MASA-IL DINIYYAH  II

 

BAB VI

DZIKIR DENGAN MENYEBUT LAFAZH AL JALALAH ( الله ) SAJA

 

 

            Ibnu Taimiyah dalam bukunya ar-Radd 'ala al Manthiqiyyin mengharamkan  berdzikir dengan menyebut nama Allah saja (tanpa ada kata lain yang dirangkai dengannya) . Ia menganggap hal ini sebagai bid'ah sayyi-ah. Pendapat yang dikemukakan oleh Ibnu Taimiyah ini adalah bid'ah yang ia munculkan dan tidak ada seorang-pun yang berpendapat semacam ini sebelumnya dan tidak ada yang mengikutinya setelahnya.

 

            Di antara dalil yang menunjukkan bolehnya berdzikir dengan lafazh  ( الله )  saja adalah hadits yang diriwayatkan oleh imam Muslim dan lainnya dari sahabat Anas –semoga Allah meridlainya- bahwa Rasulullah shallallahu 'alayhi wasallam bersabda:

" لا تقوم الساعة حتى لا يقال في الأرض : الله ، الله " (رواه مسلم وغيره)

Maknanya: "Tidak akan tiba kiamat hingga tidak ada yang mengucapkan di atas bumi (kalimat) Allah, Allah" (H.R. Muslim dan lainnya)

 

 

Dalam salah satu riwayat Muslim dinyatakan:

"لا تقوم الساعة على أحد يقول : الله ، الله ".

Maknanya: "Kiamat tidak akan dirasakan oleh orang yang mengucapkan (kalimat) Allah, Allah".

            Allah ta'ala berfirman:

 )قل الله ثم ذرهم في خوضهم يلعبون (  (سورة الأنعام : 91 )

Maknanya: Katakanlah : Allah , kemudian biarkanlah mereka bermain dalam kesesatannya"  (Q.S. al An'am: 91)

 

Dalam ayat ini terdapat  dalil bahwa orang yang menyebut nama Allah secara tersendiri akan memperoleh pahala.

 

 

 ***


2011 @ Kholil Abou Fateh

Kompilasi ebook oleh: M. Luqman Firmansyah

Facebook Pages AQIDAH AHLUSSUNNAH : ALLAH ADA TANPA TEMPAT

Blog: allahadatanpatempat.wordpress.com