Di Arafah
  1. Menempati kemah yang telah disiapkan oleh Maktab berupa tenda besar tanpa alat pendingin udara yang setiap tendanya dapat menampung jamaah haji lebih dari satu kloter dengan tempat tidur karpet tanpa bantal.

  2. Selama di Arafah jamaah haji diurus oleh maktab, pelayanan yang diberikan antara lain penempatan jamaah haji di tenda pada saat tiba, mengurus keberangkatan ke Mina dan mengurus jamaah haji sesat, sakit dan wafat serta bimbingan ibadah.

  3. Fasilitas kamar mandi / WC sangat terbatas, maka penggunaanya perlu antri dan sabar.

  4. Keluar masuk kamar mandi harus berpakaian yang menutup aurat (berpakaian ihram).

  5. Sambil menunggu saat wukuf, ikutilah ceramah yang disampaikan oleh TPHI/TPIHI.

  6. Selalu brdzikir, berdo'a, dan membaca al Qur'an. Hindari berkata kata kotor, berbantah bantahan, berbuat fasik dan kata kata yang tidak bermanfaat.

  7. Apabila ada permasalahan mengenai ibadah dan kesehatan haji hendaklah menghubungi TPHI, TPIHI, dan TKHI

  8. Menjelang pelaksanaan wukuf tanggal 9 Zulhijjah mendenganr khutbah wukuf yang disampaikan oleh TPIHI. Waktu wukuf dimulai setelah tergelincir matahari tanggal 9 Zulhijjah sampai dengan terbit fajar tanggal 10 Zulhijjah. Shalat Dzuhur dan Ashar di jama' Taqdim dan Qasar. Demikian juga shalat Maghrib dan Isya dijama' Taqdim dengan qasar di Arafah, jika dirasa mungkin dijama' Takhir di Muzdalifah.

  9. Agar kondisi tetap prima selama di Arafah supaya makan dan minum yang cukup, walaupun cuaca tidak terlalu panas.

  10. Apabila merasa sakit segera menghubungi Dokter kloter atau Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) di Perkemahan Perwakilan RI.

  11. Setelah matahari terbenam sempurnalah pelaksanaan wukuf. Selanjutnya bersiap siap menaiki bis yang telah disiapkan oleh Maktab untuk diberangkatkan ke Muzdalifah dan Mina dengan sisitim 2 Trip, bila bis yang disediakan belum mencukupi, agar bersabar menunggu bis berikutnya.

  12. Selama di Arafah jamaah haji sebaiknya tetap berada di kemah.

  13. Dalam perjalanan ke Muzdalifah perbanyak talbiyah dan hindari perbuatan/ perkataan yang kotor.