- Modifikasi lay-out: pakdenono2006 -

TAMBAL SULAM TAURAT 2: Riwayat Banjir Nuh.   


Dalam kasus ini, pemirsa akan melihat dengan jelas
kompilasi tambal-sulam Alkitab yang terdiri atas 3 sumber sekaligus, yaitu sumber J, sumber E, dan sumber-tak-dikenal ("?").   

Simak dan perhatikan baik2 teks
Kitab Kejadian berikut ini yang kami ambil sebagian saja agar tidak membosankan untuk dibaca. Kompilasi tambal-sulam di bawah ini, kami beri cetak biru untuk sumber J, cetak hitam untuk sumber-tak-dikenal ("?"), dan cetak merah untuk sumber E.   

5:28. Setelah Lamekh hidup seratus delapan puluh dua tahun, ia memperanakkan seorang anak laki-laki,  
5:29 dan memberi nama Nuh kepadanya, katanya: "Anak ini akan memberi kepada kita penghiburan dalam pekerjaan kita yang penuh susah payah di tanah yang telah terkutuk oleh TUHAN."  
5:30 Dan Lamekh masih hidup lima ratus sembilan puluh lima tahun, setelah ia memperanakkan Nuh, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
5:31 Jadi Lamekh mencapai umur tujuh ratus tujuh puluh tujuh tahun, lalu ia mati.  
5:32
Setelah Nuh berumur lima ratus tahun, ia memperanakkan Sem, Ham dan Yafet.  

6:1. Ketika manusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi mereka lahir anak-anak perempuan,  
6:2 maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka.   
6:3. Berfirmanlah TUHAN:
"Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja."  
6:4. Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.  

6:5 Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,   
6:6. maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.  
6:7 Berfirmanlah TUHAN:
"Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka."  
6:8. Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.

6:9 Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah.  
6:10
Nuh memperanakkan tiga orang laki-laki: Sem, Ham dan Yafet.   
6:11. Adapun bumi itu telah rusak di hadapan Allah dan penuh dengan kekerasan.  
6:12 Allah menilik bumi itu dan sungguhlah rusak benar, sebab semua manusia menjalankan hidup yang rusak di bumi.   
6:13. Berfirmanlah Allah kepada Nuh:
"Aku telah memutuskan untuk mengakhiri hidup segala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan kekerasan oleh mereka, jadi Aku akan memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi.
6:14 Buatlah bagimu sebuah bahtera dari kayu gofir; bahtera itu harus kaubuat berpetak-petak dan harus kaututup dengan pakal dari luar dan dari dalam. 
6:15 Beginilah engkau harus membuat bahtera itu: tiga ratus hasta panjangnya, lima puluh hasta lebarnya dan tiga puluh hasta tingginya. 
6:16 Buatlah atap pada bahtera itu dan selesaikanlah bahtera itu sampai sehasta dari atas, dan pasanglah pintunya pada lambungnya; buatlah bahtera itu bertingkat bawah, tengah dan atas.  
6:17 Sebab sesungguhnya Aku akan mendatangkan air bah meliputi bumi untuk memusnahkan segala yang hidup dan bernyawa di kolong langit; segala yang ada di bumi akan mati binasa.  
6:18 Tetapi dengan engkau Aku akan mengadakan perjanjian-Ku, dan engkau akan masuk ke dalam bahtera itu: engkau bersama-sama dengan anak-anakmu dan isterimu dan isteri anak-anakmu.  
6:19 Dan
dari segala yang hidup, dari segala makhluk, dari semuanya haruslah engkau bawa satu pasang ke dalam bahtera itu, supaya terpelihara hidupnya bersama-sama dengan engkau; jantan dan betina harus kaubawa.  
6:20
Dari segala jenis burung dan dari segala jenis hewan, dari segala jenis binatang melata di muka bumi, dari semuanya itu harus datang satu pasang kepadamu, supaya terpelihara hidupnya.  
6:21 Dan engkau, bawalah bagimu segala apa yang dapat dimakan; kumpulkanlah itu padamu untuk menjadi makanan bagimu dan bagi mereka."   
6:22. Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya.    

7:1. Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Nuh: "Masuklah ke dalam bahtera itu, engkau dan seisi rumahmu, sebab engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku di antara orang zaman ini.  
7:2
Dari segala binatang yang tidak haram haruslah kauambil tujuh pasang, jantan dan betinanya, tetapi dari binatang yang haram satu pasang, jantan dan betinanya;  
7:3 juga
dari burung-burung di udara tujuh pasang, jantan dan betina, supaya terpelihara hidup keturunannya di seluruh bumi.  
7:4 Sebab tujuh hari lagi Aku akan menurunkan hujan ke atas bumi empat puluh hari empat puluh malam lamanya, dan Aku akan menghapuskan dari muka bumi segala yang ada, yang Kujadikan itu."   
7:5. Lalu Nuh melakukan segala yang diperintahkan TUHAN kepadanya.
 

7:6 Nuh berumur enam ratus tahun, ketika air bah datang meliputi bumi.  
7:7 Masuklah Nuh ke dalam bahtera itu bersama-sama dengan anak-anaknya dan isterinya dan isteri anak-anaknya karena air bah itu.  
7:8
Dari binatang yang tidak haram dan yang haram, dari burung-burung dan dari segala yang merayap di muka bumi,
7:9
datanglah sepasang mendapatkan Nuh ke dalam bahtera itu, jantan dan betina, seperti yang diperintahkan Allah kepada Nuh. 

9:28. Nuh masih hidup tiga ratus lima puluh tahun sesudah air bah.
9:29. Jadi
Nuh mencapai umur sembilan ratus lima puluh tahun, lalu ia mati.
 

Jika kita cermati baik2 (perhatikan garis bawah), maka tidak susah untuk memisahkan ketiga sumber yang berbeda2 itu. Yang menarik, penggabung Taurat tampaknya kebingungan menaruh sumber-tak-dikenal (cetak hitam), lalu dia sisipkan begitu saja dengan memecah sumber J.

Perhatikan firman yang dinisbahkan kepada Tuhan menurut
sumber-tak-dikenal dalam Kejadian 6:3, bahwa "umur manusia hanya 120 tahun saja", padahal menurut sumber E (Kejadian 9:28-29), Nuh masih hidup 350 tahun sesudah air bah dan umur Nuh mencapai 950 tahun.

Perhatikan juga
pertentangan yang cukup tajam antara sumber J dan sumber E. Menurut sumber E (Kejadian 6:19-20), ELLOHIM memerintahkan kepada Nuh untuk membawa segala makhluk hidup, jantan dan betina, masing2 SATU PASANG, sebaliknya, menurut sumber J (Kejadian 7:2-3), Tuhan JAHWEH memerintahkan Nuh agar segala binatang yang tidak haram dan seluruh jenis burung, jantan dan betina, masing2 harus dibawa TUJUH PASANG.

Pertentangan2 tersebut bukan disebabkan oleh kelalaian dari para pengarang masing2 sumber, tetapi oleh karena
kreasi dari penggabung Taurat yang mencampuraduk sumber2 tersebut menjadi satu kitab.

Lebih lanjut, perbedaan sumber2 tersebut dapat dilihat dari
frasa2 kunci yang menunjukkan persamaan dari masing2 sumber: 

1.
Kejadian 5:32 dari sumber J, "Setelah Nuh berumur 500 tahun, ia memperanakkan Sem, Ham, dan Yafet", yang diulang oleh sumber E (Kejadian 6:10), "Nuh memperanakkan tiga orang laki2: Sem, Ham, dan Yafet". 

2.
Kejadian 6:5-8 dari sumber J, dimana Tuhan Jahweh "menyesal telah menjadikan manusia karena ulah kejahatannya dan akan memusnahkan seluruh makhluk hidup di bumi", yang diulang oleh sumber E (Kejadian 6:11-13), bahwa  "oleh karena kejahatan manusia, Ellohim memutuskan untuk menghapuskan segala makhluk hidup bersama2 dengan bumi". 

Namun demikian, sebagaimana
Tambal Sulam Taurat 1, penggabung Taurat di sini juga tentu harus memilih salah satu kelompok ayat dari sumber J dan sumber E yang menguraikan "pembuatan bahtera" itu. Di sini, penggabung Taurat memilih sumber E untuk uraian pembuatan bahteranya.




Wassalaam.

 

Selanjutnya :
Tambal Sulam Taurat 3

Silahkan kembali ke menu.

- Modifikasi lay-out: pakdenono2006 -

DIKUTIP DARI : www.geocities.com/cicak_mdn/