONE yang ada dikantor. Mintalah izin pada pengurus yang ada di kantor terlebih dahulu, bila sudah terpanggil terus menunggu di ruang temu (biasanya ruang satpam) atau kadang boleh di kantor.

 

M.   Puasa dan tirakat

Setiap santri sebenarnya diwajibkan puasa senin kemis, bahkan mutih. Pilih dan lakukanlah jenis puasa sunnat. Hal tersebut bertujuan agar santri terbiasa berlatih sabar dan terjaga kesehatanya. Untuk sahur dan berbuka bisa membeli dengan di koordinir atau iuran untuk masak agar lebih nikmat, kompak dan mantep.

Apabila anda ternyata tidak berpuasa di hari wajib, maka anda juga harus tetap tidak makan minum dengan Ngedeng(di hadapan umum santri).

Jangan mengganggu teman anda yang sedang tirakat Mbisu, ngrowot, nggundul, nganyeb, ndawud, yaman hua, ngidang, mutih, melek, dan berbagai tirakat lainya. Justru anda dihimbau untuk turut menjaga tirakat mereka. Anda seyogyanya juga melakukan pilhan tirakat itu agar kemanfaatan dan barokah ilmu, anda peroleh lebih.

N.   Kegiatan dan Ngaji Extra

Tadarus dan sejenisnya seperti Yasinan bada maghrib, Al barzanji, khitobah, ziaroh, dll pada malam jumat adalah kegiatan yang wajib diikuti semua santri, kecuali santri yang bertugas di TPA atau daerah binaan (kegiatan pengabdian masyarakat KORDASIS) dan yang izin tentunya.

Nanti setelah solat isya malam jumat kegiatan akan di pisah-pisahkan sesuai tingkatan dan kelompok, untuk jelasnya ada jadual kegiatan jumat di papan pengumuman OSA.

Bagi yang mendapat tugas maka akan mendapatkan bimbingan dari teman santri dengan memintanya terlebih dahulu dan kalau tidak, berlatih sendiri juga cukup asalkan jangan sampai tidak bertugas tanpa keterangan.

Sempatkanlah mengikuti pengajian extra dipagi hari(missal rabu jam 07.00/08.00) dan setelah zduhur sebagai tambahan pengayaan wawasan kitab dan ilmu. Walaupun anda tidak bisa selalu hadir, mengikutinya sangat dianjurkan.

Jangan sampai tidak pernah mengikuti Mauludan Mlangi, Isro miroj, mujahadahan, pitung lekso dan khataman pondok-pondok yang ada di Mlangi.

 

O.   Syukuran, Slametan dan Mayoran

Biasanya bagi santri yang lulus sekolah, tes seleksi, ulang tahun, dapat kiriman sangu lebih dll (termasuk duka; anggota keluarga/famili wafat) bisa melaksanakan acara kegiatan tahlil, tadarus dan sejenisnya dikamar bersama warganya dengan cara melapor pada kesantrian kamar dan selanjutnya akan diproses muncul di berita acara dan melaksanakan Mayoran (makan-makan setelah acara).

 

P.    Karya Santri, Life Skill wirausaha

Setiap orang tentu berbeda jenis kemampuan dan karyanya, santri juga demikian, hanya saja ada batasnya yaitu kegiatan yang sekiranya tidak bertentangan dengan jiwa santri. Anda boleh menggali bakat positif yang anda miliki di dalam pondok ini semaksimal mungkin.

Bagi anda yang mempunyai karya tulisan/karya cetak bisa dimasukan ke Wazan/Buletin PonPes atau diterbitkan dalam bentuk buku melalui penerbit Assalafiyyah Press.

Telah terbukti banyak santri pondok ini yang bisa kaligrafi, dekorasi, qiroah, hadroh, menjahit, pertukangan, perbengkelan, komputer dll, asalkan kegiatan itu tidak sampai mengganggu stabilitas mengaji di pondok ini. Ayo.. gali potensi anda!

Berusahalah untuk memiliki ketrampilan (skill) dengan belajar kepada teman atau kerja di Mlangi dan sekitarnya seperti membuat roti, menjahit, elektronika dan lainya, siapa tahu jalan hidup anda melalui skill yang anda dapatkan sewaktu mondok di Assalafiyyah.

Ingat! ketika anda pulang kampung, ketrampilan kerja dan wirausahalah yang pertama menjadi naungan nafkah anda.

 

Q.   Lomba dan Even Organizer

Lomba di pondok ini biasanya dilaksanakan saat Hari Raya Idul Adha dan Akhirussanah sebagai ajang kreasi santri. Lomba beraneka ragam dari mulai cabang pendidikan, olah raga, permainan dan banyak sub-sub dalam cabang itu, nanti ada piala bergilir bagi komplek juara umum.

Ada juga lomba di luar pondok biasanya sekup kabupaten sampai nasional, yang mengikuti adalah santri yang diseleksi. Siapa tahu anda sewaktu-waktu dipanggil ikut perlombaan, maka persiapkan sebaik-baiknya.

Pondok kita telah banyak mengukir prestasi. Prestasi yang belum kita dapatkan adalah yang sangat diharapkan dari perjuangan Anda.

 

R.   Fasilitas

Untuk mendudkung proses Tholabul Ilmi di kamar sudah tersedia fasilitas bagi santri baru meliputi; lemari cantelan celana, hanger, tempat sandal, lemari bukudll. Apabila belum mendapat jatah maka sebaiknya anda letakan ditempat teman dengan izin (kalau tidak izin bisa dibuang) atau tempat yang sekiranya tidak merusak kebersihan dan kerapihan .

Begitu juga di pondok ada tempat sampah, sterika, koperasi, komputer yang semuanya bisa dipakai santri dan tentunya ada aturan waktu dan penggunaan.

Bagi anda yang memiliki sepeda/motor aka dikenai biaya tambahan yang harus anda bayarkan ke pondok dan ada aturan standar Negara.

 

S.    Kehilangan & Ghosob

Kalau sewaktu-waktu anda kelilangan berupa uang (bila dibawah Rp.1000 tidak diproses) atau benda lain yang bernilai tinggi, maka cobalah untuk mencari dan mengingatnya dahulu baru kemudian melapor pada ketertiban kamar. Cepatlah melapor kembali bila ternyata anda sudah menemukanya sedangkan proses ketertiban masih berjalan.

Jika nanti Uang anda ketemu dan diserahkan oleh pihak ketertiban, anda tidak perlu tahu siapa pelakunya dan berilah maaf kepada teman anda yang telah khilaf. Tidak diperbolehkan curiga dan menuduh teman serta menceritakanya kecuali untuk proses ketertiban.

Berusahalah untuk tidak menggunakan barang milik teman tanpa izin (Ghosob) bila hal tersebut terjadi pada milik anda maka lakukan pelaporan seperti diatas jika anda merasa perlu.

 

T.    Penemuan Barang

Jika anda menemukan uang atau benda yang bernilai tinggi (menemukan uang dibawah Rp1000 tidak boleh digunakan tapi hanya untuk dimasukan kedalam kotak amal).

Langkah yang tepat jika menemukan barang adalah memberikan kepada ketertiban kamar atau perantara pengurus lain dengan melaporkan kapan dan dimana menemukanya kemudian akan di proses. Anda tidak diperkenankan memungut biaya penemuan.

 

U.   Cukur dan Berkelahi

Ingat potongan rambut kepala harus rapi, anda bisa dicukur paksa oleh pengurus kalau tidak rapi.

Jika anda melihat ada perkelahian antar santri maka secepatnya anda melerai kemudian mendamaikannya dengan simbol jabat tangan, kalau anda tidak mampu maka mohon bantuan santri lain terutama senior, pengurus atau qori untuk menyelesaikanya. Anda tidak usah menceritakan kejadian itu kepada santri lain.

 

V.    Koperasi & Kitabuna

Setiap santri akan dikatakan mensukseskan pondok bila membeli kebutuhanya selalu di koperasi, kecuali kebutuhan yang tidak tersedia disana, maka boleh cari diluar dengan memberi infor masi kepada tim kopersi agar menambah kelengkapan kebutuhan santri yang dimaksud.

Santri dalam mempersiapkan kitab yang dikajinya bisa membelinya di KOPSA KITABUNA yaitu tempat penjualan kitab, buku dll milik Koperasi Pondok kita.

Disana juga anda bisa menyimpan/menabung uang dan uang anda akan sangat membantu kelancaran bisnis, sehingga anda akan mendapatkan bonus bagi hasil.

 

W.  Listrik

Untuk menggunakan listrik baik kebutuhan lampu atau yang lainya kita harus efesien, artinya kita menghidupkan dan mematikan peralatan elektronik sesuai dengan kebutuhan. Berusahalah tahu sakelar lampu-lampu seperti lampu jalan kolah wudlu kapan harus hidup dan mati, sehingga kamu bisa melakukan demi kebutuhan bersama. Bila memakai solder untuk praktek elektronik, harus pada siang hari dan konsekuensi membayar daya listrik sperti pemakaian strika.

 

X.    Strika

Santri bisa menyetrika pakaianya agar tidak kumel dan pantas untuk dipakai, karena di pondok sudah tersedia strika. Pakailah sesuai atuan yang ditetapkan.

Tidak diperkenankan menggunakan setrika milik sendiri (bukan milik Pondok).

 

Y.    Komputer

Bagi rekan-rekan santri yang membutuhkan komputer, bisa memakainya di rental pondok dan harganya bisa lebih murah, selain bisa minta tolong pada rekan yang ada di sekelilingnya, juga bisa belajar dasar-dasar menggunakan komputer bagi yang belum bisa. Rental akan memberi jatah pada komplek untuk menggunakan secara gratis untuk keperluan kamar, tapi ada aturanya.

 

 

Z.    Wartel HP dan Alamat Post

Untuk komunikasi santri kepada relasinya, dipondok disediakan HP yang bisa sms dan tilpun. Santri bisa memakai HP di wartel HP pondok tersebut. Ingat santri tidak usah punya HP dulu, bahkan dilarang memiliki HP.

Alamat Post surat

Komplek X* Pondok Indah Assalafiyyah

RT.003 RW.28 Mlangi Nogotirto Gamping

Sleman Yogyakarta Kode Post: 55292

*) X diganti nama/nomor kamar Anda

Telephone

Pondok Putra : (0274)6499 088

Pondok Putri : (0274)6499 077

SMS

Pondok Putra : 0274 -743 5330

Pondok Putri : 0274 -781 7501

WEBSITE : www.as-salafiyyah.blogspot.com

 

Melalui Halaman internet milik Pondok, Anda dapat menambah berbagai wawasan keagamaan. Anda juga dapat melihat Hasil Nilai Ujian Semesteran Pondok.

Ingat! Tidak boleh izin dengan SMS. Kalau menghendaki izin, boleh memakai Telephone, tetapi yang berbicara adalah Orang tua/walinya.

PENUTUP

 

Tentunya masih banyak hal berupa kegiatan dan masalah yang belum termuat disini. Itulah tugas anda untuk BAGAIMANA BAIKNYA dalam mengikuti dan menjalani kehidupan di pondok ini.

Sebagian yang belum terbahas dapat anda cermati pada lampiran yang ada setelah penutup ini. Lampiran lampiran itu ada yang berisi Ijazah Mujahadah dan solawat perlu anda hafalkan.

Akhir kata, Mohon maaf jika ada kesalahan. Kritik dan saran untuk upaya penyempurnaan Buku Panduan Santri Baru ini selalu ditunggu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN

 

 

1.    Tata tertib

2.    Kurikulum Pendidikan

3.    Foto Keluarga ndalem

4.    Ijazah Mujahadah bada magrib

5.    Kaifiyah ziaroh

6.    Solawat-solawat harus hafal (adrikni, tunjina, nariyah, tibbil qulub)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TATA TERTIB

PP. AS-SALAFIYYAH

LARANGAN-LARANGAN

1.        Mengambil barang milik orang lain tanpa izin pemiliknya (mencuri).

Sanksi :

Diperingatkan dan mengembalikan barang yang diambil atau dikembalikan kepada orang tua / wali santri.

2.        Melakukan perkelahian.

3.        Melakukan percintaan.

4.        Menyimpan, membawa dan menggunakan Muskirot.

Sanksi :

Diperingatkan atau dikembalikan kepada orang tua.

5.        Menggunakan milik orang lain tanpa izin (ghosob).

Sangsi :

Mengembalikan/mengganti sesuai dengan hak pemilik

Meminta maaf kepada pemiliknya

Diperingatkan atau dikembalikan kepada orang tua.

6.        Menemui tamu atau santri lain jenis tanpa izin.

Sanksi :

Diperingatkan atau dikembalikan kepada orang tua.

7.        Mengikuti kegiatan politik praktis kecuali pemungutan suara.

Sanksi :

Diperingatkan atau dikembalikan kepada orang tua.

8.        Menjadi aktifis organisasi diluar pondok.

Sanksi :

Diperingatkan serta mengundurkan diri dari organisasi tersebut atau dikembalikan kepada orang tua/wali santri.

9.        Pulang atau pergi melebihi radius yang telah ditentukan tanpa izin.

Radius daerah yang harus izin bila melewatinya meskipun siang hari.

- Timur => Ring road

- Selatan => dusun Pundung (Ma'arif)

- Utara => Jalan sebelah utara Mlangi ( Salakan )

- Barat => Kali Ledok

Sanksi :

Diperingatkan, mendaftarkan sebagai santri baru jika lebih dari 2 minggu atau dikembalikan kepada orang tua.

10.     Pulang melebihi toleransi waktu ( molor ) tanpa mengajukan perpanjangan sebelum masa toleransi waktu habis secara lisan oleh santri & keterangan tertulis dari orang tua atau wali setelah santri kembali ke pondok .

Sanksi :

Diperingatkan, mendaftar sebagai santri baru jika lebih dari 3 minggu atau dikembalikan kepada orang tua

11.     Keluar malam tanpa izin diluar jam yang telah ditentukan.

Sangsi : Diperingatkan

12.     Menonton TV atau sejenisnya.

Sanksi :

Diperingatkan secara langsung dan atau kerja fisik sesuai dengan kualitas dan tingkat pelanggaran.

13.     Menyimpan alat malahi secara mutlak dan alat-alat elektronik kecuali Flash disk data.

Sanksi :

Diperingatkan secara langsung dan barang disita untuk kemudian diambil orang tua jika belum dua kali.

14.     Menyimpan gambar atau bacaan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai dan norma kepesantrenan.

15.     Menyimpan senjata tajam dan sejenisnya..

Sangsi :

Diperingatkan secara langsung dan barang disita untuk kemudian dimusnahkan.

16.     Pindah kamar tanpa ada instruksi dari pengurus

Sangsi :

Diperingatkan secara langsung dan dikembalikan ke kamar semula

17.     Ngendong dan ngiras.

Sangsi : Diperingatkan

18.     Mendorong atau membiarkan orang lain melakukan pelanggaran.

Sangsi :

Dikenai sangsi yang sama dengan pelaku pelanggaran

19.     Ngendong kekamar lain

Sangsi : Diperingatkan

20.     Merusak inventaris pondok

Sangsi : Diperingatkan

21.     Melakukan hal-hal yang bertentangan dengan Syara dan nilai-nilai pesantren.

  Sangsi : Diperingatkan

 

 

 

Mlangi 15 Desember 2007 M

Pondok Pesantren As-Salafiyyah

 

 

 

KH .SUJAI MASHDUQI

 

 

NB:

Bentuk peringatan sebagai sangsi adalah berupa bimbingan. Artinya pihak Ketertiban dan Pembinaan santri akan berupaya menyadarkan santri yang melanggar dengan berbagai cara. Hal itu dapat dilakukan berulang ulang agar santri tersebut jera.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TATA TERTIB

PP. AS-SALAFIYYAH

KEWAJIBAN-KEWAJIBAN

 

 

1.     Mentaati tata tertib, kesepakatan-kesepakatan yang ada dan melaksanakan kewajiban-kewajiban pondok.

Sangsi :

Sesuai dengan ketentuan yang ada.

 

2.     Mempunyai kartu tanda santri

Sangsi :

Membuat KTS selambat-lambatnya 2 minggu.

 

3.     Mengikuti jamaah sholat fardlu.

Sangsi : Diperingatkan

 

4. Menjalankan piket sesuai ketentuan.

Sangsi :

  Melaksanakan piket secara keseluruhan.

  Sanksi pertama plus membersihkan WC untuk pengulangan pertama pada bulan yang sama

  Diperingatkan didepan sidang pengurus

 

5. Berpenampilan rapi, bersikap sopan dan sahaja.

Sangsi :

Diperingatkan dan atau dirampas jika dipandang tidak sesuai dengan nilai-nilai kepesantrenan

 

6. Menjaga kebersihan, ketenangan, ketertiban baik didalam ataupun luar pondok.

Sangsi : Diperingatkan

Diperingatkan secara langsung dan atau didepan siding pengurus.

 

8. Memiliki dan merawat peralatan dan perlengkapan pribadi.

Sangsi : Diperingatkan

 

9. Berdomisili di pondok bagi santri monco

Sangsi : Diperingatkan

 

10. Menjaga nama baik almamater.

Sangsi : Diperingatkan

 

 

 

Tatib ini ditetapkan oleh Bp Kyai pada tanggal 05 Zulhijah 1428 H./ 15 Desember 2007 M dan telah direvisi oleh sidang dewan pengurus dan perwakilan pengurus kamar pada tanggal 08 Desember 2007 M.

 

 

Mlangi 15 Desember 2007 M

Pondok Pesantren As-Salafiyyah

 

 

 

KH .SUJAI MASHDUQI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TATA TERTIB PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN

PP AS SALAFIYYAH

LARANGAN LARANGAN

 

1. Melakukan hal-hal yang mengganggu aktifitas belajar mengajar.

SANGSI : Diperingatkan

 

2. Mengikuti pengajian secara tidak sesuai dengan KETENTUAN yang ada.

SANGSI: Diperingatkan dan mengikuti pengajian sesuai ketentuan.

 

KEWAJIBAN KEWAJIBAN

 

1.     Mentaati tatatertib, kesepakatan-kesepakatan yang ada dan melaksanakan program pondok.

SANGSI: Sesuai dengan ketentuan yang ada

.

2. Mengikuti ketentuan masuk kelas

SANGSI: Diserahkan pada bidang pendidikan dan kemudian untuk ditindaklanjuti

 

3. Mengikuti semua pengajian, mujahadah bada maghrib dan musyawaroh sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

SANGSI: Diperingatkan dan dibina

4.     Mengikuti kegiatan Jumat dan Seloso Kliwon

SANGSI: Melakukan kegiatan yang ditinggalkan.dan atau belajar satu jam

 

5.     Masuk kelas 15 menit setelah jamaah.dan atau setelah tanda masuk dibunyikan

SANGSI: Berdiri sambil belajar di kelas sampai mendapat izin duduk dari Qori; atau yang mewakili

 

6.     Berprilaku sopan dan bersikap hormat baik dengan ilmu atau sesama teman.

SANGSI: Diperingatkan dan dibina.

 

Tatib ini ditetapkan oleh Bp Kyai pada tanggal 05 Zulhijah 1428 H./ 15 Desember 2007 M dan telah direvisi oleh sidang dewan pengurus dan perwakilan pengurus kamar pada tanggal 08 Desember 2007 M.

 

Mlangi 15 Desember 2007 M

Pondok Pesantren As-Salafiyyah

 

 

 

KH .SUJAI MASHDUQI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TATA TERTIB PERATURAN KENDARAAN

PP AS SALAFIYYAH

 

 

Menimbang :

 

         Tidak semua santri membutuhkan kendaraan

         Keterbatasan kemampuan pondok menyediakan tempat yang khusus digunakan untuk parkir

         Pentingnya prinsip kesetaraan atas hak menggunakan fasilitas pondok

         Adanya kecenderungan peningkatan pelanggaran karena adanya penggunaan kendaraan yang tidak semestinya

 

Menetapkan :

Peraturan membawa kendaraan ke pondok sebagai berikut :

I. Ketentuan membawa kendaraan bermotor :

         Kendaraan yang dimaksud adalah sepeda motor.

         Pembawa adalah santri putra/putri yang telah berumur 17 tahun, mempunyai SIM dan mempunyai aktifitas sekolah, kuliah, kursus atau bekerja.

         Sepeda motor yang dibawa adalah sepeda motor yang memenuhi kelengkapan yang menjadi standar kepolisian dan sesuai kepantasan umum.

         Sepeda motor tersebut digunakan untuk keperluan yang sesuai dengan tujuannya.

         Jarak minimal tempat kebutuhan utama dari pondok adalah 12,5 KM (lewat jalan negara)

         Pembawa sepeda motor wajib membayar infaq awal parkir sebesar Rp. 30.000,-, dan bea parkir sebesar Rp. 25.000,- pertahun. Pembayaran ditangani oleh Bendahara.

         Kunci kendaraan diserahkan kepengurus setiap selesai digunakan.

         Peminjaman kendaraan bermotor hanya diperbolehkan untuk kebutuhan ndalem dan pondok atau kebutuhan pribadi dengan izin dari pengurus.

II. Ketentuan membawa sepeda onthel

         Pembawa adalah santri yang sekolah, kuliah, kursus atau bekerja

         Sepeda harus memenuhi kepantasan umum, memiliki standar dan berkunci.

         Pembawa wajib membayar infaq awal parkir sebesar Rp. 25.000,- dan bea parkir Rp. 15.000,- per tahun.

         Kunci kendaraan diserahkan kepengurus setiap selesai digunakan.

 

Ketentuan Tambahan:

         Kendaraan yang tidak memenuhi ketentuan-ketentuan di atas, akan di pulangkan atau disita demi dan untuk kemaslahatan pondok setelah diperingatkan.

         Jumlah kendaraan dibatasi oleh kemampuan penyediaan lahan parkir.

         Kebijakan diluar ketentuan tersebut sepenuhnya akan ditentukan oleh pengurus.

 

Mlangi, 25 Agustus 2010

Pimpinan Pondok

 

 

( H. Nur Hamid Majid)

NB:

 

v  Peraturan diberlakukan untuk yang akan membawa kendaraan setelah tanggal ditetapkannya.

v  Bagi yang sudah membawa kendaraan dan belum membayar infaq awal parkir maupun bea parkir harus segera melunasi.

v  Bagi pemilik sepeda motor yang sudah ada tetapi belum memenuhi syarat standar kepolisian, wajib melengkapinya selambat-lambatnya 1 bulan setelah ketentuan ini ditetapkan.

v  Bagi pemilik sepeda onthel yang belum ber-standar, wajib melengkapinya selambat-lambatnya 1 bulan setelah ketentuan ini disosialisasikan.

v  Pemilik wajib menyerahkan kunci sepeda motor kepada ketertiban ketika setelah digunakan.

 

 

 

 

 

 

Buku Panduan

Santri Baru

Dalam berlayar di samudra ilmu Pondok Pesantren

 

 

 

.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Cetakan IV

 

 

Kode etik santri

Sebagai Syarat, Panduan Hidup

Di Ponpes Assalafiyyah