SILABUS CERAMAH RAMADHAN 1425 H

LEMBAGA PENGKAJIAN DAN PENGEMBANGAN DA'WAH (LPPD)

KHAIRU UMMAH

TEMA : MEMBANGUN PRIBADI DAN MASYARAKAT YANG TERPUJI

NO

TOPIK

POKOK-POKOK BAHASAN

REFERENSI

1

Marhaban Ya Ramadhan

1.     Setiap Muslim Bergembira dengan datangnya Ramadhan.

2.     Ramadhan Bulan Peningkatkan Taqwa:

  1. Ketaqwaan Pribadi.
  2. Ketaqwaan Keluarga.
  3. Ketaqwaan Masyarakat.

QS 2:183

2

Menjadi Pribadi Yang Ikhlas

1. Pengertian Ikhlas dan Hubungannya Dengan Puasa.

2. Kedudukan dan Indikasi Ikhlas

3. Kiat-Kiat Mempertahankan Ikhlas.

a. Memiliki pengetahuan tentang ikhlas.

b. Memingkatkan pelaksanaan ubudiyah.

c. Bergaul dengan orang yang ikhlas.

d. Meneladani orang yang ikhlas.

e. Memohon pertolongan Allah agar bisa ikhlas.

4. Riya dan bahayanya:

a. Sifat munafik

b. Bentuk syirik yang dikhawatirkan Nabi

c. Penghapus nilai amal

Hadits 1

Hadits 2

Hadits 3

QS 4:142.

Hadits 4

QS 2:264.

3

Menjadi Pribadi Yang shiddik (jujur)

1. Jujur dan Hubungannya dengan Puasa

2. Bentuk-Bentuk shiddik:

  1. Shiddik dalam perkataan.
  2. Shiddik dalam muamalah.
  3. Shiddik dalam keinginan.
  4. Shiddik dalam Kenyataan.

3. Dusta dan Bentuk-Bentuknya

  1. Dusta dalam perkataan.
  2. Dusta dalam janji.
  3. Dusta Dalam persaksian.
  4. Dusta dalam menuduh.

QS 9:119.

Hadits 5

Hadits 6

Hadits 7

Hadits 8

Hadits 9

Hadits 10

Hadits 11

QS 2:8

QS 17:34.

QS 4:135.

QS 49:6

4

Menjadi Pribadi Yang Tawadhu

 

1.     Tawadhu dan Hubungannya Dengan Puasa.

2.     Keharusan dan Keutamaan Tawadhu.

1.     Takabbur dan Dampak Negatifnya:

a.     Merasa paling baik dan benar.

b.     Tidak senang pada saran.

c.     Tidak senang pada kemajuan orang lain.

d.     Menolak kebenaran meskipun meyakininya.

e.     Tidak bisa masuk surga.

2.     Kiat Menghilangkan Takabbur:

a.       Menyadari jeleknya sifat takabbur.

b.      Mengenal hakikat diri yang lemah.

c.       Mendekatkan diri kepada Allah.

QS 16:53.

Hadits 12

Hadits 13

QS 7:11-13

QS 40:60

QS 27:14

QS 16:23

Hadits 14

QS 23:12-15

5

Menjadi Pribadi Yang Dermawan

1.     Pengertian Derma dan Keharusan menjadi Dermawan.

2.     Bentuk-Bentuk Kedermawanan:

a.   Derma terhadap diri sendiri.

b.   Derma terhadap keluarga.

c.   Derma terhadap Orang lain.

d.   Derma terhadap jalan perjuangan.

1.     Pengertian Kikir dan Keharusan Menjauhinya.

2.     Kiat Menjauhi Sifat Kikir:

  1. Sadari buruknya sifat ini.
  2. Sadari bahwa kita butuh orang lain.
  3. Sadari bahwa kikir dibenci Allah.
  4. Bergaullah dengan orang yang dermawan.

Hadits 15

Hadits 16

Hadits 17

QS 2:215

Hadits 18

QS 61:10-11

Hadits 19

QS 59:9

Hadits 20

QS 3:180

QS 4:37

 

 

6

Menjadi Pribadi Yang Berbaik Sangka

1.     Berbaik Sangka merupakan salah satu faktor penbting dalam ukhuwah.

2.     Keutamaan dan manfaat Berbaik Sangka:

a. Hubungan persaudaraan Menjadi lebih baik.

b. Terhindar dari penyesalan.

c. Senang atas kemajuan orang lain.

1.     Kerugian Berburuk Sangka:

a. Mendapat nilai dosa.

b. Dusta yang besar.

c. Menimbulkan sifat buruk.

2. Larangan berburuk sangka

QS 49:6

QS 49:12.

Hadits 21.

Hadits 22 (5)

7

Menjadi Pribadi Yang Pemaaf

1. Pemaaf merupakan ciri orang bertaqwa.

2. Memaafkan lebih baik. Namun bila Membalas

haruslah setimpal dengan kesalahannya.

3. Manfaat Memaafkan:

a. Hubungan pribadi akan menjadi baik.

b. Kehidupan berjamaah akan tambah kokoh.

4. Bahaya marah:

a. Merusak iman.

b. Mudah mendapatkan murka Allah Swt.

c. Mudah menyulut kemarahan orang lain.

5. Keutamaan menahan amarah.

QS 3:133-134.

QS 7:199.

QS 3:159.

QS 42:40

Hadits 23

Hadits 24

Hadits 25

Hadits 26

Hadits 27

8

Menjadi Pribadi Yang Adil

1. Pengertian dan perintah berlaku adil.

2. Macam-Macam Adil:

a. Adil terhadap diri sendiri.

b. Adil terhadap isteri.

c. Adil terhadap anak.

d. Adil dalam perselisihan.

e. Adil terhadap musuh.

f. Adil dalam penegakan hukum.

g. Adil dalam berbicara.

3. Keharusan meninggalkan kezaliman.

 

QS 4:58.

QS 4:135

QS 4:3

Hadits 28

Hadits 29

QS 49:9

QS 5:8

QS 4:58

QS 6:152.

QS 31:11

Hadits 30

9

Menjadi Pribadi Yang Amanah

1. Pengertian dan pentingnya amanah.

2. Bentuk-bentuk amanah:

a. Memelihara titipan dan mengembalikannya.

b. Menjaga Rahasia.

c. Tidak menyalahgunakan jabatan.

d. Melaksanakan kewajiban.

3. Keharusan Meninggalkan Khianat

Hadits 31

QS 4:58

QS 8:27

Hadits 32

Hadits 33

Hadits 34

QS 99:7-8

Hadits 35

10

Menjadi Pribadi Yang Sabar

1. Pengertan, urgensi dan kedudukan sabar.

2. Macam-macam sabar Dalam Al-Qur'an:

a. Sabar atas cobaan dunia.

b.Sabar dari keinginan nafsu.

c. Sabar dalam taat.

d.Sabar atas beban da'wah.

e. Sabar dalam peperangan.

f. Sabar dalam hubungan manusiawi.

QS 2:155-157

QS 63:9

QS 3:14-15

QS 20:132

QS 31:17

QS 2:177

QS 8:45-47

QS 4:19

11

Menjadi Pribadi Yang Tawakkal

1. Hakikat Tawakkal.

2. Manfaat tawakal: Berusaha memperoleh manfaat

dan menolak mudharat.

3. Tingkatan tawakal:

a. Tenang dan tentram terhadap segala keadaan.

b. Menyerahkan segala keputusan kepada Allah,

sedang tugas manusia adalah usaha.

c. Ridha terhadap segala keputusan Allah

QS 3:159

QS 8:2

12

Menjadi Pribadi Yang

Taqwa

1.     Pengertian taqwa.

2.     Urgensi Taqwa:

a. Perintah Allah untuk setiap orang.

b. Al-Qur'an sebagai petunjuk menuju taqwa.

c. Sebaik-baik pakaian.

d. Sebaik-baik bekal.

e. Asas diterimanya amal.

f. Kunci kemuliaan manusia

QS 4:131

QS 2:2

QS 7:26

QS 2:197

QS 5:27

QS 49:13

13

Menjadi Pribadi Yang Bersyukur

1.     Makna dan keharusan bersyukur.

2.     Bersyukur dengan hati, Lisan dan Amal.

3.     Keuntungan Bersyukur:

a. Menambah tambahan nikmat.

b. Tidak akan disiksa Allah.

c. Mendapat Ridha Ilahi.

QS 14:7

QS 4:147

QS 39:7

14

Menjadi Pribadi Yang Bajik

1. Pengertian kebajikan dan keharusan melakukannya.

2. Bentuk-bentuk kebajikan:

a. Dalam aqidah.

b. Dalam amal.

c. Dalam akhlak

QS 2:177

15

Menjadi Pribadi Yang

Istiqomah

1.     Pengertian dan Manfaat istiqamah.

2.     Istiqamah merupakan perintah yang berat.

3.     Bentuk-bentuk istiqamah:

  1. Istiqomah Dalam aqidah.
  2. Istiqomah Dalam syari'ah.
  3. Istiqomah Dalam Perjuangan

QS 46:13

QS 11:112

QS 11:109

QS 45:18

QS 6:153

QS 11:12

16

Menjadi Pribadi Yang Taubat

1. Pengertian dan urgensi taubat.

2. Syarat Diterimanya taubat:

a.      Memahami dan menyadari kesalahan yang dilakukan.

b.      Menyesali dan bertekad tidak akan mengulangi kesalahan.

c.      Menyampaikan permohonan maaf.

d.      Membuktikan kehidupan yang lebih baik.

QS 66:8

Hadits 36

17

Menjadi Pribadi Yang Cinta Kepada Allah

1.  Setiap muslim seharusnya cinta kepada Allah Swt.

2.  Ciri cinta kepada Allah:

a.     Menyesuaikan diri dengan kehendak Allah.

b.     Selalu ingat dan rindu.

c.     Rela berkorban.

d.     Membela agama Allah

QS 24:51

QS 33:41-42

QS 9:24

QS 2:217

18

Menjadi Pribadi Yang Takut Kepada Allah Swt

  1. Keharusan Takut Kepada Allah Swt membuat seseorang tidak menyimpang dari ketentuan-Nya.
  2. Kiat Menumbuhkan Rasa Takut Kepada Allah:
  1. Mengkaji dalil tentang murka Allah
  2. Mengetahui akibat orang tidak takut.
  3. Memahami siksa akhirat yang tak terbayangkan

QS 33:39

QS 76:8-10

QS 43:54-55

QS 71:25

Hadits 37

Hadits 38

QS 78:21-30

19

Menjadi Pribadi Yang Qonaah

1.     Qonaah adalah rela dan merasa cukup dengan apa yang ada.

2.     Unsur Dalam Qonaah:

  1. Berusaha sekuat tenaga.
  2. Memohonn tambahan yang wajar kepada Allah.
  3. Rela menerima apa yang ada.
  4. Sabar menerima ketentuan.
  5. Tawakkal.
  6. Tidak tertarik oleh tipu daya dunia.

Hadits 39

20

Menjadi Pribadi Yang Berani

1.     Setiap muslim harus syaja'ah (berani).

2.     Macam-Macam Syajaah:

  1. Berani Menyatakan yang benar.
  2. Berani Dalam menentang kezaliman.
  3. Berani Dalam Mengakui Kesalahan.
  4. Berani Dalam Menghadapi resiko.

QS 46:13

Hadits 40

21

Masyarakat Zakat

  1. Perintah Allah pasti mengandung manfaat.
  2. Ciri Masyarakat Zakat:
    1. Bersaudara.
    2. Tidak Konflik.
    3. Bersungguh-Sungguh.
    4. Terhormat.

QS 49:13

QS 8:46

Hadits 41

 

22

Dzikir Dalam Kehidupan Muslim.

1.     Pengertian dan Urgensi Dzikir kepada Allah Swt.

2.     Keutamaan Dzikir:

  1. Hati Menjadi Tentram.
  2. Memperoleh Ampunan dan Pahala
  3. Diingat Allah Swt.
  4. Dapat Mencegah dari kesalahan

3. Lakukan dzikir dengan hati, lisan dan amal

QS 33:41-42

QS 13:28

QS 33:35

QS 2:152

QS 7:201

23

Urgensi Muhasabah

  1. Keharusan melakukan muhasabah (introspeksi diri).
  2. Ruang Lingkup Muhasabah:
  1. Sebelum melakukan sesuatu.
  2. Saat melakukan sesuatu.
  3. Sesudah melakukan sesuatu.

QS 59:18

QS 7:201

QS 66:8

24

Rumah Idaman

1.     Setiap keluarga mendambakan rumah yang baik.

2.     Fungsi Rumah Yang Ideal:

a.     Rumah seperti masjid.

b.    Rumah seperti sekolah.

c.     Rumah Sebagai Tempat kembali.

d.    Rumah Sebagai benteng Rohani.

QS 30:21

Hadits 42

Hadits 43

25

Suami dan Bapak Ideal

1.     Rumah Tangga akan berjalan dengan baik bila suami atau bapak bisa berperan dengan baik.

2.     Ciri suami atau bapak yang ideal:

  1. Menjadi pemimpin yang baik.
  2. Memberi nafkah yang halal dan cukup.
  3. Memperlakukan keluarga dengan baik.
  4. Mendidik dan Membimbing.

QS 4:34

QS 2:233

Hadits 44

QS 66:6

26

Isteri dan Ibu Ideal

  1. Faktor penting dalam membina rumah tangga Islami adalah isteri/ibu yang baik.
  2. Ciri Isteri atau Ibu yang ideal:
  1. Berakhlak mulia.
  2. Taat kepada suami.
  3. Dapat menjadi kemuliaan dirinya.
  4. Menjadi pendidik bagi anak.

QS 4:34

Hadits 45

27

Membina Anak Menjadi Shaleh

1.     Anak merupakan dambaan insan keluarga.

2.     Anak merupakan anugerah sekaligus amanah.

3.     Metode Mendidik Anak:

  1. Mendidik dengan keteladanan yang baik
  2. Mendidik dengan Pembiasaan yang baik.
  3. Mendidik dengan pengajaran dan dialog
  4. Mendidik dengan pengawasan dan nasihat.
  5. Mendidik dengan sanksi dan kedisiplinan.

QS 63:9

QS 66:6

Hadits 46

QS 37:102

Hadits 47/43

28

Komitmen Muslim Terhadap Masjid

3.     Masjid merupakan pusat pembinaan dan pengembangan Umat.

4.     Komitmen Muslim Terhadap Masjid:

a.   Membangun dan Memeliharanya.

b.   Mendatangi dan memakmurkannya.

c.   Tidak Menyalahgunakan Masjid.

d.   Menunjukkan Penghormatan Kepada Masjid.

9:17-18

Hadits 48

Hadits 49

Hadits 50

Hadits 51

29

Masyarakat Islami

5. Pribadi dan keluarga Yang Baik Menjelma Menjadi Masyarakat Yang Baik.

6. Ciri Masyarakat Islami:

a.     Memiliki Aqidah Yang Mantap.

b.    Mengedepankan Moral dan Hukum.

c.     Saling Tolong Menolong.

d.    Melaksanakan Amar Ma'ruf dan Nahi Munkar

QS 46:13

QS 45:18

QS 5:2

QS 3:104

30

Tadzkiyyatun Nafs

  1. Manusia Lahir dalam keadaan suci dan keharusan kita menjaga kesucian itu.
  2. Kiat Mensucikan Jiwa:
  1. Bertaubat.
  2. Melaksanakan peribadatan.
  3. Menunaikan zakat.

QS 66:8

Hadits 52

9:103

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

HADITS SILABUS RAMADHAN 1425 H

Hadits 1

Allah tidak menerima amal, kecuali amal yang dikerjakan dengan ikhlas karena Dia semata-mata dan dimaksudkan untuk mencari keridhaan-Nya (HR. Ibnu Majah).

 

Hadits 2

Barangsiapa yang sungguh-sungguh memohon mati syahid kepada Allah, maka Allah mengantarkannya ke kedudukan orang-orang yang mati syahid, sekalipun dia mati di atas tempat tidurnya (HR. Muslim).

 

Hadits 3

Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari mensekutukan-Mu, sesuatu yang kami tidak mengetahuinya dan kami memohon ampunan kepada-Mu dari sesuatu yang kami tidak mengetahuinya.

 

Hadits 4

. : . :

Sesungguhnya sesuatu yang paling aku takutkan terjadi pada kalian adalah syirik yang kecil. Sahabat bertanya: apakah syirik yang kecil itu ya Rasulullah?. Rasulullah menjawab: Riya (HR. Ahmad).

 

Hadits 5

 

 

Hendaklah kamu semua bersikap jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan dan kebaikan membawa ke syurga. Seseorang yang selalu jujur dan mencari kejujuran akan ditulis oleh Allah sebagai orang yang jujur. Jauhilah dusta, karena sesungguhnya dusta itu membawa pada kedurhakaan dan sesungguhnya kedurhakaan itu akan menunjuki manusia ke neraka (HR. Bukhari).

 

Hadits 6

:

 

Empat perkara yang apabila ada padamu, tidak akan merugikan lepasnya segala sesuatu dari dunia dari padamu, yaitu: memelihara amanah, tutur kata yang benar, akhlak yang baik dan bersih dari tamak (HR. Ahmad).

 

Hadits 7

 

Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam (HR Bukhari dan Muslim).

 

Hadits 8

 

Bertaqwalah kamu kepada Allah dimana saja kamu berada, ikutilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik dan Ia akan menghapuskannya dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik (HR Ahmad, Tirmidzi, Hakim dan Baihaqi).

 

Hadits 9

 

Barangsiapa yang berkata kepada anak kecil, mari kemari, nanti saya beri korma ini. Kemudian dia tidak memberinya, maka dia telah membohongi anak itu (HR. Ahmad)

 

Hadits 10

Orang yang merasa kenyang dengan apa yang tidak diterimanya sama seperti orang yang memakai dua pakaian palsu (HR. Muslim).

 

Hadits 11

:

Tanda orang munafik ada tiga: apabila berkata dusta, bila berjanji mungkir, bila dipercaya khianat (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Hadits 12

Tawadhu, tidak ada yang bertambah bagi seorang hamba kecuali ketinggian (derajatnya). Oleh sebab itu tawadhulah kamu, niscaya Allah akan meninggikan (derajat)mu (HR. Dailami).

 

Hadits 13

Takabbur itu adalah menolak kebenaran dan dan menghina orang lain (HR. Muslim).

 

Hadits 14

Tidak masuk syurga orang yang di dalam hatinya terdapat seberat biji sawi dari sifat kesombongan (HR. Muslim).

Hadits 14

. : . : . : . : . : . : . : :

Setiap muslim harus bersedekah. Para sahabat bertanya: Wahai Nabi Allah, bagaimana dengan orang yang tidak memiliki harta?. Beliau bersabda: Bekerjalah dengan tangannya sehingga ia bermanfaat bagi dirinya lalu bersedekah. Mereka bertanya lagi: Bagaimana kalau ia tidak punya?. Beliau bersabda: Membantu orang yang membutuhkan lagi meminta pertolongan. Mereka bertanya lagi: Kalau tidak bisa?. Beliau bersabda: Hendaklah ia melakukan kebajikan dan menahan diri dari kejahatan, karena keduanya merupakan sebaik-baik sedekah baginya (HR. Bukhari).

 

Hadits 15

.

Seseorang yang membawa tambang lalu pergi mencari dan mengumpulkan kayu bakar lantas dibawanya ke pasar untuk dijual dan uangnya digunakan untuk mencukupi kebutuhan dan nafkah dirinya, maka itu lebih baik dari seseorang yang meminta-minta kepada orang yang terkadang diberi dan kadang ditolak (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Hadits 16

.

Sesungguhnya Allah suka kepada hamba yang berkarya dan trampil. Barangsiapa yang bersusah payah mencari nafkah untuk keluarganya, maka dia serupa dengan seorang mujahid di jalan Allah azza wa jalla (HR. Ahmad).

 

Hadits 17

: : .

Tiap menjelang pagi, dua malaikat turun. Yang satu berdoa: Ya Allah, karuniakanlah bagi orang yang menginfakkannya tambahan peninggalan. Malaikat yang satu lagi berdoa: Ya Allah, timpakan kerusakan bagi harta yang ditahannya/dibakhilkan (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Hadits 19

Seutama-utama dinar yang dibelanjakan oleh seseorang ialah yang dibelanjakan untuk keluarganya, dinar yang dibelanjakan untuk kendaraan dalam perjuangan di jalan Allah dan dinar yang dibelanjakan untuk membantu kawan-kawannya seperjuangan di jalan Allah (HR. Muslim).

Hadits 20

Jauhilah kekikiran, karena sesungguhnya ia telah membinasakan orang-orang sebelum kalian, mendorong mereka menumpahkan darah dan menghalalkan semua yang diharamkan Allah (HR. Muslim).

 

Hadits 21

Jauhilah prasangka itu, sebab prasangka itu pembicaraan yang paling dusta (HR. Muttafaqun alaihi).

 

Hadits 22 (SAMA DENGAN HADITS 5)

 

Hadits 23

Marah itu dapat merusak iman seperti pahitnya jadam merusak manisnya madu (HR. Baihaki).

 

Hadits 24

Wahai anak Adam, ingatlah kepada-Ku ketika kamu marah. Maka Aku akan mengingatmu jika Aku sedang marah (pada hari akhir).

 

Hadits 25

.

Orang kuat bukanlah yang dapat mengalahkan musuh, namun orang yang kuat adalah orang yang dapat mengontrol dirinya ketika marah (HR. Bukhori dan Muslim).

 

Hadits 26

Tiada tegukan yang ditelan seorang hamba yang lebih besar pahalanya daripada tegukan kemarahan yang ditahannya semata-mata karena Allah taala (HR. Ibnu Majah dan Ahmad).

 

Hadits 27

.

Barangsiapa yang menyembunyikan kemarahan, padahal dia mampu melakukannya, maka Allah akan menyerunya di hadapan para pemimpin makhluk sehingga Dia memilihkan bidadari untuknya, lalu menikahkan dengannya sesuai dengan kehendaknya (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

 

 

 

Hadits 28

Bertaqwalah kepada Allah dan berlaku adillah diantara anak-anakmu (HR. Muslim).

 

Hadits 29

Persamakan diantara anak-anakmu dalam pemberian, dan seandainya aku boleh memberikan kelebihan kepada salah satu diantara mereka, pasti akan aku berikan kepada anak peremuan (HR. Ahmad dan Tirmidzi).

 

Hadits 30

Takutilah kezaliman itu sebabsesungguhnya kesaliman itu merupakan kegelapan pada hari kiamat (HR. Muslim dari Jabir ra).

 

Hadits 31

.

 

Tidak (sempurna) iman seseorang yang tidak amanah, dan tidak (sempurna) agama seseorang yang tidak menunaikan janji (HR. Ahmad).

 

Hadits 32

.

Barangsiapa yang mengambil harta orang lain dengan maksud akan mengembalikannya, maka Allah pasti akan akan menyampaikan maksudnya itu. Dan jika ia mengambilnya dengan maksud merusaknya, maka Allah akan merusaknya (HR. Bukhari).

 

Hadits 33

Apabila seseorang membicarakan sesuatu kepada orang lain (sambil) menoleh ke kiri dan ke kanan (karena yang dibicarakan itu rahasia) maka itulah amanah (HR. Abu Daud).

 

Hadits 34

Barangsiapa mengangkat seseorang buat suatu jabatan karena kekeluargaan, padahal ada orang yang lebih disukai Allah daripadanya, maka sesungguhnya ia telah mengkhianati Allah, Rasul-Nya dan kaum muminin (HR. Hakim).

 

Hadits 35

Tunaikanlah amanat terhadap orang yang mengamanatimu dan janganlah berkhianat kepada orang yang mengkhianatimu (HR. Ahmad dan Abu Daud).

 

Hadits 36

Semua anak Adam membuat kesalahan dan sebaik-baik pembuat kesalahan adalah mereka yang bertaubat (HR. Addarami)

 

Hadits 37

Aku menyiapkan untuk hamba-hamba-Ku yang sholeh apa-apa yang belum pernah dilihat oleh mata, didengar oleh telinga dan belum pernah terlintas dalam benak manusia (HR. Bukhari Muslim).

 

Hadits 38

Apimu (yang kamu semua menyalakannya di dunia) ini adalah satu bagian dari tujuh puluh bagian dari panasnya neraka jahanam, setiap bagian sama suhu panasnya dengan api di dunia ini (HR. Bukhari, Muslim dan Tirmidzi).

 

Hadits 39

Qonaah adalah harta yang tidak hilang dan simpanan yang tidak lenyap (HR. Thabrani).

 

Hadits 40

: . : , :

 

Diantara wasiat Rasulullah Saw adalah: "Jangan takut berada di jalan Allah terhadap celaan orang yang suka mencela". Aku berkata: "Tambah lagi ya Rasulullah". Beliau melanjutkan pesannya: "Katakanlah yang haq meskipun akibatnya terasa pahit" (HR. Ibnu Hibban).

 

Hadits 41

.

 

Seseorang yang membawa tambang lalu pergi mencari dan mengumpulkan kayu bakar lantas dibawanya ke pasar untuk dijual dan uangnya digunakan untuk mencukupi kebutuhan dan nafkah dirinya, maka itu lebih baik dari seseorang yang meminta-minta kepada orang yang terkadang diberi dan kadang ditolak (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Hadits 42

.

Bergaullah dengan anak-anakmu dan bimbinglah kepada akhlak yang mulia (HR. Muslim).

Hadits 43

Seseorang mengikuti agama kawannya, karena itu perhatikanlah kepada siapa orang itu berkawan (HR. Tirmidzi).

 

Hadits 44

Sebaik-baik kamu adalah yang paling baik terhadap keluarganya dan aku yang paling baik terhadap keluargaku (HR. Abu Syakir).

 

Hadits 45

Sebaik-baik wanita (isteri) adalah yang apabila engkau memandang kepadanya menggembirakanmu, apabila engkau suruh dia patuh, apabila engkau beri nafkah dia menerima dengan baik dan apabila engkau tidak ada disampingnya dia menjaga dirinya dan hartamu (HR. Nasa'i)

 

Hadits 46

 

Suruhlah anak-anakmu shalat bila berumur tujuh tahun dan pukulah jika mereka berumur sepuluh tahun (tapi masih tidak mau shalat) dan pisahkanlah tempat tidur mereka (HR. Abu Daud)

 

Hadits 47 (43)

 

Hadits 48

Rasulullah Saw memerintahkan membangun masjid di kampung dan membersihkan serta memberinya wangi-wangian (HR. Abu Daud dan Tirmidzi).

 

Hadits 49

Apabila kamu melihat seseorang biasa ke masjid, maka saksikanlah bahwa ia betul-betul beriman (HR. Tirmidzi).

 

Hadits 50

:

Apabila kamu melihat orang berjual beli di masjid, maka katakanlah kepadanya: "semoga Allah tidak menguntungkan perdagangan kamu" (HR. Nasa'I dan Tirmidzi).

 

Hadits 51

Apabila salah seorang diantara kamu datang ke masjid, maka hendaklah ia shalat dua rekaat sebelum duduk (HR. Jamaah dari Qatadah)

 

Hadits 52

.

 

Shalat yang lima waktu dan shalat Jumat ke Jumat berikutnya dan puasa Ramadhan ke puasa Ramadhan berikutnya adalah penghapus-penghapus dosa diantara mereka, apabila dijauhi dosa-dosa besar (HR. Ahmad, Muslim dan Tirmidzi).