Perlunya Pendidikaan Multikultural 
05/08/2003

Sebagaimana yang kita tahu, kalau dialek batak itu nadanya tinggi (mirip orang yang sedang marah), dan lagi dalam penyebutan subyek kalimat sering ditempatkan dibelakang.dan ini memang terasa janggal bagi orang yang tidak pernah mendengarnya. seperti yang menimpa pak sekhan ketika dia ditangkap polisi (kebetulan orang batak) karena melanggar tata tertib. pak sechan ngeyel (ngotot) merasa nggak berbuat salah . 
"ku tilang kau", dengan tegasnya pak polisi berkata.
"dari pada kau burung hantu", balas  pak sekhan sengit, karena merasa diejek polisi seperti burung kutilang. 
wahhh rupanya pak sekhan belum pernah dengar bahasa orang batak.(Alf)

Orang Jawa Untung Terus 
11/08/2003

HM. Rozy Munir

Coba kalau seseorang jatuh dan patah tangannya, maka orang (Jawa) bilang, untung cuma tangannya, bukan kakinya yang patah. Kalau kena kakinya, untung bukan kepalanya, kan bisa gegar otak. Seperti ini jugalah yang dialami penulis ketika terkena musibah bom di Hotel JW Marriott, 5 Agustus 2003 yang lalu.

Penulis bersama tamunya, seorang warga negara Singapura sedang makan siang di restoran Syailendra Marriott, selesai pukul 12.44 wib, mendadak diguncang bom dengan suara menggelegar. Berantakanlah Hotel JW Marriott dibuatnya. Penulis langsung tiarap menuju lobi dan Iari keluar. Dahi penulis terkena pecahan kaca yang perlu dijahit di Instalasi Gawat Darurat RS. Jakarta, Setelah penulis bercerita, tetangga bilang "Untung susuknya (pengembalian uang bayar makan) lambat sehingga tidak segera pulang melewati lobi saat bom meledak, kalau tidak.... ??

Untung berikutnya, supir penulis yang semula parkir di sebelah mobil kijang bermuatan bom. Namun karena ia mengantuk, dipindahkanlah mobil ke basement dan selamatlah mobil serta si supir. Untung supirnya mengantuk, kalau tidak... ??

Untung ketiga, waktu penulis check up ke dokter bedah (hari keempat) di sebuah Rumah Sakit. Karena timbul,bengkak-bengkak di muka (hematoma) dan jahitan perlu diperiksa. Penulis datang ke dokter bedah dan setelah ditangani, dokternya menolak dibayar. Rupanya dokter telah melihat tayangan televisi dan membaca koran yang memuat para korban termasuk penulis. Kata teman, untung.... kena bom, jadi nggak bayar...?? , Wah, gawatl! Mungkin perlu ditambah... Untung...tidak mati ??!!

Modus Korupsi Era Sekarang 
21/08/2003

Ini cerita asli dari shohibul hikayat. ketika korupsi semakin melembaga dan merebak tidak hanya di eksekutif tapi juga legislatif, beberapa menteri kabinet gusdur membicarakan hal ini.

"Gimana ini mas dur, korupsi sudah membudaya di negara kita, ini ancaman bangsa yang jauh lebih besar dari narkoba" ungkap pak Kwik kian gie

"memang susah korupsi sekarang, kalau dulu orang  korupsi dibawah meja (sembunyi-sembunyi), lalu uangnya ditaruh diatas meja, sekarang uang dan mejanya hilang sekalian", jawab gusdur enteng (Alf)         

Ugel Sorban Putih 
21/08/2003

Pada lokakarya dan temu kader internasional II di Cairo beberapa waktu yang lalu ... hari pertama rombongan kyai pbnu ikut hadir semua ... pada akhir acara doa rencana di pimpin oleh mbah kyai muhaiminan tapi setelah mic di terima beliau , mbah muhaiminan bicara sebentar [tidak mimpin doa] terus beliu minta kepada mbah kyai Masduki Mahfudz [pakai kopyah haji yang di balut sama sorban putih] untuk mimpin doa, hari kedua mbah Masduki tidak bisa hadir ... yang hadir cuma mbah Muhaiminan [ kali ini beliau pakai kopyah haji yang di balut sama sorban putih seperti penampilan mbah masduki pada hari pertama]pada saat doa .. pengarah acara bisik-bisik sama pembawa acara kemudian pembawa acara mengatakan, "kepada bapak kyai haji Masduki di mohon untuk memimpin acara doa "hadirin yang tahu pada bengong .. langsung saja pengarah acara ngasihkan mic kepada mbah Muhaiminan [ dikiranya mbah Masduki] mungkin sama-sama pakai ugel sorban putih  .... bener kata orang" wong nu kadang salah kaprah .. " kalo ngak gitu .. diragukan tuh ke-NU-an nya .. (Red-)

Batu Azimatnya Orang Rakus 
21/08/2003

Seorang santri yang malas mengaji, kesenangannya meditasi ( wirid ), pada malam hari ke 41 dia mendapat wangsit, Wahai kang Santri, ini kamu aku beri batu azimat sebagai tawassul do'a do'a kamu selanjutnya, kaifiyahnya, jika kamu menginginkan sesuatu ucapkan keinginanmu dan lemparkan salah satu batu ini, karena keterbatasan azimat kamu cukup saya beri tiga butir batu dan berarti do'amu pun hanya tiga macam..

Kang Santri..... terima kasiiih   terima kasiih. Kang santripun berdo'a minta mahabbah, agar didemeni cewek-cewk cantik, karena dia punya azem mau kawin kalau sekaligus empat istri, maka dilemparkan batu kerikil itu satu dengan doa " minta empat istri " do'a pun terkabul, 
dengan keempat istrinya dia bilang, agar aku bisa memberikan giliran secara adil bagaimana kalau yang di bagi bukan harinya, tetapi anunya..! sehinmgga nanti kita bisa kumpul bareng-2.  baik kalau begitu aku setuju, kata keempat istrinya.

Kang Santri melemparkan satu lagi batu kerikil dengan meminta agar kebutuhan batin istrinya di penuhi, maka seketika itu ( pecutut-pecutut bermunculan alat fital baru ), kang santripun memiliki alat fital sebanyak empat (sama dengan jumlah istrinya).Ternyata kekuatan badan kang santri yang suka tirakat itu tidak mampu melayani keempat empatnya dan sakitlah kang santri, maka alternatif berikutnya kang santri bingung, batu kerikil tinggal satu sehingga hanya untuk satu do'a. dasar santri banyak akal, dipecahlah batu kerikil itu menjadi empat lagi, sehingga dia memiliki kesempatan empat kali do'a, diambillah satu pecahan kerikil dengan do'a semoga istrinya minta cerai dan disisakan satu istri saja..terkabullah do'anya.

Kebingungan berikutnya muncul... bagaimana hanya satu istri dengan alat fital empat...? maka diambillah pecahan satu lagi batu kerikilnya dan berdoa semoga alat fitalnya disisakan satu saja sesuai dengan jatah istrinya.......terkabullah do'anya, tetapi anehnya yang tersisa juga hanya pecahan satu alat fital.... maka kang santri semakin bingung bagaimana alat fital yang pecah bisa digunakan...!, dengan kebingungannya sisa pecahan batu kerikil dilemparkan dengan berdo'a semoga semuanya dikembalikan pada asalnya.....sepontan do'a pun terkabul istri yang tinggal satu minta cerai dan pecahan alat fitalnya pun lenyap sehingga kang santri kembali tidak punya istri dan juga tidak punya alat fital sama sekali...Haa...ha...ha. kang santri ketakutan karena laki endak perempuanpun tidak sedang batu azimatnya sudah habis..... dasar santri rakus.(Al-mkt)

PBNU sakti yaa 
21/08/2003

Kisah keheranan warga NU melihat gedung pusatnya yang mentereng ini terulang untuk kesekian kalinya. cerita ini berawal ketika rombongan peziarah wali songo asal banyuwangi (kota paling timur pulau jawa) mampir di gedung PBNU.

"wah, gedungnya bagus sekali yaa", kata salah seorang diantara peziarah yang rata-rata umurnya setengah baya. Setelah mereka shalat, melepaskan lelah, kemudian mengunjungi beberapa kantor BANOM, tak lupa mereka mengunjungi NU Online kebanggaan mereka. setelah dikira cukup. ketua rombongan nampak seperti mencari cari seseorang.
"lho, mana mbah Gimin", tanya ketua rombongan.
"iya, dari tadi nggak kelihatan. tadi juga nggak ikut, waktu kita ke lantai atas", jawab  salah seorang peserta rombongan.

Setelah dicari, ternyata mbah gimin bersandar di pot pojok ruangan sambil terus mengawasi lift. "wah sakti sekali PBNU, coba bayangkan, yang masuk ke kotak itu anak muda yang keluar orang tua, sakti yaa".jelasnya sambil menunjuk kotak yang dimaksud yaitu lift.
Peserta rombangan ziarah wali songo yang lainnya hanya bisa ngakak. memang mbah gimin adalah peserta paling tua, sehari harinya adalah juru kunci kuburan dikampungnya .(Alf)

Syarat Menjadi Ahli NU 
15/09/2003

Peristiwa paling mengenaskan warga NU di masa akhir orde baru adalah berjalannya operasi naga hijau, di mana warga NU di terror oleh adanya ninja. Di tengah ketegangan itu NU masih sempat mengembangkan gerakan pembaruan dengan mengadakan halqah di jawa Timur.

Seperti biasanya halaqah dihadiri para peneliti asing yang ingin mengamati dinamika pemikiram NU, salah seorang adalah pemuda dari Jepang bernama Kenji.
Ketika sang peneliti ketemu sang penyelenggara yaitu Masdar Faried Mas'udi, sambil berkelakar mengatakan untuk menjadi peneliti NU syaratnya ada dua, pertama harus mampu membaca referensi orang NU, yaitu kitab kuning, langsung dicatat oleh si Peneliti Jepang dengan cermat. 

“Syarat yang kedua apa Pak” tanyanya, karena masdar tidak melanjutkan keterangannya
“Harus bisa humor,” jawab Masdar spontan, dan membikin kaget sang peneliti, sambil terus dicatat dengan serius.

Syarat pertama tampaknya bisa dipenuhi, tetapi syarat kedua itu mustahil, sebab humor itu manyangkut watak, apalagi bagi seorang jepang seperti dia yang sangat serius bahkan kaku, sulit menenuhi syarat itu. Tetapi dia tidak pesimis, pokoknya ingin mengenal NU sebisanyalah.

Ketika perkenalan antar peserta halaqah dimulai sampai habis, maka giliran peneliti dari jepang. Dia agak kaget karena dia bukan peserta, akhirnya ia berdiri memperkenalkan diri: “Nama saya Kenji,” katanya pelan sambil berusaha menyebar senyum, sementara ketika tersenyum matanya yang sempit itu malah menutu ”walaupun saya dari Jepang, namun saya bukan Ninja Pak!”
“Gerrrrrrr… semua peserta tertawa terbahak-bahak mendengar pengakuan lugu dari peneliti Jepang itu. Sementara ia terbengong keheranan merasa ditertawakan.

Sejak itu ia dinyatakan lulus sebagai peneliti NU, bahkan akan segera menjadi seorang Nulogi.

Salah Paham ???? 
18/10/2003

Dalam sebuah pembicaraan di forum konferensi tingkat tinggi (KTT) dunia tentang upaya mewujudkan perdamaian ditengah maraknya terorisme dan kekerasan atas nama agama, tokoh tokoh dunia yang datang saling menganalisa kenapa tragedi 11 september 2001 seolah menjadi tonggak tindakan teror dan kekerasan di banyak negara.

Analisa analisa tajam diungkapkan secara panjang lebar disertai teori teori yang hebat oleh tokoh dari universitas chicago Amerika, universitas of york Inggris, Universitas Munich Jerman . giliran terakhir dari Tokoh salah satu Universitas di Indonesia.

"Bagi saya, ini terjadi karena dua hal, pertama, kalau nggak salah paham atau pahamnya yang salah", jawabnya singkat.hadirin hanya manggut manggut. (Alf) 

Nyantri di STPDN ?! 
18/10/2003

Ada seorang santri yang sangat bandel, nggak pernah belajar sehingga 3 kali nggak naik kelas. karena pihak pengurus pesantren nggak sanggup menasehatinya dilimpahkanlah ke Ustadz. karena ustadz merasa mentok juga, dia matur (bilang)  ke Kyai. kyai diam beberapa saat lantas menyuruh sang ustadz memanggil si santri tersebut. 
"kenapa kamu nggak mau mengikuti nasihat pengurus dan asatidz (para ustadz)", tanya  kiai halus."yaa, karena saya bosan diomelin terus ", jawab santri.
"ngomelin apa ?"
"yaa suruh belajar yang rajin, suruh ini, suruh itu supaya saya naik kelas. kyai juga pasti menyuruh hal yang sama kan "jawab santri dengan ketus.
"terus". tanya santri penasaran
"saya nggak nyuruh untuk rajin belajar, cuma kalau besok kamu nggak naik kelas lagi, kamu akan saya sekolahkan di STPDN,",jawab kyai lembut
"hah, STPDN.  jangan kyai, saya bersumpah akan rajin belajar ". tangkas santri cepat. (Mdz)

Kyai Poligami 
18/10/2003

Seorang kyai, istrinya meninggal dunia karena sakit, sebelum dimakamkan, sebagaimana layaknya seorang istri kyai, dibawa dulu ke mesjid pesantren untuk di sholatkan, namun ketika mau masuk mesjid peti mayatnya menabrak tembok masjid dan tiba tiba setelah itu istrinya hidup lagi.

10 tahun kemudian istrinya meninggal lagi, pada saat mau dishalatkan kemesjid, peti mayatnya mau menabrak tembok.dengan tangkas kyai  berteriak dari jauh ”awas tembok..!!”

Kontan para santri diam sejenak tuk berfikir gerangan apa maksud kyai berteriak begitu.? seorang santri senior yang telah mengabdi sekian lama menjelaskan pada juniornya "kalo nanti nabrak tembok, kyai takut istrinya hidup lagi,...batal deh rencana kawin !?" ....Oh..begitu toh Yai ... ?!!!guman santri junior(AA)

Ustadz Menjadi Komandan Upacara 
27/10/2003

Ada seorang Ustadz yang juga pengurus Syuriyah NU menjadi komandan upacara. upacara kemerdekaan 17 agustus.sebagaimana biasa, setiap awal upacara dilakukan pasti ada prosesi pelaporan kesiapan peserta upacara kepada inspektur upacara.
Dengan lantang sang ustadz yang menjadi komandan upacara melapor.
"lapor,seluruh peleton dan Kompi  siap melaksanakan upacara...!!"lapornya dengan tegas,maklum mantan ketua Ranting Banser di desanya
Laporan itu kontan dijawab inspektur upacara dengan tegas juga
"kerjakan.....!!"
Komandan menyahuti "InsyaAllah...!!"
Inspektur Upacara menyahut "Alhamdulillah"
para peserta upacara dengan kompak menyahuti "Aminnnn.!!" 

Menangnya Pelari Palestina 
05/11/2003

Pada sebuah perlombaan lari internasional, hadir sejumlah pelari andalan dari berbagai negara dibelahan dunia, tak ketinggalan pelari dari Palestina. walau kondisi negaranya lagi berkecamuk. Negara ini tetap mengirimkan atletnya yang didampingi oleh pelatih.

saat peluit tanda start mau dibunyikan, pelatih dari palestina mendekati atletnya. "awas, dibelakangmu ada tentara Israel," bisiknya pelan.

spontan atlet palestina tersebut lari sekencang-kencangnya dan jadi pemenang mengalahkan negara handal dalam lomba lari seperti Afrika.(Mw)

Pak RT dan Pak Ustad 
10/11/2003

Pada suatu hari pak RT datang mengunjungi seorang ustad amin (bukan nama asli )dengan sepeda motor, dia bermaksud untuk menjemput Ustad Amin untuk ikut rapat di kelurahan,sesampainya dirumah pak RT bertemu dengan isri Ustad  Amin, ia keheranan melihat kecantikan istri Ustad Amin.

Setelah keluar dari rumah, pak amin minta mengendarai motor pak RT, setelah mereka berdua naik, ditengah perjalanan pak RT, berkata pada ustad amin
"Ustad istri anda cantik yah !!" kata pak RT sambil menginjak pedal boncengan.
"kurang keras pak RT," jawab pak ustad
"istri anda cantik pak ustaaad !!! "pak RT mengulangi pertanyaannya.
"lebih keras sedikit lagi," kata pak ustad
"stop!!!!!! stop!!!!!!!dulu ustad !!!!!" pak RT geram,setelah ber henti pak RT marah marah
tad!!!!! ente tuli yach!!!! saya bilang dengan suara keras ente masih saja ngga dengar, nich saya ulangi istri anda cantik ya ustaaaaaddd,
pak ustad dengan santai menjawab "siapa yang nyuruh anda berbicara dengan suara keras wahai RT
maksud saya kurang keras itu, injakan kaki bapa, sehingga pedal boncengannya ngga mbuka mbuka , faham!!!!!!!!! (alf)

Politisi Alih Profesi 
10/11/2003

Salah seorang kiai yg cukup berpengaruh di daerahnya karena punya jamaah di majlis ta'limnya ribuan orang didatangi oleh seorang politisi dari partai tertentu.
"Kiai, anda memang tokoh agama dan tokoh masyarakat, panutan ribuan umat didaerah ini. sebetulnya sosok seperti kiailah yang sedang ditunggu tunggu umat," sanjung politisi.
"Maksudnya, ditunggu tunggu untuk apa,'' tanya kiai tak paham.
"Yaa, kondisi bangsa negara kita butuh pemimpin seperti kiai," kata politisi masih berdiplomasi.
"Saya menawarkan kursi  ke kiai dengan syarat ribuan jamaah kiai bersedia memilih partai kami pemilu mendatang," jelas politisi.
"Oh jadi sekarang politisi sudah alih profesi menjadi penjual mebel yang nawarin kursi ke mana mana".jawab kiai yg dikenal tidak suka politik ini enteng.(alf)

Muhaimin Asli 
29/11/2003

Seorang peneliti Belanda datang ke kantor PBNU akan  wawancara dengan para tokoh NU yang bernama Pak Muhamin.
“Pak Muhaimin siapa?” Tanya seorang pengurus NU “di NU banyak namanya Muhaimin, Ada Pak Muhaimin Iskandar ada Pak Muhaiminan?”
 “Saya tidak mau ketemu dengan Muhaimin-Muhaiminan, tetapi ingin wawancara dengan Pak Muhaimin yang asli !” ia menegaskan.
“Jangan salah sangka Pak Bule, yang namanya  Pak Muhaiminan itu bukan tiruan  tapi juga asli bahkan beliau itu tergolong kiai khos” kata pengurus NU menjelaskan.
“Oo kalau begitu, mau deh saya ketemu, tapi dijamin ya bahwa  Pak Muhaiminan itu bukan Muhaimin yang palsu ya.”
“ Jangan khawatir, dijamin seratus persen asli Pak Bule!” (Breg)

Kantor NU 
02/12/2003

Warga NU yang baru datang dari daerah tanya, “Kenapa NU kok gedungnya mirip perkantoran & gak ada masjidnya lagi,? Ada temannya yang iseng nyeletuk, “Kalau Masjid NU punya ribuan tapi kalau Kantor mana ada.?!”’ Spontan temannya manggut-manggut.....Ooooh….??? Gitu toh (h20)

Pelukis Bukan Pengecat 
12/12/2003

 

Serombongan santri dari Malaysia berkunjung ke pesantren di Indonesia, di sebuah pesantren di Jwa Timur mereka diajak ke pesantren yang sangat apresiate terhadap seni budaya, di sana dikoleksi antologi puisi beberapa tokoh NU seperti A. Thohari Cecep, dan Gus Mus. Selain itu juga ditunjukka beberapa lukisan.

“Lho ternyata Gus Mus itu disamping penyair juga seorang pengecat ulung ya? Tanyanya kagum.

“Maaf Gus Mus bukan seorang pengecat, tapi pelukis” tegur seorang santri Indonesia.

“Di negeri kami menyebut juru gambar itu memang pengecat (painter), ya akhi !”

“Tapi ini penghinaan, pengecat di sini artinya kuli, sementara pelukis adalah kreator jadi beda! Anda boleh menyebut pelukis Malaysia sebagai tukang cat, yang artinya kuli, karena itu  tolong jangan samakan pelukis Indonesia dengan tukang cat”

“Oh ya..yaa.. maaf Pak santri, walupun bahasa kita serumpun, tapi beda  kosakata dan ungkapannya.” (Breg)

Jengkel 
14/12/2003

Seorang mahasiswa IAIN,  yang sering dijuluki ketua MAPALA (mahasiswa paling lama) karena sudah semester 14 belum kelar kelar, sedang mengajukan judul skripsinya kepada pembimbing.
"wah,judul keduaku ini pasti diterima",katanya penuh keyakinan pada temen satu kos.
esoknya dia nampak lesu dan temannya pun tanya kenapa lesu
"judul skripsiku yang pertama "peranan khulafaur rasyidin dalam penyebaran islam" ditolak, judul skripsiku yang kedua "peranan sahabat dlm penyebaran islam" juga ditolak alasannya sudah banyak dibahas mahasiswa sebelumnya",jelasnya loyo tak bersemangat.
"jangan putus asa gitu dong, coba cari judul lagi.siapa tahu judul ketigamu diterima", kata temannya
"saya sarankan agar kamu angkat judul yang belum dibahas yang lain" tambah temannya
esoknya pagi pagi sekali dia berangkat ke kampus dengan bawa kertas pengajuan judul skripsi
"sudah nemu judul",tanya temennya
"sudah,doakan diterima yaa",katanya
"apa judulnya",tambah temannya penasaran koq cepat nemu judulnya
"pokoknya mirip dengan yang kemarin tentang siapa yang berperan menyebarkan islam",jawabnya masih rahasia
"lengkapnya"tanya temannya
"peranan onta dalam penyebaran agama islam"jawabnya sembari ngeluyur pergi.(alf)

Kyai Tunggul Wulung 
22/12/2003

Saat study tour ke Yogyakarta. rombongan 3 bus santri dari sebuah pesantren di ujung jawa timur  menyempatkan mampir ke keraton Yogyakarta.
beberapa santri melihat lihat arkeologi dan benda bersejarah lainnya dg bersemangat . 
"Pak, dimana tempat kiai tunggul wulung", Tanya 3 santri setelah lihat nama kiai tunggul wulung pd penjaga keraton
"oh dari sini belok kanan, terus lurus dan belok kiri ke pojok,nah disitu atau ikuti tanda panah ", jelas penjaga
"kenapa Kiai koq ada di keraton, kapan ngajar ngajinya", kata salah seorang temannya
kemudian mereka berembug, bagaimana kalau udah sampai ke kiai tunggul wulung
"aku ingin sowan dan cium tangan, minta barokah seorang kiai" kata salah seorang diantaranya
"karena kita jauh jauh dari Jawa Timur saya nanti minta nasihat beliau" ,kata lainnya tak mau kalah.
mereka kaget sekali ketika melihat di sebelah bendera pusaka Warna dasar hitam dengan garis berwarna kuning di tepinya bertuliskan kiai tunggul wulung. 
"oalah, bendera toh", kata mereka  kecele.(Alf)

Kiai dan Sopir Bus Lorena 
22/12/2003

Alkisah terjadi pada saat seleksi penerimaan penghuni surga. Sampai akhirnya tiba pada 2 anggota peserta terkhir yang akan terseleksi, yakni seorang Kiai dan seorang sopir bis Lorena yang terkenal suka ngebut dan ugal-ugalan dalam mengemudikan kendaraaannya sewaktu masih hidup.

Alhasil ternyata yang masuk menjadi penghuni surga adalah si Sopir Bis Lorena. Sang kiai akhirnya protes keras kepada Allah, kenapa tidak dirinya yang masuk surga, padahal sewaktu di dunia dia terkenal sebagai mubaligh yang giat menyebarkan agama islam dan mengisi khutbah jum'at? Kenapa kok malah yang masuk surga seorang sopir yang record ugal-ugalannya tertinggi di catatan kantor polisi?

Akhirnya Allah menjawab " Kamu tidak saya masukkan surga adalah karena sering ketika kamu berkhutbah di dunia kamu tidak pernah memperhatikan yang mendengarkan, kamu terlalu panjang dalam berkhutbah yang akhirnya banyak yang mendengarkan menjadi tertidur dan terlupa kepadaKU, wahai Pak Kiai , Sedangkan si Sopir Bis Lorena justru karena ugalan-ugalannya dan ngebutnya sehingga menyebabkan para penumpangnya ketakutan sehingga tidak henti-hentinya menyebut namaKU."

Kiai dan Sopir Bus Lorena 
22/12/2003

Alkisah terjadi pada saat seleksi penerimaan penghuni surga. Sampai akhirnya tiba pada 2 anggota peserta terkhir yang akan terseleksi, yakni seorang Kiai dan seorang sopir bis Lorena yang terkenal suka ngebut dan ugal-ugalan dalam mengemudikan kendaraaannya sewaktu masih hidup.

Alhasil ternyata yang masuk menjadi penghuni surga adalah si Sopir Bis Lorena. Sang kiai akhirnya protes keras kepada Allah, kenapa tidak dirinya yang masuk surga, padahal sewaktu di dunia dia terkenal sebagai mubaligh yang giat menyebarkan agama islam dan mengisi khutbah jum'at? Kenapa kok malah yang masuk surga seorang sopir yang record ugal-ugalannya tertinggi di catatan kantor polisi?

Akhirnya Allah menjawab " Kamu tidak saya masukkan surga adalah karena sering ketika kamu berkhutbah di dunia kamu tidak pernah memperhatikan yang mendengarkan, kamu terlalu panjang dalam berkhutbah yang akhirnya banyak yang mendengarkan menjadi tertidur dan terlupa kepadaKU, wahai Pak Kiai , Sedangkan si Sopir Bis Lorena justru karena ugalan-ugalannya dan ngebutnya sehingga menyebabkan para penumpangnya ketakutan sehingga tidak henti-hentinya menyebut namaKU."