BIBLE:
Frequently Asked Questions


 | Indeks Artikel |

Question No.2

Jesus said: "I am the way, ... no one comes to the Father, but through me." (Jn.14:6), therefore, is not the Salvation through Jesus, ALONE?

Yesus berkata: "Akulah jalan (dan kebenaran dan hidup). Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."(Yohanes. 14:6)1, dari itu tidakkah ini bermakna bahwa keselamatan itu melalui Yesus, hanya melalui dia SENDIRI?

Answer No.2

Before Jesus spoke these words, he said; "In my Father's house are many mansions (dwelling places); if it were not so, I would have told you; for I go to prepare a mansion (a dwelling place) for you." (John 14:2).

Sebelum Yesus menyampaikan kata-kata ini, dia berkata: "Di rumah BapaKu banyak tempat tinggal, jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu, sebab aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu" (Yohanes 14: 2).

The above explicit statement confirms that Jesus was going to prepare "a" mansion and not "all" the mansions in "my Father's house." Obviously, the prophets that came before him and the one to come after, were to prepare the other mansions for their respective followers. The prophet that came after Jesus had evidently shown the current "way" to a modern mansion in the kingdom of heaven.

Pernyataan yang begitu gamblang di atas menekankan bahwa Yesus pergi untuk mempersiapkan "sebuah" tempat tinggal, bukan untuk mempersiapkan "semua" tempat tinggal "Di Rumah BapaKu." Terbukti Nabi-Nabi yang datang sebelum Yesus, dan seorang Nabi yang datang sesudahnya, juga mempersiapkan tempat tinggal lain bagi para pengikutnya. Seorang Rasul/Nabi yang datang sesudah Yesus (Nabi Muhammad SAW -pen) terbukti telah menunjukkan "jalan" yang sekarang berlaku bagi tempat tinggal baru dalam Kerajaan Sorga.

Besides; the verse clearly states; Jesus was the "WAY" to a mansion. It is a folly to believe that Jesus (or any prophet) was the "DESTINATION."

Di samping itu; ayat di atas dengan jelas menyatakan; Yesus adalah "JALAN" menuju tempat tinggal, adalah bodoh kalau ada orang meyakini bahwa Yesus (atau Nabi manapun) sebagai "TUJUAN AKHIR."

Jesus said: "I am the door" to find the pasture (Jn.10:9).

Yesus berkata: "Aku adalah pintu untuk menemukan padang rumput" (Yohanes 10: 93)2.

A sheep that walks through the "door" will find the pasture. A sheep that circles around the "door" will never find the pasture. One who crosses over the "way" will reach the mansion. Anyone that stops on the "way" and believes the "way" to be the end of his/her journey, will be out in the open without any shelter and a roof.

Seekor domba yang berjalan melewati "pintu" akan menemukan padang rumput. Domba yang hanya berputar-putar di sekeliling "pintu" tidak akan pernah menemukan padang rumput. Seseorang yang menyeberang melewati "jalan" itu akan mencapai tempat tinggal. Siapa saja yang berhenti di "jalan" dan mempercayai bahwa "jalan" itu adalah akhir dari perjalanannya, akan tetap berada di alam terbuka tanpa perlindungan dan atap.

HOT TIP: (precise and pertinent)

Jesus said; "Not every one that says to me; 'Lord, Lord,' will enter the kingdom of heaven; but he who does the will of my Father, who is in heaven." (Mt. 7:21).

Yesus berkata: "Bukan setiap orang yang berseru kepadaKU: "Tuhan, Tuhan," akan masuk ke dalam kerajaan Sorga; melainkan dia yang melakukan kehendak BapaKu, yang berada di Sorga (Matius 7: 21)3.

[1] Terjemah ini dikutip lengkap dari Injil Bahasa Indonesia terbitan "Lembaga Al Kitab Indonesia" tahun 1981.

[2] Lengkap ayatnya adalah demikian: "Akulah pintu; barang siapa yang masuk melalui aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput" itu yang saya dapat dalam Al Kitab Versi Indonesia, walaupun saya tidak tahu apakah terjemahan itu memang persis seperti dalam versi aslinya, atau sudah terembel embeli dengan tafsir si penterjemah (?). Memang agak sulit menelusuri, sebab dalam penterjemahan Bible, beda sekali dengan penterjemahan Al Quran. Pada terjemahan Bible tidak pernah dicantumkan naskah aslinya

[3] Tambahan dari penterjemah: Bahkan kalau lihat ayat berikutnya, dijelaskan bahwa banyak di akhirat nanti orang-orang yang dulunya sering memanggil "Tuhan Yesus Tuhan Yesus, tapi oleh Yesus ditolak, sebab mereka dulu hanya memuji-muji nama saja, tapi tidak berbuat seperti yang dikehendaki Allah! selengkapnya ayat tersebut berbunyi demikian "Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepadaKu: Tuhan, Tuhan, bukankah kami berbuat demi namaMu, dan mengusir setan demi namaMu, dan banyak mengadakan mujizat demi namaMu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: "Aku tidak pernah mengenal engkau ! Enyahlah dari padaKu, kamu sekalian pembuat kejahatan!" (Matius 7: 22-23). Bandingkan dengan Al Quran S. Al Maidah ayat 116 - 118, juga Al Maidah ayat 72 sampai 77.

 


 | Indeks Artikel |