TITIK TEMU ISLAM DAN KRISTEN
Persepsi dan Salah Persepsi

oleh William Montgomery Watt


| Indeks Artikel | Tentang Pengarang |

 

Menuju Sikap Hormat Kepada Agama-Agama

Ada landasan berfikir bahwa suatu dunia agama yang tunggal ini, apabila bersifat monolitik maka tidak dikehendaki, karena tujuan kita menuju masa depan yang paling jauh akan menjadi kenyataan yang telah dijelaskan di atas sebagai sikap hormat kepada agama-agama. Tujuan ideal itu merupakan kata pamungkas yang dapat diberikan kepada kaum muslimin yang mengidam-idamkan terwujudnya kenyataan seperti itu: [30]

Islam akan dapat menolong manusia mencari jalan keluar mengatasi kesulitannya dari kerusakan dan keterasingan, namun hanya kaum muslimin yang secara serius hidup sama hak iman dan tuntutan-tuntutan sosial, politik, etika dan ekonominya. Pada akhirnya, tantangan Islam sebagaimana agama yang dilembagakan adalah intisari jiwa Islam yang mendalam, atau menyerahkan segala sesuatu dengan pasrah kepada Allah. Inilah keteguhan untuk menyebut Allah menjadi Allah dalam urusan-urusan kehidupan individual, sosial dan dunia kita sehari-hari. Ini adalah tantangan bukan hanya bagi umat Islam sendiri, melainkan bagi seluruh makhluk ciptaan Allah. Apabila kebijakan politik dalam negeri dan luar negeri di Barat dapat benar-benar di-Kristen-kan dan dunia Islam dalam segala aspeknya di-Islam-kan, maka "Dar al-islam" dapat masuk Gereja dan Gereja menyaksikan seluruh dunia sebagai "tubuh Kristus yang bersifat mistik." Maka itulah kehendak hamba Allah yang salih dan ikut "mewarisi bumi."

 

TITIK TEMU ISLAM DAN KRISTEN Persepsi dan Salah Persepsi   William Montgomery Watt Penerjemah: Zaimudin   Hak Terjemahan pada Penerbit Gaya Media Pratama Jakarta Desain Sampul: Salimi Akhmad Diterbitkan Oleh: Penerbit Gaya Media Pratama Jakarta Dicetak Oleh: Percetakan Radar Jaya Jakarta Anggota IKAPI Cetakan 1, 1996   ISBN 979-578-007 7 Harga Rp. 9.500,-


| Indeks Artikel | Tentang Pengarang |