Kebahagiaan dalam Islam

 

"Siapa saja yang beramal kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan sedangkan dia dalam keadaan beriman maka Aku akan hidupkan mereka dalam kehidupan yang baik."

( An-Nahl: 97 )

 

Nabi bersabda, "Sungguh Allah tidak mendzalimi orang mukmin, diberikan kebaikan di dunia, dan di akhirat kelak mendapat balasan, sementara orang kafir Allah berikan rizkinya, karena kebaikannya di dunia, tetapi tidak mendapatkan apa-apa diakhirat kelak (bahkan neraka tempatnya)" (HR. Ahmad Muslim).

 

Menurut Ibnu Hazm, seorang ulama Andalusia, bahwa manusia seluruhnya sedang menuju ke satu arah yaitu mengusir kegelisahan. Gelisah bodoh, maka belajar, gelisah miskin, dia bekerja, gelisah tidak berperan dalam masyarakat, maka dia mencari jabatan, status sosial dll. Namun seluruh upaya tersebut, tidak membawa kebahagiaan, baik ilmu, harta, maupun jabatan. Hanya satu jalan yang dapat membawa kebahagiaan seseorang, yaitu apabila dia menjadikan Islam sebagai Way of Life, dan menjadikan seluruh sepak terjangnya di jalan Allah.

 

Oleh :

Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia