MEMPERTANYAKAN KEBANGKITAN & KENAIKAN ISA AL MASIH

 


 

Kisah Penyaliban

Bentuk Kubur Yahudi

 

Mungkin anda bertanya: "Bisakah orang bertahan hidup dalam kuburan?" Anda juga mungkin bertanya: "Bisakah kubur itu didatangi/dimasuki, sebagaimana dilakukan Maria Magdalena dan kawan-kawan?"

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, terlebih dahulu kita harus paham tentang kubur orang Yahudi.

Bentuk kubur orang Yahudi jangan kita bayangkan sama dengan model kubur orang Islam, mayat tidak ditanam ke dalam tanah, melainkan diletakkan di atas batu yang ada di dalam ruang kubur terletak di gua ataupun yang sengaja dibangun berbentuk semacam tempurung, dan berpintu. Marilah kita perhatikan model kubur Yahudi tersebut!
 

 
 

Kondisi kubur seperti itu memberi dua kemungkinan, pertama, orang yang dimasukkan dalam ruang kubur seperti yang dialami Isa Al Masih masih tetap hidup, karena masih ada ruangan untuk bergerak dan bernafas.

Kedua, memungkinkan orang lain memasukinya, seperti yang dilakukan oleh para murid Isa Al Masih, sehingga terbuka lebar-lebar kesempatan memberi pengobatan (sekaligus makanan) sampai luka-luka Isa Al Masih sembuh.

 

 

    kompilasi chm :   www.pakdenono.com