Seribu Bait Pujian

Syair Wali Tanah Jawa

Berisi Syair-syair Arab bermakna jawa yang sangat Indah

 

Cetakan IV

Referensi dakwah para kyai, ustazd dan santri

Buku ini hadir untuk mengabadikan dan mengajak kembali melantunkan Syair-syair itu di masjid/langgar yang dari dulu sudah terbiasa puji-pujian sebelum Sholat.

 

:: I l z a m u l W a f i q ::

 

 

Seribu Bait Pujian Syair Wali Tanah Jawa

Berisi Syair-syair Arab bermakna jawa yang sangat Indah

 

Penyusun

Ilzamul Wafiq

 

Editor

alif@dr.com

 

Lay Out

pakafiqelzam@yahoo.co.id

 

Cover Design

E-link pink

 

Cetakan

1&2 November 2010

3 juni 2011

4 Juli 2011

 

Penerbit

Assalafiyyah Press@2011

Pondok Indah Assalafiyyah Mlangi Yogyakarta

Rounded Rectangle: Hak cipta dilindungi undang-undang.
Kode post 55292. Telp(0274)6499088

 

Edisi- 03

Elza 1000 Bait Pujian

Untuk

Syair-Syair Wali

Tanah Jawa

 

Ketika prihatin dengan terlupakanya Syair-syair para Wali yang penuh makna dan lirik lantun yang sangat cocok dengan kultur jawa.

Buku ini hadir untuk mengabadikan dan mengajak kembali melantunkanya dimasjid /langgar yang dari dulu sudah terbiasa puji-pujian sebelum Sholat.

 

Sepatah kata pengantar

Sekarang banyak diberbagai masjid/langgar berpujian baru,yang lagunya seru dan rame, tapi tidak menyentuh hati, karena memang maknanya relatif sulit dipahami. Seperti gaya sholawatan yang baru, trend/booming. Kesemua sholawat itu baik, tapi untuk pujian sebelum sholat (bagi yang terbiasa) ada kriteria yang harus dipenuhi.

v  Lagunya kalem, syukur ada makna jawanya

v  Lantunan lirik sesuai budaya

v  Isinya materi ringan dan dasar beragama

Kita diwarisi Syair-syair yang penuh makna dan lirik lantunya sangat cocok dengan kultur jawa. Para wali, ulama dan kyai Jawa telah menciptakan dan mewariskan puji-pujian itu. Syair itulah yang cocok untuk puji pujian sebelum Sholat.

Terima kasih kepada para kyai, teman-teman, undip maupun masyarakat yang telah membantu terbukukanya syair-syair ini. Semoga amal kita pada buku ini tercatat sebagai upaya nguri-uri Budaya Jawa yang sama sekali tidak menganggu lingkungan dan suasana.

Agar lengkap dengan lantun lagunya, buku ini dilengkapi kaset Mp3.

Bagi Anda para pembaca, selain syair di buku ini, masih ada ribuan pujian lagi. Koreksi dan sumbangsih dalam upaya perbaikan sangat saya harapkan.

Penyusun, Ilzamul Wafiq

Santri Assalafiyyah Mlangi Yogyakarta

Permohonan kepada Habib Syekh, Emha, Wafik Azizah

juga para pelantun dakwah kesenian

 

 

Saya salut dan bangga kepada Anda-anda semua dalam berdakwah melalui musik/kesenian. Saya sudah melihat efek-efek positif di masyarakat, sehingga syiar Islam dengan syair begitu semarak.

Melalui tulisan ini saya memohon Anda semua untuk bersedia merilis Album syair-syair wali tanah jawa terutama yang berirama menentramkan dan medidik spiritualitas kaum muslimin di Jawa khususnya dan Indonesia umumnya.

Saya yakin Anda semua mampu merasakan originalitas/nuansa keaslian lantun dan liriklagu karya ulama jawa yang luar biasa, akan tetapi sedikit sekali saudara kita yang melestarikanya. Seperti yang terjadi dalam puji-pujian sebelum sholat.

Besar harapan saya, Anda semua dapat melestarikan dan meneruskan estafet yang telah dilakukan oleh Walisongo dalam Syiar Islam dengan syair dan kesenian.

Tentu saya khawatir apabila syair yang dilantunkan di masjid-masjid maupun mushola ternyata tidak memiliki esesnsi dalam menghibur jiwa, mendidik dan memupuk spiritual. Hal inilah yang menjadi inti permohonan ini.

Banyak kata seindah doa. Ada kekhilafan pada tulisan ini saya mohon maaf sebesar-besarnya.

 

 

Pemohon, Ilzamul Wafiq

Santri Assalafiyyah Mlangi Yogyakarta

Persembahan

Sungguh!

Sebagai upaya menghibur jiwa, mendidik tata krama, dan memupuk jiwa spiritual. Hadirnya buku ini tulus aku persembahkan kepada;

1.      Ibu, Bapak dan keluarga tercinta.

2.      Juga teman-teman, adik-adik yang kelak akan mengawal generasi negeri ini di madrasah dan pesantren.

 

 

 

 

 

 

 

 

Secercah argumentasi

dalam puji-pujian

 

Membaca sholawatan, dzikir dan syair sebelum pelaksanaan shalat berjama'ah, adalah perbuatan yang baik dan dianjurkan. Anjuran ini bisa ditinjau dari beberapa sisi :

 

Pertama, dari sisi dalil, membaca syair di dalam masjid bukan merupakan sesuatu yang dilarang oleh agama. Pada masa Rasuluhah SAW, para sahabat juga membaca syair di masjid. Dalam sebuah hadits

Dari Said bin Musayyab, ia berkata, "Suatu ketika Umar berjalan kemudian bertemu dengan Hassan bin Tsabit yang sedang melantunkan syair di masjid. Umar menegur Hassan, namun Hassan menjawab, `aku telah melantunkan syair di masjid yang di dalamnya ada seorangyang lebih mulia darimu(Nabi). Kemudian ia menoleh kepada Abu Hurairah. Hassan melanjutkan perkataannya. Bukankah engkau telah mendengarkan sabda Rasulullah SAW, jawablah pertanyaanku, ya Allah mudah-mudahan Engkau menguatkannya dengan Ruh al-Qudus. Abu Hurairah lalu menjawab, Ya Allah, benar (aku telah medengarnya).' (HR Abu Dawud [4360] anNasa'i [709] dan Ahmad [209281).

 

Mengomentari hadits ini, Syaikh Ismail Az-Zain menjelaskan adanya kebolehan melantunkan syair yang berisi puji-pujian, nasihat, pelajaran tata krama dan ilmu yang bermanfaat di dalam masjid. (Irsyadul muminin ila Fadha'ili Dzikri Rabbil 'Alamin, hlm. 16).

 

Kedua, dari sisi syiar dan penanaman akidah umat. Selain menambah syiar agama, amaliah ini merupakan strategi sangat jitu untuk menyebarkan ajaran Islam di tengah masyarakat. Karena di dalamnya terkandung beberapa pujian kepada Allah SWT, dzikir dan nasihat.

 

Ketiga, dari aspek psikologis, lantunan syair yang indah itu dapat menambah semangat dan mengkondisikan suasana. Dalam hal ini, tradisi yang telah berjalan di masyarakat tersebut dapat menjadi semacam warming up (persiapan) sebelum masuk ke tujuan inti yakni shalat lima waktu.

 

Manfaat lain adalah, untuk mengobati rasa jemu sembari menunggu waktu shalat jama'ah dilaksanakan. juga agar para jamaah tidak membicarakan hal-hal yang tidak perlu ketika menunggu shalat jama'ah dilaksanakan.

 

Melantunkan syair puji-pujian juga dapat dikatagorikan sebagai dzikir. Seperti yang dikatakan Al-Ghozali, dzikrulloh berarti ingatnya seseorang bahwa Alloh mengamati seluruh tindakan dan pikiranya. Sehingga dzikir tidak bermakna sempit hanya melafalkan lafal jalalah atau lafal lainya meskipun sama-sama membutuhkan kehadiran-hudlurnya hati.

 

Dengan beberapa alasan inilah maka membaca sholawat, dzikir, nasehat, puji-pujian secara bersama-sama sebelum melaksanakan shalat jama'ah di masjid atau di mushalla adalah amaliah yang baik dan dianjurkan. Namun dengan satu catatan, tidak mengganggu orang yang sedang melaksanakan shalat. Tentu hal tersebut disesuaikan dengan situasi dan kondisi masing-masing masjid dan mushalla.

 

Tentunya masih banyak argumen lain, terutama yang masih ada dibenak para kyai dan ummat muslimin yang memiliki kepekaan hati.

 

 

 

 

 

 

Fungsi Syair/Singir dalam Masyarakat Santri

Muzakka dkk. (2002) menemukan tiga fungsi utama syiir, yaitu fungsi hiburan, fungsi pendidikan dan pengajaran, dan fungsi spiritual.

v  Fungsi hiburan muncul karena hadirnya syiir dalam khazanah sastra selalu dinyanyikan baik dengan iringan musik tertentu maupun tidak.

 

v  Fungsi pendidikan dan pengajaran muncul karena di samping syiir mengekspresikan nilai-nilai dedaktis, yakni pendidikan nilai-nilai moral Islam dan pengetahuan Islam yang kompleks, syiir juga digunakan sebagai bahan ajar dan atau media pengajaran di kalangan masyarakat santri.

 

v  Fungsi spiritual muncul karena sebagian besar syiir diberlakukan penggunaanya semata-mata sebagai upaya penghambaan diri (ibadah) kepada Tuhan yakni untuk mempertebal rasa keimanan dan ketakwaan.

Ketiga fungsi tersebut sangat berkait erat, sehingga sulit untuk dipisahkan satu dengan yang lain, sebab bagi pendukungnya- syiir memberikan spirit untuk beribadah dan memberikan ilmu pengetahuan dengan cara yang sangat menyenangkan.

 

 

Lihat http://staff.undip.ac.id/sastra/muzakka/2009/08/05/10/

Catatan kearifan dalam Puji-pujian

Tidak semua puji-pujian bebas untuk dilantunkan sebelum sholat. Pilihan penulis-walaupun bukan standar- disebutkan dalam buku ini setelah judul puji-pujian.

Berikut inilah kriteria pilihan waktu;

1.          Puji-pujian yang ada makna jawanya bagus dilantunkan pada Maghrib dan Isya.

         Kalau Maghrib, yang sifat pujianya memberi informasi seperti; no.1.b.rukun iman, rukun islam.

         Kalau Isya , yang sifat pujianya mengingatkan seperti; no.1Gusdur, solatulloh kematian, he sedulur.

 

2.          Untuk Subuh seyogyanya memilih yang berlirik perasaan mendalam seperti :no.12.astaghfirulloh, 1.a. Rukun Iman-1.

3.          Pada Zduhur dan Asar sebaiknya syair yang arab saja dan yang santai seperti ; solatulloh dan solawat pendek-pendek.

4.         Perkecualian, adakalaya arab saja tapi tidak cocok di solat-solat zduhur-asar seperti allohummarhamni bil quran, itu cocok untuk Magrib dan Isya.

Perlu juga menyesuaikan suasana, semisal baru ada sripah kematian, maka yang cocok dimagrib adalah yang arab saja dengan perasaan mendalam. Contohnya; no.17.Puji-Pujian Istighfar Khayul Qoyyumu.

Seyogyanya bagi tokoh masyarakat khususnya para takmir masjid/mushola memperhatikan kriteria tersebut.

 

Daftar isi Puji-pujian

1.Puji-pujian Syiir Tanpo Waton(Gusdur), 1.a.Puji-pujian Rukun Iman-1, 1.b.Puji-Pujian Rukun Iman-2, 2. rukun islam, 3. ati-ati urip ning alam dunyo, 4.Laa Khaula, 5. lahir Nabi, 5.a. kehususan Nabi, 6. solat jamaah, 7. ketika azdan, 8. sahabat nabi dan Ngaji cari ilmu, 9. sahabat Ngaji awit cilik(Isya),

10. Puji-pujian Sayyidul istighfar, 11. Istighfar Minkulli Zdambi, 12. Istighfar Lagu Cina, 13. istighfar robbal baroya, 14. Istighfar Masayikhina, 15. Istighfar Robbana Zdolamna, 16. Istighfar Allohhummaghfirli, 17. Istighfar Khayul Qoyyumu, 18. Istighfar Ya Khayyu yaQoyyumu, 19. Istighfar Asyhadu alla, 20. Istighfar Afuwwun Karim, 21. Istighfar Birohmatikal Wasinga, 22. Istighfar Subhanaka Inni

23. Puji-pujian Khusnul Khotimah, 24. Anta Salam, 25. Sapu Jagat, 26. Njaluk udan, 27. Tauhid, 28. Rojab jelang Romadhon-1, 29. Romadhon-2, 30. Romadhon-3, 31. solli wasallimda, 32. allohumarhamni bilqouran, 33. hasbunalloh, 34. Allohul kafi, 35. urip neng alam ndunyo

36. Puji-pujian solawat nariyah , 37. Solawat Nuril Anwar, 38. solawat tibbil qulub, 38.a. solawat Nurizdati, 38.b. solawat Jalbur rizqi

39. Puji-pujian do Elingo, 40. Mujahadah Mbah Damsuqi, 41. Eling-Eling Siro Menungso, 42. Ayo Ngibadah, 43. Sandangane Diganti Putih, 44. Toto Kromo

45. Puji-pujian Zakat, 45. Haji, 46. Saben malem jumat, 47. gusti kulo nyuwun udan, 48. Amin ya amin, 49. koyo urip salawase, 50. Ojo dumeh, 50. Sollallohu alayasin

67. Sluku-Sluku Bathok, 68. Lir-ilir, 69. Cublak-cublak suweng, 70. Gotri Alagotri, 71. Jamimur, 72. , antra Tuturutu

Pepeling, Referensi Tambahan, Font yang digunakan, Seputar Penyusun

 

1.Puji-pujian Syiir Tanpo Waton(Gusdur)

(Isya)

-

Ya rofiiasysyaani waddaroji
Athfata yaa jiirotalalami
Ya uhailaljuudi walkaromi

 

Ngawiti ingsun nglarah syiiran

Kelawan muji marang Pengeran

Kang paring rahmat lan kenikmatan

Rino wengi tanpo pitungan

Duh poro konco priyo wanito

Ojo mung ngaji syariat bloko

Gur pinter dongeng nulis lan moco

Tembe mburine bakal sangsoro

Akeh kang apal Quran Haditse

Seneng ngafirke marang liyane

Kafire dhewe gak digatekke

Yen iseh kotor ati akale

Gampang kabujuk nafsu angkoro

Ing pepaese gebyare dunyo

Iri lan meri sugihe tonggo

Mulo atine peteng lan nisto

Ayo sedulur jo ngelalek ake

Wajibe ngaji sak pranatane

Nggo ngandelake iman tauhide

Baguse sangu mulyo matine

Kang aran sholeh bagus atine

Kerono mapan sari ngelmune

Laku thoriqot lan marifate

Ugo hakeqot manjing rasane

Al Quran Qodim wahyu minulyo

Tanpo tinulis iso diwoco

Iku wejangane guru waskito

Den tancepake ing njero dodo

Gumantil ati lan pikiran

Rasuking padang kabeh jerohan

Mukjizat rasul dadi pedoman

Minongko dalan manjinge iman

Kelawan Allah kang Maha Suci

Kudu rangkulan rino lan wengi

Ditirakati diriyadhohi

Dzikir lan suluk jo nganti lali

Uripe anyem rumongso aman

Dununge roso tondo yen iman

Sabar narimo najan pas-pasan

Kabeh tinakdir sangking Pengeran

Kelawan konco dulur lan tonggo

Kang podo rukun ojo ngesiyo

Iku sunnahe rasul kang mulyo

Nabi Muhammad panutan kito

Ayo nglakoni sekabehane

Allah kang bakal ngangkat drajate

Senajan asor toto dhohire

ananging mulyo maqom drajate

Lamun palastro ing pungkasane

Ora kesasar roh lan sukmane

Den gadang Allah suwargo manggone

Utuh mayite ugo ulese

Flowchart: Punched Tape: Kata  mutiara :
Goresan tinta para ulama lebih utama, dibanding tetesan darah para syuhada.

1.a.Puji-pujian Rukun Iman-1

(qobla subuh)

..

..

.. .

() .. .. ..

 

 

 

 

 

1.b.Puji-Pujian Rukun Iman-2

(Magrib)

.. - -

-

 

Rukunipun iman wajib den weruhi

Nenem cacahe bejo wong kang meruhi

 

(1)Siji ngandel wujude Alloh tan mamang

Dzat kang gawe kabeh mahluq tanpo rewang

Kabeh mahluq bakal sowan mring pengeran

Kaprikso olo becik lakuning badan

Panca ndriyo limo matur ijen-ijen

Datan biso gorohake ing pendangon

 

(2)Loro ngimanaken malaekate Alloh

Den titahake ngibadah mring dzate Alloh

Malaekat tanpo romo ibu sami

Moho nuce-ake Alloh rino wengi

Lan kang ngrekso kabeh mahluq langit bumi

Nyuwunake kabejan mring jalmo sami

Lan kang dadi duta nurunke rejeqi

Sekehe leloro sepadane gonta-ganti

 

 

 

(3)Telu ngimanake mring kitabe Alloh

Den turunke mring utusane Alloh

Nabi dawud katurunan kitab Zabur

Musa katurunan Toret nggo pitutur

Nabi Isa ngasto Injil keparingan

Njeng nabi Muhamad keparingan Quran

Kitab Quran mujizat kang dantan lawan

Nyapengati mring jin serto insan

Supangate Rosul kaungkulan Quran

Mulo bejo wong kang nderek dawuh Quran

Moco Quran toto kromo bener mapan

Supangate Quran ngunggahake izinan

Poro mahluq biso seneng sarto mapan

Biso mangan ngumbe ugo berkah Quran

 

(4)Papat ngimanaken mring utusane Alloh

Rosul temen neka-ake dawuhe Alloh

Alloh ngutus mring utusan kanggo conto

Mring kito poro menungso kelawan nyoto

Lan kang dadi obor jagat ingkang roto

Sirnane utusan kito rusak lampah kito

 

(5)Limo ngimanake dinone Qiyamat

Dinone pungkasan ingkang lamat-lamat

Bintang-rembulan bumi langit ajur bentusan

Sirno ilang datan katon manungso kewan

Poro mahluq sirno datan urip katon

Saliyane Alloh dzat kang noto lelakon

Sa banjure bumi ngetoke simpenan

Metu saking kubur koyo wong kranjingan

Tangi saking kubur bingung pating blulung

Sambat njaluk tulung tan ono wongkang biso nulung

Bapak biyung lali anak lali kadang

Lali ngorat banget susah-e lan wirang

Wotsirotol mustaqim lembut landep (rumbil) gonjang ganjing

Yen ra-oleh pitulung nyemplung neroko manjing

 

(6)Nenem ngimanake pestene pengeran

Neroko suwargo pugkasan ono tenan

Pesten wongkang angas mampang mring-da wuh Quran

Den ancam neroko langgeng tan pungkasan

Pesten wongkang nderek dawuh(e) Alloh lan utusan

Den ebang suwargo widodari wildan

 

Nyuwun kulo mring Alloh kang sifat Rohman

Nitipno ing kito telogo poan

Mugi ngrekso ing.. kito duh.. pengeran

Sikso neroo..ko kubur-pitakonan

Mugi nglebet..no.. ingkito kempal mumin

Lumebet ing suwargo Amin ya Amin

 

 

 

Flowchart: Punched Tape: Kata  mutiara 1
Perumpamaan manusia itu seakan-akan dikepung oleh sembilan puluh macam sebab kematian. Dan bilamana ia mampu lolos dari semuanya, ia pasti tidak bisa mengelak dari kepikunan. [HR. At-Tirmidzi]

 

 

2.Puji-pujian rukun islam

(maghrib)

.. .. ..

Eling eling wong urip bakale mati..

Ojo bungah maring dunyo mulyo mukti

Luru ngelmu wong ngibadah ingkang ngerti..

Murih ngamal wiwit urip tumeko mati

Wajib pasrah wong ngandel maring pengeran

Sarto nderek marang nabi kang pungkasan

Rukune islam iku limang perkoro.

(1) Ingkang dingin ngucapaken sahadat loro

(2) Kaping pindo manjing wektu kudu solat

(3) Kaping telu lamon sugih aweh zakat

(4) Kaping papat puoso wulan romadhon

(5) Kaping limo munggah haji lamon kuwoso.

 

Flowchart: Punched Tape: Kata  mutiara :

 Tergelincirnya kaki itu lebih selamat dari pada tergelincirnya lidah

 

 

3.Puji-pujian ati-ati urip ning alam dunyo

(Isya)

.. .. .. ..

Sopo wonge wani ninggalake solat

Titenono yen siro lagi sekarat

Lara banget nganti ora biso sambat

Ditekani pirang pirang malaikat

Sa wuse mati di.. kubur ditinggal lungo

Ditekani malaikat ingkang loro

Malaikat teko nggowo alat sikso

Mulo ngati ati urip ning alam ndunyo

 

4.Puji-pujian Laa Khaula

(maghrib)

..

..

....

Mboten wonten doyo lan mboten kiyat

Mboten wonten doyo lan mboten kiyat

Kejawi angsal pitu..lunge ..Alloh

Kejawi angsal pitu..lunge ..Alloh

Sifate Alloh kang moho luhur

Sifate Alloh kang moho luhur

Sifate Alloh kang moho Agung

Sifate Alloh kang moho Agung

 

 

5.Puji-pujian lahir Nabi

(magrib)

 

Gusti kanjeng nabi, lahire ono ing mekkah..,

dinten isnen tanggal rolas tahun gajah..,

ingkang ibu asmane siti aminah ..,

ingkang romo asmane sayyid Ngabdulloh.

 

5.a.Puji-pujian kehususan Nabi

(habis wiridan solat)

Kanjeng Nabi Muhammad ora tahu ingimpi olo

Lan ugo o-ra tahu angob salawase mongso

Gegremetan ora podo mlayu maring njeng nabi

Saking baguse badan laler menclok ora wani

Podo wae priksaan mburi karo ngarepan

Lan ora ono labete uyuh ingda-lem klahiran

Lan penggalihe ora sa-re tapi peningale

Lan lamon pepanasan tanpo o-no layange

Lan pundak lorone ngunggu-li wong le-lenggahan

Lan naliko den putro-a-ken wus den sunati

Iki khosi-at rolas ayo podo den apalno

Supoyo sla-met soko geni maling lan cubo

6.Puji-pujian solat jamaah

Sing sopo wonge ora gelem jamangah solat, mengko ora ulih pitulikur drajat.

He poro konco podo sregep jamangah solat, (mengko bakal ulih pitulikur drajat)

 

 

6.a.Puji-Pujian Ngajjilu

(Isya)

.. ..

.. ..

 

Age age ayo Sholat.. mumpung durung ente'k wektune..

 

Age age ayo Taubat.. mumpung durung ke'tekan patine..

Flowchart: Punched Tape: Kata  mutiara: Zikir adalah salah satu ibadah yang paling ringan, dapat dilaksanakan dalam keadaan suci (berwudhu') atau pun tidak, pahalanyapun sangat banyak.[Amru Khalid]

7.Puji-pujian ketika azdan

(Magrib)

He sedulur sa uwise ono azdan

ojo podo katungkul omong-omongan,

enggal enggal podo wudu terus dandan,

mlebu mesjid lakonono kesunatan,

 

solat sunat ojo nganti ketinggalan

nunggu imam sinambi puji-pujian,

imam teko dikomati terus sembayang,

bar sembayang ojogiri bubar durung wiridan.

 

 

8.Puji-pujian sahabat nabi diwulang Ngaji

(magrib)

..

 

Abu bakar sohabat nabi

Umar usman sayyidina ngali .

Poro putro diwulang ngaji yen mboten saged pasrah pak kyai

Ngaji quran, kitab, berzanji yen mboten saged tentune rugi..

Rugi ndunyo ora dadi opo rugi akherat bakal ciliko

Ono ing kubur bakal disikso

Mungkar nakir kang bakal nyikso

 

9.Puji-pujian sahabat Ngaji awit cilik

(Isya)

.. ..

..

Wiwit cilik diwulang ngaji

Besuk gede dadi wong aji

Ngaji iku okeh ragade

Ojo eman marang sangune

 

Bocah cilik ayo podo ngaji

Besuk gede supoyo ngerti

Ngaji iku suwe mangsane

Ojo wegah marang angele

Senejan angel koyo ngopo

Suwe suwe mesti biso

Ayo konco neng madrasah

Papan ngaji Bocah bocah

Ojo ngaji semoyo tuwo

Durung karuan umurmu dowo

Ojo ngaji sumoyo sugih

During sugih nyowo wis mulih

 

10.Puji-pujian Sayyidul istighfar

(ashar)

.. .. .

 

11.Puji-Pujian Istighfar Minkulli Zdambi

..

 

12.Puji-Pujian Istighfar Mugi Muwuhi Rohmat

(cocok subuh)

.. ..

Gusti alloh kulo nyuwun ngapuro 2x

Sekathahe duso kulo

Duso agung kelawan ingkang alit

Mboten wonten ingkang saged ngapuro 2x

Sanesipun Tuhan kang moho agung

Kang ngratoni sekathahe poro ratu

Nggih meniko Alloh asmane 2x

Kang kagungan sifat Rohman

Kang kagungan sifat Rokhim

 

.. ..

Gusti Alloh mugi muwuhi Rohmat 2x

Dumateng kanjeng nabi Muhammad

Soho dateng kawulo warganipun

..

..

.. ..

..

 

13.Puji-pujian istighfar robbal baroya

(cocok di subuh)


..

..

..

..

..

..

..

Flowchart: Punched Tape: Kata  mutiara: "Barang siapa memiliki enam kelebihan, akan masuk surga dan jauh dari neraka, yaitu: 1. Yang mengenal Allah dan mentaati-Nya. 2. Yang mengenal setan dan menjauhinya. 3. Yang mengetahui kebenaran dan mengikutinya. 4. Yang mengetahui dosa dan menjauhinya. 5. Yang mengetahui dunia dan menghindarinya. 6. Yang mengetahui akhirat dan mencarinya. " [Sayyidina Ali]

 

14.Puji-Pujian Istighfar Masayikhina

Duh gusti kulo nyuwun ngapuro

Sekathahe duso kulo

Lan dosane tiang sepah kalih kulo

Lan dosane guru(guru) kulo

Lan dosane tiang islam lanang wadon

Lan dosane mukmin lanang lan mukmin wadon

 

 

15.Puji-Pujian Istighfar Robbana Zdolamna

..

...

Flowchart: Punched Tape: Kata mutiara : "Dunia adalah tempat segala urusan yang menyibukkan, sedangkan akhirat adalah tempat segala ketakutan. Manusia masih sibuk sementara ketakutan itu menantinya, sehingga suatu saat selesailah urusannya dan berakhir entah di surga atau neraka. [Yahya bin Mu'adz]

16.Puji-Pujian Istighfar Allohhummaghfirli

(Isya)

.. ..

Ya Alloh kulo nyuwun ngapuro

Sekathahe duso kulo

Lan dosane bapak ibu kulo

Ugi umat islam sedoyo 2x

 

17.Puji-Pujian Istighfar Khayul Qoyyumu

(Asar/magrib/Isya)

.. .. . . .

Flowchart: Punched Tape: Kata mutiara 2
Bersabarlah dan berusahalah terus dengan harapan memperoleh petunjuk jalan (hidayah). Kuasailah dirimu dan jangan biarkan kehidupan lahiriah dan jasmaniah menawan serta menyesatkanmu! [Fariduddin Attar]

18.Puji-Pujian Istighfar Ya Khayyu yaQoyyumu

(Asar/subuh)

..

..

..

 

19.Puji-Pujian Istighfar Asyhadu alla

(waktu sahur)

... .. -

.. . .

..

 

20.Puji-Pujian Istighfar Afuwwun Karim

(maghrib)

. .

..

Duh gusti alloh kulo nyuwun dipun ngapunten

Sekathahe duso kulo enjang sonten

Menawi mboten ya Alloh dipun ngapunten

Ingkang bade paring maghfiroh puniko sinten

 

21.Puji-Pujian Istighfar Birohmatikal Wasinga

(subuh)

.. .. ..

.. .. ..

..

 

22.Puji-Pujian Istighfar Subhanaka Inni

(subuh)

.. ..

 

23.Puji-Pujian Khusnul Khotimah

...

...

...

...

Ya Alloh kulo nyuwun umur panjang ingkang berkah

Ya Alloh i kulo nyuwun benjang pejah husnul khotimah

Flowchart: Punched Tape: Kata mutiara 3
Alam dunia seisinya, zdohirnya adalah tipuan. Sedangkan  inti/batinya adalah berisi hikmah dan pelajaran.
 [Mutiara Kitab Hikam]

 

24.Puji-Pujian Anta Salam

25.Puji-pujian Sapu Jagat

Duh gusti Duh gusti paring rohmat kesahenan

kesahenan wonten ing dunyo

Keslametan wonten akherat.. [ubd]

 

 

Flowchart: Punched Tape: Kata mutiara 4:
Silahkan bermaksiat sekadar kekuatanmu masuk neraka, padahal siapapun enggan memasukinya.

 

26.Puji-pujian Njaluk udan

(Maghrib saat kemarau)

Duh gusti Alloh mugi nyiram kulo

Kelawan udan ingkang nylametaken

27.Puji-pujian Tauhid

(Isya)

.. ..

..

~

Aku biyen ora ono

Lan Saiki dadi ono

Besok meneh ora ono

Podho bali maring Rahmatulloh

Ayo-ayo podho ngibadah

Mumpung isih ono uripe

Badan siji digowo mati

Ojo koyo kebo sapi

Luwih eco luwih Mulyo

Rasane wong ning suwargo

widodari Patang puluh loro

Kasur babut mendhut-mendut

Kursi gading ranjang kencono

Klambu sutro ditetes Inten

Cawisane wong kang bekti

Maring pengeran kang Moho suci

Luwih loro luwih susah

Rasane wong ning neroko

Klabang geni Ulo geni

Rantai geni Godho geni

Cawisane wong kang dosa

Gumampang dawuh pengeran

Ojo gumampang

Tinggal sembahyang

Ono tangis Kelayu-layu

Tangise wong wedi mati

Digedongono dikuncenono

Wong mati mongso wurungo

 

 

28.Puji-pujian Rojab jelang Romadhon-1

(Asar)

..

..

Yalloh gusti kito nyuwun berkahipun wulan rojab

Yalloh gusti kito nyuwun berkahipun wulan saban

Yalloh gusti kito nyuwun berkahipun wulan romadhon

Yalloh gusti kito nyuwun menangi wulan romadhon

 

 

29.Puji-pujian Romadhon-2

(Isya-tarwih)

..

..

..

..

..

Flowchart: Punched Tape: Kata mutiara 5 :
Ulurkan tanganmu pada tetanggamu yang membutuhkan. Hiasi hidupmu dengan ringan tangan.

 

30.Puji-pujian Romadhon-3

Magrib & Isya

Qito Syukur mring pengeran datenge wulan romadhon

Bejo sekabehe insan kang miturut dedawuhan

 

Sampun nampeni ganjaran laelatul qodri minna syahr peparingan mring ganjaran lir ganjaran sewu wulan

 

Duh gusti mugi kasihan welasan mring abdi Tuan

Mring agunge kasih Tuan jeng Muhammad kang pungkasan.

 

 

 

31.Puji-pujian solli wasallimda

(Isya)

...2x

..

..

Eman eman temen wong bagus ora sembayang

Eman eman temen wong bagus ora sembayang

Nabi yusuf luwih bagus yo sembayang 2x

 

Eman eman temen wong ayu ora sembayang

Eman eman temen wong ayu ora sembayang

Siti Fatimah luwih ayu yo sembayang 2x

 

32.Puji-pujian allohumarhamni bilqouran

(magrib/isya)

.. . .. .. .. .. .. .

 

33.Puji-pujian hasbunalloh

(Dzuhur)

..

 

34.Puji-pujian Allohul kafi

(Dzuhur)

 

35.Puji-pujian urip neng alam ndunyo

(Isya)

..

 

Urip neng alam ndunyo ora salawase

Koyo wong lelungan ono dalan mampir ngombe

Omah gedung suwargo kanggo wong kang podo iman

Utawa neroko kanggo wong kang nurut setan

 

36.Puji-pujian solawat nariyah

(cocok maghrib)

 

37.Puji-pujian Solawat Nuril Anwar

(Magrib)

.. .. .. .. .. ..

 

38.Puji-pujian solawat tibbil qulub

.. .. .. .. ..

 

38.a.Puji-pujian solawat Nurizdati

()

38.b.Puji-pujian solawat Jalbur rizqi

.. .. ..

 

38.c.Puji-Pujian Maula yasol

(Isya)

 

*

*

*

 

 

39.Puji-pujian do Elingo

(Asar)

.. .. ..

Do elingo iki zamane wis tuwo

Tuntunan agomo do dianggep kuno

Lakonono ajarane wali songo

Sing ra kerso ojo nyacad ojo ngino

Ajarane wali songo werno-werno

Dzikir tahlil kirim dungo lakonono

Moco quran lan sholawat kuli noho

Ziaroh kubur ojo nganti dilaleno

Ono carane dakwah klawan budoyo

Umpamane koyo sunan kali jogo

Pituture mlebu ati ora kroso

Tuntunan Agomo biso di amalno

Wis kabukten rikolo zaman samono

Akeh poro manungso nyembah braholo

Banjur sadar laku musyrik ditinggalno

Podo nderek ajarane wali songo

 

40.Puji-Pujian Mujahadah Mbah Damsuqi

(Acara Mujahadah)

...

...

Ono gajah mangani roti

Ono pitik mangan krupuk

Mujahadah nentremke ati

Nyatane ratahu umuk

 

 

41.Puji-pujian Eling-Eling Siro Menungso

(Isya)

~

Eling-eling siro manungso

Temenono anggonmu ngaji

mumpung durung ketekanan

Malaikat juru pati

Luwih susah luwih loro

Rasane wong nang neroko

Klabang kores ketunggeng kolojengking

Klabang geni ulo geni

Alah rante geni gada geni

Cawisane wongkang duroko

Wongkang mampang dawuh pangeran

Gumampang dawuh pangeran

Luwih mulyo luwih mukti

Rasane wong ono suwargo

Patang puluh loro widodari

Kasur babut gari ngenggoni

Cawisane wongkang bekti

dawuh pengeran kang moho suci

 

42.Puji-pujian Ayo Ngibadah

(Isya)

.. .. ..

Sdoyo dulur mumpung isih waras

Ayo ngibadah sartane ikhlas

Tuwo enom podo mikiro

Jeneng manungso mesti le loro

Yen wis loro banget susahe

Badan apes eling salahe

Dek ngrasani ora berduli

Ngamal bagus den-lali lali

Sdoyo dulur monggo dho ngaji

Gawe sangu besuk yen mati

Perkoro repot kudu den bagi

Godhane setan ojo dituruti

Sebab wong mati iku wis mesti

Lamon ra ngaji bakale rugi

Ono kubur setengah mati

Mungkar lan nakir podho nggebugi

Wong tuwo loro wajib nuturi

Marang anake den wulang ngaji

Yen raiso pasrah mbah kyai

Supoyo mbesuk biso manfangati

43.Puji-Pujian Sandangane Diganti Putih

(Asar)

~

Sandangane diganti putih

Mertandano raiso mulih, raiso mulih

Tumpakane kereto jowo

rodo papat rupo menungso

ditutupi anjang-anjang

diurugi disiram kembang

tonggo-tonggo podo nyawang

podo nangis koyo wong nembang

44.a.Puji-pujian wanita surga

(Isya)

..

..

Dene wanita papat kang mlebu surgo

Ya iku wong wadon kang bisa ngereksa

Maring awake saka nglakoni dosa

Lan ta'at maring Allah Kang Maha Kuasa

 

Nomer loro wadon kang ta'at bojone

Perintahe wong lanang ditindakake

Ora gelem mbantah, klawan prengat-prengut

Uga ora gara kanti sliyat-sliyut

 

Nomer telune wong wadon ingkang sabar

Ngatasi perkara kanti dada jembar

Ora gampang mindakake morang-maring

Kaya nuding-nuding Ian mecahi piring

 

Nomer papat ya iku wadon kang nerima

Saking paringe bojo ra gelem ngina

Diparingi akeh den terima bungah

Diparingi sethitik Alhamdulillah

 

 

44.b.Puji-Pujian Repote dadi wong

(Asar)

~

Repote dadi wong dagang

Sholate digawe gampang

Opo maneh dagangane laris

Durung sholat ngakune uwis

Repote dadi wong tani

Sholate kadang lali

Opo maneh wayahe tandur

Sholate djundur-under

Repote wong nggarap sawah

Sholate sa wayah-wayah

Opo maneh wayahe panen

Sholate ora tau kopen

Repote wong dadi sopir

Sholate mondar-mandir

Opo maneh mburu penumpang

Sholate digawe gampang

 

 

 

44.Puji-Pujian Toto Kromo

...

...

Wajib anak neng wong tuwo

Kudu nganggo toto kromo

Tindak tanduk kang prayogo

Una uni ojo sembrono

Kon sekolah kudu mangkat

Dikon ngaji kudu ngerti

Saben wektu kon sembayang

Siro kabeh wajib tumandang

Ayo poro konco-konco

Saben sore mangkat ngaji

Lamon siro ora ngaji

Nganti tuwo ora ngerti

Flowchart: Punched Tape: Kata mutiara 8 :
Barang siapa menghendaki kuat daya ingatnya, lakukanlah;
Satu sering bersiwak
Dua sering berpuasa sunnah
Tiga sering membaca Al-quran
[kitab nashoikhul ibad]

45.Puji-Pujian Zakat

...

...

Wong Islam kang menangi

Surupe wulan romadhon

Kewajiban zakat fitrah

Patang mud bahan pikuat

 

Zakat pari sepuluh persen

Lamon ora ragad banyu

Yen ragad banyu Limang persen

Kang liyo neng kitab lan guru

 

Flowchart: Punched Tape: Kata mutiara 9:
Sekarang dengan pena kita mampu mencoret berlembar-lembar kertas. Kelak di alam kubur kita akan menulis dengan kuku bertinta darah pada beberapa lembar kain kafan.  
[kitab dasuqi]

 

45.a.Puji-Pujian Haji

...

...

Lamon kuoso lungo haji

Ojo lali sing dinafkahi

Kaji iku cukup mung siji

Maslahat tonggo jo nganti lali

Ihrom wukuf towaf lan sangi

Tahallul ngetho rambut tlungiji

Yen wukuf ra dilakoni

Tahun sa bare wajib mbaleni

 

 

 

 

Flowchart: Punched Tape: Kata mutiara 7 :
Kewajiban orang tua terhadap anak adalah menafkahi, mendidik  Agama dengan pasrah  Kyai atau ustazd, kemudian menikahkan pada saatnya.

 

46. Puji-Pujian Saben malem jumat

(magrib)

...

..

..

Saben malem jumah ahli qubur tilik omah

Saben malem jumah ahli qubur tilik omah

Perlu nyuwun ayat quran sa kalimah

Lamun ora diwenehi banjur bali karo mrebes mili

Bali meng kuburan nyunggi tangan karo tetangisan

 

[dibawah ini umumnya tidak dibaca]

 

[Duh anak putuku ojo lali karo aku

Ora ngrumangsani podo mangan tinggalanku

Ora ngrumangsani podo mangan tinggalanku]

 

 

 

 

46.a.Puji-Pujian ayo sedulur

(Isya)

~

Ayo sedulur sing sregep Ngaji

Ngaji iku sangune mati

Wong mati iku banget larane

Sebab nyawane ilang saking awake ..... 2x

Wong anom ndunya mung sesaat

Mangka sing age-age anggonmu tobat

Tobat saking sakabehe maksiat

Mumpung durung teka waktune wafat ... 2x

Untung temen wong sing gelem sholat

Lan ngakeh-akehi maca Sholawat

Sholawat maring Nabi Muhammad

Sebab ngajeng-ngajeng angsal safaat .. 2x'

Ya Alloh Gusti kita nyuwun

Pinaringan Istiqomah

Ya Alloh, Gusti kita nyuwun

Mbenjang pejah Khusnul Khotimah 2x

Ya Allah Gusti kita nyuwun

Pinaringan umur berkah

Kangge ibadah kanti ta'at

Lan nebihi laku maksiat .. 2x

Ya Allah Gusti kita nyuwun

Pinaringan rizqi kathah

Saget kangge amai jariyah

Lan ziarah dateng Mekkah . 2x

46.a.1. Puji-Pujian pitakonan kubur

(Isya)

Para sedulur mangertenana

Yen ing alam kubur bakal ana

Ana pitakonan nem perkara

Kudu bisa'a anjawab sira

Kaping sepisan pitakonane

Gusti Pangeranmu iku sapa ?

Nuli njawabpa kelawan cetha

Yen Gusti Allah Pangeran kula

Kang kaping pindho pitakonane

Sapa iku kanjeng Nabi Niro ?

Enggal njawabpa kelawan cetho

Yen Nabi Muhammad nabi kula

Kaping telune pitakonane

Ya apa iku agama nira ?

Jawabane ora ana liya

Ya iku Islam agama kula

Kang kaping papal pitakonane

Kiblat ira ya iku apa ?

Ka'batullah iku kiblat kula

Kaya mengkono njawabpa sira

Kaping limane pitakonane

Ya apa iku panutan sira ?

Kitab Al-Qur'an njawabpa sira

Ya iku kitab panutan kula

Kang kaping enem pitakonane

Ya sapa Iku sedulu iro ?

Kaum muslimin uga muslimat

Ya iku kabeh sedulur ira

 

 

 

 

 

 

 

47. Puji-Pujian gusti kulo nyuwun udan

2

2

Gusti kulo nyuwun udan ingkang deres

Gusti kulo nyuwun udan ingkang deres

Supoyo bumi teles supoyo pikiran anyes

Supoyo bumi teles supoyo pikiran anyes

 

48.Puji-Pujian Urip pisan

(cocok Isya)

 

..

.. ..

Urip pisan ora mung jajal-jajalan

Ngamal iro anekseni tahun wulan

Lawas-lawas siro bakal ketimbalan

Mring ayunaning Alloh Ambal-ambalan

 

 

Ojo demen rambut dowo ireng dadi

Mbesuk tuwo uwan mumpluk koyo medi

Menyang langgar menyang mesjid podo ngaji

Sapuh anem mboten dipun wiji-wiji

 

Flowchart: Punched Tape: Kata mutiara:
Carilah ilmu, hiasilah dengan  kewibawaan dan kesabaran.
[Pesan sufi;Hasan Basri]

 

 

49. Puji-Pujian koyo urip salawase

 

50. Puji-Pujian Ojo dumeh

(Maghrib)

...

...

..

..

Ojo dumeh pinter banjur do keminter 2x

Pinter yen ora bener uripe bakal keblinger 2x

 

Ojo dumeh ayu banjur do kemayu 2x

Elingono tuwomu ompong peyot ora ayu 2x

 

Ojo dumeh sugih banjur do semugih 2x

Bondo iku mung nyilih mbesuk bakale mulih 2x

 

Ojo dumeh mlarat banjur ragelem sholat 2x

Mlarat yen ora sholat rugi dunyo lan akherat 2x

 

50. Puji-Pujian Sollallohu alayasin

(Asar)

...

...

 

51. Puji-Pujian Ilaahilas

(suasana sedih)

..

..

 

Duh gusti kulo sanes ahli suwargo

Nanging kulo mboten kiyat wonten neroko

Mugi gusti kerso amaringi taubat

Lan ngapuro dosa lampah ingkang lepat

 

Duso kulo kados pasir ing segoro

Mugi nampi tobat, Alloh ingkang mulyo

Umur kulo suda ing sak bendintene

Duso kulo tambah dos-pundi kulo nyanggane

 

 

52. Puji-Pujian Sifat Alloh wujud

(9Maghrib)

 

-

Rongpuluh sifat wajibe Alloh

Sifat mukhale ugo rongpuluh

Sifat wenange iku siji

.

53. Puji-Pujian Pentil Dzikir

(Asar)

..

.

 

Witing iman, godong Syahadat

Kembang Sholawat

Pentil Zdikir wohe Puji-pujian

Ya Alloh .. Amin Amin

ya Alloh Robbal aalamin

54. Pujian Mlangi Sebelum isya bertarwih

.. .. .. .. ...... ....

.... .. .. .. .... .... ..

55. Pujian Mlangi Setelah isya

Sebelum bertarwih

..

. - .. .. .. .

 

56. Pujian Mlangi Allhummaso

(Jam 12 malam/Setelah hutbah Hari Raya)

.. .. .. x...

 

57. Puji-Pujian Sekarat Pati

 

~

 


Ojo siro banget-banget

Nggonmu bungah ono ndonyo

Malaikat juru pati

lirak-lirik maring siro

 

Nggone nglirik Malaikat

Arep njabut nyowo siro

Yen wes teko titi mongso

Kudu budal ra keno semoyo

 

Larane sekarat pati

Sewu loro dadi siji

Mergo urip podo lali

Maring tuntunan Agami

Ninggal Sholat ninggal ngaji

Mong ma`siat seng dilakuni

Mulo urip seng ati-ati

Tembe mburi ben ora rugi

 

Sopo wonge gelem iman,

Taat miring dawuh Pengeran

Uripe tukun semahyang

Ora lali nderes Al-Qur`an

 

Rino wengi seneng wiridan

Amal sunnah dadi pakulan

Lamun mati sekarate gampang.

Ora kroso babar pisan.


 

 

58.Puji-Pujian Tombo Ati

.. .. ..

 

Tombo ati iku ono limang perkoro

Kaping pisan moco Quran sak manane

Kaping pindho sholat wengi lakonono

Kaping telu wong kang sholeh kumpulono

Kaping papat weteng siro ingkang luwe

Kaping limo dzikir wengi ingkang suwe

 

Salah sawijine sopo biso anglakoni

Insya Alloh gusti pengeran ngijabahi

 

 

 

 

Flowchart: Punched Tape: Kata mutiara:
Inti dari pemikiran adalah kemurah hatian, sedangkan inti dari tumpukan persoalan adalah kesabaran.
[Pesan; Aktsam bin Shaifi]

 

59.Puji-Pujian Kerta Jawa

 

~

Ayo kabh para manungsa,

Mumpung urip ning alam donya,

Mbok ya padha-padha linga,

Limang wektu ndang lakonana.

 

Èlingana yn wayah panggilan,

Yn wis budhal (o)ra kena wakilan,

Disalini nganggo kain putih,

Yn wis budhal ora bisa mulih.

 

Tumpakan Kerta Jawa,

Rodha papat rupa manungsa,

Jujugan omah guwa,

Tanpa bantal tanpa k(e)lasa.

 

Omah (o)ra ana lawang,

Turu dhw (o)ra ana kancan.

Nyawan wis m(e)layang,

Ragan kecemplung juglang,

 

Ditutupi anjang-anjang,

Diurug disawur kembang.

Tangga-tangga padha nyawang,

Padha nangis kaya wong nembang,

 

 

60.Puji-Pujian Getun temen

 

~

 

Getun temen ngungun temen

Ngumur siji ora guno

Sebab riya kelawan dengki

Ora Ngabekti kang Moho suci

 

Gede banget ganjarane

Wong ngibadah netepi jamaah

Karo lungguh nunggu imame

Puji lan dzikir ing panggonane

 

Eling-eling siro manungso

Sadurung mati Podho tobato

Tobat sakwise mati ojo

Krono ora bakal den tompo

 

61.Puji-Pujian Naruddu bihal Ada

(ketika banyak maling)

...dst

 

 

62.Puji-Pujian Momong Bayi

(ketika menidurkan)

..

.. ..

 

63.Puji-Pujian Tawajuwan

(pada jamaah toriqoh)

- ..

. ... x...

 

 

64.Puji-Pujian Bada tarwih

(sambil pukul bedug)

..

- .. .. ..

..

65.Puji-pujian Muhammadun Basyar

(Isya/asar)

x 2

x 2

x 2

x 2

x 2

x 2

Flowchart: Punched Tape: Kata mutiara: "orang yang mengerti realitas sejati dari hidup, tidak akan merasa senang ketika mendapatkan kemudahan dan tidak akan bersedih ketika menghadapi kesulitan." [Abu Hazim]

65.a.Puji-pujian Ya Alloh

(jelang akhir doa maulud syarful anam)

..

 

66. Puji-Pujian Amin ya amin

(akhir-doa)

-

-

Mugi mugiyo den sembadani

Panyewun kulo dateng ilahi

 

 

Syair bermain

Mengandung makna

 

Konon syair-syair berikut ada versi arabnya, dan banyak tafsiran jawa dengan beragam versi.

 

67. Sluku-Sluku Bathok

 

Sluku-sluku bathok

Bathoke ela-elo

Si Rama menyang Solo

Oleh-olehe payung mutho

 

Pak jenthit lolo lo bah,

Yen obah medeni bocah

Yen urip golekko dhuwit

 

[makna]

Sluku-sluku bathok, bathok (kepala) kita perlu beristirahat untuk memaksimalkan kemampuannya. Kalo diforsir terus bisa aus, stress, hang, macet daya pikirnya.

Bathoke ela-elo, dengan cara berdzikir (ela-elo = Laa Ilaaha Ilallah), mengingat Allah akan mengendurkan syaraf neuron di otak.

Si Rama menyang Solo, siram (mandilah, bersuci) menyang (menuju) Solo (Sholat). Lalu bersuci dan dirikanlah sholat.

Oleh-olehe payung mutho, yang sholat akan mendapatkan perlindungan (payung) dari Allah, Tuhan kita. Kalo Allah sudah melindungi, tak ada satupun di dunia ini yang kuasa menyakiti kita. tak satupun.

Pak jenthit lolo lo bah, kematian itu datangnya tiba-tiba, tak ada yang tahu. Tak bisa dimajukan atau dimundurkan walau sesaat. Sehingga saat kita hidup, kita harus senantiasa bersiap dan waspada. Selalu mengumpulkan amal kebaikan sebagai bekal untuk dibawa mati.

Yen obah medeni bocah. Saat kematian datang, semua sudah terlambat. Kesempatan beramal hilang. Banyak ingin minta dihidupkan tapi Allah tidak mengijinkan. Jika mayat hidup lagi maka bentuknya menakutkan dan mudharat-nya akan lebih besar.

Yen urip golekko dhuwit. Kesempatan terbaik untuk berkarya dan beramal adalah saat ini. Saat masih hidup. Pengin kaya, pengin membantu orang lain, pengin membahagiakan orang tua: sekaranglah saatnya. Ketika uang dan harta benda masih bisa menyumbang bagi tegaknya agama Allah. Sebelum terlambat, sebelum segala pintu kesempatan tertutup.

 

 

68. Lir-ilir

 

Lir ilir lir ilir tandur wis sumilir

 

Tak ijo royo royo taksengguh temantn anyar

 

Bocah angon bocah angon pnkna blimbing kuwi

 

Lunyu lunyu pnkna kanggo mbasuh dodotira

 

Dodotira dodotira kumitir bedhahing pinggir

 

Dondomona jlumatana kanggo sba mengko sor

 

Mumpung padhang rembulan

 

Mumpung jembar kalangan

 

Ya suraka surak hor

 

Lagu ini konon kabarnya merupakan ciptaan sunan Kalijaga, ada juga yang berpendapat hasil karya sunan Bonang, lirik tembang atau lagu ini dulunya diciptakan untuk mediasi dan wahana dakwah Islam olh para Walisanga, pendekatan budaya seperti ini dilakukan karena masyarakat Jawa kala itu masih kuat dengan tradisi Hindu. Maka untuk menyampaikan ajaran Islam di tengah tengah masyarakat Jawa, maka dirasa perlu untuk mendekatinya melalui budaya salah satunya adalah melalui bahasa Jawa itu sendiri. Sebenarnya yang ingin disampaikan dalam lirik lagu tersebut adalah ;

 

1. Memberitahukan bahwa adanya kabar baik, yang sumilir seperti tunas padi dipematang sawah, sebuah harapan baru.

2. Yang terlihat begitu memikat indah, yang layak untuk disongsong selayaknya pengantin baru (datangnya wahyu ilahi) melalui nabi Muhammad.

3. Bocah angon sebagai analogi dan perumpamaan hati para manusia itu sendiri.

4. Selicin dan sesusah apapun hendaknya ikut memanjat (meraih) blimbing memiliki lima sisi yang menggambarkan 5 rukun Islam. Untuk membasuh dan sarana penyucian diri dari segala dosa.

5. Karena pakaian (akhlak) manusia sudah mulai compang camping tidak karuan.

6. Oleh karena itu hendaknya disucikan dan dibersihkan dengan Sahadat, Salat, Puasa, Zakat dan Haji, yang intinya mengajak manusia untuk ber ISLAM.

7. Mumpung masih ada kesempatan, mumpung hayat masih dikandung badan ayo beramai ramai menerima ajaran ISLAM.

 

Secara garis besar bisa ditarik kesimpulan begini :

 

Lirik ini mengabarkan dan mengajak kepada masyarakat Jawa tentang berita gembira telah datangnya nabi terakhir yaitu Muhammad dangan membawa ajaran tauhid ISLAM, yang siapapun berhak dan bisa mengimaninya tanpa ada perbedaan kasta, kedudukan, kekayaan, karena dalam Islam setiap manusia sama di hadapan Allah hanya ketaqwaan lah yang membedakannya, selagi manusia masih bernafas maka pintu hidayah dan pintu tobat akan selalu terbuka.

 

69. Cublak-cublak suweng

 

Cublak-cublak Suweng

Suwenge ting gelenter

Mambu ketundung gudel

Pak empo lirak-lirik

sapa mau sing ndelekke



sir sir pong

dele gosong

sir-sir pong

dele gosong

70. Gotri Alagotri

 

Gotri alagotri

Gotrine nogosari

Riwul awul-awul rokok bentul

Dolan awan-awan

ndelo penganten

Tenong tebok, bokok kodok lagi ndekem

 

71. Jamimur

 

Jamimur jamimur

Laorio-laorio

Jamurane jamur opo

 

Ndi ndas. Ndi buntut ..x

Ndi ndas. Ndi buntut ..x

 

72. Mantra Tuturutu

(sambil nyogok damen)

 

Sogok empling-mpling

Monine ting nggelinting

Sogok emplong-mplong

Monine ting nggelompong

Cirbong keong mata kancil medodong

72. Cing caripit

(sambil tunjuk telapak tangan)

 

Cing caripit

Buntut kucing gejepit

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

73. Syair Pepelingwalisanga

Ana Syi'ir iki aku arep matur

Asmane wall sanga ingkang mashur 2x

Maulana Malik Ibrahim syeh Maghribi

Iya iku Sunan Gresik aja lali

Raden Rahmat Sunan Ampel Jawa Timur

Turun sangka purl Cempa ingkang mashur .... 2x

Mandum Ibrahim putrane Raden Rahmad

Sunan Bonang sedereke Sunan Derajad

Sunan Derajad asma Raden Syarifudin

Sunan Giri asma Raden Ainul-Yakin .... 2x

Syeh Ja'far Shadiq ya iku Sunan* kudus

Da'wah agama kanti niat kang Lulus

Raden Syahid iku Sunan Kalijaga

Putrane bupati Tuban Wilatikta .... 2x

Sunan Murya asma Raden Umar Said

Putra Sunan Kalijaga Raden Syahid

Sunan Gunung Jati Raden Fatahilah

Gigih berjuang ngusir penjajah .... 2x

Kang kasebut iki mashur Wali Sanga

Perintis dakwah Islam ing tanah Jawa

 

 

 

 

 

Semboyan Para Wali

Para Walisoongo mempunyai semboyan yang terekam hingga saat ini adalah :

1. Ngluruk Tanpo Wadyo Bolo / Tanpo pasukan

Berdakwah dan berkeliling kedaerah lain tanpa membawa pasukan.

2. Mabur Tanpo Lar/Terbang tanpa Sayap

Pergi kedaerah nan jauh walaupun tanpa sebab yang nampak.

3. Mletik Tanpo Sutang/Meloncat Tanpa Kaki

Pergi kedaerah yang sulit dijangkau seperti gunung-gunung juga tanpa sebab yang kelihatan.

4. Senjoto Kalimosodo

Kemana-mana hanya membawa kebesaran Allah SWT. (Kalimosodo : Kalimat Shahadat)

5. Digdoyo Tanpo Aji

Walaupun dimarahi, diusir, dicaci maki bahkan dilukai fisik dan mentalnya namun mereka seakan-akan orang yang tidak mempan diterjang bermacam-macam senjata.

6. Perang Tanpo tanding

Dalam memerangi nafsunya sendiri dan mengajak orang lain supaya memerangi nafsunya. Tidak pernah berdebat, bertengkar atau tidak ada yang menandingi cara kerja dan hasil kerja daripada mereka ini.

7. Menang Tanpo Ngesorake/Merendahkan

Mereka ini walaupun dengan orang yang senang, membenci, mencibir, dan lain-lain akan tetap mengajak dan akhirnya yang diajak bisa mengikuti usaha agama dan tidak merendahkan, mengkritik dan membanding-bandingkan, mencela orang lain bahkan tetap melihat kebaikannya.

8. Mulyo Tanpo Punggowo

Dimulyakan, disambut, dihargai, diberi hadiah, diperhatikan, walaupun mereka sebelumnya bukan orang alim ulama, bukan pejabat, bukan sarjana ahli tetapi daI yang menjadikan dakwah maksud dan tujuan.

9. Sugih Tanpo Bondo

Mereka akan merasa kaya dalam hatinya. Keinginan bisa kesampaian terutama keinginan menghidupkan sunnah Nabi, bisa terbang kesana kemari dan keliling dunia melebihi orang terkaya didunia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Referensi Tambahan:

 

Aku biyen ora ono : //sururudin.wordpress.com/2009/09/21

kereto jowo: http://musya.blogspot.com/

Duh gusti kulo sanes ahli suwargo:http://ningqalbu.blogspot.com/

 

[Nyanyian bermain]

Sluku : http://my.opera.com/pulaubiroe/blog/sluku-sluku-bathok

ilir-ilir http://www.rizkyonline.com/Nasional/Nasional-Lir-Ilir.html

makna-tembang-ilir-ilir: http://setyawara.webnode.com/news/makna-tembang-ilir-ilir/

http://dolananjawa.blogspot.com/2009/01/cublak-cublak-suweng.html

 

 

Memo-lay:

Mulai Sen 5 April 2010

Tambah sel 6 April 2010

Tambah lagi rabu 07 April 2010

Wednesday, October 10, 2012

24 August 2010

8/24/2010 11:19:09 PM

Monday, October 11, 2010

25- -10

Friday, July 01, 2011

 

Tambahan Baru

Takbiran,

Aqidah-kausa edit

Pengalaman Magang dan kerja; BMI Yogyakarta, RRI Programa 1, KOPSA, ASSANET, PKT C PPAS.

 

Ibu lan bapa

Rohmat panjenengan mugi sumrembes

 

Font yang digunakan:

 

Edwardian Script ITC, me_quran, Calibri (Body), Georgia, Brush Script MT, Monotype Corsiva, Centaur

 

 

 

 

 

Seputar Penyusun:

Ilzamul Wafik, lahir 05 Juni 1984 di Cilacap Jawa Tengah. Pendidikan Usia dini dengan mengikuti Pramuka sebagai bawang konthong. Masuk MI Kalisabuk 1 tahun 1990. Tahun 1999 Tamat SMP Ya BaKII 1 Kesugihan. Lulus Jurusan IPA 1 MAN CILACAP Tahun 2002. Bisa merakit Komputer di Universitas Teknologi Yogyakarta 2004. Selesai Tugas Akhir Teknik Komputer di Politeknik STENKO Yogyakarta 2005. Belajar Perbankan Syariah di Universitas Ahmad Dahlan 2006. Menyelesaikan Kuliah bahasa Arab dan Studi Islam di Mahad Ali Bin Abi Thalib Tahun 2007. Lolos Fastar Prudential Syariah Assurance di Jakarta 2009. Pasca semester di Mahadul Islami Assalafiyyah 2010. Wisuda sarjana komunikasi dan penyiaran Islam UMY 2012.

Selama Hijrah di Yogyakarta, aktif diberbagai Organisasi Pesantren, Himpunan Mahasiswa, Komunitas dan Dakwah. Pengalaman paling terkesan di Pondok Assalafiyyah Mlangi.