السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الله اكبر الله اكبر الله اكبر. الله اكبر الله اكبر الله اكبر. الله اكبر الله اكبر الله اكبر. الله اكبر كبيرا. والحمد لله كثيرا. وسبحان الله بكرة واصيلا.

الحمد لله الذي جعل العيد ضيافة وكرامة للصائمين. صلاة وسلاما دائمين متلازمين إلى يوم الدين. على رسوله الكريم. محمد المصطفى المتبع في الدنيا والدين. وعلى آله وأصحابه الذين بذلوا نفوسهم لعزة الإسلام والمسلمين. أشهد ان لا إله إلا الله وحده لا شريك له الحق المبين. وأشهد أن محمدا عبده ورسوله صادق الوعد الأمين, فاتقوا الله وجعلنا الله وإياكم من العائدين والفائزين.

Hadirin jama'ah sholat Ied yang berbahagia !

Gema takbir, tahmid dan tahlil sejak kemarin sore hingga sekarang telah kita dengar berkumandang di seluruh penjuru tanah air, mulai dari pelosok desa hingga ibu kota, di berbagi tempat dari  masjid, musholla, jalan raya hingga media elektronik baik televisi maupun radio, diucapkan oleh siapapun baik oleh para penguasa maupun rakyat biasa, laki-laki perempuan, dewasa maupun anak kecil dan seluruh umat Islam tanpa terkecuali. Pada hari ini leburlah sekat-sekat pemisah antara manusia, antara yang kaya dan miskin, antara penguasa dan rakyat jelata semuanya berbaur menjadi satu mengagungkan Nama Allah yang Agung atas nikmat yang telah Ia berikan berupa kekuatan untuk mengalahkan musuh dalam suatu peperangan yang sangat besar yaitu perang melawan hawa nafsu dengan usainya kita melaksanakan puasa selama sebulan penuh dalam Bulan Ramadhan. Allahu Akbar 3 X. Allahu Akbar wa Lillahi al Hamd.

Hadirin jama'ah sholat Ied yang dimuliakan Allah !

Pada pagi yang cerah ini, marilah kita bersama-sama memanjatkan rasa terima kasih, rasa syukur kita yang tak terhingga kepada Allah Swt yang telah metakdirkan kita untuk bertemu dalam suasana yang berbahagia ini guna memperbaharui tekad kita untuk meningkatkan pengabdian kita kepada Nya setelah sebulan penuh kita telah digembleng dan dilatih dengan berbagai amalan yang diharapkan dapat meningkatkan nilai pengabdian kita kepada Allah Swt, hal ini  sesuai dengan arti Syawwal itu sendiri yakni bulan peningkatan. Dan juga kesempatan yang baik ini, marilah kita gunakan sebagai ajang untuk kembali merajut dan memperkuat tali persaudaraan yang mungkin selama ini terlihat agak renggang. Pada kesempatan yang fitri ini pula, marilah kita lupakan segala pertentangan dan perselisihan di antara kita guna menghapi tugas-tugas kita sebagai khalifatullah fi al ardh. ( penguasa atau pengganti Allah di muka bumi ini) sebagaimana firman Allah dalam surat Hud ayat 61:

هو أنشأكم من الأرض واستعمركم فيها.

Dialah Allah yang telah menciptakan kalian dari bumi dan menuntut kalian agar memakmurkan bumi ini. Allahu Akbar 3 X. Allahu Akbar wa Lillahi al Hamd.

Hadirin jama'ah sholat Ied yang berbahagia !

Dalam menutup rangkaian ayat tentang puasa Allah menutupnya dengan perintah untuk bertakbir kepada Nya yaitu dalam firman Nya :

ولتكملوا العدة ولتكبروا الله على ما هداكم

Hendaklah kalian sempurnakan bilangan puasamu dan besarkanlah Allah atas pentunjuk Nya padamu  supaya kalian bersyukur. (QS: Al Baqarah: 185).

Allah tahu, kita sering bertakbir dalam ibadah-ibadah kita, akan tetapi sering kali kita melupakan takbir tersebut di luar ibadah. Kita besarkan Allah di masjid, tetapi kita besarkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan, kita besarkan hawa nafsu, kepentingan dan pikiran kita. Di kantor, di pasar, di ladang, di tengah-tengah masyarakat, kita lupakan Allah, kita gantikan takbir dengan takabbur. Allahu Akbar. Tiada Tuhan selain Engkau, ampuni kesalahan dan kealpaan kami, wahai Dzat Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, berilah kami kekuatan untuk menggemakan takbir dalam seluruh kehidupan kami. Allahu Akbar 3 X. Allahu Akbar wa Lillahi al Hamd.

Hadirin jama'ah sholat Ied yang berbahagia !

Setiap tahun, umat Islam merayakan suatau kejadian agung, yang biasa diistilahkan dengan hari raya. Hari agung tersebut dalam bahasa Arab di kenal dengan Yaum Ied al Fitri  mengandaikan adanya suatu kesucian jiwa yang bercabang ganda. Yakni pertama : kesucian dalam konteks hubungan kita dengan Allah (hablun min Allah) dan kedua kesucian kita dalam segala keterkaitan kita dengan sesama manusia (hablun min an-nas), walaupun tentunya dengan adanya beberapa hal yang musti dilunasi.

Dalam kaitannya dengan hablun min Allah, kaum muslimin menjadikan hari raya ini sebagai akhir dari ritual puasanya selama sebulan penuh, dan dengan memasuki satu syawwal ini, sesungguhnya berarti ia dilahirkan  kembali dalam keadaan suci, persis ketika ia baru saja dilahirkan dari rahim ibunya. Hal ini sebagaimana hadits yang telah diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Baihaqi dari Abdur Rahamn bin Auf bahwasanya Rasul pernah bersabda:

شهر رمضان شهر كتب الله عليكم صيامه وسن لكم قيامه فمن صامه وقامه إيمانا واحتسابا خرج من ذنوبه كيوم ولدته أمه

Artinya : Bulan Ramadhan adalah bulan di mana Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa padanya dan menghidupkan malam-malamnya. Barang siapa yang berpuasa dan menghidupkan malam-malamnya dengan dilandasi iman dan mengharapkan pahala maka ia ia akan keluar dari dosa-dosanya seperti ketika ia dilahirkan oleh ibunya.

Oleh karena itu, hari raya Idul Fitri ini biasa kita sebut dengan hari lebaran, dari kata lebar yakni usai dari melaksanakan ibadah puasa, dan akhirnya pada hari ini lebur atau terhapus dosa-dosa kita dan kita harapkan hari-hari kita menjadi luber atau penuh dengan luapan rahmat atau kasih sayang Allah.

Akan tetapi, adakah setiap muslim kemudian secara otomatis lantas lepas sama sekali dari lilitan dosa tanpa adanya syarat sedikitpun ? tentu tidak. Sebab untuk meraup kesucian itu, manusia setidaknya harus menempuh dua hal. Pertama: ia mesti sepenuh hati memotong segala bentuk keterkaitan dengan dosa-dosa. Kedua: ia mesti menjadikan nilai hidupnya hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih berharga dan lebih mulya dari hari sekarang. Kedua hal ini merupakan inti dari apa yang seringkali kita sebut dengan taubat nashuha, suatu keadaan dimana jiwa kita bersih  dan putih laksana kapas.

Pertanyaan yang perlu diajukan sekarang adalah: apa sesungguhnya dosa itu ? dan mengapa ia perlu dan bahkan  mesti dijauhi oleh manusia ?

Rasulullah Muhammad Saw pernah memberikan jawaban terhadap pertanyaan semacam ini: dosa ialah sesuatu yang terbetik dalam hatimu dan kamu tidak suka orang lain mengetahuinya. Siapapun pada dasarnya tidak suka orang lain mengetahui sesuatu yang terbetik dalam hatinya, jika ternyata yang terbetik itu merupakan hal yang bertentangan dengan getar nuraninya sendiri. Lantaran itulah kita kemudian memaklumi bahwa dosa itu sesungguhnya  merupakan sumber kesengsaraan batin yang pada tahap berikutnya bisa beralih menjadi pangkal penderitaan yang bersifat psikologis atau kejiwaan.

Hadirin jama'ah sholat Ied yang berbahagia !

Lepasnya seseorang dari lilitan dosa kepada Allah  bukan berarti perkaranya yang berkaitan dengan dosa telah selesai sama sekali. Sebab di situ masih ada kemungkinan berjibunnya dosa-dosa kaitannya dengan sesama manusia. Maka adanya saling memaafkan  merupakan hal yang niscaya untuk menyelesaikan persoalan dosa tersebut. Karena itulah hari raya yang sesungguhnya merupakan siklus atau peredaran fitrah manusia mesti diupayakan menjelma menjadi suasana kemanusiaan yang penuh dengan kesantunan, permaafan, keluhuran budi, kerendahan hati, kejujuran derma dan cinta kasih antar sesama. Dengan saling memaafkan tersebut semoga kita tidak termasuk ke dalam golongan orang-orang yang merugi sebagaimana yang pernah disabdakan oleh nabi dalam sebuah haditsnya yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abi Hurairah RA. Bahwasanya Nabi pernah bertanya pada para sahabat:

Tahukah kalian siapa orang yang merugi itu ? Para sahabat menjawab: yaitu orang yang tidak punya dirham dan harta benda. Lalu Nabi bersabda: orang yang merugi dari umatku adalah orang yang besok datang di hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa dan zakat. Akan tetapi ia pernah mengumpat seseorang, menuduh, memakan harta, mengalirkan darah, dan menyakitinya dan ia belum sempat meminta maaf, lalu kebaikan-kebaikan nya akan diberikan kepada orang tersebut dan apabila kebaikannya telah habis, maka dosa-dosa orang tersebut akan dilimpahkan kepadanya, dan kemudian ia akan dilemparkan ke dalam api neraka.

Hadirin jama'ah sholat Ied yang berbahagia !

Hari ini kita sebut dengan Ied fitri, kembali kepada fitrah, kembali kepada kesucian. Sudah satu bulan kita berusaha membersihkan diri kita, membersihkan kalbu kita, dari niat yang buruk, dendam, benci, iri hati dan penyakit hati lainnya, membersihkan kehormatan kita dari maksiat, dosa dan kefasikan dan akhirnya menyucikan harta kita dari barang haram dan syubhat dengan mengeluarkan zakat fitrah. Puasa adalah latihan penyucian diri, proses pembersihan jiwa atau tazkiyatun nafsi.

قد افلح من زكاها زقد خاب من دساها

Sungguh beruntung orang yang menyucikannya dan merugilah orang yang mengotorinya.

بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم ونفعني وإياكم بما فيه من الأيات والذكر الحكيم وتقبل مني ومنكم تلاوته إنه هو السميع العليم.اعوذ بالله من الشيطان الرجيم. فأقم وجهك للدين حنيفا فطرت الله التي فطر الناس عليها لا تبديل لخلق الله ذالك الدين القيم ولكن أكثر الناس لا يعلمون.وقل رب اغفر وارحم وأنت خير الراحمين.


الله اكبر الله اكبر الله اكبر. الله اكبر الله اكبر الله اكبر. الله اكبر الله اكبر الله اكبر. الله اكبر كبيرا. والحمد لله كثيرا. وسبحان الله بكرة واصيلا.

        الحمد لله الذي أمرنا بالصيام كما أمر على الذين من قبلنا لعلنا من المتقين. وسن علينا قيام لياليه لنكون من المفلحين. وسن في يوم العيد صلاته فإنها سنة رسولنا ودأب الصالحين. أشهد أن لا إله إلا الله الملك الحق المبين. وأشهد أن سيدنا محمدا رسول الله الصادق الوعد الأمين. وأصلي وأسلم على خير خلق الله محمد سيد المرسلين وعلى آله وأصحابه أجمعين. أما بعد.

 فيا أيها الناس اتقوا الله حق تقاته وكونوا في زمرة المؤمنين وجماعة المسلمين. وجاهدوا في سبيله  حق جهاده تفوزوا مع الفائزين. اللهم صل وسلم على هذا النبي الكريم محمد ابن عبد الله بن هاشم. وارض اللهم على أربعة الخلفاء الراشدين سيدنا أبي بكر وعمر وعثمان وعلي وعلى خديجة الكبرى وفاطمة الزهراء رضي الله عنهم أجمعين. آمين يا رب العالمين. اللهم اغفر لنا ذنوبنا ولإخواننا الذين سبقونا بالإيمان ولاتجعل في قلوبنا غلا للذين آمنوا ربنا إنك رؤوف رحيم.اللهم انصر سلطاننا سلطان المسلمين ونور قلوبهم وقوّ اجسامهم. ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار.

عباد الله, إن الله يأمربالعدل والإحسان وإيتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلكم تذكرون. فاذكروا الله العظيم يذكركم واسئلوه من فضله يؤتكم ولذكر الله أكبر.